Thursday 12 July 2018

BUDI DISEMAI BAKTI DITUAI (277) MENULIS KERANA ALLAH



BUDI DISEMAI BAKTI DITUAI (277) MENULIS KERANA ALLAH

KUCINTA MUHAMMAD KUKASIH

Allah kucinta
Muhammad kukasih
moga cinta dan kasih ini
mengundang rindu membara
tanpa jemu tanpa noktah
hingga ke akhir hayat mencintaiNya
di Padang Mahsyar mendapat
Syafaat Nabi Muhammad SAW
di Syurga bersama seluruh umat Rasulullah
memandang Wajah Allah Azzawajallah
Aamiin Ya Rabbal A’Lamiin


'hambaKu yang mencintaimu adalah kekasihKu,'


Ketika Nabi Muhammad SAW bertemu Tuhan di Sidratul Muntaha,
Allah SWT bertanya kepada nabi, ‘Siapakah yang menjadikan alam
semesta ini,’ Rasulullah menjawab ,’Kau Ya Allah ,’
‘Aku ini siapa padamu,’ Nabi tersipu malu lalu Allah menjawab,
‘hambaKu yang mencintaimu adalah kekaksihKu,’ .



 ALLAH MAHA PEMILIK KEBESARAN DAN KEMULIAAN

Daripada Abi Hurairah r.a menceritakan kepada kami (perawi) daripada Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT berfirman: "Jika hambaKu mendekat (menghampirkan dirinya/datang) kepadaKu satu jengkal, Aku akan mendekat padanya satu hasta, dan jika dia mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, jika dia mendekat kepadaKu dengan satu depa maka Aku akan mendekat kepadanya lebih cepat lagi".

Sabda Rasulullah SAW: "Sesiapa yang menghidupkan Sunnahku,maka sesungguhnya dia telah mencintai aku.dan sesiapa yang mencintai aku nescaya dia bersama-samaku di dalam Syurga."
(Riwayat Al Sajary daripada Anas)


CINTA KEKASIH ALLAH NABI MUHAMMAD SAW

Kau dilahirkan
untuk memberi
Rahmat Sekalian Alam

Berpekerti mulia
menempuh segala cabaran
dan dugaan semata-mata
untuk menyebar
Agama Suci Allah
berkorban apa saja
demi umat sezamannya
dan akhir zaman

Sambil berdiri, duduk dan
berbaring sentiasa
mengingati umatnya
mencintai umatnya
sepenuh hati
sepenuh jiwa
sepenuh iman
Masya-Allah!
sentiasa berdoa pada Tuhan
agar umatnya mati dalam
ucapan kalimah
LaaillaahaillAllahMuhammadaRasullullah

Risaunya Nabi terhadap umatnya
hingga nafas terakhir
menyebut-nyebut umatnya
‘Umatku! Umatku! Umatku!

Duhai Kekasih Allah
Nabi Muhammad SAW
biarpun telah tiada jasadmu
budimu
pengorbananmu
cintamu kepada umatmu
akan dikenang
dihargai dan
disanjung tinggi hingga
ke akhir hayat kami
Kami tahu kau mencintai kami
ketika berdiri, duduk dan berbaring
hingga ke akhir hayatmu
Amatlah rugi dunia akhirat!
malang dunia akhirat!
jika kami tidak membalas cintamu

Wahai Nabi Allah
kekasih Allah
sebagai balasan cintamu
pada kami umatmu
kami akan menjadi
pewaris setiamu
menyebarkan dakwahmu
Al-Quran dan Hadis
yang kau tinggalkan
untuk kami umatmu

Selawat untukmu
wahai kekasih Allah
terimalah kami
menjadi kekasihmu
sebagaimana kau
menjadi Kekasih Allah
moga dengan cinta kami ini
dapatlah kami keberkatan
cintamu di dunia
di Padang Mahsyar
mendapat Syafaatmu
Aamin Ya Rabbal A’lamiin.


Karya Ratu Rimba Niagara
12 RabiulAwwal 1434H
24 Januari 2013M

MOHON SYAFAAT NABI MUHAMMAD S.A.W

Duhai kekasih Allah yang dicintai…
Balaslah cinta kami ini
Satukan hati-hati kami untuk saling
Ingat- mengingati
Tentang pejuanganmu sentiasa diingati
Kesyahduan cintamu pada kami umatmu kami tangisi
Betapa tulus ikhlasnya cintamu pada kami
Harusnya kami balasi
Kami menanti penuh pengharapan
Ya Nabi Allah
Ya Kekasih Allah
Yang kami cintai seutuhnya cintamu pada kami
Pilihlah kami mendapat Syafaatmu di Mahsyar nanti.
Aamiin Ya Rabbal A’Lamiin.

