Friday 5 March 2021

BERTABURAN BUNGA-BUNGA SYURGA (320) RATU RIMBA NIAGARA


BERTABURAN BUNGA-BUNGA SYURGA (320) RATU RIMBA NIAGARA




YA  ALLAH LURUSKAN NIATKU
Jika Allah menolongmu tiada siapa yang dapat menghalangNya
Mungkin imej ‎satu orang atau lebih dan ‎teks yang berkata '‎لله JIKA... Melibatkan Allah dalam segala urusan kita, maka Allah akan melibatkan segala kekuasaan-Nya untuk menolong kita. @ph"‎'‎‎

13j 
Kita Ingat ALLAH,
ALLAH ingat kita.



SAW
Tiada penerangan foto disediakan.

20j 
SELAMAT MENUNAIKAN
SOLAT ASAR...
اعوذ بالله من الشيطان الرجيـم.
بســــــم الله الرحمن الرحيــــــم.
DENGAN BELAS EHSANMU BALASLAH CINTAKU INI
Bila mana hati sudah terpana dengan Dzat CintaMu Tuhan...
Segala dipandang didengar adalah zikirku padaMu Tuhan
KehadiranMu terasa menyelubungi kalbu
Rasa jantungku berhenti berdegup bila lupakanMu
Berilah kekuatan padaku yang tidak pernah sempurna
Tapi kucuba melakukan kesempurnaan cintaku padaMu
Dengan belas EhsanMu balaslah cintaku ini.
Karya Ratu Rimba Niagara
17 Februari 2012




KENAL DIRI KENAL TUHAN
BIAR ALLAH YANG TAHU SIAPA KITA TANPA MEMPEDULIKAN TANGGAPAN ORANG KEPADA KITA...
TERUSLAH BERBUAT BAIK
BERKATA YANG BAIK
AGAR MATI DALAM KEBAIKAN AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN
AKU REDHA ALLAH TUHANKU
AKU REDHA ISLAM AGAMAKU
AKU REDHA MUHAMMAD NABI DAN RASULKU
ALLAHU AKBAR AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.




