CINTA PUTRI RIMBA DENGAN PUTRA WERDYS KALBARY (21)
CINTA PUTRI RIMBA DENGAN PUTRA WERDYS KALBARY BAB 23
PEJUANG MELAYU Fiapradita, 24 mei 2012 == Hadiah pagi hari untuk bunda Rabeah ==
Sejak jaman antah barantah Negeri Melayu adalah negeri pejuang Darah merah yang mengalir Tak akan pernah putus hingga akhir jaman Ketika angkara bermunculan Darah pejuang akan bergolak Putihnya tulang akan bergeretak Wahai saudara pendekar melayu Dinegeri manapun kau berada Hatimu tak akan pernah lupa Ada jasad pejuang yang membangun negerimu Ada tangisan dan irisan hati yang pilu Saat perang berkecamuk Bumi melayu pernah berdarah Untuk memperjuangkan yang menjadi hak Bila bumi melayu terusik Para pejuang akan sedia bangkit Walau jarak tak terusik Karena darah melayu adalah darah pejuang….
AYUH KITA TUMPAHKAN DAKWAT DI KANVAS PERJUANGAN SUCI MOYANG KITA LAKSAMANA HANG TUAH!
Duhai nanda Pradita Fia Buah hati pengarang jantung bunda
Jantungku ini berdetak berdegup Bila mengenangkan Perjuangan para pejuang Melayu Nusantara Demi mengibarkan bendera kemerdekaan Negara Melayu Nusantara Mereka pertaruhkan harta dan nyawa Demi ibu pertiwi Kesenangan dimiliki tidak dipentingkan Yang ada di jiwa comalah Kemerdekaan negara demi anak bangsa
Tapi setelah mereka perjuangkan Dengan sepenuh jiwa dan nyawa jadi taruhan
Pabila kemerdekaan dimiliki Anak bangsa telah terlupa Sumpah moyang mereka Untuk mengekalkan kemerdekaan Di bumi Nusantara tercinta
Mereka terleka dengan pesona dunia Dan rakus dengan kekuasaan yang Tiada penghujung Hingga rakyat sengsara Dalam kegelapan Tanpa dibela
Kalau ini terjadi Mana bisa mungkin Bumi Nusantara yang bertuah ini Aman sejahtera untuk Diwarisakan ke anak cucu
Makanya dari itu Jiwaku meledak-ledak Hingga tersedak Kenapa aku harus berleka Membiarkan saja Seluruh bumi Nusantara Dikuasai oleh mereka yang Tega membiarkan nasib Rakyat tertindas Tanpa pembelaan sewajarnya
Mata letak mata hati Mereka yang punya hati Tapi masih lagi Membutakan hati Sengaja tak mahu mengerti Betapa hidup ini adalah Perjuangan yang akan Dipertanggungjawabkan Di akhirat nanti akan Kuasa yang dimiliki Oleh mereka yang bergelar Pemerintah yang diamanahkan Tuhan dan rakyatnya
Maka dari itu kutiupkan Roh pejuangan suci Di jiwa para pejuang bumi pertiwi Agar bangkit membela anak bangsa Dengan cara bijaksana Dan berstrategi jangan terburu-buru melatah Jangan luahkan bicara yang menyakitkan hati Kutuk mengutuk hina menghina Merasakan dialah yang sempurna baik Tapi gunalah bahasa perjuangan Yang berfakta dan bernas Insya-Allah rakyat akan menilaikannya Dengan hati yang waras Memilih siapakah yang layak Menjadi pemerintah negara mereka Kerana jika tersalah pilih Pastinya negara berada Di ambang kemusnahan Tumbangnya sesebuah negara merdeka! Dan berdaulat!
Sebelum itu terjadi Ayuh kita tumpahkan dakwat di Kanvas perjuangan suci moyang kita Laksamana Hang Tuah Agar melayu tak hilang di dunia ini!
Karya Putri Rimba Niagara 24 Mei 2012
MENYAHUT PANGGILAN SEMBOYAN PERJUANGAN IBU PERTIWI MU!