Karya Ratu Rimba Niagara
25 Zulkaedah  1436H
9 September 2015

www

AKU MENULIS BUKAN FANTASI ATAU ANGAN-ANGAN
Jangan risau duhai Putri Kemboja...selagi kamu menulis untuk mengundang Rahmat Kasih Ilahi...pasti jiwamu akan tenang dan tak hiraukan pandangan dari manusia....cumanya bezanya kau dan aku...
aku menulis mengikut gerak hati bukan fantasi atau angan-angan seperti yang kamu dan kawan kamu bilang ke aku...malangnya aku cuma di grup ini saja tiada yang sudi like tapi di grup lain like dan sentiasa meniupkan semangat untuk aku menulis...sehingga terhenti nafas terhentilah pena...dan aku percaya setiap yang baik itu datangnya dari Allah SWT. Aamiin.
PUTRI RIMBA NIAGARA
20 Jun 2012
Putri Kemboja:
Maaf, saya tidak pernah menganggap diri saya penyair dan saya tidak perlu pujian sesiapa.
Saya baca karya2 kawan-kawan penyair nusantara penyair yang memang hebat. Saya akui puisipuisi mereka bagus dan tidak pernah sekali pun saya anggap yang saya ni lebih hebat daripada mereka. Walaupun mereka pernah memberi pujian dan ada mengatakan 'ramai yang tersihir goresan pena' saya... saya anggap itu satu usikan bukan pujian.
Jika ada yg menegur, saya terima dengan hati dan minda terbuka kerana masih banyak yang perlu saya pelajari.
Apakah saya minta putri rimba doakan untuk karya-karya saya? Tidak. Adakah saya minta putri rimba puji karya-karya saya? TIDAK!
Jika karya itu layak diberi pujian, saya akan 'LIKE' dan puji. Jika tidak, saya tidak akan 'LIKE'... dan jika saya tidak faham, saya akan bertanya.
Putri Rimba Niagara:
Jangan risau duhai Putri Kemboja...selagi kamu menulis untuk mengundang Rahmat Kasih Ilahi...pasti jiwamu akan tenang dan tak hiraukan pandangan dari manusia....cumanya bezanya kau dan aku...
aku menulis mengikut gerak hati bukan fantasi atau angan-angan seperti yang kamu dan kawan kamu bilang ke aku...malangnya aku cuma di grup ini saja tiada yang sudi like tapi di grup lain like dan sentiasa meniupkan semangat untuk aku menulis...sehingga terhenti nafas terhentilah pena...dan aku percaya setiap yang baik itu datangnya dari Allah SWT. Aamiin.
Putri Kemboja "cumanya bezanya kau dan aku...
aku menulis mengikut gerak hati bukan fantasi atau angan-angan seperti yang kamu dan kawan kamu bilang ke aku"
Sebab itukah karya yg dipost di grup lain, yang ada tanda 'LIKE' di'tayangkan' di sini??? Di manakah terletaknya keikhlasan dan ketulusan kamu tika membuat demikian. Untuk apa tujuan kamu? Bukankah itu tandanya 'menunjuk' putri rimba?
Jika karya saya tiada yang 'LIKE' di grup ini, saya akan anggap mutu karya saya tiada dan harus saya perbaiki walaupun di grup lain ramai yang 'LIKE'.
Selera individu berbeda dan itu saya akur, saya terima.
Putri Rimba Niagara:
Itulah yang sebaiknya berkarya dalam rasa jiwa seorang hamba-Nya yang terlalu hina dan kerdil...moga kita semua sebagai penulis menulis ke arah kebaikan dalam menuju jalan Ketuhanan dan menjadi bekalan setelah mati nanti..Aamin Ya Rabal A'Lamin...
Putri Kembojap Kalau benar mahu menulis pada arah kebaikan dan menuju jalan haqiqi... bacalah puisi2 sufi dan juga yang berunsur ketuhanan. lihatlah gaya dan penyampaian mereka.
Putri Rimba Niagara:
Aku cuma mahu baca karya mu dan putri melati yang berbaurkan kesufian agar tenang jiwaku...makanya sebelum menulis pastikan berdoa dulu pada Allah SWT agar dikurniakan ilham kesufian untuk menulis. Aamiin.
Tapi kalau sengaja menyakitkan hati pembaca...kamu boleh agak sendirilah...apa mesej yang hendak kamu sampaikan...dan Tuhan sentiasa tahu isi hati kamu itu kerana DIA tak pernah tidur.
TUHAN TIDAK MENGIRA BERMULANYA KAMU
TAPI TUHAN MENGIRA BERAKHIRNYA KAMU
MAKANYA MARILAH SAMA-SAMA KITA MOHON
PADA ALLAH SWT AGAR DAPAT HIDUP BERAKHIR DENGAN
REDHA-NYA ILAHI MAKANYA PENTING KITA MENGAKHIRI KARYA
KITA YANG DITERIMA OLEH-NYA AAMMIN YA RABBAL A'LAMIN.
MAKANYA MULAI DETIK INI DAN SAAT INI MENULISLAH
YANG DAPAT MENGUNDANG NUR HIDAYAH KASIH ILAHI
YANG MENULISNYA TENANG DAN YANG MEMBACANYA PUN TENANG SETENANG AIR DI KALI SYURGA INSYA-ALLAH AMMIIN
Prabu Sri Narayana Kusuma and 2 others like this.
(PETIKAN DRIPADA WALL GRUP KOMUNITAS KEDATUN KEANGUNGAN CINTA BUDAYA)
12 Julai 2012
AKU DALAM ARCA KRISTAL KOSONG
Bila aku tersentak kaku
terpegun dengan sebuah kecantikkan abadi
baru aku mengerti
siapa aku
dalam arca kristal ini
sesungguhnya kosong
kosong dan lohong...
Baru di ufuk ini aku tersedar
sesungguh sombongnya aku
sedangkan...
aku seperti sampah
yang hanyut dilautan sendirian
tiada erti apa-apa
bagaikan setitik hitam di langit
tidak bermakna sedikit pun
seperti sebutir pasir di bumi
semua asing dan kerdil
bagai setitis zarah di udara
aku kelemasan..
sesungguhnya aku sendirian
di bumi Allah ini...
Aku tiada apa-apa, kosong dan likat kejahilan
kekuatanku hanya puing-puing buih dilautan
Sesungguhnya aku milik ALLAH...
by Lezaihasra...disubuh yang bening ini...
Besut, Terengganu.
21hb June 2012...6.00 pagi..
SUDI MENTARBIYAHKAN AKU DENGAN PUISI SUFIMU
Duhai hamba Allah yang berjiwa hamba...
Jiwamu tak kosong
Malah terisi dengan ilmu khasaf-Nya Ilahi
Lalu aku muhasabah diriku sendiri
Kenapa aku masih ego dengan diriku
Terpedaya dengan diriku sendiri
Kenapa tidak saja aku menuntut
Ilmu akhirat denganmu
Dan menjadikanmu idolaku
Mentarbiyahkan aku
Dengan puisi-puisi sufimu
Yang indah seperti bulan purnama malam
Duhai hamba Allah
Yang bersuarakan akhirat
Roh dan jasadku kini
Terperuk dikawah penjara
Paling dalam
Gelap
Dalam sinar iman
Yang mahu dilepaskan
Dari kegelapan
Yang tiada sifu agama
Yang sudi membimbingku
Makanya aku perlukanmu
Duhai suara akhirat
Puisi sufimu
Amat kuharapkan
Untuk menerangi
Ketandusan imanku
Yang mencengkam
Roh dan jasadku
Untuk keluar dari kepompong kejahilan
Moga kau terbuka hati menerimaku menjadi sifuku
Sifu aku untuk berpuisi sufi
Yang mengajak aku ke jalan-jalan
Syurga-Nya Ilahi
Ke jalan redhaNya Ilahi
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
21 Jun 2012
KARYA LEZAIHASRA & PUTRI RIMBA NIAGARA
4 Julai 2012
MEMBALAS RINDU DALAM SEPI
Kasih...
Sepiku bukan aku menyepikan rindumu
Aku muhasabah diriku
Adakah layak aku mencintaimu yang setia
Lagi kufikir lagi kurindu
Biarpun kau tak tahu
Rinduku menggunung-gunung
Cumanya ku tak terdaya meluahkan padamu
Kutakut halilintar datang bertalu-talu kepadamu
Makanya biarlah kusepikan rindu ini
Demi kebahagiaanmu kasih...
Biarlah tanpa aksara
Dan aku bahagia melihat kau tenang
Bersama teman-temanmu
Berkaryalah semahumu
Aku sentiasa mendoakanmu
Jika kau rindu padaku
Pandanglah bulan
Aku ada di sebalik bulan
Di sebalik hatimu