DALAM IMAGINASI AKU BERSASTERA
TEATER BANGSAWAN DIRAJA PUTRI RIMBA NIAGARA,' Karya Ratu Rimba Niagara
MAHKOTA PUTRI RIMBA NIAGARA DIBELI DENGAN UKIRAN DAUNAN KASIH
Tuan Putri semasa Tuan Putri ditabalkan sebagai Ratu Rimba Niagara kami penghuni rimba telah bermuzakarah untuk melantik tuan putri sebagai ketua yang memerintah seluruh Rimba Niagara ini.
Kami ingin membuat sendiri mahkota tuan putri yang tiada tandingannya dengan buatan manusia tapi memandangkan asal usul tuan putri manusia makanya kami hormat tuan putri agar kami juga mahu mendukung Institusi diRaja yang akan dihidupkan semula oleh mereka yang faham betapa pentingnya Institusi diRaja pada rakyat sekalian....seperti kami ...biarpun kami haiwan dan boleh melantik di kalangan haiwan....tapi karena semangat kami untuk menghidupkan institusi diRaja di kalangan manusia makanya kami lantik Tuan Putri.
Putri Rimba Niagara shared her own photo.
PUTRI RIMBA DENGAN DAYANGNYA SI KUNTA SI KUNTE
Kuperkenalkan diriku untuk perkenalan ini...
gambar yang kau lihat itu tak dirancang..
aku memegang watak Putri Rimba Niagara untuk
Teater Bangsawan diRaja yang aku impikan
satu masa nanti dipentaskan....
yang mekapkan aku pun
Si kunta si kunte dayang Istana Rimba
mereka berdua sebagai penasihat aku juga...
itu yang jadi macam tu...comot...entah arang
mana diambilnya...ha itu yang jadi macam tu
aku pun takut nak tengok muka aku sendiri
aku mahulah dan ingin padam tapi si kunta si kunte marah
kalau selagi tak ambil gambar untuk disiarkan
kepada pembaca setia karya-karya aku
katanya apa nak dimalukan...
mereka faham putri rimba apabila dimekapkan oleh haiwan
hantam ajelah asalkan ada rupa putri sikit ..
itulah kisah serba sedikit yang dapat aku beritahumu
agar kau tak salah faham ye...
aku kalau tak bermekap...tidaklah rupa macam itu
seorang yang sudah ditarik kecantikan...
cuma yang berbaki ini saja yang ingin dihargai...itu saja...
makanya jangan salah anggap padaku lagi ok...
nanti bila habis skrip putri rimba
kutukar gambar lain...
moga si kunta si kunte benarkan....
moga kau gembira mendengar cerita aku ini...
salam kemaafan untuk kalian berdua...
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
BERMULANYA KISAH PUTRI RIMBA NIAGARA
Maka tersebutlah kisahnya
Di mana bermulanya kisah
Putri Rimba Niagara
Disebuah pantai yang terpencil
Sekujur tubuh terdampar
Dibawa arus ombak
Lautan asid bergelora
Seluruh tubuh
Melecur tiada berkulit
Tiada bergerak
Tapi masih bernyawa
Sekumpulan penghuni rimba
Yang ketika itu sedang bernyanyi-nyanyi
Terjumpa si Putri Rimba...
Dibawa ke rimba
Dirawat Putri Rimba
Menggunakan sumber-sumber asli
Yang diperolehi dari rimba
Sudah hampir
Tiga purnama koma
Barulah putri rimba sedar
Dari koma dan pulih seperti sediakala
Seluruh tubuhnya tiada kesan lecur lagi
"Di manakah hamba?"
"Syukur Alhamdulillah Tuanku Putri sudah sedar
Setelah tiga purnama Tuanku Putri koma
Kami adalah penghuni Rimba Niagara
Menjumpai tuanku putri
Terdampar di pantai dengan lecuran
Keseluruhan tubuh
Kami bergotong royong merawat
Dan mengubati Tuanku Putri
Di samping berusaha kami
Membuat sembahyang hajat bermunajat
Kepada Ilahi agar Allah menyembuhkan
Kecederaan Tuanku Putri
Dengan izin Allah
Tuanku Putri sembuh dan sedar dari koma
Mendengar cerita penghuni rimba yang baik budi itu
Putri Rimba menangis hiba
Lama putri rimba menangis
Penghuni rimba juga menangis
"Tuanku Putri hiba benar kami semua
Mendengar tangisan hiba Tuanku Putri
Pasti perjalanan kehidupan tuanku putri
Diselubungi dengan gerhana mendung
Pasti hati tuanku putri luka berdarah....darah...
Di sini gerhana akan bertukar menjadi pelangi cinta
Agar tuanku putri ceria dan bahagia penuh
Kasih dan sayang daripada kami setulus ikhlas
Luka di hati tuanku putri
Kami jahit dengan benang cinta
Agar sesudah ini tuanku putri tidak bersedih lagi
Buat selamanya Insya-Allah Aamin"
Putri rimba menangis hiba
Setelah mendengar pengakuan penghuni rimba
Betapa sayangnya penghuni rimba kepadanya
Hatinya bagaikan disayat-sayat
Seolah tidak percaya
Seolah berada di alam fantasi tapi realiti
"Kami suka melihat tuanku purtri menangis hiba
Tapi kalau tanpa henti sejak tadi kami pun tak tega...
Izinkan kami sapukan air mata tuanku putri dengan
Daunan kasih."
Setelah disapu air mata tuanku putri rimba dengan
Daunan kasih...tuanku putri tidak menangis lagi
Dan senyum meleret
"Ha macam itulah...Syukur Alhamdulillah kali pertama
Melihat senyuman tuanku putri...tenang rasa hati kami....
Istana rimba ini kami bina isimewa untuk tuanku putri
Suka tak?"
"Suka banget...unik dan fantastik!
Hamba amat hargai seumur hidup hamba."
Hari-hari yang dilalui bersama dengan penghuni rimba
Amat membahagiakan...
Saling menyayangi
Saling menghormati
Saling memahami
Saling berkorban
Berkata-kata dalam bahasa nan indah-indah
Tiada rasa disakiti dan menyakiti hati
Tiada rasa sedikitpun cemburu
Cuma yang ada
Sayang....sayang...sayang...
Kasih...kasih...kasih....
Kasih demi-Nya
Inilah dunia yang diimpikan putri rimba
Tuhan memakbulkan doa putri rimba
Tinggal bahagia selamanya bersama penghuni rimba yang penyayang
Karena telalu bersyukurnya putri rimba kepada Tuhan Yang Maha Esa
Setiap kata-kata yang diluahkan adalah
Suara-suara hati semurni kasih
Bicaranya adalah bait-bait syair ,puisi, gurindam dan pantun
Setiap kali putri rimba berkarya
Penghuni rimba akan terharu
Mereka sama-sama menangis hiba
Bersama Putri Rimba ....
Putri Rimba menulis menggunakan
Bulu burung garuda diRaja
Tinta pula adalah campuran
Darah penghuni rimba dengan Putri Rimba
Setiap kali berkarya
Putri Rimba menulis dengan
Sepenuh jiwa sepenuh kasih sayang
Menulis diiringi dengan tangisan hiba
Ukiran karya-karya Putri Rimba di daunan kasih
Setelah dibaca penghuni rimba
Disimpan rapi serapinya
Agar satupun tidak terbuang dalam simpanan
Khazanah Rimba Niagara
Begitulah bermulanya kisah asal usul hamba
Bergelar Putri Rimba Niagara
PUTRI RIMBA NIAGARA
MALAYSIA
11 Mei 2012
RAKYAT RIMBA NIAGARA MENGUCAPKAN TAHNIAH!
SEMPENA MENDAPAT GELARAN RATU DUNIA SANG PUJANGGA!
Apa yang semerbak mewangi ini kunta kunte...
Entah... Tuan Putri nanti hamba pergi tengok
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Rakyat jelata sedang menanti untuk mengucapkan
tahniah kepada Tuan Putri dengan membawa jambangan bunga-
bungaan yang cantik sekali...
Tuan putri terasa terharu yang amat sangat
kerana tanpa duganya begitu cepat sekali
seluruh penghuni rimba datang mengucapkan tahniah
dan mereka menyatakan akan melantik tuan putri rimba
sebagai Ratu Istana Rimba Niagara yang memerintah
Rimba Niagara.
Si kunta si kunte di amanahkan untuk mendapatkan mahkota di hari pertabalan Ratu Rimba Niagara nanti.
Kerana kepercayaan seluruh penghuni rimba kepadanya Tuan Putri
Rimba terima dengan rela hati dan ingin mencurahkan bakti pada seluruh penghuni rimba dan seluruh penghuni bumi.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
2 Julai 2012
MAHKOTA PUTRI RIMBA NIAGARA DIBELI DENGAN UKIRAN DAUNAN KASIH
Tuan Putri semasa Tuan Putri ditabalkan menjadi Puteri Rimba Niagara
kami penghuni rimba telah bermuzakarah untuk melantik tuan puteri
sebagai ketua yang memerintah seluruh Rimba Niagara ini.
Kami ingin membuat sendiri mahkota tuan putri yang tiada tandingannya dengan buatan manusia tapi memandangkan asal usul tuan putri manusia makanya kami hormat tuan putri agar kami juga mahu menyokong institusi diRaja yang akan dihidupkan semula oleh mereka yang faham betapa pentingnya Institusi diRaja pada rakyat sekalian....seperti kami ...biarpun kami haiwan dan
boleh melantik di kalangan haiwan....tapi kerana semangat kami untuk
menghidupkan institusi diRaja di kalangan manusia makanya kami lantik
Tuan Putri.
Makanya kami arahkan si kunta si kunte menggalas tanggungjawab untuk membeli mahkota Tuan Putri Rimba berbekalkan ukiran daunan kasih hasil karya tuan Putri.
Sudah serata pelosok dunia dijaja ukiran daunan kasih Putri Rimba
masih lagi tiada yang sudi membelinya ....malah mereka mengejek
dan mentertawakan si kunta si kunte....
"Hei...kamu gila ke apa?"
"Kenapa kamu kata kami gila ya....?"
"Nak beli mahkota yang harga berjuta ringgit ini dengan ukiran daunan kasih? takkan gila namanya itu?"
"Dunia kami daunan ukiran kasih ini amat berharga daripada wang ringgit...."
"Dunia kamu lain? Dunia kami lain...dunia kamu penuh fantasi dan anggan-angan manakan sama dengan dunia kami yang realiti? Hahahaha dunia angan...angan..."
Mereka gelakkan si kunta si kunte semahunya.
"Duhai manusia ....begitu sekali kamu hina dunia kami yang mengagungkan kasih suci kerana-Nya...biarpun kamu rasa kamu berada di dunia realiti tapi pada kami dunia kamu penuh kepalsuan, kebencian, dendam membara, berkata-kata saling hina menghina serasa diri sempurna semuanya...makanya kami tak ingin sama sekali berurusan manusia seperti kamu yang berhati busuk...kalau kami bercampur dengan kamu kami berhati busuk juga...dan kami tak akan izinkan sama sekali tuan puteri kami berkawan dengan kamu dan kami yakin jika tuan puteri kami mendengar setiap butiran kata-katamu ini pasti jantungnya akan berhenti berdetak!
Makanya kami akan jauhkan tuan puteri kami dari kamu...namanya manusia yang diberi akal untuk mengungkapkan kata-kata indah tapi tetap juga memilih kata-kata yang mengundang sakit hati manusia....jika manusia sakit hati lantas bergaduh pasti Tuhan akan murka....kamu tak tahu ke....jika kamu rasa kamu ini sudah sempurna segalanya teruskan saja kata-katamu ini hingga ke mati , cuma aku nak pesan sama kamu setiap kata-katamu ada malaikat mencatatnya dan catatan ini akan menjadi saksi di akhirat nanti...berwaspadalah dalam berkata-kata duhai manusia jika kamu mahu selamat dunia akhirat."
"Kamu ini siapa nak menasihatkan kami....sekadar haiwan yang tiada nilaipun pada kami...hahahaha"
"Duhai manusia....biarpun kami haiwan...tapi bila kami mati...di akhirat nanti ..kami tak dihitung dosa pahala....dan kami yakin jika kami berbuat baik pada manusia dan manusia menyayangi kami dan jika dia masuk Syurga dan mereka mendoakan kami untuk datang kepadanya ...kami akan ada di sisinya seperti kami berada di dunia kerana di Syurga apa saja kemahuan ahli Syurga sepantas kilat akan wujud...dan di Syurga bukan fantasi atau angan-angan....itulah sebenarnya alam realiti yang abadi selamanya....tidak seperti di dunia....kalau masih ragu lagi....tunggulah maut menjemputmu baru kamu tahu benar atau tidak kataku ini duhai manusia...."
"Marilah kita pergi tinggalkan manusia begini...kita cakap macam mana pun dia tetap menghina kita...biarlah Tuhan saja yang menyedarkannya."
Sudah sepurnama si kunta si kunte mencari siapakah yang sanggup membeli ukiran daunan kasih Tuan Putri Rimba....Untuk menghilangkan penat mereka singgah di sebuah pantai nan indah permai....terlihat dia seorang jejaka yang sejak tadi memerhatikan mereka....
"Kalian dari mana?"
"Rimba Niagara?"
"Apa yang kalian bawa itu?"
"Ukiran daunan kasih...."
"Boleh hamba tengok..."
"Silakan tuan hamba..."
"Suka hamba pada ukiran daunan kasih ini..."
"Siapakah yang mengarangnya?"
"Tuan Putri Rimba Niagara kami...."
"Boleh kah hamba memiliki ukiran daunan kasih ini...hamba amat sukakanya membuatkan hati hamba jatuh cinta pada Pencipta hamba ...."
"Kata tuan putri kami itulah matlamat tuan putri berkarya agar karya yang ditulis apabila dibaca mengundang Nur Hidayah Kasih Ilahi."
"Sejujurnya hamba memang suka ukiran daunan kasih Tuan Putri ..tuan hamba...Sekarang ini apa syaratnya agar hamba dapat memiliki daunan ukiran kasih ini."
"Sudah serata tempat kami mencari pembeli daunan ukiran kasih putri rimba niagara tapi tiada seorangpun yang sanggup membelinya....jika tuan hamba sudi kami mahu sebuah mahkota untuk pertabalan tuan putri kami sebagai tuan putri rimba niagara. Apakah tuan hamba sudi mencarikan mahkota tersebut sebagai pertukaran ukiran daunan kasih ini."
"Bisa aje dong...yuk kita pergi sekarang."
"Kamu rasa mahkota ini cantik tak untuk Tuan Putri Rimba kamu..."
"Tuan hamba pilih sajalah yang mana satu...tuan hamba suka kami pun suka...."
"Makanya hamba pilih yang ini....pasti Tuan Putri Rimba kamu sukakannya..."
"Terima kasih tuan hamba yang baik budi....moga Allah SWT saja yang dapat membalas segala kebaikan tuan hamba kepada kami seluruh penghuni rimba Niagara..."
(KARYA PURTI RIMBA NIAGARA)
4 Julai 2012
Like · · Unfollow Post · July 4 at 12:09pm
Naga Pamungkas likes this.
(PETIKAN DARIPADA WALL GRUP CERPEN DALAM ASIA TENGGARA)
8 Julai 2012
Yesterday at 8:06am · Like · 3
PUTRI RIMBA MAHU MEMULANGKAN MAHKOTA
Di jendela kamar istana rimba niagara..putri rimba memandang ke laut ombak rindu. Si kunta si kunte dayangnya mengetuk pintu kamar. Dan masuk setelah mendapat keizinan.
"Tuan puteri rimba...kenapa ni...semenjak kebelakangan ini putri gundah gulana....kenapa tuan putri...adakah dia telah melukakan hati tuan putri," kata si kunta.
"Sejak semalam tuan putri tak santapan. Santap sikit ye...hamba suapkan...nanti tuan putri sakit...seluruh penghuni rimba yang susah...
tak lama lagi tuan putri akan ditabalkan menjadi ratu. Ratu kena kuat semangat untuk memerintah rakyat rimba niagara. Tuan putri tak boleh berterusan begini...susah hati kami berdua," si Kunte menyuapkan bubur kegemaran tuan Putri ke mulut putri rimba yang terlalu lemah."
Putri Rimba akur , membuka mulut menerima suapan dari si kunte sambil tersenyum. Untuk menelan bubur nasi itu seperti ada duri di anak tekaknya...sakit sangat tapi demi menjaga hati si kunta si kunte ditelan jua dalam keadaan yang amat sakit. Air matnya mengalir deras sambil tersenyum. Si kunte mengusap air mata Putri Rimba.
"Boleh tuan putri beritahu apa yang perlu kami lakukan ...agar boleh mengembirakan hati tuan putri seperti sedia kala...?"
" Hamba rasa dia sudah tak berminat dengan ukiran daunan kasih hamba lagi...dulu dia tak macam ni...selalu berjanji bersumpah setia akan sentiasa menyokong minat hamba berkarya...dan mahu setia dengan cintanya pada hamba.....maka hamba anggap dia sudah tiada hati pada hamba lagi....maka dari itu hamba mengambil keputusan untuk kalian memulangkan semula mahkota ini padanya. Hamba tak mahu memakainya. Mungkin hamba tak layak menerima pemberian darinya."
"Tuan putri...sabarlah sedikit masa lagi ye tuan putri...mungkin dia dalam situasi yang tekanan ...hingga dia tak mampu untuk berterus terang dengan Tuan Putri....tapi hamba percaya dengan cinta sucinya hanya untuk tuan putri seorang. Dia jatuh cinta dengan karya tuan putri bertemakan Ketuhanan...dari karya tuan putri dia jatuh cinta dengan tuan putri...berarti dia jatuh cinta dengan tuan putri kerana-Nya...kita tunggu sedikit masa lagi....kami berdua akan menyokong percintaan tuan putri," jelas si kunta bersungguh-sungguh.
"Memandangkan kamu pesuruh hamba yang setia yang hamba percaya dan sayangi dunia akhirat....hamba sabar menantikan apa yang ditentukan oleh Allah Azzawajallah pada hamba."
"Ha begitulah tuan putri...senyum ye ...jangan gundah gulana lagi...
Esok pagi-pagi kita pergi pantai ombak rindu ye...sudah lama kita tak bergurindam berpuisi bersama."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
MUZIK DERUAN OMBAK RINDU
Pagi itu Putri Rimba duduk di salah sebuah ratuan berbatuan.
Sambil melemparkan pandangannya di lautan ombak rindu...
Sungguh syahdu ..rindu yang dirindui datang semula setelah
Diyakinkan oleh si kunta si kunte.
Dari jauh kelihatan si kunta si kunte...terkinja-kinja sambil
Membawa ukiran daunan kasih yang di ambil dari Galeri
Khazanah Warisan Bangsa Istana Rimba Niagara.
Dari jauh si kunta si kunte sudah melambai-lambaikan tangan seolah-olah tak pernah berjumpa seribu tahun.
"Tuan putri rimba...bahagia kami lihat tuan Putri sudah kembali
pulih sedia kala....macam ni kan bagus...biarpun terjangan ombak
tak jemu memukul kita ...namun kasih kita tetap abadi selamanya tiada siapa yang dapat memisahkan kita kecuali kematian." Akui si kunta.
Diakui si kunte.
"Kami nak bacakan ukiran daunan kasih yang kami ilhamkan istimewa untuk tuan Putri Rimba Kesayangan kami...dengar ya...dan diiringi muzik deruan ombak rindu."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
GURINDAM PUISI KASIH SEPENUH JIWA
UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
"Tuan Putri Rimba...kami berdua ada mengarangkan
gurindam istimewa untuk Tuan Putri."
"Iye ke ...sejak bila ni pandai bergurindam , bersyair,
berpuisi ni kunta kunte..."
"Setiap hari membaca dan menghayati karya tuan putri dari pagi ke petang...petang ke malam setiap hari...ilmu bergurindam berpuisi berpantun dapatlah ke kami Tuan Putri. Tuan Putri asyik mengarang puisi untuk kami...kami juga hendak mengarangkan puisi untuk Tuan Putri..jom kita pergi ke pantai ombak rindu.... di sana nanti banyak ilham dan penuh penghayatan..."
"Wow
hebat
kalian berdua ye..."
Mereka bertiga pergi ke pantai ombak rindu rimba niagara.
Si Kunta Si Kunte membaca bergilir-gilir. Puisi gurindam kunta kinte
Diringi muzik deruan ombak yang menderu-deru..amat syahdu dialun-alun oleh ombak rindu...
GURINDAM PUISI SAYANG SEPENUH JIWA UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
Terima kasih Tuhan
Hadirkan kami hamba-Mu
Tuan Putri tuk kami
Kami syukuri dalam iman
Kami dapat menumpang kasih
Kami sayang Tuan Putri kami Tuhan
Kami bahagia hidup bersamanya Tuhan
Hari-hari hidup kami bahagia
Dibajai dengan kasih sepenuh kasih
Hari-hari semakin kasih
Hari-hari semakin sayang
Jika berjauahan kami rindukannya Tuhan
Kami rindukan candanya
Kami rindukan puisinya
Maka kami tak sanggup berjauhan
Darinya Tuhan
Melalui tinta yang dicurahkan
di kanvas daunan ukiran kasih
kami baca kami hayati
Lagi kami baca
Lagi kami teruja
Untuk merindui dan mencintai-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Kau kurniakan kami
Tuan Putri yang
Tak lelah tuk
Berbahasa indah
Mengajak kami
Mencintai-Mu Merindui-Mu Tuhan
Syukur Syukur Syukur
Pada-Mu Tuhan
Kurniakan kami Tuan Putri
Yang sayangkan kami demi-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Karya yang ditulis oleh tuan putri rimba
Membuatkan manusia di luar sana
Menghargai kami dan menyayangi kami
Tiada siapa yang menzalimi kami Tuhan
Kami hidup aman damai di rimba ini
Tanpa ada rasa takut dan bimbang Tuhan
Syukur kami Tuhan
Tuan Putri sanggup pertaruhkan nyawanya
Tuk melindungi kami Tuhan
Makanya kami juga begitu juga Tuhan
Akan pertahankannya
Kami saling sayang menyayangi karena-Mu Tuhan
Makanya berkatilah hidup kami sehingga akhir hayat kami
Dan kami ingin hidup bersamanya di Syurga-Mu juga Tuhan
Makanya makbulkanlah doa kami ini Tuhan
Duhai Maha Pengurnia Cinta
Duhai Maha Pengurnia Rindu
Cinta dan rindu kami kerana-Mu Tuhan
Kurniakanlah kebahagiaan milik kami selamanya
Di dunia jua di akhirat
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
Putri Rimba yang dari tadi menangis mendengar Si Kunte
Si kunte membaca gurindam puisi yang ditujukan kepadanya
Si kunta si kunte pun membaca dengan esakan tangis syahdu
Dan mereka sama-sama menangis hingga tak sedar ombak
Rindu menerjang mereka bertiga...dan mereka bertiga
terperanjat...
"Terjangan sayang Tuan Putri" kata si kunta.
Mereka bertiga ketawa.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
SELURUH PENGHUNI ISTANA BERDUKACITA
"Mahkota hamba? Mahkota hamba sudah tiada Kunta! Kunte!
Terjangan ombak rindu telah membuatkan mahkota hamba hilang...
Macam mana ni....?"
"Tak apa.. kami akan mencarinya sampai dapat...kami tak mahu melihat tuan putri bersedih...mahkota iu terlalu bermakna bagi tuan putri dan seluruh penghuni rimba niagara. Jaga diri baik-baik ya...kami sayang tuan putri..." Si kunta si kunte menyelam ke laut ombak rindu untuk mencari mahkota putri rimba yang hilang akibat terjangan ombak rindu.