Duhai nanda pertiwiku Biarpun bunda bukan lahir di bumi bertuah Indonesia Tapi bunda ditakdirkan untuk menyayangi negaramu Bunda tak tahu kenapa Darah yang mengalir ditubuh bunda ini Serasa denyut nadinya seiring dengan ibu pertiwi mu Serasa roh pertiwi mu memanggil-manggil bunda Untuk menyahut semboyan perjuangan di bumimu Roh-roh suci pejuang negara mu yang telah lama bersemadi Hidup dalam jiwa bunda Mahu bunda teruskan perjuangan mereka Bersama-sama dengan para pejuang di bumimu Mahu bunda lupakan panggilan semboyan perjuangan itu Lagi bunda ingin memadamkan Lagi membara-bara gelora api perjuangan Biarpun bunda tidak ditakdirkan lahir di bumi Indonesia Tapi bunda ditakdirkan untuk menyahut panggilan ibu pertiwimu Dan bunda redho kerna itu takdirNya Biarpun bunda tidaklah segagah pahlawan-pahlawan di medan juang Izinkan bunda berpena bertintakan darah dan air mata bunda Untuk sama-sama berbakti kepada ibu pertiwi mu Moga perjuangan suci bunda ini jangan sekali disalah ertikan Dan sudilah terima perjuangan suci bunda ini sesuci perjuangan Para pejuangmu yang masih hidup atau yang telah mati di medan juang!
Karya Putri Rimba Niagara 16 April 2012
Den Mat Mangkubumi Terima kasih Bunda... Tak ada kasih Ɣɑ̤̥̈̊♌ƍ lebih berharga dari do'a seorang ibu... Ɣɑ̤̥̈̊♌ƍ mendoakan anaknya berjuang dimedan laga... Mengikhlaskan air matanya bercucuran memohon kepadaNya... Demi anak-anaknya mulia...
ITULAH SUMPAH SETIA PUTRA PUTRI INDONESIA
Duhai... Putra putri Indonesia Kalian adalah anak pasca merdeka Indonesia bumi yang bertuah ini Telah diwariskan pada kalian Untuk memakmurkan dan Melestarikan segala Perjuangan moyangmu
Duhai... Putra Putri Indonesia Dikaulah pejuang sejati Bukan penghianat terdahulu Maju terus pantang mundur Lanjutkan perjuangan ini Brani bela bumi pertiwi Dengan senyum jiwa merdeka
Duhai... Putra Putri Indonesia Semangatmu sentiasa bergelora Membela ibu pertiwi Dengan sesungguhnya merdeka Makanya siapkan barisan Kerna langkah masih panjang Jika dipersiakan dan terlalai Maka sia-sialah perjuangan terdahulu! Justru setiap langkah Mesti bijak dan berstrategi
Duhai... Putra Putri Indonesia Indonesia harus merdeka Dalam erti sesungguhnya Makanya satukan hati Segenap elemen bangsa Dengan kesucian Saling bersatu hati Saling mengerti Dalam ikatan Terpatri MEMERDEKAKAN IBU PERTIWI dari sebarang kemunafikan Sumpah setia pejuang terdahulu
Duhai... Putra Putri Indonesia Lanjutkan perjuangan ini Brani bela ibu periwi Kerna kemerdekaan Ini hanya dikekalkan Di tangan rakyat Yang berjiwa merdeka Hanya mahukan Seluruh kehidupan rakyat Indonesia terjamin Bisa semua rakyat Rasa syukor dalam redho Illahi Itulah erti sebenarnya kemerdekaan Yang didambakan perjuang terdahulu Hingga dilanjutkan pada semua Putra Purtri SEINDONESIA Sejak dulu hingga kini Dan perjuangan ini tak akan Pernah terpadam Selagi ada bulan dan Matahari!
Merdekalah Indonesia tanpa penjajahan asing Merdekalah rakyat Indnesia tanpa penindasan Merdekalah bahasa Indonesia tanpa kemunafikan
Makanya senyuman pejuang terdahulu Akan terpatri bersama senyuman anak cucu Abadi selamanya!
Itulah sumpah setia Putra Putri SEINDONESIA!