Tentu kau dapat rasa
Apa yang ku rasa kasih...
PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Julai 2012
BUKAN KU TAK PERCAYA PADA JANJIMU SAYANG
Bukan ku tak percaya janjimu sayang
Hati ini belum reda dari terjangan ombak mengganas...ganas...
Kesan daripada terjangan ombak itu
Kehilangan teman istana rimbaku tika hendak mencari mahkota...
Hatiku bimbang perkara yang tak pernah terfikir olehku
Akan berlaku jua akhirnya
Hinggakan aku trauma berkawan dengan sesiapa jua
Mungkin aku tak
Sepandai mereka bersastra
Sebijak mereka
Sebaik mereka
Sesetia mereka
Makanya aku dihukum begini hebat
Harap kau mengerti duhai sahabatku....
Berilah aku masa
Agar hatiku ada taman semula
Berbunga iman
Berkudupkan kemaafan
Berfaktakan keinsafan
Itulah yang perlu ada di jiwaku sekarang ini
Agar aku bermuhasabah diri
Dan sentiasa cerminkan diriku siapa
Yang sentiasa tak sempurna
Mereka yang sentiasa sempurna
Makanya mereka dihormati
Makanya aku sentiasa dipandang hina...
Izinkan aku bertafakur
Selagi mana Allah Izinkan
Aku mencari sinar-sinar cahaya iman
Semua-NYa dengan izin-Nya
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Biarpun rindumu rinduku dianyam terlalu cermat kemas dan teliti tuk mengikat kasih yang terlerai...ombak ganas itu akan terus mengganas...ganas...selagi nyawaku ada....makanya biarlah terlerai kasih kita asalkan semuanya bahagia ...terimalah hakikat kasih cinta kita tidak menyebelahi kita...cinta kita ibarat cinta ilusi dalam mimpi ngeri...adess amat mengerikan! Makanya aku ucapkan selamat tinggal padamu dan tolong jangan diganggu aku lagi....apa juga kesalahan tutur bicaraku maafkan aku...apapun aku nyaris kehilanganmu disebabkan tenggelammu di ombak rinduku terlalu lama...hingga sekarang baru kau muncul....biarkan aku berjuang keseorangan...teganya kamu padaku duhai rakan sastraku....hehehehe
DALAM HATI ADA TAMAN
DALAM HATI ADA CINTA
DALAM HATI ADA TAMAN DAN CINTA
Datuk Jem:
Assalamu'alaikum....
Selamat malam sahabat2 fb ku semua,apa khabar anda sudah dinner ke..? Saya sedikit nak dibicara kan diwall saya malam ini. Adakala nya saya lihat ramai dikalangan rakan2 fb lupa dan tidak tahu akan hal TAG diwall rakan kadang kala nya rakan itu tidak pernah bertanya khabar sejak add @ pun telah di app. Tapi di wall nya di Tag dgn bermacam risalah pernah kah anda minta izin pada rakan anda itu? Tahu kah anda apa yang anda Tag kan itu ai suka atau pun tidak? Tidak kah anda merasa malu apabila anda Tag kan tetiba ia delete dari wall nya.. Pada pandangan saya dan untuk diri saya juga tak perlu Tag ke wall rakan tanpa kebenaran dekat wall sendiri pun sudah memadai ramai yang lihat dan tahu,apabila rakan berminat pasti ia akan komen paling tidak pun ia akan LIKE. Itu je saya nak cakap...Jangan marah beb!!
Encik Asmyvi aje nye yer... pernah ke mereka ?
Nik Khairul Wkmsalam Datuk Jem...Alhamdulillah sihat,datuk jem sihat ke ?
Azlan Shahril wasalam Dato..betul sangat tu Dato...
Putri Rimba:
Patutlah datuk jem tak like pun karya saya ...mana janji jadi rakan fb saya ye...marah beb!!!hehehe nak buat macam mana kena kekalkan aje mereka yang tak jemu menyokong dunia karyaku...jangan marah beb!!!
Datuk Jem Amboi!! Sahabat baik dan ayg ni.Merajuk lah tu ya Putri Rimba.