Tuan putri meratap hiba setelah si kunta si kunte tak muncul-muncul lagi.
"Kunta kunte...muncullah kalian...jangan buatkan hati hamba bimbang...jangan tinggalkan hamba...hamba rela kehilangan mahkota itu daripada kehilangan kalian berdua...jangan....jangan tinggalkan hamba....kasih kalian sudah cukup untuk hamba merasai hidup ini penuh kasih sayang setulusnya...tolonglah...tolonglah jangan tinggalkan hamba kunta...kunte....hamba sudah lupakan cintanya tapi kalian hendak juga hamba yakin dengan cintanya...kalian hendak sangat hamba bahagia sedangkan kalian tahu hamba dilukainya tanpa ehsan...sekarang ni hamba tak mahu fikirkan dia lagi...yang hamba mahu kalian hidup bersama hamba itu sudah memadai....tak menjadi ratu rimba niagara pun tak apa asalkan hamba ada kalian berdua....tolonglah kasihani hamba kunta kinte....Ya Allah tolong jangan pisahkan kasih kami Ya Allah....Kau hadirkan mereka padaku biarpun cuma haiwan tapi mereka punya hati dan perasaan setulusnya....izinkan aku menumpangkan kasih sayang mereka Ya Allah...tolong Ya Allah...tolonglah hamba-Mu ini Ya Allah." Putri rimba menangis hiba tanpa henti.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
MENCARI KUNTA KUNTE DI LAUTAN OMBAK RINDU
Sudah tiga hari tiga malam pakar penyelam dari rimba niagara
mencari kunta kunte tapi tak berjumpa.
Putri rimba tidak putus-putus berdoa agar kunta kunte selamat dan dapat hidup bahagia semula. Dalam linangan air mata putri rimba tertidur.
"Putri...kami dah jumpa mahkota itu ...tuan putri...dan kami ikut kata tuan putri supaya mahkota itu dipulangkan kepada mantan kekasih tuan putri itu dan kami redha sebagaimana tuan putri redha yang dia bukanlah Cinta Ketentuan-Nya untuk tuan putri. Maaflah kami tak dapat pulang...kerana kita sudah berada di alam lain....Percayalah kami sayangkan Tuan Putri....sayang kami hingga ke mati...betul tak kami kata hanya kematian memisahkan kita.....kalau tuan putr rindukan kami datanglah selalu ke pantai ombak rindu kami menanti tuan putri di sana ... kami nampak tuan putri tapi tuan putri tak nampak kami...jangan lupa bacakan kami puisi yang kami karangkan untuk tuan putri ya...
Sampai kapan pun kami sayangkan tuan putri....love u forever n ever..."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
ADAKAH BENAR ATAU MIMPI ILUSI
Salam sejahtera buat putri rimba yang kami sayangi
Dunia akhirat...biar pun kita sudah berada di alam lain
Kasih kita tetap abadi selamanya...
Untuk pengetahuan putri rimba...
Kami sekarang ini hidup di dasar lautan
Kami diselamatkan oleh keluarga diRaja duyung
Selepas berlaku pembedahan hati
Di antara duyung dengan kami
Kami telah berubah menjadi duyung yang cantik
Secantik tuan putri
Kami berada di kelahiran baru
Di alam baru
Kami berdua kembar seiras
Kami di panggil
Putri Mas Ayu dan Putri Mas Merah
Betullah kata tuan putri rimba
Kehidupan alam duyung
Amat membahagiakan
Saling sayang menyayangi
Dan saling hormat menghormati di antara satu sama lagi
Kehidupan di sini seperti kehidupan kita di Istana Rimba Niagara
Kami saling bertukar-tukar cerita
Amat mengujakan
Mereka menceritakan kisah cinta
Putera Duyung yang sungguh menyayat hati
Dan kami melihat pusara Mas Merah
Amat cantik di kelilingi dengan taman karang pelbagai warna
Pusara tersebut tidak jemu-jemu didatangi oleh seluruh penghuni
Lautan di seluruh benua lautan
Mereka tak jemu-jemu mendoakan Mas Merah
Dicucuri Rahmat Kasih dari Ilahi
Mas Merah seakan bayangan Tuan Putri Rimba
Watak Mas Merah sama dengan watak Tuan Putri Rimba
Kami amat teruja mendengar kisah cerita Mas Merah
Yang menjadi lagenda di alam duyung ini
Kisah lagenda ini sudah melewati tiga ratus tahun yang lalu
Sama dengan kisah lagenda alam kami
Pengantin Raja Rimba dan Putera Sang Kuriang.
Tuan putri nak tahu mereka amat teruja mendengar
Cerita Tuan Putri Rimba Niagara...
Memandangkan Tuan Putri Rimba adalah bayangan
Ratu Mas Merah bintang legenda Percintaan Alam Duyung
Mereka ingin menghadiah sebuah mahkota Mas Merah
Yang telah mereka simpan 300 tahun dahulu
Dan menurut pendeta duyung
Sudah tiba masanya mahkota yang lama tersimpan
Di serahkan kepada bayangan jelmaan Mas Merah
Mahkotanya terlalulah sangat cantik Tuan Putri
Buatannya penuh seni dan bersama mahkota itu nanti
Dihadiahkan juga kalungan rantai bertahtakan berlian
Hadiah dari putera duyung kepada Mas Merah
Esok tuan putri rimba datang ke pantai ombak rindu
Tempat tuan putri selalu duduk di atas batu dan di situ kami
Akan letakkan mahkota dan kalungan bertahtakan berlian
Hadiah istimewa untuk Tuan Putri Rimba dari alam duyung.
Putri Rimba terjaga dari lenanya.
Dia termenung memikirkan apa maksud yang tersirat
Atas mimpinya itu. Adakah benar atau cuma mimpi ilusinya saja.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
HADIAH MAHKOTA DARIPADA KERABAT DIRAJA DUYUNG
Putri Rimba pergi ke pantai laut ombak rindu
Jantungnya berdegup kencang
Langkahnya laju
Serasa ingin terbang sampai
Putri rimba percaya dengan mimpinya
Kerana mimpinya bersangkut paut
Dengan kasih sayang setulus hati
Dan dia percaya pada suara hati
Suara hati tak pernah menipu
Dari jauh bermilauan menyilaukan
Mata Putri Rimba Niagara
Rupanya memang benarlah mimpinya
Apa yang dikatakan oleh
Putri Duyung Mas Ayu & Putri Duyung Mas Merah
Putri Rimba menangis hiba sambil mengucup
Mahkota dan kalungan bertahtakan berlian
Hadiah dari kerabat diRaja duyung lautan
Tiba-tiba kelihatan
Putri Duyung Mas Ayu dan Putri Mas Merah
Mereka berdua seiras cantik rupawan
Tiada tandingannya
Mereka berdua menghampiri Putri Rimba
Yang duduk di batu
Masih tergamam
Apakah yang dilihat ini
Cuma ilusi dalam mimpi atau realiti
"Tuan Putri Rimba...ini kami...
Kami rindu sangat-sangat pada Tuan Putri"
"Apakah ini ilusi dalam mimpi?"
"Tidak Tuan Putri ini realiti
bukan mimpi bukan fantasi bukan angan-angan
Mahkota dan kalungan rantai pemberian dari
Kerabat diRaja duyung pun ada digenggaman
Tuan Putri dan kehadiran kami di hadapan
tuan Putri pun realiti....semuanya realiti Tuan Putri...
Percayalah Tuan Putri bilama mana Allah cuma
Berkata KUN FAYAKUN maka jadilah yang
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI jadi realiti
Dalam Kamus ROBBUL IZDZATII tiada yang
Mustahil Semua-Nya Atas Kemahuan-Nya
Yang Bijaksana."
"SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKBAR"
"Tuan Putri berjanjilah dengan kami...setelah
Ditabalkan menjadi Ratu Rimba Niagara pada 13 hb Ogos 2012
Nanti jadilah Ratu yang memerintah Rimba Niagara penuh adil dan
Saksama...jangan sekali rasa ujub riak kuasa mengaburi hati memerintah semata-mata ingin mendapat Redha Ilahi dan berkat nawaitu Tuan Putri yang ikhlas lagi suci murni itu...jangan lupa doakan kami dan seluruh penghuni lautan ini dapat hidup bersama tuan putri di Syurga ...kerana doa orang yang ikhlas ke jalan-jalan-Nya dimakbulkan Robbul Idzatii Insya-Allah Aamiin Ya Rabbal A'Lamin."
"AAMIIN YA RABBAL A'LAMIN"
"Masih ingat kah lagi puisi yang kami karangkan untuk Tuan Putri Rimba ye..boleh bacakan untuk kami buat kali terakhirnya...dengan puisi ini jugalah kerabat diRaja Duyung mengatakan Putri Rimba adalah jelmaan Ratu Mas Merah yang wujud 300 tahun dahulu... makanya mahkota Ratu Mas Merah dihadiahkan kepada Tuan Putri Rimba dan kalung bertahtakan berlian itu adalah kalung pusaka Putera Duyung yang ingin dihadiahkan kepada Ratu Mas Merah di hari lamaran cintanya kepada Mas Merah. Cintanya tak kesampaian kerana Mas Merah mati tika mahu menyelamatkan nyawa Putera Duyung kekasih hatinya. Kami mendengar kisah cinta mereka sungguh tersayat hati kami Tuan Putri...Moga Tuan Putri diketemukan dengan cinta seperti Putera Duyung..yang setia rela nyawa jadi taruhan demi cinta sejati...berkahwin dengan puteri duyung pun atas permintaan terakhir Ratu Mas Merah. Antara Puteri Duyung dan Ratu Mas Merah tiada rasa cemburu dan tamak kasih sayang...masing-masing saling merelakan kerana mereka tahu cinta adalah Kurniaan dari-Nya yang harus diimani itulah adalah KETENTUAN TAKDIR CINTA DARI-NYA."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
HARI PERTABALAN PUTRI RIMBA MENJADI RATU RIMBA NIAGARA
Istana Rimba dihias indah kerana seluruh penghuni rimba akan meraikan hari paling bersejarah di Rimba Niagara iaitu Pertabalan Putri Rimba Niagara sebagai Ratu Rimba Niagara. Dengan pertabalan itu nanti maka termetrilah sudah Ratu Rimba sebagai Ratu yang memerintah seluruh Rimba Niagara.
Seluruh Penghuni Rimba menyambut berita ini dengan gembira dan berita gembira inilah yang ditunggu-tunggu sejak berkurun lamanya.
Mereka semua bergotong royong untuk meraikan majlis paling bersejarah itu.
Di hari tersebut Putri Rimba didandan indah oleh jurusolek yang terkenal dan pakaian Tuan Putri ditaja oleh seorang hamba Allah yang meminati ukiran daunan kasih Tuan Putri dan sentiasa menyokong Tuan Putri dari mula mengenali hingga ke akhirnya.
Hari Pertabalan tersebut di adakan pada Tanggal 13 hb Ogos 2012.
Semua mata tertumpu kepada Tuan Putri Rimba Niagara tika itu.
Ketika mahkota di letakkan di atas kepala Tuan Putri Rimba Niagara
bergema...ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR
Putri Rimba yang sudah bergelar Ratu Rimba Niagara tertunduk
sambil menitiskan airmata. Ratu Rimba Niagara bertitah ...
BismillahirRahmanirRahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kepada seluruh penghuni rimba yang beta kasihi dunia akhirat.
Beta bersyukur ke hadrat Ilahi dengan pengurniaan ini kepada
beta.
Biarpun sudah ditabalkan menjadi Ratu untuk
memerintah seluruh Rimba Niagara ini...beta tetaplah seorang
hamba-Nya yang kerdil di Sisi-Nya.
Beta ditabalkan menjadi Ratu di Rimba Niagara ini adalah atas Ketentuan Ilahi makanya beta terima dengan redha dengan harapan semoga beta dapat menjalankan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu yang bertanggungjawab kepada semua rakya di Rimba Niagara ini. Jika beta mengabaikan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu pasti di akhirat nanti beta akan ditanya oleh Allah Azzawajallah maka dengan ini beta merayu kepada seluruh penghuni Rimba Niagara memberi kerjasama kepada beta untuk melestarikan keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara ini demi seluruh rakyat Rimba Niagara agar dapat hidup aman damai tenteram bahagia dalam Redho Ilahi berkekalan selama-Nya selagi ada bulan dan matahari. Aammin Ya Rabbal A'Lamin.
Setelah Ratu Rimba Niagara habis bertitah bergemalah suara seluruh rakyat Rimba Niagara.
DAULAT TUANKU RATU! DAULAT TUANKU RATU!
DAULAT TUANKU RATU!
KARYA: PUTRI RIMBA NIAGARA
13 Ogos 2012
24 Ramadan 1433H
RATU RIMBA NIAGARA
Boleh ku tanya tak?
Silakan...
Napa bukan putri lagi ratu pulak
engkau selalu perasan engkau ini
hebat
sangatkan?
detik hati aku
rasa meluap-luap
benci aku
engkau tak cermin ke engkau tu sapa?
tak punya apa-apa
tak punya harta
tak punya darjat
dan tak ada layak langsung
kalau aku layaklah semuanya ada
keturunan raja, jelitawan,kebijaksanaan
antara kau dan aku bagaikan langit dengan bumi
ingatlah engkau tak punya apa-apa sedarlah diri kau tu siapa
sebelum hendak menggelarkan diri Ratu
sejujurnya aku tak suka dengar ok?
Duhai kawan...
aku sentiasa sedar diri aku siapa
aku sentiasa cermin diri aku siapa
yang tak punya apa-apa
kerana aku lahir ke dunia ini pun tak punya apa-apa
dan tika mati... cuma kain kafan aje dibawa pergi
aku tak sesempurna hidup engkau
yang semuanya sempurna
engkaulah jelitawan
engkaulah bangsawan
engkaulah terpandai tiada terlawan
semuanya tertawan
Aku tak sehebatmu
Aku bersyukur apa adanya
aku bukan hendak sangat menjadi Ratu
tapi itu adalah kehendak penghuni rimba
mereka hendak aku menjadi Ratu Rimba Niagara
atas amanat si kunta si kunte
yang telah mati ditelan ombak rindu
tika mencari mahkota Putri Rimba
yang hilang di dasar lautan ombak rindu
Mereka berdualah yang beria-ia
sangat mengusulkan kepada
seluruh penghuni rimba
untuk melantik putri rimba
sebagai Ratu Rimba Niagara
semua penghuni rimba setuju
dengan cadangan itu
Duhai kawan...
Jika dibandingkan dengan kasih sayang
si kunta si kunte
yang hidupnya sentiasa
mahu aku bahagia
mahu aku tersenyum
mahu aku bersyukur
mereka sentiasa menyokong
dunia sasteraku
yang kuukirkan
di daunan kasih
Rimba Niagara
Tika mahu membeli mahkota
mereka sanggup mencari
pembeli daunan ukiran kasihku
sepanjang mencari pembeli
mereka sanggup dihina ditertawakan
oleh manusia di luar sana mengatakan
tiada siapa yang sudi membeli
kerana ukiran daunan kasih Putri Rimba Niagara
adalah dunia fantasi dan cuma angan-angan
yang tak akan jadi realiti
ukiran itu cuma omongan kosong
yang tak ada apa-apa arti
sesiapa yang membacanya
Si kunta si kunte
sanggup dihina dicerca oleh manusia di luar sana
demi mempertahankan daunan ukiran kasih Putri Rimba
mereka terus mencari dan mencari tanpa ada rasa putus asa
siapakah yang sanggup membeli daunan ukiran kasih putri rimba
di serata pelosok dunia tapi tidak juga yang sudi membelinya
Kerana tidak mahu berputus asa
akhirnya mereka berjaya mendapatkan seorang yang sanggup membeli
ukiran daunan kasih dan dengan wang itu mereka dapat membeli
mahkota putri rimba niagara
tapi mahkota itu hilang ditelan ombak rindu
ketika putri rimba sedang berlagu syair gurindam puisi
ombak rindu menerjang putri rimba hingga hilang mahkota
ditelan ombak rindu
si kunta si kunte mencari mahkota itu
setelah mencari mereka terus hilang hingga sekarang
tak timbul-timbul
Kalaulah aku tahu si kunta si kunte
akan mati kerana ingin mencari mahkota
aku rela mahkota itu hilang
aku rela tak ditabalkan menjadi Ratu Rimba
asalkan aku mendapat kasih sayang si kuna si kunte
kerana kasih sayang mereka tiada ternilai
jika hendak dibandingkan dengan
bernilainya mahkota
benilai darjat seorang ratu
itu bukan yang aku dambakan
yang aku dambakan kasih setulus hati kerana-Nya
Kata si kunta si kunte
mereka terlalu sayangkan aku
nyawa mereka jadi taruhan demi kasihkan aku
kalau boleh biarlah mereka yang mati dulu
kerana mereka tak sanggup menanggung kesedihan berpisah denganku
Masya-Allah itu yang membuat aku menangis
aku katakan pada mereka
kalau macam tu
biarlah kita sehidup semati
biarlah sama-sama mati
baru senang hati
tapi takdir Tuhan mesti diimani
mesti redha atas ketentuan-Nya
aku redha atas kematian si kunta si kunte
Kerana aku terlalu cinta kasih sayang
setulus hati kepada mereka
yang mahukan aku menjadi Ratu Rimba Niagara
agar terjaga keharmonian dan kedamaian Rimba Niagara
makanya aku akur dengan penuh rasa kerdil di hadapan-Nya
moga kau sudi faham kenapa aku
terima pertabalan aku sebagai
RATU RIMBA NIAGARA
pada 13 Ogos 2012
KARYA RATU RIMBA NIAGARA
13 Ogos 2012
24 Ramadan 1433H
MAHKOTA PUTRI RIMBA NIAGARA
Tuan Putri semasa Tuan Putri ditabalkan menjadi Ratu Rimba Niagara kami penghuni rimba telah bermuzakarah untuk melantik tuan puteri sebagai ketua yang memerintah seluruh Rimba Niagara ini.
Kami ingin membuat sendiri mahkota tuan putri yang tiada tandingannya dengan buatan manusia tapi memandangkan asal usul tuan putri manusia makanya kami hormat tuan putri agar kami juga mahu menyokong institusi diRaja yang akan dihidupkan semula oleh mereka yang faham betapa pentingnya
Institusi diRaja pada rakyat sekalian....seperti kami ...biarpun kami haiwan dan boleh melantik di kalangan haiwan....tapi kerana semangat kami untuk menghidupkan institusi diRaja di kalangan manusia makanya kami lantik Tuan Putri.
KARYA RATU RIMBA NIAGARA
13 Ogos 2012
24 Ramadan 1433H
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Duhai kawan yang baik budi...
Dari dulu hingga hingga kini
yang kupertaruhkan dalam hidupku
adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
sebab itu diriku adalah lilin
sampai akhir hayat pun tetap lilin
maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
di sepanjang hidupku ini
aku muhasabah diri
diriku tetap insan yang tak sempurna
iarpun aku cuba sedaya mampu untuk
menjadi insan yang sempurna
Tempat aku muhasabah diri
adalah di Rimba Niagara ini
aku jumpa dengan dunia sebenarku
inilah dunia yang kuimpikan
biarpun pada pandangan mereka
cumalah fantasi dan angan-angan
tapi aku yakin dengan duniaku
kerana suara hati tak pernah menipu
Di sini aku mendapat
kasih semurni hati
tanpa ada berpura-pura dalam berkata
kata-kata semanis gula
kata-kata seiring hati
Kami selalu bercanda
tapi bercanda tiada menyakitkan
hati atau sengaja untuk menyindir
Berkaryalah aku semahuku
mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
tanpa ada rasa iri hati
Di Rimba Niagara ini
semakin hari semakin sayang
bukan semakin hari semakin benci
sekali tangan berjabat
tersimpul mati hingga ke mati
Di Rimba Niagara ini
tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
semuanya saling berkorban
biarpun nyawa jadi taruhan
demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
penghuninya bersatu hati
saling sokong menyokong
ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
setiap bakat penghuni rimba dihargai
bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
kerana di sini tiada dengki mendengki
dendam mendendam
yang ada cumalah
kasih sayang semurni hati
merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
sebab itu pesona dunia
bukan matlamat kami
kerana matlamat kami
mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja
Maka kami berazam selagi hayat ada
digunakan semaksima mungkin
untuk terus saling sokong menyokong
ke jalan-jalan yang di Redhai
sebagai bekalan di hari mati
Makanya di Rimba Niagaralah
tempat igauanku dalam mimpi
yang kularikkan dengan tinta-tinta
kasih dan cinta kerana-Nya
biarpun sekadar mimpi ilusi
tapi ku yakin jika
Allah Robbul Idzatii Berkata
KUN FAYAKUN
maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
13 Ogos 2012
(PETIKAN DARIPADA WALL RATU RIMBA NIAGARA)
13 ogos 2012
24 Ramadan 1433H
(DISIARKAN DI WALL H.H. HAJI HASSANAL BOLKIAH , PRINCE ABDUL MALIK ,KEDATON KERATON WAHYU UTAMA,PERKUMPULAN KERATON NUSANTARA, KERATON NUSANTARA , GRUP PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA)
10 Oktober 2012
Gibran Rachman Ukiran daun mahkota adalah suatu ketaqwaan bagi sang insan mereka mengabdi kepada sang tuannya agar berharap kelak nanti mendapatkan sebuah anugerah di mana hari pembebasan namun yg perlu di taat selalu mendukung setiap langkah kebaikan demi tercapainnya dunia rimba nan indah dan damai.
Ratu Rimba Niagara Wisuda Pada Hari ini tgl 1juni 2012,
Jumat Legi , 11 Rajab 1433H
Pesona Berita Mahagema Maha Cahaya Wahyu Utama Pesona Filosofi Perdamaian Dunia Pesona Kehidupan Alam Semesta Raya Nan Maha damai kekal Abadi '' Kraton Kerajaan Surga alam pesona wisata dunia Maya '' Kedaton Kraton Wahyu Utama '' Pusat nagari dongeng Pesona wisata rakyat Sejagat Kehidupan Alam Pesona Wisata Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Seluruh Semesta Alam raya nan mempesona nan menakjubkan Mosium Lukisan Raja Raja SeNusantara Se Dunia central publikasi Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia.
Kedaton Kraton Wahyu Utama Laboratorium Pesona Wisata Dunia Wahyu Utama Filosofi Center Genius Program ...
SesungguhNya Pada Hari Ini Pun Aku Wisuda Putri Istana Rimba Niagara Adindaku Kekasih Hatiku dalam pesona sair sair Lukisan Karya Ratu Rimba Niagara ....Sebagai Bidadari Duta Budaya Pesona Wisata Nusantara Ratu Dunia penyair Sang Pujangga Putri Rimba Puisi Pesona Maha Karya Agung Kedaton Kraton Kerajaan Surga Alam Pesona Wisata Dunia Maya Kedaton Kraton Pesona Wisata Wahyu Utama Pusat Nagari Dongeng Pesona Wisata Rakyat Sejagat Central Laboratorium Pesona Wisata Dunia.