Karya Putri Rimba Niagara 14 April 2012
KITA MENJAJAH NEGERI SENDIRI
Putri Rimba shared HuBa MarsupiLami's photo.
Berapa Banyak Lagi ? Berapa Banyak Lagi air mata ? Berapa Banyak Lagi tetes Air Mata Air Mata yang sudah menjadi samudra Yang Menaungi setiap Cinta dan Kasih warga nya
Berkorban ! Berjuang ! Bertahan Itulah yang ia lakukan ! Itu Hatinya tak gentar melawan penjajah
Tapi apa ? Apa yang kita lakukan sekarang pada Indonesia ? Kita Hanya Menyianyiakan Pengorbanannya Kita Menjajah Negeri Sendiri Kita Menghapus Jati Diri Negeri ini
Pancasila seakan tak berguna Rajawali menangis melihatnya Tetapi kita malah tertawa Melihat Indonesia tercinta merana
Tak ada lagi Nilai Budhi Luhur Seakan akan semua itu sudah terkubur
Menangis ia Melihat keadaan Negeri ini Karena Rakyatnya sudah tak cinta lagi Membuang seluruh Nilai Budaya Negeri
Pulau Nusantara pun dijual kepada orang Berarti tanda tak sayang
Kapan ada lagi Jiwa yang bergelora Yang akan membela negeri tercinta By: HuBa MarsupiLami
Laksamana Mas likes this.
Putri Rimba:
Selagi ada cemburu, dendam, tamak kuasa , tamak harta dan pentingkan diri sendiri makanya negara dan pengorbanan para pejuang tidak akan pernah dihargai kerana tiada berarti itu semua melainkan kepentingan sendiri dan keluarga . Jika negara dijajah semula baru hendak sedar tapi sudah terlambat untuk menebus kembali. Makanya sebelum terjadi negara dijajah semula semua rakyat Indonesia harus berganding bahu saling dukungan di antara satu sama lain agar negara Indonesia tercinta dapat disuburkan minda putra dan putrinya dengan semangat juang yang tinggi mencintai negara lebih daripada kepentingan sendiri.Barulah kemerdekaan negara Indonesia kekal selamanya dan dapat diwariskan kepada generasi ke satu generasi dalam keadaan negara yang aman, maju, berjaya, cemerlang. gemilang dan terbilang!
BERGANTUNG KEPADA SEMANGAT RAKYAT INDONESIA ITU SENDIRI
Budi Arto :
Indonesia saat ini seperti lirik lagu iwan fals : Kalau cinta sudah dibuang jangan harap keadilan akan datang, kesedihan hanya tontonan bagi mereka yang diperbudak jabatan
Putri Rimba:
Bergantung kepada semangat rakyat Indonesia itu sendiri ...apakah mahu menonton saja negara sendiri dijajah semula atau mahukan negara Indnesia dapat diwariskan kepada anak cucu dengan selamat dan aman makmur kekal merdeka selagi ada bulan dan matahari.
Wali Yadi Budi Arto@ :
Yang ada kesedihan hanya Tontonan Bagi mereka yang diperbudak ajaran ....... Sampek2 Ziarah keluar negri. Makam Para PEJUANG Bangsanya sendiri dilupakannya. APA KATA DUNIA?..... JGN Melupakan sejarah Leluhurmu. Merdeka atau dibodhoi.
HuBa MarsupiLami:
Benar kita sekarang hanya bisanya menonton saja, bukannya bergerak malah menonton. Bangkitlah para Ksatria Bangsa
Putri Rimba:
Jangan bisa tonton! Tapi bangkitlah dengan semangat baru untuk sama memberi dukungan kepada Ksatria Bangsa....agar tiada terlambat nanti...masih ada peluang untuk terus dan terus mengekalkan kemerdekaan tanah air...bayangkanlah betapa susahnya para ksatria menuntut kemerdekaan Indonesia hingga nyawanya jadi taruhan...bila dihayati pasti rakyat Indonesia yang terleka akan segera sedar!
PAHLAWAN KEMERDEKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA!'