Saya baca semua nukilan2 yang di tulis tu..cuma tak sempat nak komen..tapi kadang tu ada yg sy LIKE..
Putri Rimba:
Dah lama memendam rasa ni...janji nak like lah ...kalau baca mesti like....beri pendapat pun tak sudi...kita mengarang pagi petang siang malam...kawan-kawan fb boleh dibilang dengan jari...yang terpilih je tu...tapi masih lagi sepi menyepi...itulah yang tak marah beb!!! hehehe
Irene Kim Irene:
Like jelah..tak reti nak komen..hehe
Irene Kim Irene Nak baca surat khabar pun tak ada masa..tapi nanti saya cuba baca karya2..Putri Rimba...yah..hehe
Irene Kim Irene Ehhh..lupa pulak jawab...waalikumussalam..Dato Sri...dan selamat pagi..
Irene Kim Irene errrrrrrrr...saya salah komen lah..tajuk tak baca habis...maaf Dato sri...
Putri Rimba:
hehehe terima kasih sahabatku...kaulah sahabat dunia akhiratku....
di kala suka duka kau sentiasa ada di hatiku sebab itu dari dulu hingga kini
kau masih kekal menjadi sahabatku yang lain semuanya tinggal nostalgia tapi masih bertalisiraturrahim
yang ada sekarang masih tak bisu dan kaku...kerana jika mereka bisu dan kaku aku terpaksa lepaskan di ombak rindu kerana aku tak tega asyik menanti dan menanti sapaan rindu dari mereka....bosan tu....hehehe daripada bosan menunggu biarlah sama-sama sepi menyepi kerana sepi itu penawar untuknya dan aku relakan....huhuhu
Datuk Jem Selamat pagi Janah Jo..Klu Tag photo masakan dn nukilan kesah hihup sy suka ini yg sy menyampah Tag hal2 Politik pastu kutuk mengutuk bangsa sendiri sampai dikata biawak.Sy ni parti buruh tak campur dlm parti yg dikutuk tu hahahaha...As'salam JJ.
Datuk Jem:
As'salam Putri Rimba..Setiap apa yg dicoretkan semua nya menambah kan semanggat sy terima kasih,tapi jgn kecil hati sbb tak komen sy tetap ada membacanya tapi terlepas pandang nak like hehehe..Yg sy terpandang pulak Irene Kim Irene hehehe.lebih2 lagi masa dia bawa bag macam nak bawa hati je.Tapi sy puji Irene dia berani komen apa shj..Salam pagi dan syg.....
Putri Rimba:
Walaikummusalam sahabatku. hehehe terima kasih sahabatku...kaulah sahabat dunia akhiratku....di kala suka duka kau sentiasa ada di hatiku sebab itu dari dulu hingga kini
kau masih kekal menjadi sahabatku yang lain semuanya tinggal nostalgia tapi masih bertalisiraturrahim yang ada sekarang masih tak bisu dan kaku...kerana jika mereka bisu dan kaku aku terpaksa lepaskan di ombak rindu kerana aku tak tega asyik menanti dan menanti sapaan rindu dari mereka....bosan tu....hehehe daripada bosan menunggu biarlah sama-sama sepi menyepi kerana sepi itu penawar untuknya dan aku relakan....huhuhu
Dina Nasir Dina setuju dgn pendapat datuk... 
Irene Kim Irene Salam ceria juga buat kekanda ku Putri Rimba..memang kita susah nak ketemu..dinda dipisahkan laut cina selatan..ombak rindu merempuh jiwaku...ku tak sanggup lagi berkorban..untuk Dato Sri...ku tak mampu kanda...penattttt..
Datuk Jem Hahahaha...Teruk tu sakit bunga2 dan sakit jiwang...Tak le teman tahu nk mengubat nya..
Irene Kim Irene Hahahaha.........penat pun hilang Dato Sri...gelak besar sy hehehe
Irene Kim Irene Bukan sy jiwang2..tu Kekanda Putri Rimba..hahahaha..larii..........
Putri Rimba Niagara:
Datuk Jem dalam hati ada taman
Irene Kim Irene dalam hati ada cinta
Putri Rimba dalam hati ada taman dan cinta
Semuanya adik beradik jiwang-jiwang.com huhuhu