KENANGAN SEKUNTUM MAWAR MERAH UNTUK RATU RIMBA NIAGARA
Setiap pagi hulubalangku
si kunta si kunte
memetik mawar merah
di taman istana
Ratu Rimba Niagara
mereka berdua berebut-rebut
memberikan mawar merah padaku
katanya
"Ratu....setiap pagi akan memberikan
mawar merah untuk ratu...
sebagaimana wanginya mawar merah ini
begitu jugalah ikatan rakyat rimba dan ratu
sentiasa mewangi di hati
bahasa yang wangi
hati yang wangi
sewangi Syurgawi
andai suatu saat nanti kami tidak dapat
memberikan mawar merah lagi
ratu tetap juga sayangkan kami ya
jangan lupakan kami ya...
Kenapa tuan hamba kata begitu
duhai hulubalangku kunta kunte yang beta sayangi...
Tidakkah ratu tahu
setiap yang hidup pasti akan mati
hari ini kita hidup
besok belum tentu hidup
mati itu pasti
tapi tak tahu bila
bila-bila boleh mati
mati itu seperti di balik tabir
begitu dekatnya kematian bagi kita yang berhidup
andai kami tiada lagi di dunia ini
ratu jangan bersedih ya...
percayalah kasih sayang dan rindu ratu pada kami
akan kami bawa bersama....
Dengan tangisan hiba Ratu Rimba Niagara berkata,
Duhai hulubalangku yang kukasihi dunia akhirat...
kasih sayang kita tak akan berpisah
hanya kematian memisahkan kita
andai disuruh buat pilihan
kekayaan dan kuasa dengan kasih sayang kalian
kan kupilih kasih sayang kalian
kerana kasih sayang kalian
tak dapat dibandingkan dengan harta, kuasa atau darjat
kasih sayang kalian setulus ikhlas
tanpa ada pendustaan dalam berkasih sayang...
kerana teralalu kasih dan sayang
pada kalian berdua
biarlah beta yang mati dulu
agar beta tak terseksa
menanggung rindu atas
kehilangan kalian berdua nanti...
andai itu takdirnya beta redha
moga Allah memberikan kekuataan untuk menerima
kenyataan ketiadaan kalian ...
Si kunta si kunte tidak tahan sebak di hati...
Ratu...hidup kita ini semuanya sudah ditentukan...
sudah ditentukan kita ditemukan
walaupun kita berlainan takdir
tapi bila Allah Kehendaki
Allah tentukan kita bertemu
walaupun Ratu manusia kami haiwan
Atas Rahmat Kasih-Nya Allah
kita ditemukan ratu....
pasti ada hikmah-Nya...
maka dengan rasa saling mensyukuri
Kurniaan Allah ...kita hidup dalam berkasih sayang sejati
seluhur ketinggian budi
seindah bahasa-bahasa
yang menenangkan roh dan jiwa
komunikasi yang indah
membuatkan kita sentiasa hidup
dalam bersemangat
untuk saling berkorban
menabur bakti kepada semua rakyat rimba niagara ini
tanpa tiada sesiapa pun yang dilupakan
semuanya dihargai dan disanjungi setulus hati
saling berkasih sayang
saling berkorban untuk membalas kebaikan
sentiasa berbakti seolah esok hendak mati
itulah yang membuatkan hati kita sentiasa hidup ratu...
itulah falsafah membuatkan
sentiasa menjaga hati
agar tak terlara hati
yang ada
sayang...sayang...sayang...
kasih...kasih...kasih...
sayang dan kasih sepenuh hati sampai ke mati
dengan niat dan harapan
kasih nan suci murni ini
ingin di bawa sampai ke Syurga...
doakan kami ya ratu
moga kita dapat bertemu di Syurga...
kami yakin di Syurga nanti
apa-apa saja bisa
walaupun di dunia ini kami haiwan
atas kehendak Tuhan kami boleh menjadi
bidadara atas fisabilillah kami membantu ratu tika di dunia dulu...
kami yakin itu ratu...
ratu juga yang ajar kami
ilmu fasakkan tauhid kepada-Nya
terima kasih ya ratuku
ratu pujangga dunia akhiratku
yang dikasiihi dunia akhirat...
Mendengar kata-kata si kunta si kunte
serasa terkunci mulutku
hujahannya dalam ilmu tauhid
begitu tinggi hingga aku terkedu
andai benarlah mereka yang akan pergi dulu
daripadaku...moga Allah berikan kekuatan aku
menerima takdir dengan redha atas kematian mereka nanti...
Sudah sepurnama mereka hilang
di lautan cinta ombak rindu
tika mencari mahkotaku yang hilang
di pukul ombak ....
hari-hari aku berendam air mata
seolah tidak menerima hakikat kehilangan mereka berdua
tanpa dikesan...
puas dicari namun tidak juga ketemu
duniaku yang dulunya berpelangi cinta
bertukar menjadi gerhana duka
hatiku pilu bagaikan kaca terhempas di batu
Kerana percaya ini semua atas Ketentuan-Nya...
kuterima dengan redha...
ini semua adalah qada dan qadar
Seluas mana dan sedalam mana lautan hindi
seluas itulah kasih sayangku pada mereka berdua
moga dengan Rahmat Kasih-Nya Allah...
aku dapat bertemu mereka Di Syurgawi...
AAmiin Ya Rabbal A'Lamiin...
Yang Sentiasa Menyayangi Hulubalang Sasteraku,
Dengan Ingatan Tulus Ikhlas Daripada:
RATU RIMBA NIAGARA
SRIKANDI SASTERA RAJA-SULTAN NUSANTARA
@ PUJANGGA SERIBU ZAMAN,
PUJANGGA NUSANTARA CINTA 5 BENUA MALAYSIA/INDONESIA/BRUNEI/SINGAPURA/THAILAND,
202 NEGARA DUNIA & SELURUH DUNIA KECUALI ISRAEL
13 JAMADIL'AWAL 1436H
4 MAC 2015
DI SINILAH ISTANAKU YANG DIDIRIKAN OLEH RAKYAT RIMBA NIAGARA, JUTAAN TERIMA KASIH KEPADA SEMUA SAHABAT GRUPKU
SUDI LIKE TANDA SOKONGAN YANG TIDAK BERBELAH BAHAGI MAKANYA AKU SAYANG KALIAN HINGGA HUJUNG NYAWA,KALIAN ADALAH NADI SASTERAKU SPORTINGMU MEMBUATKAN AKU TERSENYUM SEHINGGA MALAMKU BERPELANGI INDAH KERANA SEGALA GERHANA DITELAN KABUS MALAM.
KRITIK BOLEH TAPI JANGAN SAMPAI MELUKAKAN HATIKU
Putri Melati Putri Rimba ~ Putri Rimba menulis tidak pakai logika. pakai angan2 jek. Teguran membina di katakan mahu menikam. Dapat apa tikam Putri Rimba. Idea itu hadir dari jiwa masing2. Idea Intelek cukup dgn kata2 singkat, padat dan bernas. Namun penuh penghuraian mendalam makna. Bukan berjela namun hampeh.
Putri Kemboja Puan tak sedarkah yg apa yg Putri Rimba tulis tu membingungkan? Genre apakah yg puan tulis? Syair, puisi, gurindam atau cerita pendek?
Putri Rimba Duhai Putri Melati ...Putri Kemboja...
biarpun kritikanmu pedih menikam kalbu...kurela andai itu
bisa membuatkan hatimu puas dan bahagia
Bahagiamu mengkritikku
bahagiaku akan terus bersastera sekalipun tak disenangi
oleh semua rakan sastera seperti kalian berdua
lagian aku sudah lali dihina dikutuk dikeji
gara-gara aku bersastera tanpa henti
Jika aku bersastera kerana manusia sudah lama aku berhenti
menulis, aku bersastera tanda aku bersyukur kepada-Nya yang mengurniakan aku ilham tanpa had tanpa henti dengan pelbagai tema...SUBHANALLAH dunia sastera yang kuminati dimakbulkanNya
Syukur Ya Allah
Karya Ratu Rimba Niagara,
11 Zulhijjah 1437H
13 September 2016
Vai Donk Crue mungkin admin nya blom paham tentang karya sastra, jadi karya sastra yg anda tulis hanya di anggap coretan dinding belaka yg gak punya arti dan makna yg kamu sampai kan. tapi jangan berkecil hati mungkin di luar sana masih banyak yg akan menyukai dan menghargai karya sastra kamu
Ratu Rimba Niagara Terima kasih atas sokongan anda dan memahami dunia sasteraku.
KU INGIN TERBANGKAN SASTERAKU MENUJU KE DASAR HATIMU
NILAIANNYA SAMPAI KE ALAM BARZAH
Ratu Yang Bersemayam
aksara puisimu menderu bagaikan
angin ternado menghempaskan rasa
rindu disaat aku duduk termenung
di malam sepi terurai dalam kalbu
walaupun hanya sebatas impian kulalui
rasanya ratu perpuisian dalam aksara puisiku
menjelma bersemayam dalam setiap bait
kubacakan disaat aku menghirup udara segar
dengan cappucino panas menghangat sekujur
tubuhku sepertinya batang pohon terkesima
menantikan belaian kasih pertemanan tak
terhingga nilainya sampai alam barzah
apa gerangan ?puisi kau tuliskan dengan
ketulusan hati terlukiskan dalam hayatku
di mana aku terkapar di batu karang menjulang
di atas langit menyambut kedatangan seorang
Ratu Rimba Niagara tercantolkan di sebuah batang
pohon di sebuah hutan belantara
sungguh kata dan kalimat terurai
terlukiskan dengan nada mengharukan hati
nan permai kucetuskan bahwa penyair
sementara terpesona akan kata semanis madu
terlupakan tidak sampai aku berjalan ke ujung dunia
siamir marulafau 27052013>puisi buat teman
TAK ADA KEJADIAN KEBETULAN SEMUA HANYA BISA TERJADI DENGAN IZIN ALLAH
"HIKMAH"
Tak ada kejadian kebetulan
Tak ada kejadian sia-sia
Semua hanya bisa terjadi dengan izin Allah
Dan semuanya pasti penuh hikmah
Hikmah tak akan terbaca
Oleh orang yg sarat emosi
Sibuk memanjakan perasaan
Cinta dunia, senang dengan penilaian makhluk
Langka berzikir
Tak mau sungguh-sungguh tafakur
Hikmah yg terbaca
akan merubah suasana hati
Akan mudah merubah perilaku
Dari pedih menjadi syukur
Dari melankolis menjadi semangat
Hikmah mudah terbaca oleh orang yang berhati bersih,
Buah dari kecerdasan akal, Ketulusan hati Dan kesungguhan mencintai Allah diatas segalanya.
GUBAHAN BUNGA SASTERA RATU RIMBA NIAGARA,
Bunga-bunga sastera kuterbangkan di sudut hatimu.
Ingin kutempa sasteraku menjadi serpihan hati lalu menelusuri jiwamu.
Jika kau mula memahami dan merasai di situlah mulanya dunia sasteraku dalam jiwamu. Andainya ada yang tidak berkenan di hatimu dalam dunia sasteraku tegurlah dengan kata-kata nan indah kerana kata-kata nan indah itulah yang akan menghidupkan dunia sasteraku.
Setiap hari aku dilimpahi ilham yang tak putus-putus dariNya kerana keterujaan itu, kuingin berkongsi dengan seluruh penghuni dunia, tiada niat sebesar zarrah pun untuk berbangga diri.
Setiap kali aku mengarang mengenai Ketuhanan, roh, alam barzah, kemanusiaan, peperangan,kesatria ,cintai negara, alam rimba, dan lain-lain bukan niat mengajar sesiapa, itu adalah muhasabah untuk diriku sendiri yang lupa tanggungjawabku sebagai khalifahNya di muka bumiNya ini.
Jika kau masih lagi tidak memahami dunia sasteraku maka jangan cemuh sasteraku biarkan sasteraku kesendirian, barangkali sasteraku tidak dapat bertahta di hatimu, namun begitu dunia sasteraku tidak akan mengalah akan terus bersastera, akan kubiarkan curahan ilhamku mengalir ke dunia sasteraku tanpa ada sekatan daripada mereka yang tidak memahaminya kerana itu adalah dunia sasteraku.
Aku yakin suatu saat nanti akan hadir pembaca karyaku yang memahami dan merasai keindahan dunia sasteraku.
Pengakhirannya akan ada hanya satu matlamat kenapa aku bersastera kerana aku mahu mendapat keredhaanNya agar bersama membina Jambatan ke Syurga . Insya-Allah AAmiin.
Karya Ratu Rimba Niagara
2 RabiulAkhir 1438H
1 Januari 2017
Ratu Rimba Niagara berkongsi kenangan.
Impianku karya-karyaku yang kusiarkan di alammaya berjaya dibukukan dan dijadikan bahan bacaan di sudut perpustakaan di kediaman peminat sasteraku di seluruh dunia Insya-Allah Aamiin.
Hati Pendidik
Zullfikaqe Zullfikaq Semuga di rahmati segala usaha mu....
Ratu Rimba Niagara Aamiin. Terima kasih sahabat moga dirimu begitu juga Aamiin.
KARYAKU DI PERPUSTAKAANMU IMPIANKU
Alangkah bahagianya jika karya-karyaku
menjadi koleksi perpustakaan di rumah-rumah
peminatku di seluruh dunia, aduhai kasih sayangku
ada di hati mereka.
Ada juga di perpustakaan sekolah dan pusat
pengajian tinggi IPTA & IPTS di seluruh dunia itulah
matlamat aku berkarya
dunia karya duniaku
peminat karyaku kesayanganku.
Kasih sayangku pada peminat karya-karyaku
sentiasa hidup walaupun aku sudah tiada di dunia ini.
Duhai yang meminati karyaku,
jutaan terima kasih kuucapkan padamu
kerana sudi membaca karyaku
ketahuilah olehmu setiap karyaku adalah lambang
kasih sayangku pada kalian.
Minat kalian pada karyaku amat aku terharu
teringat aku di kala aku remaja
apabila melihat remaja membaca novel cinta
kubayangkan novel yang dibaca itulah karyaku
bahagia sangat teringat di kala itu
rasanya dunia ini aku yang punya
biarpun itu cuma fantasi di kala itu
tapi dengan izinNya karya-karyaku di baca
di alammaya Allahu Akbar tak pernah terfikir
olehku karya-karyaku dibaca di alammaya dengan
jumlah pembaca ratusan ribu mungkin berjuta,
diterjemahkan ke dalam pelbagai bahasa dunia
itulah yang aku cita-citakan.
Biarlah aku tak terkenal di luar sana atau di mana-mana,
aku menulis bukan kerana nama
bukan mahu penghargaan atau mahukan pujian,
aku menulis tanda aku syukur padaNya
aku menulis tanda aku sayangkan semua
penghuni bumi dan langit
semuanya aku sayang tanpa terkecuali.
Moga Allah SWT sudi membalas cintaku
dan moga semua yang membaca karyaku
sudi menyayangiku juga keranaNya
mana yang tak sudi membalas kasih sayangku
tak apalah mungkin karyaku tidak berjaya
menambat hati mereka, jika ada yang terluka
membaca karyaku maafkan aku bukan sengaja
aku mahu melukakan hatimu, percayalah kasih
kita tetap mekar semekar bunga-bunga di
Taman-Taman Syurgawi berkat kita saling
berkasih sayang demiNyakasih kita walaupun
tak pernah bertemu di alam nyata
cuma di alam maya, cuma melalui karya-karyaku
kita berbicara bagaikan saudara kandung
bagaikan rakan dunia akhirat...
kita bisa menyambungkan tali ukhuwah kasih ini
sampai ke Syurgawi Insya-Allah AAmiin Ya Rabbal A'Lamin.
Yang menyayangi semua pembaca karya-karyaku,
aku sayang kamu sesungguh sayang
jika aku salah maafkan aku
percayalah walaupun kau membenciku.
aku tetap sayang padamu kerana sejak azali lagi
kita semua mempunyai niat yang sama saling
berkasih sayang keranaNya.
‘Karyaku Duniaku Peminatku Kesayanganku’
Yang ingin sentiasa di hatimu,
………………………………………..
Ratu Rimba Niagara.
2 Rabiulakhir 1438H
1 Januari 2017
JIKA KITA LETAKKAN KEBAHAGIAAN PADA ALLAH KITA AKAN
BAHAGIA DUNIA DAN AKHIRAT TAPI JIKA KITA LETAKKAN KEBAHAGIAAN PADA MANUSIA DIA SENDIRI TIDAK BISA MENJAMINKAN KEBAHAGIAAN UNTUKNYA APA TAH LAGI KITA .
ALLAH SENTIASA ADA BERSAMA DAN MEMBANTU KITA WALAUPUN DI SAAT KITA DISISIHKAN OLEH SEMUA MANUSIA.
BILAMANA ALLAH MEMBANTUMU TIADA SIAPA YANG DAPAT MENGHALANG-NYA SAMADA DI DUNIA ATAU DI AKHIRAT YAKINLAH JANJI ALLAH ITU PASTI !
SEJAK AZALI LAGI KITA SERASI BERSAMA HINGGA KE SYURGAWI KERANA KAULAH PERMATA SYURGA KURNIAAN-NYA YANG AKU SYUKURI. INDAHNYA PERSAHABATAN KITA SEINDAH PELANGI DI MALAM HARI TERIMA KASIH KERANA SUDI HADIR DALAM DUNIA SASTERAKU UNTUK MERIMBUN DAN MELEBATKAN BUAH PEPOHON SASTERAKU DUNIAKU AKHIRATKU AKHIRATMU IN SHAA ALLAH KITA BERSAMA DI SYURGA MENYATUKAN CINTA KITA BERSAMA CINTA ALLAH DAN CINTA RASULULLAH AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.
'CINTA RASULULLAH KEPADA UMMATNYA TERPATRI SAMPAI SYURGA,'
MUHAMMAD RASULULLAH KEKASIH ALLAH
'INDAHNYA BUDI BERBUNGA IMAN'
As Syakuur الشكور = Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
WAHAI JIWA YANG TENANG
Surah Al- Farj 27-30
“Yaa ayatuhan nafsul mutma’inah, irji’i ila Rabiki radiyatan mardiyah, fadhuli fi ‘ibadi, wadhuli Jannati..”
(wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan ikhlas dan diridhoi, masuklah kedalam golongan HambaKU, dan Masuklah kedalam SyurgaKU…).
BERBAIK SANGKA DENGAN ALLAH AZZAWAJALLAH
Artinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w: "Berfirman Allah Azzawajallah: 'Aku berkuasa untuk melakukan apa yang hamba-Ku sangkakan terhadap-Ku. Dan Aku berserta dengannya ketika ia menyebut-Ku (Berzikir kepada-Ku)
(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
DUNIA YANG HINA
Artinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w bersabda: "Bukankah dunia ini dilaknati melainkan zikrullah dan apa yang berkaitan dengannya, dan orang yang berilmu atau orang yang menuntut ilmu."
(Riwayat al-Tirmizi)
·
Fatimah Ismail menyintaiMu lebih dari itu..mengharapkan bunga dari syurga jatuh ke telapak tangan..tatkala berdoa..semuga harumnya mereantsi benua....amin.
Ratu Rimba Niagara :Aamin Ya Rabbal A'Lamin
KEINDAHAN ALAM CIPTAAN TUHAN LAGI DIPANDANG LAGI TAK JEMU KERANA KEINDAHAN YANG TERINDAH MENENANGKAN JIWA ALLAHU AKBAR
SASTERAKU ILHAM DARINYA
Ya Allah jadikanlah karya sasteraku mengalir seperti air terjun Niagara mengalir terus mengalir menyatu hingga ke sungai-sungai SyurgaMu
Aku menulis keranaMu
ilham yang kutulis datang dariMu
Kau Kurniakan ilham tanpa had padaku atas kehendakMu
aku bersyukur sebanyak-banyakNya
Ya Allah tanpa izinMu aku tidak dapat menulis biarpun sebaris ayat.
Allahu Akbar KekuasaanMu mengatasi segalaNya.
Ya Allah kerana karya sastera yang kutulis dariMu jadikanlah aku dan yang membaca karyaku, hambaMu yang sentiasa redha atas takdirMu percaya setiap yang ditakdirkan itu ada hikmah di sebalikNya
Ya Allah jadikan karya sastera yang kutulis sesuai dengan zaman walaupun zaman terus berubah tapi karyaku sentiasa ada di jiwa semua manusia yang menghayatinya kerana sasteraku ilham dariMu ,jika ilham dariMu pasti memberi kebaikan pada diriku dan semua pembaca karyaku. Aamiin Ya Rabbal A'Lamiin.
SASTERAKU ILHAM DARINYA
Nama penaku juga ilham dariNya
ada yang tersirat di sebalik yang tersurat
atas nama penaku ini
Ratu seorang Raja/Ratu atau Pemimpin itu yang tersurat yang tersirat memartabatkan Institusi diRaja Nusantara.
Rimba agar sentiasa rasa merendah diri memerintah di kerajaan rakyat rimba jadi tiada siapa hendak cemburu kerana bukan memerintah kerajaan manusia.
Tersiratnya mahu dapatkan inspirasi untuk menjiwai watak Raja dan Pemerintah untuk dituangkan ilham dalam karya sastera.
Niagara karya sastera yang dihasilkan seperti Air Terjun Niagara sentiasa mengalir,sentiasa bersastera tanpa henti sehingga terhenti nafas terhentilah pena, biarpun nafas terhenti sastera yang ditinggalkan terus-terusan dibaca oleh yang masih hidup.
Moga ilmu sastera yang ditinggalkan terus masuk ke akaun saham akhiratku seperti mengalir air Terjun Niagara menyatu terus ke Sungai-Sungai Syurgawi Insya-Allah AAmiin.
Bilamana Allah membantumu tiada siapa yang dapat menghalangNya samada di dunia mahupun di akhirat yakinlah janji Allah pasti!
Sejak Azali lagi kita serasi bersama hingga ke Syurgawi kerana engkaulah Permata Syurga kurniaanNya yang aku syukuri. Indahnya persahabatan kita seindah pelangi di malam hari . Terima kasih kerana sudi hadir dalam dunia sasteraku untuk merimbun dan melebatkan buah pepohon sasteraku duniaku akhiratku akhiratmu Insya-Allah kita bersama di Syurga menyatukan cinta kita bersama Cinta Allah dan Cinta Rasulullah AAmiin Ya Rabbal A'Lamiin.
Setiap yang baik datang dariNya
yang khilaf itu dari hamba sendiri
makanya maafkan hamba
jika ada tersalah bicara
hamba bukanlah sesiapa
jika tidak izinNya
hamba tidak dapat menulis
biarpun sebaris ayat…
Siapalah hamba di hatimu
Siapalah hamba di SisiNya
Yang hamba mahu sahabat semurni kasihmu
Agar dipermudahkan jalan-jalan menuju ke SyurgaNya
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin ...
Sahabatmu Dari Rimba Niagara,
Ratu Rimba Niagara
5 JamadilAkhir 1438H
4 Mac 2017
Tiada penerangan foto disediakan.
Mungkin imej 1 orang, tudung kepala dan kawasan luar
Ratu Rimba Niagara
 mengemas kini gambar profilnya.
3 Februari 
Dikongsi dengan Awam
Awam
Suka
Komen
Kongsi
14 JAMADIL'AWAL 1436H
5 MAC 2015
Tiada penerangan foto disediakan.
The road to Sant'Alessio castle in Sicily
PAHLAWAN RIMBA NIAGARA YANG DIKENANG JASANYA OLEH PUTRI ARNAB, PUTERI DIANA & RATU RIMBA NIAGARA
PAHLAWAN-PAHLAWAN RIMBA PUTERI ARNAB YANG BERJASA
Pada suatu hari si Monggel merayap-rayap di lereng bukit. Si Monggel hendak ke kemuncak bukit. Dia ingin membuktikan kepada kawan-kawannya bahawa dia akan berjaya mendaki bukit yang tinggi walaupun dia cuma seekor kura-kura yang hodoh.
Sampai di pertengahan bukit si Monggel terjatuh. Nasibnya sungguh malang kerana cita-citanya untuk sampai ke kemuncak bukit gagal.
Si Monggel tidak dapat bangun. Dia cedera parah. Cengkerangnya pecah.
“Tolong! Tolong!” jeritnya dalam kesakitan.
Secara kebetulan Noni dan Mona sedang bersiar-siar di situ menghirup udara nyaman.
“Eh! Engkau dengar tak suara meminta tolong?” tanya Noni kepada Mona.
“Iyelah… suara itu di bukit sana!” jawab Mona.
“Mari kita pergi tengok?”
“Aku tak mahulah, kalau engkau nak… kau pergilah,” kata Mona lalu beredar dari situ.
Noni pergi mencari-cari di manakah arah suara yang meminta tolong. Alangkah terperanjatnya dia apabila didapati seekor kura-kura cedera parah.
“Kasihannya… baik aku tolong rawat lukanya,” kata hati kecil Noni.
“Aduh! Sakitnya!” jerit Monggel apabila Noni mencabut cengkerangnya.
“Maafkan aku cengkerang kau ni dah pecah, aku terpaksa menanggalkannya,” kata Noni sambil mengambil sehelai daun lalu ditutup luka yang terdedah.
Noni membawa Monggel di sebuah gua. Noni tinggal bersama rakannya Mona.
“Siapa yang kau bawa ni Noni? Eh! Gelinya aku tengok lukanya tu, nak loya aku,” kata Mona dengan sombongnya.
“Dia perlukan bantuan kita. Biarlah dia berehat di sini sementara lukanya sembuh. Kau jaga dia sekejap ya… aku nak panggil doktor.”
“Eh! Engkau ni buang masa aku aje. Lebih baik aku bersiar-siar daripada menjaga si hodoh ni,” kata Mona.
“Engkau ni… memang tak boleh tolong sikit. Ini hari dia malang… esok mana tahu kita pulak? Jadi kita harus tolong menolong,” nasihat Noni.
“Engkau ni memang dari dulu lagi suka tolong kawan. Engkau susah ada ke kawan-kawan tolong?”
“Aku menolong kawan bukanlah harapkan balasan. Tak macam engkau, ada ubi ada batas, ada hari pasti dibalas.”
“Zaman sekarang ni… kalau tak harap balasan…hai sampai bilapun menanggung rugi.”
“Malas aku nak layan kau ni! Dari dulu lagi asyik dengan ego kau aje. Baik aku pergi panggil doktor.”
Noni pergi memanggil doktor untuk merawat Monggel.
“Lukanya parah… kalau tidak dirawat, dia akan lumpuh buat selamanya.”
“Habis macam mana untuk meyelamatkannya?” tanya Noni.
“Untuk tumbuhkan semula kulit cengkerangnya, sedikit bulu biri-biri kau tu hendaklah ditampalkan ke kulit yang luka,” jelas doktor Marina seekor monyet betina yang mempunyai ijazah kedoktoran.
“Berilah saya tempuh dua hari untuk saya berbincang dengan kawan saya.”
“Kalau kamu sudah buat keputusan datanglah ke klinik saya. Saya harap jangan terlalu lama, dikhuatiri kura-kura ini akan mati nanti.”
“Baiklah doktor.”
Malam itu Noni berbincang dengan Mona.
“Mona aku nak minta tolong dengan kau sikit boleh tak?”
“Cakap ajelah!” kata Mona.
“Begini… aku sebenarnya hendak mendermakan bulu aku kepada kawan kita yang malang ni, tapi aku tak boleh berikan kerana bulu-buluku tidak akan tumbuh semula malah akan mengidap sakit kulit yang berpanjangan. Apa kata kau derma sedikit bulu kau tu kepadanya?”
“Kau sedar ke apa yang kau cakap ni?” tengking Mona.
“Tak boleh ke kau berkorban sedikit demi seorang kawan? Kau takkan rugi kalau kau berbuat baik sesama kita.”
“Walau apa pun yang kau kata, aku tetap dengan keputusan aku, jangan haraplah aku nak derma, walau sehelai bulu pun,” kata Mona dengan sombongnya.
Noni kecewa dengan sikap tamak sahabatnya Mona yang sedikitpun tidak rasa belas kasihan terhadap si Monggel yang malang itu.
Walaupun terpaksa menahan kesakitan yang amat sangat dan terpaksa menanggung sakit kulit yang berpanjangan, Noni mendermakan sedikit bulunya kepada si Monggel.
Setelah luka yang ditampal dengan bulu biri-biri, si Monggel kian hari kian sembuh. Dia boleh berjalan semula. Cengkerangnya tumbuh semula tetapi lebih cantik daripada dahulu. Kalau dahulu warnanya kehitaman tetapi sekarang berwarna kelabu seperti warna bulu si Noni.