Sunan Pakubuwono VI... demi Nusantara tercinta kau rela pertaruhkan nyawamu di setiap penjuru waktu tubuhnmu di hujani peluru ditembusi peluru di segenap tubuhmu
ketika peluru tepat terkena di atas pelupuk mata sebelah kanan dan pada dahimu sebelah kanan tertembus peluru senjata, "Banker Rifle"
tubuhmu bermandikan darah...darah...darah... merah...merah...merah... pekat...pekat...pekat... mengalir deras tanpa henti
wajahmu tersenyum tenang lalu berkata, "Wahai kawulaku, warga Nusantara... Aku Rajamu... Aku rela pecahkan kepalaku dan tumpahkan darahku lewat senapang Banker Rifle dari tangan angkara penjajah Belanda, demi cita-cita kemerdekaanmu !”.
Setelah habis berkata nafas pun terhenti dan mata pun terpejam rapat tapi masih tersenyum indah untuk diwariskan kepada seluruh warga Indonesia dengan harapan wasiatnya didengari lalu mempertahankan kemerdekaan Indonesia hingga ke titisan darah terakhir!
Biarpun hampir seratus delapan tahun pemergian Sunan Pakubuwono VI jasa kepahlawananmu masih diingat hingga ke saat ini dan tidak akan dilupa sampai kapan pun! Memang selayaknyalah Pemerintah Republik Indonesia mengangkat mu sebagai , 'PAHLAWAN kEMERDEKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA!'
Karya Putri Rimba Niagara 8 Mac 2012
Jala Sutra Han SB:
IA seorang BUNG.....tetap dihati kita.
BekLian ShiAn Lee Kan Tiba MasaNya Tuk Kehadiran Pemimpin Yang Amanah
JASAMU SENTIASA TERSANJUNG DI HATI RAKYAT INDONESIA
Duhai perwiraku & pejuang bangsa Indonesiaku... Jasamu sentiasa tersanjung di hatiku Kau pertaruhkan nyawa untuk membela negaramu tercinta Kau rela dihujani peluru di setiap penjuru...! Kau rela bermandi darah...! Agar negaramu bebas daripada ancaman musuh Budi dan jasamu sentiasa mewangi di hati anak bangsa Berjuanglah terus berjuang demi agama bangsa dan negara! Raja dan Rakyat SeIndonesia menghargaimu Dan kami sentiasa iringi doa agar kalian Sentiasa DiRahmati Allah SWT tak kira di mana kalian berada...
Karya Putri Rimba 3 Mac 2012
Norma Minan aamiin.
semoga amal ibadah para pahlawan diterima oleh NYA...
Putri Rimba:i Amin Ya Rabbal A'Lamin
Semoga rakyat Indonesia memberi dukungan setia kepada perwira & pahlawan bangsa hingga ke akhir hayat...!!!!
Norma Minan pasti , kita bisa hidup tenang karena jasa para pahlawan . Putri Rimba:
Iye kerana perjuangan mereka yang suci murni ini...makanya negara menjadi aman dan dapat mengekalkan kemerdaaan negara hingga boleh diwariskan ke anak cucu...
Norma Minan mereka berjuang dengan berkorban tetes darah , nyawa dan keluarga ketika itu mereka tidak berhitung , dengan ikhlas nya mereka laksanakan ...nah sekarang apakah ada generasi penerus mempunyai semangat yang seperti itu...?
Putri Rimba:
Ada ...jika pejuang bangsa tidak jemu menyemai semangat patriotik di jiwa anak bangsa...Insya-Allah mereka akan menghargai pahlawan yang terkorban di medan juang...anak bangsa akan cintakan negara melebihi kepentingan sendiri..