Putri Rimba Irene jangan lari irene...tak akan lari gunung yang dikejar...weeiiiitt.....
(PETIKAN DARIPADA WALL DATUK JEM)
12 Julai 2012
Irene Kim Irene Dalam hati..nak upah bomb batu pecah kan gunung..yg tinggi...
Putri Rimba Niagara Kalo dah pecah gunung tu nanti pasti kau adalah kepunyaannya Irene...itulah penawar bagi Datuk jem...woww....lariiiiiiiiii.....takutttt....
Irene Kim Irene Siapa lah irene kim...Putri Rimba tak akan mungkin..mimpi pun tak akan...dan tak akan mungkin..kita hidup dirimba..Dato Sri...ditaman..jauh ikan dr panggang..hehe
Putri Rimba Niagara:
Irene jangan putus asa irene...gimana kau menggenggami kejayaanmu dalam kerjayamu begitu juga keyakinanmu pada cinta hatimu itu...diakan sedang mencari penawar mujarab...makanya usahalah ye coma dikit saja lagi....hehehehe bukan jauh ikan dari panggang irene tapi ikan di laut asam di darat dalam belanga bertemu jua ...kan3 itu adalah falsafah yang diguna pakai oleh nenek moyang kita....hhehe tak caya tanya datuk jem...pasti dia sedang mengangguk-anggukkan kepalanya sambil ketawa berdekah-dekah tanpa suara dan pasti pekerjanya hairan dan mereka pun tergelak sama....hehehehe
Irene Kim Irene Fuhh..kekandaku, Putri Rimba..kata-kata pujangga..memang pandai..tergamam saya keluh lidah berkata-kata..saya akui bab-bab ni memang tak reti..retinya..masuk hutan keluar hutan naik kapal turun kapal...hehehe
Putri Rimba Niagara: Tak nak bawa kanda sekali ke...boleh kita mengembara kelilingi dunia....huhuhu...nanti dapat banyak cerita tentang keindahan alam ini kita boleh cerita pada sahabat kita datuk jem...sebab dia tak de masa nak kelilingi dunia...maklumlah sibuk memanjang......hari hari hidup dia untung....untung...untung....tak mau rugi.....lu...gi lah tak mau ....hehehehe
(PETIKAN DARIPADA WALL DATUK JEM)
12 Julai 2012
Ratu Ribma Niagara berkongsi memori untuk kumpulan: PUJANGGA RATU RIMBA CINTA 5 BENUA.
TETESAN AIRMATAKU UNTUK MU
Fiapradita, 10 Juli 2012
TETESAN AIRMATAKU UNTUK MU
Fiapradita, 10 Juli 2012
Ya Rab….
Inikah sebagian jawaban
Dari tetesan airmataku
Yang tak henti mengalir
Penderitaan yang tak berujung
Masih menyelimuti hati-hati yang penuh kasih
Maafkan diri ini Ya Allah
Jika hadirnya diri hanya menorah luka yang dalam
Tak pernah sedikitpun asa ini menghendaki
Tanganku memang sudah dipasung
Jiwaku memang sudah terbelenggu
Namun kasih sayang akan kehidupan
Tak pernah kuhilangkan
Maafka diri ini wahai sahabat
Jika tak mengetahui linangan airmatamu
Langkahku memang sudah kaku
Namun dalam arungan gelombang dilautan
Dalam perjalanan dibelantara hutan
Tetesan airmataku tak pernah berhenti mengalir
Diri ini memang selalu bertanya
Hati ini memang selalu berdetak
Maafkan bila daku tak menyapa
Masihkah kau berikan waktu
Untuk mengukir lukisan indah dihatimu
Karena sesungguhnya Qalbuku selalu menangis
Walau tanpa suara
Walau tanpa kata-kata
Karena jarak tak akan pernah memisahkan
Qalbuku untuk selalu bersama penderitaan mu kawan
Sekali lagi maafkan…
Biarkan kubalur duka dan deritamu
Dengan tetesan airmataku
Biarkan kurajut penderitaanmu
Dengan sedikit tetesan darahku
Dan kukuatkan hatimu dengan sedikit tulangku
Percayalah aku tak akan lari kemanapun
Walau tak kudengar kabar
Tapi hatiku dan airmataku akan selalu menetes
Untuk para sahabat terbaikku