“Wah! Sekarang kau dan sihat dan cengkerang kau pun dah tumbuh semula. Bertambah cantik dari dulu,” kata Noni dengan penuh gembira.
“Kalau tak kerana engkau, aku tak sesihat dan secantik ini Noni,” kata Monggel mengingatkan tragedi malang yang menimpanya dahulu.
Semenjak Monggel sihat dan cantik barulah Mona ingin berkawan dengan Monggel.
“Monggel mari kita pergi bersiar-siar di rimba sana. Hari ni ada pesta besar-besaran. Semua penghuni rimba bersuka ria,” kata Mona dengan suara yang lembut.
“Tak boleh aku dah janji dengan Noni, nan temankan Noni pergi menziarahi saudaranya yang sakit,” kata Monggel.
“Ala… biarlah dia pergi sendiri. Pergi tengok keluarganya sakit bukannya seronok… pergi pesta lagi seronok dapat bersuka ria.”
“Betul juga kata kau tu.”
“Jom kita pergi.” Mereka berdua pergi tanpa memberitahu Noni.
Semua yang hadir di pesta memuji Mona kerana bertuah memiliki Monggel yang cantik. Pujian yang melimpah ruah membuatkan Mona dan Monggel lupa daratan.
Mereka berdua hendak berpindah ke gua lain kerana tidak mahu tinggal bersama Noni yang mengidap sakit kulit.
“Kau juga nak pindah Monggel?”Tanya Noni menahan sebak di dadanya.
“Siapa nak tinggal dengan engkau? Nanti penyakit kulit kau tu menjangkit dengan kami pulak!” kata Monggel penuh angkuh.
“Betul kata engkau tu Monggel.”
“Engkau tahu tak Monggel kenapa aku jadi macam ni? Kerana nak menyelamatkan nyawa engkau. Aku sedih! Kecewa! Ini rupanya balasan engkau terhadap aku akhirnya. Kau tahu masa kau sakit dulu, adakah si Mona yang cantik ni menolong engkau? Aku tak sangka, begini rupanya budi kau terhadap aku!” Noni menangis semahunya.
“Ah! Jangan layan si gila ni, mari kita pergi!” kata Mona. Mereka berdua pergi meninggalkan Noni yang dalam kesedihan dan kesakitan.
• * * ************
Tersebutlah kisah seekor biri-biri berbulu emas tersesat di sebuah gua. Gua itu tempat tinggal Noni.
“Hai kawan… boleh aku tumpang berteduh di sini?”
“Boleh apa salahnya.”
“Kau ni macam tak sihat je? Kau sakit ke?” Tanya biri-biri berbulu emas sambil mendekati Noni.
“Jangan dekati aku! Nanti kau menjangkit,” kata Noni dengan nada lemah.
“O…rupanya kau sakit kulit. Sakit kau ni dah teruk? Kenapa kau biarkan?”
“Aku ubat macam mana pun tak akan sembuh.”
“Bukankah setiap penyakit itu ada penawarnya? Kau ni terlalu cepat putus asa…belum usaha lagi sudah mengalah.”
“Engkau fak faham kawan, sakit kulitku ini disebabkan aku langgar pantang larang nenek moyangku iaitu bulu biri-biriku tidak boleh di potong tapi kerana hendak menyelamatkan nyawa kawanku, aku korbankan sedikit buluku untuk menyembuhkan penyakitnya.”
“Sungguh baik hati engkau… mana perginya kawan engkau yang bertuah tu?”
“Dia dah pindah dari sini.” Noni menangis tidak dapat menahan sedih yang bukan kepalang.
“Tak patut dia buat kau macam tu… sepatutnya dialah yang menjaga dalam keadaan engkau yang sakit macam ni? Engkau ni nampak kurus… kau tak makan ke?”
“Aku terpaksa berlapar kerana aku tidak dapat mencari rezeki. Aku tak boleh terkena pancaran cahaya matahari. Nasib baiklah ada sahabatku sang tupai dialah yang bermurah hati memberiku makanan, biarpun dia sendiri juga susah. Apabila dia dapat rezeki lebih… dia beri lebih, budinya tak dapat hendak kubalas.”
“Beruntung kau dapat kawan sebaik Sang Tupai. Zaman sekarang ni… susah hendak cari kawan macam dia. Dah berapa lama kau menanggung sakit ni?”
“Baru enam tahun.”
“Enam tahun kau kata baru?”
“Iyelah hidup aku di gua, apa terjadi di luar rimba sana aku tak tahu.”
“Kasihan kau kerana nak menolong kawan, kau yang menanggung derita.”
“Salah kah aku berbuat baik sesama kita?”
“Salah tak salah tapi sampai diri sendiri merana susahlah, lagipun sahabat yang kau tolong tu tak mengenang budi. Kawan… kerana kejujuranmu sudikah kau menjadi sahabatku? Aku suka berkawan macam kau ni. Dah lama aku mencari kawan yang jujur dan berhati mulia,”
“Aku tak sangka…aku yang berpenyakit ni, ada yang sudi nak berkawan denganku,” kata Noni terharu dengan pengakuan kawan yang baru dikenalinya.
Mulai hari itu biri-biri berbulu emas bersahabat baik dengan Noni. Biri-biri emas bermurah hati mendermakan sedikit bulu emasnya kepada Noni yang mengidap sakit kulit akibat melanggar sumpah.
“Kau tak rasa rugi ke menderma bulu mu yang cantik?”
“Aku suka menderma kerana semakin aku menderma semakin cantik buluku.”
Semenjak menerima bulu sahabatnya itu penyakit yang dihidapi oleh Noni beransur sembuh. Yang anehnya bulu Noni turut bertukar menjadi warna emas seperti warna sahabatnya.
“Marilah kita bersiar-siar, lagi pun kau dah lama tak keluar dari gua ni tentu sekali kau rindukan kehijauan rimba dengan cahaya matahari,” kata biri-biri emas.
Ketika mereka hendak keluar, datang Sang tupai membawa makan untuk Noni.
“Sugi… kau tak kenal aku lagi ke?” Tanya Noni.
“Kau siapa?”
“Takkanlah sahabat baikmu kau tak kenal?”
“Aku manalah ada sahabat secantik dan sewangi engkau? Setahu aku sahabat setiaku hanyalah Noni. Ha… ini makanan yang aku bawakan untuknya. Dah empat hari aku tak datang… kasihan dia.”
“Kenapa kau tak datang?”
“Tempat biasa yang aku cari makan telah terbakar disebabkan kelalaian manusia membuang putung rokok ke rimba. Mujurlah semua penghuni rimba bergotong royong memadamkan api,kalau tidak habislah rimba ini terbakar dan penghuni rimba mati terbakar, kelaparan dan tak ada tempat mencari makan. Sungguh kejam manusia ni. Mereka tidak langsung mempunyai perasaan kasihan belas kepada penghuni rimba. Mereka tak tahu ke yang kita ni sebahagian daripada hidup mereka. Tanpa kehadiran kita tidak lengkaplah hidup mereka. Kalaulah kita bermuafakat untuk membuat serangan kepada mereka tak sampai satu hari matilah mereka,” kata Sang tupai panjang lebar.
“Tak sangka saya awak ni mempunyai pemikiran yang tinggi tapi bagaimana penghuni rimba nak serang manusia dalam masa satu hari?” sampuk biri-biri emas.
“Senang saja kitakan mempunyai pelbagai jenis. Ada yang ganas, besar, kecil, berbisa waima sebesar hama pun.”
“Bagaimana mereka nak buat?”
“Si Harimau boleh menerkam, si ular mematuk, si monyet boleh membaling, si gajah boleh memijak … itu belum termasuk jenis kecil,” jelas tupai sungguh-sungguh.
“Manusia mempunyai senjata canggih… boleh ke kamu melawan mereka, aku rasa kita yang musnah,” kata Noni ingin menduga sejauh mana kepintaran sahabatnya Sang Tupai.
“Sebelum senjata canggih mereka memusnahkan kita, kawan-kawan kita si tebuan, unggas, kumbang kecil masuk ke lubang telinga manusia. Aku yakin kalau kita muafakat kepada semua penghuni rimba tidak terkecualipun dalam sekelip mata saja manusia akan mati. Tapi kita ada rasa pertimbangan dan kita tidaklah sezalim mereka.”
“Yelah kau ni memang bijak tak sangka aku selama ini sang tupai sebijiak ini. Bertuah aku mempunyai sahabat seperti kau. Idea kau tu memang boleh diguna pakai dan jika manusia masih lagi tidak mahu mengubah sikapnya untuk memusnahkan kita, kita akan bertindak. Mereka ingat mereka bijak tapi kita lebih bijak daripada mereka,” kata Noni penuh semangat.
“Cuba kau terus terang dengan aku kau ni siapa sebenarnya? Kau macam kenal aku je?” Tanya Sang tupai kehairanan.
“Kan aku dah kata tadi ….aku ni Noni sahabatmu.”
“Aku tak percayalah.”
“Iye Sugi… dialah Noni sahabat setiamu…” kata biri-biri emas lalu menceritakan apa yang telah terjadi.
“Sekarang baru aku percaya, Noni syukurlah kau dah sembuh dan secantik ini pulak. Tuhan sudah memakbulkan doaku,” Sugi menangis kegembiraan.
Hari itu mereka bertiga bersiar-siar, menikmati kehijauan dan kedamaian rimba hingga ke petang. Tiba-tiba mereka terdengar suara meminta tolong.
“Sugi … kau dengar tak suara tu… aku rasa aku pernah dengar,” kata Noni.
“Iyelah tak silap aku suara itu…. suara si Monggel. Kenapa dia ya… macam suara menahan sakit aje… mari kita pergi tengok.”
Mereka terperanjat apabila mendapati Monggel mengalami cedera parah. Cengkerangnya yang cantik itu pecah. Dia menangis kesakitan.
“Kau Sugi… tolonglah aku Sugi, aku tak boleh bergerak lagi.”
“Sekarang baru nak minta tolong? Mana kawan kau Mona?”
“Dia dah lari… dia tidak mahu berkawan dengan aku. Barulah aku tahu siapa dia sebenarnya. Masa aku gagah dan cantik, dia sukakan aku tapi bila aku dit mpa kesusahan dia lari. Inilah balasan yang aku terima, aku bersikap zalim terhadap Noni. Aku biarkan dia hidup dalam kesusahan sedangkan dia bersusah payah kerana hendak menyelamatkan nyawaku,” rintih Monggel.
“Itulah kau tak tahu membalas budi… sekarang terimalah akibatnya,” sampuk biri-biri emas.
“Kau ni sapa?”
“Akulah sahabat Noni.”
“Kau tahu tak kerana hendak menyelamatkan engkau, dia menderita menanggung sakit selama enam tahun hanya mengurungkan diri di dalam gua. Mujurlah ada Sugi, dialah mencari makanan untuk Noni. Kalau tidak… tak tahulah apa akan jadi pada Noni. Tak sangka aku, kau sezalim itu.”
“Iye… aku memang zalim padanya sebab itulah aku dihempap batu besar sebagai membalas kezalimanku.” Monggel menangis tersedu-sedu tanda keinsafan.
“Noni yang sejak tadi mendengar perbualan mereka tidak dapat menahan sebak di dadanya. Dia menangis sambil menghampiri Monggel.
“Monggel aku maafkan engkau.”
“Engkau siapa?”
“Aku Noni.”
“Noni?” Tanya Monggel terperanjat.
“Iye…aku sahabat setiamu… yang sudah… sudahlah, buang yang keruh ambil yang jernih. Mari kurawat lukamu itu. Biarkan kujahit lukamu dengan benang kasihku,” kata Noni dengan penuh kasih sayang.
“Aku tak mahu! Tak mahu! Budimu yang dulu pun belum aku balas.”
“Setiap budi yang kuberi bukanlah harap balasan, yang penting kau dapat menerimaku sebagai sahabat dunia akhirat.
”Begitu tinggi budimu Noni.” Monggel menangis keinsafan.
Monggel dibawa ke gua. Luka Monggel dirawat. Noni mendermakan bulunya kepada Monggel bagi menggantikan cengkerangnya yang pecah. Mereka bertiga bergilir-gilir menjaga Monggel.
Hari demi hari luka Monggel sembuh dan cengkerangnya mula tumbuh tetapi cengkerang yang tumbuh tidak secantik dulu , hodoh dan menggerunkan sesiapa yang melihat.
“Maafkan aku Monggel, aku tak sangka cengkerang kau jadi hodoh macam ni.”
“Tak apalah Noni, nanti kalau cantik aku lupa diri, ini pun aku bersyukur kerana cengkerangku tumbuh semula, dapat juga aku melindungi daripada bahaya yang datang.
“Baguslah kau dah sedar,” kata Sugi
“Sekarang kita berempat menjadi sahabat baik. Mulai hari ini … kita akan tinggal di gua ini, kita akan mulakan hidup baru,” kata biri-biri emas.
Hari yang cerah itu mereka berempat bersiar-siar meredah rimba hinggalah sampai di sebuah istana.
“Itulah Istana Raja Rimba. Di istana itulah ada Puteri Arnab yang bernasib malang.”
“Puteri Arnab? Bernasib malang… kenapa?”
“Ceritanya begini. Puteri Arnab merupakan puteri yang cantik jelita. Bukan saja cantik dia mempunyai sifat penyayang. Dia suka membantu penghuni rimba yang bernasib malang. Di atas kebaikannya semua penghuni rimba sukakannya. Mereka menggelarkan Puteri Arnab, “Ratu Rimba” tetapi malang sikapnya itu dicemburui oleh Raja Rimba, dia menuduh Puteri Rimba ingin merampas kuasanya dengan menjadi Ratu Rimba.
Untuk mengelakkan Puteri Arnab menjadi ratu segala gerak geri Puteri Arnab disekat. Puteri Arnab menghadapi tekanan yang amat sangat… dia bukanlah hendak menjadi ratu…memadailah menjadi ratu di hati penghuni rimba,” cerita biri-biri emas.
“Kasihan aku mendengar cerita Puteri Arnab. Hatinya sungguh baik. Biarpun Raja Rimba menghalangnya menjadi ratu tapi bagiku dialah ratu yang dinanti-nantikan oleh penghuni rimba. Kau boleh tolong aku tak?”
“Boleh apa dia?” tanya biri-biri emas.
“Aku nak potong buluku ini dan jahitkan sehelai baju untuknya. Baju ini nanti hendak kuhadiahkan kepadanya, aku tahu Puteri Arnab perlukan semangat. Setidak-tidaknya baju ini nanti dapat memberikan semangat kepadanya untuk berhadapan dengan penghuni rimba yang sudah hilang keyakinan terhadapnya. Mungkin Raja Rimba telah memburuk-burukkan nama Puteri Arnab.
“Kau tak menyesal?”
“Demi Puteri Arnab aku rela, kau carilah tukang jahit yang terkenal.”
“Baiklah,” kata biri-biri emas.
Tidak sampai satu minggu , baju yang hendak dihadiahkan kepada Puteri Arnab siap .
“Monggel boleh kau tolong aku?” Tanya Noni.
“Boleh.”
“Kau tolong sampaikan hadiah ini kepada Puteri Arnab.”
“Tapi istana itu dikawal ketat.”
“Aku boleh bawakan kau Monggel,” jawab Sugi.
“Macam mana?”
“Sungguh pun aku kecil tapi aku kuat. Engkau janganlah takut. Boleh kita berjumpa Puteri Arnab.
“Engkau agak Puteri Arnab tu… takut tak dengan aku? Iyelah siapa yang tengok cengkarang aku ni…pasti cabut lari.”
“Aku agak Puteri Arnab tak macak tu, dia sayangkan semua penghuni rimba, tidak kira siapapun mereka. Kau percayalah cakap aku.
“Bila kita nak pergi?”
“Malam nanti selamat sikit sebab pengawal-pengawal di istana mengantuk.”
Malam itu Sugi dan Monggel Berjaya masuk ke dalam istana.
“Puteri Arnab… Puteri Arnab… bangun patik datang ni,” bisik sugi ke telinga Puteri Arnab yang sedang lena tidur.
“Kamu ni siapa?” tanya Puteri Arnab dengan nada yang lembut.
“ Patik Sugi, ini kawan patik Monggel.”
Puteri Arnab menyalam tangan Sugi dan Monggel sambil tersenyum.
“Selamat berkenalan, bertuah patik dapat berkenalan dengan ratu kami Puteri Arnab,” kata Monggel dengan gembiranya.
“Silakan duduk… tentu kamu berdua penat.” Puteri Arnab menuangkan air ke dalam cawan.
“Jemputlah minum.”
“Terima kasih ,” kata Monggel dan Sugi Serentak. Mereka meneguk air.
“Maafkan patik kerana mengganggu Puteri Arnab. Sebenarnya patik datang ke sini mempunyai hajat yang besar,” kata Monggel.”
“Apa hajatnya tu?”
“Sahabat patik Noni minta sampaikan hadiah ini kepada Puteri Arnab. Harap Puteri Arnab sudi menerimanya.”
“Terima kasih banyak-banyak, beta ucapkan terima kasih kepada sahabat kamu tu. Tak sangka beta dalam saat-saat beta bersedih begini, ada yang sudi memberi hadiah pada beta,” kata Puteri Arnab terharu bercampur gembira yang amat sangat. Hadiah itu dibuka. Alangkah terperanjat apabila didapati sehelai baju bulu biri-biri emas yang sangat cantik.
“Cantiknya …siapa nama sahabat kamu?”
“Noni… kata Noni apabila Tuan Puteri pakai baju ni dapatlah membangkitkan semula semangat Tuan Puteri kepada penghuni rimba. Cubalah pakai.”
Sugi dan Monggel terperanjat apabila mendapati Puteri Arnab hilang daripada pandangan setelah memakai baju hadiah daripada Noni.
“Di mana tuan Puteri?”
“Beta di sini? Kamu tak nampak beta tapi beta nampak kamu berdua.” Puteri Arnab ketawa gembira. Dia menanggalkan semula baju ajaib itu.
“Ha… ini pun tuan Puteri!” jerit Monggel. “Ajaib sungguh Tuan Puteri.”
“Iyelah sekarang beta boleh keluar dari istana ini.”
“Kalau macam tu marilah kita pergi dari sini segera.”
Puteri Arnab memakai semula baju ajaib. Dengan serta merta dia hilang daripada pandangan mata. Dia mengekori Sugi dan Monggel.
Tiba-tiba suatu perkara yang tidak diingini berlaku.
Sugi dan Monggel telah berjaya ditangkap oleh pengawal istana. Mereka dimasukkan ke penjara bawah tanah.
“Macam mana kita nak keluar ni?” kata Puteri Arnab cemas.
“Berdoalah semoga kita selamat,” kata Sugi sambil memandang Monggel.
“Esok pagi kita akan dihadapkan kepada Raja Rimba,” kata Puteri Arnab.
“Walau apapun terjadi Tuan Puteri jangan menampakkan diri.”
“Tapi beta tidak sanggup melihat kamu dianiayai.”
“Tuan Puteri jangan risaukan kami, yang pentingnya tuan Puteri selamat dan dapat keluar dari sini. Di luar istana penghuni rimba di serata pelosok dunia menantikan kedatangan ratu mereka. Mereka rindukan Ratu Rimba mereka.”
Pagi itu Sugi dan Monggel dihadapkan ke Raja Rimba.
“Berani kamu menceroboh di istana beta?” tengking Raja Rimba. Sugi dan Monggel hanya mendiamkan diri. “Kamu tahu tak apa hukumnya penceroboh istana? Kamu berdua akan dipancung tapi beta akan lepaskan kamu jika kamu beritahu apa sebenarnya tujuan kamu ke mari?”
Monggel dan Sugi saling berpandangan.
“Cakaplah nanti kamu akan dilepaskan,” bisik Puteri Arnab ke telinga Sugi dan Monggel. Monggel dan Sugi menggelengkan kepala. Kerana kedegilan mereka Sugi dan Monggel dihukum pancung. Matilah Sugi dan Monggel. Puteri Arnab menangis kesedihan kerana melihat pengorbanan Sugi dan Monggel.
Mayat mereka berdua yang dicampakkan ke dalam gaung telah selamat disemadikan. Puteri Arnab meminta kerjasama daripada ular sawa untuk mengambil mayat Sugi dan Monggel.
Pusara mereka disemadikan di lereng bukit. Jasa mereka dikenang sebagai Hulubalang Ratu iRimba. Bertaburan bunga-bunga di kubur mereka. Kubur mereka sentiasa wangi.
“Kubur siapa di lereng bukit tu?” tanya Noni kepada Sang Kancil.
“Itulah kuburHulubalang Ratu Rimba. Sudah seminggu dikebumikan.”
“Mari kita pergi tengok kubur Hulubalang Ratu Rimba. Bertuah mereka mati sebagai pahlawan. Tentu jasa mereka besar terhadap warga rimba,” kata Noni kepada sahabatnya biri-biri emas.
Alangkah terperanjatnya Noni apabila didapati kubur itu adalah kubur Sugi dan Monggel. Berdekatan dengan batu nehsan Puteri Arnab sedang bertafakur.
“Kenapa kamu menangis? Wahai arnab ?” tanya Noni.
“Macam mana beta tak menangis, mereka berdua sanggup menggadaikan nyawa untuk menyelamatkan beta,” kata Puteri Arnab dengan nada yang hiba.
“O… inilah Puteri Arnab?” tanya Noni.
“Iye… kamu siapa?”
“Patiklah Noni dan ini sahabat patik Saiful.”
“Jadi…kamulah Noni yang men ghadiahkan pada beta baju ajaib itu?”
“Patik sungguh terhutang budi kepada mereka berdua kerana telah berjaya menyampaikan hasrat patik, walaupun nyawa mereka sendiri tergadai,” kata Noni penuh terharu.
“Sebab keberanian mereka itulah semua penghuni rimba menggelar mereka, "PAHLAWAN-PAHLAWAN RIMBA PUTERI ARNAB YANG BERJASA"
Karya: Ratu Rimba Niagara
12 Disember 2012
.
WARKAH UNTUK PUTERI DIANA
"PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA"
Puteri Diana...
Begitu lama kau tinggalkan kami
Kami begitu merinduimu
Budi baikmu pada
Rakyat dunia
Masih segar dalam ingatan
Lirikan matamu menawan kasih
Senyumanmu setulus murni hati
Kau sentiasa di hati kami
Budi pekertimu
Menawan semua rakyat jelata
Kasih sayangmu pada kami
Kami hargai
Di lubuk jiwa yang dalam
Wajahmu rupawan
Buat hati tertawan
Budi bahasa mu
Menawan hati
Wajahmu ayu
Mendamaikan
Melihat wajahmu
Seperti melihat
Permandangan nan indah
Amat mempesonakan
Kecantikanmu
Seiring dengan budi bahasa mu nan santun
Lagi dipandang
Rasa tak jemu
Kebaikan yang ditaburkan
Bagaikan permata-permata Syurga
Budimu pada rakyat jelata sedunia
Sentiasa mengharum mewangi di hati kami
Puteri Diana...
Biarpun cintamu
Berada di dalam bara gelombang ombak mengganas
Tapi kau masih tabah
Tapi kau masih senyum
Tapi itu semua tidak menghalang untukmu
Berbakti pada rakyat jelata
Budi dan jasamu
Sentiasa mengharum
Mewangi di hati rakyat jelata sedunia
Menyayangimu
Kami mengagumimu
Kami terpesona
Dengan keayuan wajahmu bak bidadari Syurga
Kami bersyukur Tuhan kurniakan
Insan sebaik kamu
Sentiasa menabur bakti
Di setiap pelosok bumi bertuah ini
Puteri Diana...
Kau sumber inspirasiku
Kerana aku terlalu teruja
Dengan kebaikanmu pada rakayat jelata sedunia
Kukarangkan sebuah kisahmu
Bertajuk,
"PUTERI ARNAB DAN PAHLAWAN-PAHLAWAN RIMBA"
Moga cerita yang kukarangkan
Istimewa untukmu itu
Menjadi cerita kanak-kanak sedunia
Paling popular
Yang dibaca tanpa jemu
Berulang-ulang kali
Hingga mereka teruja
Menjadi seperti
Seorang pahlawan rimba
Yang ingin sentiasa
Menyokong perjuanganmu
Membela rakyat jelata
Mempertahankanmu
Biarpun nyawa jadi taruhan
Lambang kasihnya rakyat
Padamu Puteri Diana...
Kasih kami padamu
Abadi selamanya
Puteri Diana...
Yang dicintai sepenuh jiwa ...
Kehadiranmu ke dunia ini
Kami syukuri
Dan di setiap kali
Menatap bulan purnama mengambang penuh
Kulihat senyuman ayumu
Sambil tanganmu
Memberi ucapan cinta
Kasihmu yang abadi
Untuk kami
Terasa syahdu ...
Kami tenggelam dalam syahdunya
Cintamu pada kami
Yang kau tinggalkan
Untuk kami balasi
Dengan doa restu
Agar Syurga sebagai
Balasan cinta kasih sayangmu pada kami...
Aameen
Yang Setulus Ikhlas Kasih Padamu
Selagi nafasku ada...
Duhai Puteri Diana
Kesayangan rakyat sedunia...
Peminat Setiamu Dari Rimba Niagara,
Ratu Rimba Niagara
Pujangga Ratu Rimba Cinta 5 Benua
Malaysia/Indonesia/Brunei/Singapura/Thailand
31 July 2013
(PETIKAN DARIPADA GALERI SASTERA PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA)
Ratu Rimba Niagaraposted toKesatria Kemuliaan
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toKumbang Segak
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toKumbang Segak
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toAhmad Tajuddin
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toPangeran Itoe Oely'x
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toKesultanan Indrapura
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toAnaknda PuteraRaja Bongsu
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toStar Samu Samu
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toRusdal Fajr St Inayatsyah
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
Ratu Rimba Niagaraposted toRubianto Tanoto
PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA
DIANA I MISS YOU SO MUCH Rinaldi Rizal likes a photo. RELATED POST Like Page Prince Harry You and 32,794 others like this. 715 shares Ratu Rimba Niagara WARKAH UNTUK PUTERI DIANA "PUTERI KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA" Puteri Diana... Begitu lama kau tinggalkan kami Ka...
"คลังพลอย เอื้อวิทยาศุภร Princess Diana so kind to everyone on Earth.
(PETIKAN DARIPADA WALL PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA)
22 Disember 2012
(PETIKAN DARIPADA WALL SULTAN HASSANAL BOLKIAH)
15 Rabiualawwal 1424H
27 Januari 2014M
(PETIKAN DARIPADA GALERI SASTERA PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA & PRINCE HARRY)
22 Ramadhan 1434H
31 July 2013M
"คลังพลอย เอื้อวิทยาศุภร Princess Diana so kind to everyone on Earth."
(KARYA,'PUTERI ARNAB DAN PAHLAWAN-PAHLAWAN RIMBA DISIARKAN SEMPENA MERAIKAN SAMBUTAN HARI PAHLAWAN MALAYSIA PADA 31 Julai 2013 DAN MEMPERINGATI JASA PUTERI DIANA KESAYANGAN RAKYAT SEDUNIA)
22 Ramadhan 1434H
31 Julai 2013M
DENGAN INGATAN TULUS IKHLAS DARIPADA,
RATU RIMBA NIAGARA
SRIKANDI SASTERA RAJA-SULTAN NUSANTARA
@ PUJANGGA SERIBU ZAMAN,
PUJANGGA NUSANTARA CINTA 5 BENUA MALAYSIA/INDONESIA/BRUNEI/SINGAPURA/THAILAND,
202 NEGARA DUNIA & SELURUH DUNIA KECUALI ISRAEL
14 JAMADIL'AWAL 1436H
5 MAC 2015