(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA) 10 Mac 2012 (PETIKAN DARIPADA GROUP PAGUYUBAN KELUARGA PAHLAWAN INDONESIA) 15 April 2012
PANGLIMA BESAR JENDRAL SUDIRMAN
Jendral Sudirman... Kau adalah idola pahlawan sejati Indonesia kau juga adalah idola pahlawan sejati dunia kau berjuang tanpa gentar dan takut kau adalah jendral yang berbintang 5 kau suri teladan pada patinggi di militer
jiwamu besar rela berkoran harta dalam berjuang rela pertaruhkan nyawa di setiap penjuru waktu demi nusa dan bangsa
biarpun dalam tenat kau terus berjuang di medan perang rela bermandikan peluru rela dihujani peluru rela ditembusi peluru
sungguh engkaulah yang pantas dijulang namamu sebagai, PANGLIMA BESAR JENDRAL SUDIRMAN kerana jasamu pada rakyat Indonesia ... SeIndonesia kini makmur sejahtera! Syukur Alhamdulillah Moga Allah SWT membalas Syorga untukmu Berkat keikhlasan syahidmu ke jalanNya Amin Ya Rabbal A'Lamin
Karya Putri Rimba 8 Mac 2012 (PETIKAN DARIPADA PAGUYUBAN KELUARGA PAHLAWAN INDONESIA) 15 April 2012
Wali Yadi Diawali dengan berantas PEMBODHOHAN Disertai Menunjukkan ajaran yg Lurus & membenarkan,Bukan menyesatkan dgn iming2. Merdeka atau dibodhoi. Bangunlah & sadarlah dari keterlenaan.
(PETIKAN DARIPADA RAKAN PANGERAN SAMUDRA KI MADA) 15 April 2012
BERKIBARLAH! BERKIBARLAH MERAH PUTIH!
Berkibarlah! Berkibarlah! Merah putih Merahmu membara-bara di hati Para pejuang Indonesia untuk mempertahankanmu! Agar terus megah berkibar semegah Raja, rakyat, dan pemerintah 3 serangkai bersatu hati mempertahankanmu Hingga ke tetesan darah terakhir!
Berkibarlah! Berkibarlah! Merah putih Putihmu seputih nurani Hati semua rakyat SeIndonesia Saling: Memahami Memuliakan Menghormati Bersepakat Berpadu Berkorban harta dan nyawa Demi kepentingan rakyat Indonesia
Aman rakyat amanlah Raja dan pemerintah Makanya SeIndonesia aman dalam pembangunan Manusia dan bangunan pencakar langit Maju terus maju Aman dan bahagia Sebuah negara yang aman damai Maju dalam pembangunan manusia berjiwa kemanusiaan Bakal diwariskan kepada anak cucu Indonesia Makanya berbanggalah semua rakyat Indonesia Menyayangi negara lebih daripada kepentingan sendiri!
Berkibarlah! Berkibarlah! Berkibarlah! Merah Putih negara Indonesia Moga kibaranmu diiringi dengan Rahmat Kasih-Nya untuk selamanya!
Karya Putri Rimba Niagara 12 April 2012
Putri Rimba shared Den Mat Mangkubumi's status update.
Den Mat Mangkubumi
KU KIBARKAN KEMBALI SEMANGAT MERAH PUTIH
Ku kibarkan kembali semangat merah putih ke seluruh pelosok penjuru nuswantoro bejuang melawan penindasan-penindasan dinegeri yang subur makmur ini
pekikan pejuang bangsa terngiang kembali lebih baik mati berkalang tanah dari pada hidup tertindas penjahat negri
salam persahabatan dalam dami damailah bumi damailah negri jayalah Nuswantoro
DUHAI PANGLIMA MUDA RUMPUN MELAYU DEN MAT MANGKUBUMI
Salam damai kembali Untukmu duhai panglima muda Kegagahanmu bagaikan seorang pahlawan melayu Yang gagah perkasa membela ibu pertiwi Negeri bertuah tempat kelahiranmu Moga Nusantara Berbangga dengan kewujudanmu Di bumi bertuah Indonesia Biarp pun kepahlawananmu terbilang Namun hidupmu penuh kehambaan Membuatkan aku tabik hormat padamu Duhai panglima Rumpun Melayu Yang paling muda Gagah perkasa Di Seluruh Rumpun Melayu
Karya Putri Rimba Niagara 11 April 2012
Dewi Reinkarnasi Ini kaya anak-anak theater semua.. April 16 at 10:24pm · Like
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA & FIA PRADITA & HUBA MARSUPILAMI & DEN MAT MANGKUBUMI) 24 Mei 2012
0 comments:
Post a Comment