WWW


Karya Ratu Rimba Niagara
5 Mac 2012
Mungkin imej bunga dan teks yang berkata 'Lakukanlah yang terbaik di setiap kesempatan yang masih ada dalam kehidupan ini FpLelaila Semoga kehidupan kita di berkati oleh Allah'
Aamiin




Tiada penerangan foto disediakan.

Sociedad Argentina de Horticultura
 sedang bersama 
Clélia Dias
 dan 39 yang lain.

4 Mac 2015 
Que descansen amigos de SAH.
Sociedad Argentina de Horticultura
KENANGAN SEKUNTUM MAWAR MERAH UNTUK RATU RIMBA NIAGARA
"Kunta Kunte setiap pagi memberi sekuntum bunga kepada Ratu Rimba Niagara agar sentiasa semangat untuk berkarya. "
setiap pagi hulubalangku
si kunta si kunte
memetik mawar merah
di taman istana
Ratu Rimba Niagara
mereka berdua berebut-rebut
memberikan mawar merah padaku
katanya
"Ratu....kami akan setiap pagi
memberikan mawar merah untuk ratu...
sebagaimana wanginya mawar merah ini
begitu jugalah ikatan rakyat rimba dan ratu
sentiasa mewangi di hati
bahasa yang wangi
hati yang wangi
sewangi Syurgawi
andai suatu saat nanti kami tidak dapat
memberikan mawar merah lagi
ratu tetap juga sayangkan kami ya
jangan lupakan kami ya...
kenapa tuan hamba kata begitu
duhai hulubalangku
kunta kinte yang sentiasa menyayangi beta...
tidakkah ratu tahu
setiap yang hidup pasti akan mati
hari ini kita hidup
besok belum tentu hidup
mati itu pasti
tapi tak tahu bila
bila-bila boleh mati
mati itu seperti di balik tabir
begitu dekatnya kematian bagi kita yang berhidup
andai kami tiada lagi di dunia ini
ratu jangan bersedih ya...
percayalah kasih sayang dan rindu ratu pada kami
akan kami bawa bersama....
Dengan tangisan hiba Ratu Rimba Niagara berkata...
Duhai hulubalangku yang kukasihi dunia akhirat...
kasih sayang kita tak akan berpisah
hanya kematian memisahkan kita
andai disuruh buat pilihan
kekayaan dan kuasa dengan kasih sayang kalian
kan kupilih kasih sayang kalian
kerana kasih sayang kalian
tak dapat dibandingkan dengan harta, kuasa atau darjat
kasih sayang kalian setulus ikhlas
tanpa ada pendustaan dalam berkasih sayang...
kerana teralalu kasih dan sayang
pada kalian berdua
biarlah beta yang mati dulu
agar beta tak terseksa
menanggung rindu atas
kehilangan kalian berdua nanti...
andai itu takdirnya beta redha
moga Allah memberikan kekuataan untuk menerima
kenyataan ketiadaan kalian ...
Si kunta si kunte tidak tahan sebak di hati...
Ratu...hidup kita ini semuanya sudah ditentukan...
sudah ditentukan kita ditemukan
walaupun kita berlainan takdir
tapi bila Allah Kehendaki
Allah tentukan kita bertemu
walaupun Ratu manusia kami haiwan
Atas Rahmat Kasih-Nya Allah
kita ditemukan ratu....
pasti ada hikmah-Nya...
maka dengan rasa saling mensyukuri
Kurniaan Allah ...kita hidup dalam berkasih sayang sejati
seluhur ketinggian budi
seindah bahasa-bahasa
yang menenangkan roh dan jiwa
komunikasi yang indah
membuatkan kita sentiasa hidup
dalam bersemangat
untuk saling berkorban
menabur bakti kepada semua rakyat rimba niagara ini
tanpa tiada sesiapa pun yang dilupakan
semuanya dihargai dan disanjungi setulus hati
saling berkasih sayang
saling berkorban untuk membalas kebaikan
sentiasa berbakti seolah esok hendak mati
itulah yang membuatkan hati kita sentiasa hidup ratu...
itulah falsafah membuatkan
sentiasa menjaga hati
agar tak terlara hati
yang ada
sayang...sayang...sayang...
kasih...kasih...kasih...
sayang dan kasih sepenuh hati sampai ke mati
dengan niat dan harapan
kasih nan suci murni ini
ingin di bawa sampai ke Syurga...
doakan kami ya ratu
moga kita dapat bertemu di Syurga...
kami yakin di Syurga nanti
apa-apa saja bisa
walaupun di dunia ini kami haiwan
atas kehendak Tuhan kami boleh menjadi
bidadara atas fisabilillah kami membantu ratu tika di dunia dulu...
kami yakin itu ratu...
ratu juga yang ajar kami
ilmu fasakkan tauhid kepada-Nya
terima kasih ya ratuku
ratu pujangga dunia akhiratku
yang dikasiihi dunia akhirat...
Mendengar kata-kata si kunta si kunte
serasa terkunci mulutku
hujahannya dalam ilmu tauhid
begitu tinggi hingga aku terkedu
andai benarlah mereka yang akan pergi dulu
daripadaku...moga Allah berikan kekuatan aku
menerima takdir dengan redha atas kematian mereka nanti...
Sudah sepurnama mereka hilang
di lautan cinta ombak rindu
tika mencari mahkotaku yang hilang
di pukul ombak ....
hari-hari aku berendam air mata
seolah tidak menerima hakikat kehilangan mereka berdua
tanpa dikesan...
puas dicari namun tidak juga ketemu
duniaku yang dulunya berpelangi cinta
bertukar menjadi gerhana duka
hatiku pilu bagaikan kaca terhempas di batu
Kerana percaya ini semua atas Ketentuan-Nya...
kuterima dengan redha...
ini semua adalah qada dan qadar
Seluas mana dan sedalam mana lautan hindi
seluas itulah kasih sayangku pada mereka berdua
moga dengan Rahmat Kasih-Nya Allah...
aku dapat bertemu mereka Di Syurgawi...
AAmiin Ya Rabbal A'Lamiin...
Yang Sentiasa Menyayangi Hulubalang Sasteraku,
Dengan Ingatan Tulus Ikhlas Daripada:
RATU RIMBA NIAGARA
SRIKANDI SASTERA RAJA-SULTAN NUSANTARA
@ PUJANGGA SERIBU ZAMAN,
PUJANGGA NUSANTARA CINTA 5 BENUA MALAYSIA/INDONESIA/BRUNEI/SINGAPURA/THAILAND,
202 NEGARA DUNIA & SELURUH DUNIA KECUALI ISRAEL
13 JAMADIL'AWAL 1436H
4 MAC 2015
Tiada penerangan foto disediakan.
PABILA SAMPAI WAKTU AKU BERANGKAT PERGI
Pabila matahariku sudah letih bersinar
Kurindukan cahaya bulan di hatimu
Untuk menyinarkan hatiku yang kelam dan tandus
Ku yakin cahaya hatimu bercahaya-cahaya
Berkat ilmu yang terpasak di kalbu
Mana nak sama denganku cumalah perindu waktu
yang tak pasti bilakah tamat waktuku di sini
Tapi yang pasti waktu itu akan tamat bila-bila masa
Adakah aku sempat menghabiskan waktu penamat itu?
Ya Tuhanku... cuma Kau saja yang tahu hasrat
yang terpendam di kalbu...
Bantulah aku dari segenap penjuru
Agar dapat aku mencapai segala hasrat di kalbu
Agar aku menamatkan waktu
Pabila sampai waktu aku berangkat pergi
BertemuMu dalam Kau Redhai hidup matiku...
Aamiin Ya Rabbal A'Lamiin
Karya Ratu Rimba Niagara
5 Mac 2012
TIUPLAH! AGAR API LILIN INI TERUS MENYALA BERSAMA DENGAN
KEIKHLASAN HATIMU DEMINYA
Subhanallah Alhamdullilah Allahu Akbar
Tak sangka pula kau hadir tika
hatiku diseliputi awan mendung
yang dalam awan itu tertakung air mataku
yang takkan kutunjukkan pada sesiapa kecuali Tuhanku...
tapi kau memahami juga biarpun kuberselindung di balik awan tebal...
biarpun ku menipu mu dengan gelak ketawaku agar tiada siapa
yang tahu apa yang bergelora di kalbuku....
aku telah menghukum diriku untuk menjadi lilin selamanya
biarpun pesona dunia menjadikan bahagia...
kiranya pesona dunia itu datang untuk meniupkan api lilinku ini dan meniupnya hingga habis terpadam atas kehendakNya akan kuterimanya kerana dia memahami kenapa aku ingin terus terusan menjadi lilin....
Doa restu darimu amatlah aku harapkan
dan untuk pengetahuan kamu...kamu adalah salah seorang pesona dunia yang tak jemu meniupkan sumbu lilinku yang masih berbaki ini....tiuplah...tiuplah agar api lilin ini terus menyala bersama dengan keikhlasan hatimu demiNya...
Karya Ratu Rimba Niagara
5 Mac 2012
Mungkin imej bunga dan teks yang berkata 'Lakukanlah yang terbaik di setiap kesempatan yang masih ada dalam kehidupan ini FpLelaila Semoga kehidupan kita di berkati oleh Allah'

WWW
Bencilah aku jika itu bisa membahagiakan hatimu
maka setiap kali kamu merendahkan kebolehanku
akan aku beralah dan memberi kemenangan padamu
kerana kau lebih berkebolehan daripada aku hanya
kuucapkan selamat berjuang sahabatku dengan kejayaanmu.
Mungkin imej 1 orang
Saat Anda sukses, akan ada orang-orang yang iri, dan sebagian dari mereka akan membenci.
Itu wajar, karena hanya sahabat sejati yang bisa sepenuhnya mensyukuri keberhasilan Anda.
Yang selain itu, sebaik apa pun aslinya mereka, jika sudah terbakar api iri, mereka cenderung membenci.
Mario Teguh
6 Perkongsian
Kongsi

g bersama 
Riaz Ahmad Mengal
 dan 12 yang lain.

Kongsi
www


Walaupun kita tidak memahami bahasa di antara kita
namun kasih sayang menyatukan kita
indahnya kasih kita seperti pelangi di malam hari
tiada apa yang dapat dikata bilamana
dipenuhi dengan kemewahan hati dan kekayaan jiwa
hanya dilafazkan Syukur Alhamdulillah
Tiada penerangan foto disediakan.

Veterinaria
 sedang bersama 
Mahesh Joshi
 dan 35 yang lain.

26 Mei 2013 
8 Perkongsian
Kongsi
SASTERAKU DUNIAKU SASTRAMU MINATKU
KedatunkeagunganFeb 29, 2012 08:18 AM
Sasteraku Duniaku merupakan ruang informasi yang baik untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Melayu Nusantara agar tetap hidup dan berkembang di Bumi Nusantara dan dunia. Perjalanan panjang kebudayaan Melayu yang telah terpatri sejak zaman keemasan Kedatuan/Kerajaan Sriwijaya telah menyatukan dan memakmurkan kawasan Nusantara serta menjadi pusat ilmu dan perdagangan dunia. Hal ini dapat terjadi karena nilai-nilai kebudayaan Melayu yang cukup tinggi baik dari sisi intelektual maupun spiritualnya. Landasan sprititual merupakan dasar pijak yang sangat kuat dalam kebudayaan Melayu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai insan hamba Allah. Kecintaan terhadap kebudayaan Melayu dengan berjuang untuk melestarikan dan mengembangkannya merupakan salah satu upaya untuk menerapkan Hadist Nabi Muhammad SAW "HUBBUL WATHON MINAL IMAN".
ReplyDelete
Replies
Sasteraku DuniakuFeb 29, 2012 09:17 PM
Terima kasih Kedatunkeagungan kerana sudi memberi sokongan kepada , 'Sasteraku Duniaku' terima kasih juga segala pengkonsian ilmu diRaja, rakyat dan budaya SeNusantara. Kerana dengan segala kerjasama yang tidak berbelah bagi makanya , 'Sasteraku Duniaku' mendapat banyak informasi mengenai sejarah bangsa Melayu SeNusantara yang amat diminati ini dan ditunggu-tunggu peluang untuk mendapatkan bahan-bahan bersejarah untuk diabadikan di blog , 'sasterakuduniaku' dan boleh diwariskan ke anak cucu di alam maya , dan inilah lambang cinta kasih dan sayang moyang mereka setelah ketiadaan nenda dan para pejuang bangsa yang terdiri daripada kalangan Raja dan Rakyat! Mereka kasih dan sayang seluhurnya pada kalian duhai pewaris bangsa...makanya jagalah ...peliharalah dan hargailah warisan pusaka bangsa ini dengan sebaiknya agar terus menerus dapat diwariskan dari zaman berzaman! Insya-Allah semuanya dengan izinNya jua. Amin Ya Rabbal A'Lamin
Delete
Reply
KedatunkeagunganFeb 29, 2012 08:22 AM
Marilah kita lestarikan bersama-sama kebudayaan Melayu agar tetap Berkembang Di Atas Perkembangan dan Maju Di Atas Kemajuan, dalam pergaulan antar bangsa-bangsa di dunia
-Seghayo Suttan Pesirah Dipuncak Nur-
ReplyDelete
Replies
Sasteraku DuniakuFeb 29, 2012 09:27 PM
Kasihkan Allah SWT Kasih Yang Teratas
Kasihkan Nabi Muhammad SAW sentiasa bertahta di hati
Kasihkan Raja hingga ke hujung nyawa
Kasihkan rakyat melebihi kepentingan sendiri
Kasihkan negara nyawa jadi taruhan
Semuanya dikasihi dan diperjuangankan adalah keranaNya
Apa yang dimahukan adalah redhaNya dan cintaNya
(PETIKAN DARIPADA SASTERAKU DUNIAKU)
4 Mac 2012
1
3 Perkongsian
Kongsi
SINOPSIS PUTERA DUYUNG
Mas Merah manusia yang bertukar menjadi duyung
setelah menerima hati daripada Putera Duyung hasil
daripada pembedahan Pendeta Duyung.
Mas Merah bersahabat baik dengan Puteri Duyung
yang merupakan kekasih Putera Duyung. Dalam masa
yang sama Mas Merah jatuh cinta dengan Putera Duyung
tetapi kerana tidak mahu menjadi penghalang percintaan
Puteri Duyung, Mas Merah ingin menjadi manusia kembali.
Mas Merah mendapat nasihat daripada Pendeta Duyung
dengan memakan 7 jenis rumpai laut.
Semasa menjadi menusia kembali, di atas kapal anak-anak
muda berebut ingin mendapatkan cinta Mas Merah hingga
sanggup berbunuh-bunuhan. Ini menyebabkan Mas Merah
ingin menjadi duyung kembali dan setelah makan 7 jenis
rumpai laut yang masih berbaki, Mas Merah menjadi
duyung semula.Ketika itu Puteri Duyung sedang bersiap
diandam untuk menjalani upacara penikahan dengan
Putera Duyung. Mas Merah memujuk Puteri Duyung
agar melepaskan Putera Duyung kepadanya.
Atas pujukan itu Puteri Duyung melepaskan cintanya
dengan rela hati.
Demi menjaga hati kedua wanita duyung,
Putera Duyung tiada mengawini kedua-duanya. Kali ini
Putera Duyung hanya dapat berjumpa Mas Merah di pulau
yang tidak berpenghuni apabila bulan mengambang sahaja
kerana Mas Merah di waktu siang menjadi manusia dan di
malam hari menjadi duyung.
Seorang nelayan ingin menangkap Mas Merah untuk tujuan
perniagaan. Tangkapan pertama gagal. Tangkapan kedua ,
ketika itu bulan mengambang penuh, pada ketika itu juga
Putera Duyung bertemu dengan Mas Merah menyarungkan
kalung mutiara ke leher Mas Merah. Belum sempat
Putera Duyung meluahkan hajatnya untuk melamar ,
Mas Merah mati terkena lembing nelayan.
Mas Merah menggadaikan nyawanya apabila ternampak nelayan
membalingkan lembing ke arah Putera Duyung. Sebelum
menghembuskan nafas terakhir Mas Merah meminta
Putera Duyung mengawini Puteri Duyung.
Disediakan oleh : Rha Ns
1 Jun 2011
4 Perkongsian
Kongsi
SYAIR PUTERA DUYUNG ( BAHAGIAN I)
Tersebutlah satu kisah percintaan,
Dimulai dengan sebuah perkampungan nelayan;
Telah berlaku satu pergaduhan,
Hanya kerana ingin merebut kekuasaan.
Pergaduhan berlaku tanpa ihsan,
Sana-sini mayat bergelimpangan;
Bermandikan darah perkampungan nelayan,
Tiga hari dua malam pergaduhan berlarutan.
Malam ini sekumpulan Kampung Nelayan,
Melarikan diri dari permusuhan;
Naik ke kapal berebut-rebutan,
Kerana ingin lari dari kekalutan.
Di malam bulan purnama indah permandangan,
Terpesona mata memandang ke arah bulan;
Mas Merah berbincang dengan Siew Lan,
Mengenai keharmonian kehidupan di lautan.
Siew Lan memujuk Mas Merah dengan kasih sayang,
Mas Merah kawan baiknya dari dulu hingga sekarang;
Berkawan baik atas dasar keikhlasan sayang,
Saling nasihat menasihati demi kasih dan sayang.
Mas Merah luahkan rasa di hati,
Menjadi penghuni lautan itu yang diingini;
Hidup berkasih sayang penuh harmoni,
Tapi apakan daya cuma imaginasi.
Melaung Mas Merah di lautan sepi,
Meraung merintih kenapa nasibnya begini;
Tiada siapa yang ingin mengerti,
Hidup di dunia dirasakan mati.
Telah berlaku sesuatu yang tidak diduga,
Tiba-tiba berlaku perubahan cuaca;
Angin rebut taufan datang melanda,
Penghuni kapal ketakutan dirasa.
Penghuni kapal menjerit ketakutan,
Kapal terhoyang-hayang di tengah lautan;
Ombah bergulung guruh berdentuman,
Penghuni kapal berada dalam kecemasan.
Hujan ribut disertai suara menakutkan,
Muncul rasaksa dasar lautan;
Menenggelamkan kapal ke dasar lautan,
Sekelip mata hilang ditelan lautan.
Semuanya mati ditimpa malang,
Kecuali Mas Merah diselamatkan duyung;
Lelaki duyung bergelar Putera Duyung,
Memiliki kuasa segala duyung.
Mas Merah koma beberapa hari,
Putera Duyung bersusah hati;
Ingin menyelamatkan Mas Merah hajat di hati,
Agar Mas Merah bernafas kembali.
Bertemu pendeta minta pandangan,
Pendeta meminta Putera Duyung fikirkan;
Sebelum membuat apapun keputusan,
Kerana alam duyung dan manusia banyak perbezaan.
Putera Duyung mahukan Mas Merah diselamatkan,
Walau apa cara sekalipun akan diusahakan;
Melihat Mas Merah hatinya ihsan,
Berkorban nyawa dia pertaruhkan.
Hati Putera Duyung perlu didermakan,
Kepada Mas Merah untuk diselamatkan;
Percantuman hati mesti dijalankan,
Itu caranya Mas Merah diselamatkan.
Putera Duyung sanggup dermakan hati,
Melihat Mas Merah koma tak sampai hati;
Putera Duyung yakin Mas Merah manusia baik hati,
Diderma hati dengan seikhlas hati.
Di malam bulan purnama dijalankan pembedahan,
Antara Putera Duyung dan Mas Merah penuh suspen;
Cahaya terang disimbahi cahaya rang bulan,
Selamat sudah pendeta lakukan pembedahan.
Selepas pembedahan berlaku perubahan,
Mas Merah bertukar menjadi duyung rupawan;
Gembiranya pendeta berjayanya pembedahan,
Pendeta bersyukur usahanya DiPerkenankan.
Mas Merah hidup bagaikan keajaiban,
Didapati dirinya ada di dasar lautan;
Berasa pelik dengan perubahan,
Perubahan dirinya di luar dugaan.
Dirasakan dirinya berada di alam fantasi,
Seolah tercapai hajat di hati;
Menjadi penghuni lautan yang dibayangi,
Kini menjadi kenyataan masih belum difahami.
Puteri Duyung menyambut kedatangan Mas Merah,
Disambut dengan tarian duyung penuh meriah;
Istana duyung dihias indah,
Menyambut tetamu terhormat Mas Merah.
Mas Merah gembira tidak terperi,
Dilayan Mas Merah seperti Tuan Puteri;
Wajahnya ayu berseri-seri,
Dirasakan impian jadi realiti.
Memang impian menjadi realiti,
Mas Merah masih lagi belum mengerti;
Dipendamkan juga kenapa jadi begini,
Akan terjawab di suatu ketika nanti.
Bergurau senda dengan Puteri Duyung,
Menghayati suasana di Taman Karang;
Menjadi sahabat baik penuh kasih sayang,
Kasih terjalin mengundang sayang.
Setiap hari berkejar-kejaran,
Berkejar-kejaran di balik taman;
Taman Karang dipenuhi bunga-bungaan,
Harum semerbak menyelubungi taman.
Dalam berkejaran terpisah dengan Puteri Duyung,
Puas dicari Puteri Duyung ke mana menghilang;
Muncul pula lelaki duyung,
Mas Merah menangis berasa bimbang.
Putera Duyung memperkenalkan diri,
Diceritakan bagaimana Mas Merah begini;
Fahamlah sudah Mas Merah kini,
Budi baik Putera Duyung terkesan di hati.
Semenjak itu berkenan di hati,
Mas Merah jatuh cinta tanpa disedari;
Dengan Putera Duyung yang baik hati,
Cinta Putera Duyung ingin dimiliki.
Tapi apakan daya cintanya terhalang,
Cinta Putera Duyung kepunyaan Puteri Duyung;
Beralah Mas Merah terus menghilang,
Bukti kasihnya kepada Puteri Duyung.
Demi sahabat ingin menjadi manusia kembali,
Agar cinta sahabatnya bertaut kembali;
Biarlah dia membawa hati,
Membawa hati luka demi sahabat sejati.
(BERSAMBUNG)
10 hours ago · Like
Rabeah Mohd Ali SYAIR PUTERA DUYUNG (BAHAGIAN II)
Berjumpa pendeta menyampai hajat di hati,
Agar pendeta boleh perkenankan nanti;
Mengertilah sudah pendeta kini,
Memakan 7 jenis rumpai laut dikehendaki.
Berlaku perubahan setelah makan rumpai laut,
Menjadi kembali manusia terapung di laut;
Teruna muda terjun ke laut,
Menyelamatkan Mas Merah tanpa takut.
Mas Merah pengsan tak sedarkan diri,
Doktor datang memberi rawatan;
Sedar Mas Merah gembiranya hati,
Si teruna muda yang baik budi.
Budi bahasa Mas Merah buat si teruna jatuh hati,
Cinta Mas Merah ingin dimiliki;
Melamar Mas Merah sepenuh hati,
Mas Merah terkesima antara dua hati.
Antara cinta dan budi,
Mas Merah tak mengerti;
Cintakan Putera Duyung setia di hati,
Hatinya dengan Putera Duyung tercantum di hati.
Mas Merah rupawan buat hati tertawan,
Anak-anak kapal berlumba ingin menawan;
Menawan cinta Mas Merah yang rupawan,
Ingin memiliki cinta sanggup berbunuh-bunuhan.
Mas Merah memberontak rasa tak tenteram,
Tiada dimiliki rasa kedamaian;
Tidak seperti berada di lautan,
Ingin kembali menjadi duyung lautan.
Tanpa berfikir baki 7 jenis rumpai laut dimakan,
Bertukar menjadi duyung kembali selepas makan;
Gembiranya hati tak dapat dibayangkan,
Terus menggelongsor ke dasar lautan.
Mas Merah pergi mencari pendeta,
Memohon nasihat dari pendeta bijaksana,
Hajat Mas Merah difahami pendeta,
Berjumpa Puteri Duyung itu dipinta.
Tika itu Puteri Duyung sedang berdandan,
Didandan cantik menjadi pengantin;
Sebentar lagi upacara pernikahan dijalankan,
Dengan Putera Duyung kekasih idaman.
Mas Merah menangis sepenuh hati,
Merayu pilu pada sahabat sejati;
Puteri Duyung tidak sampai hati,
Melepaskan cintanya pernikahan tak jadi.
Budi baik Puteri Duyung dingati sampai mati,
Bukan sengaja merebut kekasih hati;
Sudah terikat antara dua hati,
Moga cintanya terpatri nanti.
Putera Duyung tidak ambil hati,
Apabila Mas Merah menaruh hati;
Kedua-dua duyung tidak dikawini,
Demi kerana menjaga hati.
Sumpahan duyung Mas Merah redha,
Di siang hari menjadi manusia,
Menjadi duyung apabila malam tiba,
Pulau terpencil tempat tinggalnya.
Bernyanyi-nyanyian mengeratkan kasih,
Kasih mengasihi seperti kekasih;
Apakan daya kasih tersisih,
Kerana tak mahu berbagi kasih.
Putera Duyung datang di bulan purnama,
Memastikan Mas Merah hidup sempurna;
Ada masalah dikongsi bersama,
Ketiadaan Putera Duyung Mas Merah redha.
Kebahagiaan mereka rupanya tak lama,
Apabila datang nelayan ke sana;
Mahu menangkap Mas Merah agar ternama,
Dibuat persiapan lembing dibawa.
Malam itu malam penghabisan,
Cinta dua kekasih tidak kesampaian;
Putera Duyung ingin nyatakan,
Agar diterima Mas Merah lamaran.
Mas Merah gembira disarungkan kalungan,
Kalungan mutiara bertatah berlian;
Mas Merah ternampak balingan lembing nelayan,
Dipertaruhkan nyawa demi cinta kesufian.
Nelayan takut sembunyikan diri,
Di balik batu dia bersembunyi;
Tanpa disedari datang ketam gergasi,
Digigit nelayan hingga mati.
Panahan lembing tertusuk di hati Mas Merah,
Mengalir deras pekatnya darah;
Putera Duyung terpaku dalam luka yang parah,
Perginya kekasih dalam cinta berdarah.
Semasa nazak dipangkuan Putera Duyung,
Sempat menyuruh mengawini Puteri Duyung;
Kepedihan dirasa tak dapat dibendung,
Menangis Putera Duyung dalam cinta sayang.
Sedihnya tika itu tahunya Tuhan,
Dicabutnya lembing perlahan-lahan;
Darah terus mengalir terus-terusan,
Menangis hiba cinta tak kesampaian.
Permergian Mas Merah sentiasa dikenangkan,
Apa nak buat takdir menentukan;
Cinta kekasih tidak kesampaian,
Diredhainya dalam kepasrahan.
Di hari persandingan penuh hiba,
Jenazah Mas Merah menyaksikan cinta;
Hajat Mas Merah disampaikan juga,
Mahukan perkahwinan dijalankan segera.
Setelah persandingan upacara pengkebumian,
Mas Merah dibawa ke kuburan;
Di Taman Karang Mas Merah dikebumikan,
Menjadi legenda penghuni lautan.
Sekian Sahaja Syair Putera Duyung Kisah Cinta Abadi,
Antara dua kekasih berlainan alam perbezaan hati;
Bercantuman hati hingga ke mati,
Membawa cinta hingga ke alam abadi.
Karya: Rha NS
1 Jun 2011
4 Perkongsian
Kongsi
TERLEWAT KULAFAZKAN CINTA
(Lirik Lagu Putera Duyung)
Maafkanku duhai kekasih
kerna terlewat
lafazkan cinta
ooo...maafkanku
buatmu ternanti-nanti
entah kenapa kelu lidahku
untuk lafazkan cinta
biarpun ku sudah jatuh cinta
padamu duhai kekasih
tika itu
cintaku dimiliki dia
ku bersalah terhadapnya
biarpun dia relakan kumilikmu
demi menjaga... demi menjaga...
hatinya ...hatimu...
ku tak rela berbagi kasih
kubuatmu ternanti-nanti...
kejamnya aku
kejamnya aku padamu
maafkanku duhai kekasih....
biarpun ku tahu
cintamu terlalu suci
kusalah diriku
sesal sendiri...merana sendiri
...
pabila ku terlewat lafazkan cinta
padamu duhai kekasih ooo....
lukaku parah...
lukamu parah...
cinta berdarah
sesal sendiri
merana sendiri...
kau tinggalkanku sendiri
ooo....ooo...
maafkanku kerna
terlewat lafazkan cinta
kau pergi bersama cintaku
kau tinggalkan cintamu
untuk kukesalkan sendiri
ooo....maafkan daku....ooo
kerna terlewat
kulafazkan cinta...
sesal sendiri
merana sendiri
lukaku parah
cinta berdarah
maafkan daku
duhai kekasih
hatiku selamanya
biarpun kumiliki dia
hanya kau di hatiku..
ooo....kasih...
Karya: Rha NS
1 Mei 2011
LUKAKU PARAH CINTA BERDARAH (LIRIK LAGU PUTERA DUYUNG)
Napa itu terjadi...
cinta kita tak kesampaian
belum sempat kulafazkan cinta
kau tinggalkanku
dalam luka parah
duhai kekasih hatiku o...
Kusalahkan diriku sendiri
membuatmu tertunggu-tunggu
lafaz cinta dariku
maafkanku kekasihku
bukan sengajaku buatmu begini
cintaku telah dimiliki dia
tapi kesetiaanmu padaku
buatkan kujatuh cinta padamu.
Pabila kuingin balas cintamu
sudah terlambat kulafaz cinta
kau tinggalkanku
meratap pilu pemergiaanmu
selamanya.
Kau korbankan dirimu demiku
o...kasih ...kenapa...o...kenapa
aku sepi tanpamu
hatiku lara
pedih hati
kau balas cintaku
dengan cinta berdarah
aku pilu
rindu dalam sendu
Tak sanggupku trima perpisahan ini
tapi apakan daya
takdir harus ku imani
moga kau tenang
di alam sana
ooo kekasihku Mas Merah.
Karya: Rha NS
1 Mei 12011
BIAR KUBAWA CINTAMU HINGGA KE NAFAS TERAKHIRKU
(LIRIK LAGU MAS MERAH KEPADA PUTERA DUYUNG)
Sudah lama kunantikan
lafaz cinta darimu
kutahu kau bukan milikku
dan kupasrah
jika itu takdirnya
Namun kumasih berharap
lafaz cinta darimu
kunanti penuh sabar
pabila kau tiada di sisi
kurindu
kunantimu setiap bulan purnama
penuh syahdu
kau kucinta satu-satunya…
cintamu bertahta di hati
tapi apakan daya kau miliknya
aku pasrah
jika itu takdirnya
kulepaskan cinta ini untuk dia
yang kau cinta
Biar kubawa cinta ini
hingga ke nafas terakhirku
demi kebahagiaanmu dan dia.
Karya: Rha NS
1 Mei 2011
1
1 Perkongsian
Kongsi
KAU BUKAN DICIPTAKAN UNTUK CINTAKU
Aku tak mahu tangis....!!!!
kerna ia menyeksakan!!!
tapi setega itu kau beriku mawar hitam?
apakah aku tidak layak menerima cinta sucimu?
atau hinakah aku hingga bukan mawar putih yang ingin kau berikan?
kalau benci katakan aje benci
tak perlu berselindung lagi...
dan tak perlu lagi ku tunggu-tunggu
cinta sucimu yang bukan untuk aku....
aku pun punya hati dan perasaan
dan tahu menilai erti sebuah cinta kasih suci
aku tak mahu menghukum diriku sendiri
menanti cinta sucimu
yang bukan milikku
yang pasti hatimu telah tertutup untuk menerima cinta suciku...
dan...aku pasrah dan redha
kau bukan diciptakan untuk cintaku.
Karya Rha NS
4 Mac 2012
1
17 Komen
4 Perkongsian
Kongsi
Andai cinta telah bertahta di hati
Letakkan Allah Cinta Teratas
Dikecewakan tidak luka di hati
Balasan Cinta Allah Abadi
Kerna Dia sudah merencanakan cinta yang terbaik untukmu
HambaNya yang mencintaimu ikhlas keranaNya
Justeru janganlah kau bersedih hati kerana Allah sentiasa bersamamu.
1
2 Perkongsian
Kongsi

Itulah duniaku...dunia bersyair berpantun bergurindam berpuisi...tanpa lelah bersahabat di alam maya bergurau senda...bercerita ...saling berbagi ilmu dunia akhirat...terlalu lah amat indah hendak diungkapkan dengan kata-kata...sekalipun cuma di alam maya tanpa kedengaran suara..tapi suara kalbu mengusik jiwaku jiwamu jiwa semua yang sudi membaca....
1
2 Perkongsian
Kongsi


TERIMA KASIH SAHABAT DI BENUA SANA
Salam pantun pembuka bicara,
Berkata indah melalui pantun;
Tiada kata seindah bicara,
Adat melayu bersopan santun.
Dalam berpantun saling menghormati,
Tiada niat untuk keji mengeji;
Apatah lagi mengumpat mengeji,
Takutnya aku pada murka Ilahi.
Berpantun berseloka hati menjadi ria,
Mengungkapkan kata-kata mengusik jiwa;
Senyuman terukir bila hati sudah ceria,
Terjalinlah persahabatan sehati sejiwa.
Saling menghormati sesama sendiri,
Bahasa yang indah amat disenangi;
Bertutur kata sentiasa difikiri,
Agar tiada hati-hati rasa dilukai.
Bila berkata jangan menunjuk pandai,
Kerana itu membangga diri;
Membangga diri amalan yang keji,
Mendapat laknat di akhirat nanti.
Setiap manusia tiada yang sempurna,
Niat di hati ingin memperbaiki apa yang kurang;
Hadirnya sahabat saling menyempurna,
Mana yang kurang dapat diperbaiki sekarang.
Dalam berpantun ilmu tercerna,
Saling berbagi ilmu melalui pantun;
Terimaka kasih sahabat di benua sana,
Sudi luangkan masa berbalas pantun.
Karya Rha NS
4 Mac 2012
2
4 Perkongsian
Kongsi


MOGA SAMPAI KE MATLAMAT!
Bergantung kepada niat yang suci murni keranaNya
bukan untuk mengejar
habuan dunia
mendapat kuasa
mencipta nama
membagga diri
jika ditakdirkan berkuasa semuanya keranaNya
menabur budi bukan untuk mendapat sanjungan manusia
kerana semata ibadah
suci ikhlas keranaNya
barulah akan rasa satu roh perjuangan
yang tak pernah kenal erti
jemu
penat
putus asa
biarpun cabaran datang bagaikan tsunami
tetap kukuh berdiri
meneruskan perjuangan hingga ke titisan darah terakhir!
moga dengan izinNya sampai ke matlamat yang hendak dituju
mempertabatkan budaya bangsa melayu dan Kesultanan Melayu di muka bumi ini Amin.
Karya Rha NS
27 Febuari 2012
4 Perkongsian
Kongsi


APABILA TAPAK SULAIMAN MENJADI BINTANG
Sejak berkurun lamanya tapak sulaiman
berada di dasar laut.
Tiba-tiba terdetik di hati Tapak Sulaiman,
‘Sampai bila aku jadi begini?’
Di dasar laut cuma nampak bebayang
bintang-bintang disimbahi cahaya rang bulan.
“ Alangkah bahagianya jika aku menjadi bintang!
Tiada bezanya aku dengan bintang
cuma aku di dasar lautan
tidak berkedipan!
Bolehkah aku jadi bintang?
Bolehkahkah? Bolehkah? Bolehkah?
Di dasar ini aku tidak berfungsi
kepada penghuni laut
sedangkan aku ingin hidup
menyinari hidupku dan menyinari
hidup mereka yang memerlukan
kerdipan sinarku.” Tapak Sulaiman
mula menyedari kejahilannya.
Dia telah memasang impian.
Setiap hari Tapak Sulaiman
terus mengeluh...
Meratapi nasib diri…
Mencemburui kegemerlapan bintang
seolah-olah mereka mengejeknya
kerana berangan hendak
menjadi bintang.
“Kau siapa?
Jalan pun terhegeh-hegeh
di dasar laut ini… Tanpa boleh berbuat apa-apa?
Lainlah aku boleh ke sana ke mari dengan pantas
dan ramai terpesona dengan kegagahan dan
kebijaksanaan aku.. Jangan nak beranganlah!
Ha…ha…ha…” Ejek naga laut sambil menayangkan
kejadiannya yang unik mempersonakan
seluruh penghuni laut kerana itu naga laut
popular dan dihormati .
“Engkau jangan memperlekeh
cita-cita aku. Akan kubuktikan!
Lihatlah nanti!” Jerit Tapak Sulaiman
memecah ketenangan malam itu.
Laut yang tenang tiba-tiba mengaum di sertai
dengan gelombang ombak mengganas!
Gerakkan dasar laut telah membawa
Tapak Sulaiman ke dalam gelombang
ombak mengganas! Lalu menghempasnya
ke pantai.
Kini Tapak Sulaiman berada di pantai
di sinari cahaya pagi yang menyegarkan!
Seakan mimpi Tapak Sulaiman
berjalan ke sana ke mari
menari-nari.
Bila malam tiba Tapak Sulaiman
menikmati suasana malam sambil
memerhatikan kegemerlapan
bintang-bintang di langit di sinari
sinaran cahaya bulan.
Sungguh jelas permandangan tika itu
tidak perlu samar-samar lagi
tika berada di dasar laut.
“Bolehkah aku menjadi bintang?
Bolehkah? Bolehkah?
Bintang aku ingin berkawan denganmu?
Aku ingin menjadi sepertimu.”
“ Tapak Sulaiman, kau boleh menjadi
seperti kami jika kau yakin dengan
kebolehanmu! Percayalah!
Kami menunggu kau di sini!
Kau boleh! Pasti boleh!”
Kata perangsang bintang kepada
Tapak Sulaiman pada malam itu.
“Pelik ya macam mana bintang boleh
mendengar suaraku? Sedangkan
Jarak dengannya…
Dia di langit aku dibumi
komunikasi aku dengan bintang
satu keajaiban!”
Tiba-tiba kedengaran
gauman entah mana datangnya
memecah ketenangan malam.
Pepasir di pantai berterbangan.
UFO rupanya sedang mendarat
dua makhluk asing datang
menghampiri Tapak Sulaiman.
“Tapak Sulaiman mahu ke engkau
ikut kami?” Tanyanya.
Ke mana?”
“Úntuk merealisasikan cita-cita kau menjadi bintang?”
“Nak! Nak! Nak! Bodohlah aku kalau tak nak!”
Malam itu mimpi Tapak Sulaiman menjadi kenyataan!
Dia telah menjadi bintang!
Disambut bintang-bintang yang
Bergemerlapan! Berkedipan! Berkilauan
yang menakjubkan Tapak Sulaiman!
Siapa sangka impian Tapak Sulaiman menjadi kenyataan?
Tidak sia-sia impiannya selama ini!
Barulah dia tahu tiada yang pelik di dunia
Ini jika digunakan keajaiban minda!
“Aku berjanji kegemerlapan yang kumiliki ini
akan kukongsi bersama mereka yang ingin
menjadi sepertiku!”
Janji Tapak Sulaiman pada dirinya.
Karya Rha NS
23 Januari 2011
1
1 Perkongsian
Kongsi

MENGGENGGAM IMPIAN SEPERTI MEMINTAL ILUSI MENJADI REALITI
Semua orang ada impian...
Impianku tinggi menggunung
Sudah puluhan tahun aku mendaki
Terlalu banyak onak dan duri kulalui
Biarpun onak dan duri sudah sebati dalam diriku
Adakalanya aku putus asa untuk menggapai impian
Ribut petir selalu membunuh anganku menggapai impian
Hinggakan aku tak mampu untuk bertahan lagi...
Tapi dek kerana misi dan visi ku yang sudah lama kudambakan
Ku terus...dan terus...memburu impian ....
Biarpun datang berjuta halangan tak kupedulikan lagi
Kerna ku sudah kesuntukan masa untuk berleka memburu impian
Impian...oh! Impian....
Impianku menjadi bahan lawak
Kerana impianku di luar kotak pemikiran
Kerana siapalah aku untuk menggapai impian itu
Mana mungkin aku seorang untuk merealisikan impianku itu
Kerana impian ku tak pernah padam
Hingga saat ini ku masih pertahankan impianku biarpun berseorangan
Terkial-kial dalam pendakian yang entah bila penghujungnya
Biarpun hangus terbakar jemariku... Ku tetap menggenggam impian
Hingga sampai penghujungnya
Menggenggam impian seperti, ' Memintal Ilusi Menjadi Realiti
Mana tahu hadirmu tanpa dugaku...
Berganding bahu denganku...
Berkongsi segala bebanan yang kupikul
Bagaikan sinar pelangi yang takkan padam...
Mengiringi pendakianku memburu impianku
Kerana impianku seiring dengan impianmu
Kerana kita punyai minat yang sama
Malatlamat yang sama
Ingin jadikan impian menjadi kenyataan
Terima kasih pelangiku kerana sudi berganding bahu bersamaku
Moga indah warna-warni pelangimu takkan hilang hingga bila-bila
Selagi nafasku ada...Syukurku pada Alllah
Kehadiranmu selalu kunantikan dalam ilusiku
Tapi kini bukan ilusi lagi
Berkat keikhlasan hatimu padaku
Amat mengharukan aku...
Moga kau dan aku seia sekata
Senada seirama
Sama-sama menggenggam impian
Impianku impianmu berpadu menjadi realiti
Biarpun tak menjadi realiti
Setidaknya kita telah mempunyai impian yang sama
Ayuh...sama-sama kita jayakan
Mana tahu...impian jadi kenyataan!
Aku mesti bersangka baik dengan Tuhanku
Dia Maha Berkuasa Untuk Menjadikan Impianku Satu Realiti
Jika ianya satu realiti kusyukur dalam sujudku
Kerana tiada daya upayaku melainkan dengan izinNya
Karya Rha NS
25 September 2011

www


Rugi mencintai orang yang pura-pura mencintaimu
mulut menyebut cinta
tapi hati penuh kepalsuan
Bersyukurlah tidak memiliki cinta palsu
Sri Pemangku Adat dan 4 yang lain
5 Komen
Kongsi

Komen




Terima kasih rakan seperjuanganku di benua Indonesia kerana sudi menyokong perjuanganku...Sasteraku Sastramu Sastera Semua Sastra Untuk Semua!
2



PADUAN CINTA KASIH SAYANG ANTARA RAJA DAN RAKYATNYA
SALING BERKORBAN DEMI NEGARA
Bendera lambang kekuasaan sesebuah negara
Kibaran bendera lambang kemegahan sesebuah negara
Makanya pertahankan kibarannya hingga ke titisan darah terakhir
Kerana rebahnya bendera ...rebahlah negara
Hargailah bendera kerana didalamnya ada
negara
rakyat
Raja
paduan cinta kasih sayang
antara Raja dan Rakyatnya
yang saling berkorban demi negara
RAJA DAN RAKYAT BERPISAH TIADA
Karya Rha NS
26 Februari 2012
2 Perkongsian
Kongsi
wwww


KERIS LAMBANG KEPAHLAWANAN MELAYU!
Keris lambang kepahlawanan melayu,
Keris juga lambang kekuasaan Kesultanan Melayu;
Kepahlawan dan kedaulatan sultan tak pernah layu,
Akan di pertahankan hingga ke titisan darah terakhir generasi melayu.
Tak akan hilang melayu di dunia,
Itulah sumpah Laksamana Hang Tuah;
Kepahlawanan melayu terkenal di serata dunia,
Berbangga menjadi bangsa melayu di bumi bertuah.
Ilmu persilatan diminati sejak dahulu,
Diperturunkan hingga ke generasi baru;
Bersama mempertahankan kedaulatan kesultanan melayu,
Akan dibanggai sehingga ke anak cucu.
Pahlawan melayu sudah terbilang,
Kepahlawanannya demi agama bangsa dan negara;
Ilmu persilatan tak akan hilang,
Akan diperturunkan dengan semangat yang membara.
Salam silaturrahim salam kepahlawanan,
Kepada semua pejuang bangsa yang tersanjung di hati;
Kukagumi kalian kerana semangat perjuangan,
Yang tak jemu berbakti dan menabur budi.
AKU BERSYUKUR KERANA AKU MELAYU
Aku bersyukur karena aku MELAYU
Aku redho karena aku MELAYU
Aku gembira karena aku MELAYU
Aku bangga karena aku MELAYU
Karena aku cuma mendengar satu saja
bangsa yang tak akan hilang di dunia yaitu BANGSA MELAYU
Takkan hilang melayu di dunia,
Ini sumpah pahlawan Hang Tuah;
Melayu bersatu bermuafakat bersama,
Itulah matlamat pewaris Hang Tuah.
Berjuang tetaplah berjuang jua,
Pantang undur sebelum berjuang;
Kepahlawanan melayu terkenal di serata dunia,
Gagahnya pahlawan terus gilang-gemilang.
SKRIP HANG JEBAT DAN HANG TUAH ERA MODEN
HANG JEBAT : Apa salahnya kita bermaaf-maafan, kalau kubunuh kau sia-sialah perjuanganku selama ini membela kau.
HANG TUAH : Ya...betul katamu Jebat...
kita bermaaf-maafan demi rakyat dan Raja kita.
Aku tak mahu menjadi rakyat yang derhaka!
Aku tak mahu menjadi sahabat yang tak mengenang budi!
Nanti kukabarkan kepada Raja bahawa kau dan aku adalah rakyat yang setia ...apa yang terjadi selama ini adalah cuma salah faham saja angkara fitnah. Raja pasti boleh terima apa yang kukatakan.
HANG JEBAT : Betul ke Tuah.
HANG TUAH : Raja sekarang Raja berjiwa rakyat. Sayangkan rakyat dan negara melebihi kepentingan sendiri. Begitu juga rakyat sayangkan Raja dan negara melebihi kepentingan sendiri.
HANG JEBAT : Kalau begitu ayuh kita pergi mengadap Sultan.
HANG TUAH : Sultan pasti gembira mendengar kabar berita ini.
Barulah kita tidak rasa bersalah hingga ke mati. Tiadalah sesal di hati baik Raja, rakyat dan generasi akan datang pastinya semua gembira kerana tidak akan hilang melayu di dunia!
HANG TUAH/HANG JEBAT : DAULAT TUANKU!DAULAT TUANKU!DAULAT TUANKU!
RAJA : SAYANG RAKYAT!
Karya: Rha NS
30 Jun 2011
1 Perkongsian
Kongsi
KERIS MENJADI SAKSI BISU HEBATNYA PERTEMPURAN!
Keris menjadi saksi bisu hebatnya pertempuran,
Senjata pahlawan Hang Tuah dan Hang Jebat;
Kepahlawanan pahlawan menjadi sanjungan,
Kepahlawanan Hang Tuah Hang Jebat sememangnya hebat.
Keris menjadi saksi bisu
hebatnya pertempuran mu duhai keris
kehebatan mu di gelanggang pertempuran di akui sejak berzaman
kau sentiasa dikenang sepanjang zaman
kau sentiasa di hatiku
kan ku perjuangkan kepahlawananmu
hingga ke titisan darah terakhir
biarpun nyawaku jadi taruhan
agar kau mengerti
yang aku cintakan mu
selagi nafas ku ada
lambang cinta
lambang setiaku
padamu keris....
yang tak pernah jemu
mencintaimu
untuk mempertabatkanmu
agar dicintai juga anak bangsa
sejak zaman berzaman
Karya Rha NS
28 Febuari 2012

Bersahabat atas dasar kasih keranaNya,
Kasih mengasihi seperti di alam Syurga;
Tidak akan ada kata-kata berbisa-bisa,
Hanya yang ada cinta dan kasih selamanya.
Karya Rha NS
25 Februari 2012
1
Mungkin imej satu orang atau lebih dan teks yang berkata 'BESOK pasti ada tapi BELUM tentu kita MASIH ada Andai ini DOA TERAKHIR kita, mohonlah pada ALLAH like fb Pesan Bonda Moga kita WAFAT dalam HUSNUL KHOTIMAH Aamiin...'
Selamat malam Sahabat ❤️
Anda dan 181 yang lain
107 Komen
Suka
Komen
Komen
Lihat komen terdahulu
Setiap kali ujian datang...senyumlah agar terpadam segala kelukaan di hati.
Mungkin imej 1 orang dan teks yang berkata 'Ss ORANG YANG HEBAT sentiasa ceria walau hati terluka,,, ORANG YANG HEBAT menyapu air matanya dengan senyum tawa,,, ORANG YANG HEBAT selalu redha bahawa dugaan itu adalah KASIH SAYANG ALLAH.'
Assalamualaikum...


Semua orang akan rasa sedih jika lalui cabaran dengan seorang diri, cari orang yang boleh bersama susah dan senang kita
Suka
Komen
Kongsi
6j 
Semua orang akan rasa sedih jika lalui cabaran dengan seorang diri, cari orang yang boleh bersama susah dan senang kita
Mungkin imej makanan dan teks yang berkata 'SOMETIMES WE NEED SOMEONE TO SMALA BE THERE. NOT TO FIX ANYTHING, OR TO DO ANYTHING IN PARTICULAR, BUT UST TO LET US FEEL THAT WE ARE CARED FOR AND SUPPORTED HEALTHYPLACE.COM'
Anda dan 824 yang lain
64 Komen
122 Perkongsian
Suka
Suka
Komen
Kongsi
Komen
Paling Relevan

  • Moga hadir hambaNya yang sejujur ikhlas menyokong perjuanganku. Aamiin.
    • Suka
    • Balas
    • 1m
  • Inshaa Allah ... Allah akan hadirkan seseorang yang boleh menjadi suporter kita jika kita letak Allah dalam hati saat melalui jalan yang sukar ... ❤👍
    8
    • Suka
    • Balas
    • 5j
    Most Relevant is selected, so some replies may have been filtered out.


'INDAHNYA BUDI BERBUNGA IMAN'
As Syakuur الشكور = Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
WAHAI JIWA YANG TENANG
Surah Al Fajr
“Yaa ayatuhan nafsul mutma’inah, irji’i ila Rabiki radiyatan mardiyah, fadhuli fi ‘ibadi, wadhuli Jannati.”
Wahai jiwa yang tenang (27), Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhaiNya (28). Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hambaKu (29) dan masuklah ke dalam SyurgaKu (29) - (Al Fajr:27, 28, 29)
BERBAIK SANGKA DENGAN ALLAH AZZAWAJALLA
Ertinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w: "Berfirman Allah Azzawajalla: 'Aku berkuasa untuk melakukan apa yang hamba-Ku sangkakan terhadap-Ku. Dan Aku berserta dengannya ketika ia menyebut-Ku (Berzikir kepada-Ku)
(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
DUNIA YANG HINA
Ertinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w bersabda: "Bukankah dunia ini dilaknati melainkan zikrullah dan apa yang berkaitan dengannya, dan orang yang berilmu atau orang yang menuntut ilmu."
(Riwayat al-Tirmizi)

Fatimah Ismail menyintaiMu lebih dari itu..mengharapkan bunga dari syurga jatuh ke telapak tangan..tatkala berdoa..semuga harumnya merentasi benua....aamiin
Ratu Rimba Niagara Aamin Ya Rabbal A'Lamiin
PETIKAN GALERI & PERPUSTAKAAN RATU RIMBA NIAGARA
TOH PUAN RATU KENCANA SARI @ SRIKANDI SASTERA RAJA-SULTAN NUSANTARA
@ PUJANGGA SERIBU ZAMAN @ PUJANGGA NUSANTARA CINTA 5 BENUA MALAYSIA/INDONESIA/BRUNEI/SINGAPURA/
THAILAND, 202 NEGARA DUNIA & SELURUH DUNIA KECUALI ISRAEL
5 Mac 2021

0 comments:

Post a Comment

 
;