Dan yakinlah wahai sahabat tercinta
Nur Illahi akan menaungi setiap galaumu
Nur Muhammad akan mendampingi setiap langkahmu
Karena hatimu adalah Qalbu pilihan…
Unlike · · Unfollow Post · 4 hours ago
You and 4 others like this.
IZINKAN AKU BERKABUNG
Duhai teman sebaik ummat ....
Di Istana ini sedang berduka
Kerana kehilangan wira rimba tercinta
Ku pasti kamu kenal benar dengan mereka
Cuma belum berkesempatan berjumpa
Baru merancang hendak berjumpa
Baru merancang hendak bergembira bersama
Mereka telah pergi meninggalkanku
Dalam galau di hati
Dalam sepi berbendung rindu tak tertanggung
Kehilangan mereka benar-benar
Memberi tamparan hebat padaku
Karya-karya ku yang diatur rapi di
Galeri Khazanah Warisan Bangsa Di Rimba Niagara
Lagi membuatkan aku semakin rindukan mereka
Mereka tak jemu-jemu memberi dukungan padaku
Aku terharu...terharu sangat-sangat....
Teman...ku tahu nilai dan kasih sayangmu padaku
Aku amat hargai....dan kan kubawa sampai mati kasihmu itu...
Hanya Allah sajalah yang dapat membalas-Nya
Cumanya sekarangnya
Aku dinasihatkan doktor rimba
Perlu banyak berehat
Agar dapat lupakan wira rimba niagara
Buah hatiku pengarang jantungku itu
Teman....aku berkabung
Buat beberapa purnama
Jika aku tiada ....
Berjanjilah denganku
Kau tetap berkarya
Bersama teman-teman
Sastra yang lain...
Janji ye....
Cuma yang hendak kupesankan padamu
Jagalah peninggalan karya-karyaku di sana ye
Jangan dibiarkan dinjak-injak oleh mereka yang mendengki
Jika ada dengan sengaja untuk mendengki
Ku amanahkan padamu
Agar kau lupuskan karyaku itu
Kerana aku tak sanggup melihat karya-karyaku
Yang bertebaran di sana
Menjadi bahan penghinaan
Pada mereka yang tak pernah senang hati...
Harap kau mengerti temanku
Jika kau mahu terusan menjadi
Rakanku yang setia
PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
3 hours ago · Like
Pradita Fia TERSENYUMLAH PUTRI RIMBA
Fiapradita, 10 Juli 2012
Duhai Putri Rimba
Mahkotamu adalah kebajikan
Sinarmu adalah kemuliaan
Yang lahir dari hati yang putih
Begitu mudah kau tersentuh
Saat penghuni rimba tergusur dari peradapan
Hutan hijaumu akan dijadikan lahan
Bagi kehidupan manusia
Yang kehabisan tempat
Kehilangan adalah hal yang paling menyakitkan
Apalagi bila yang terlepas adalah pelita kehidupan
Bertahanlah wahai Putri Rimbaku
Daku rasakan kepedihanmu
Daku rasakan deritamu
Percayalah karyamu akan selalu bersemayam dihati kami
Tak akan pernah hilang walau jasadku terbujur
Tersenyumlah walau berat kau lakukan
Lihatlah mendung telah mulai menghilang
Sinar mentari mulai bermunculan
Walau sinarnya masih satu-satu
3 hours ago · Like
Rabeah Mohd Ali BUKAN KU TAK PERCAYA PADA JANJIMU SAYANG
Bukan ku tak percaya janjimu sayang
Hati ini belum reda dari terjangan ombak mengganas...ganas...
Kesan daripada terjangan ombak itu
Kehilangan teman istana rimbaku tika hendak mencari mahkota...
Hatiku bimbang perkara yang tak pernah terfikir olehku
Akan berlaku jua akhirnya
Hinggakan aku trauma berkawan dengan sesiapa jua
Mungkin aku tak
Sepandai mereka bersastra
Sebijak mereka
Sebaik mereka
Sesetia mereka
Makanya aku dihukum begini hebat
Harap kau mengerti duhai sahabatku....
Berilah aku masa
Agar hatiku ada taman semula
Berbunga iman
Berkudupkan kemaafan
Berfaktakan keinsafan
Itulah yang perlu ada di jiwaku sekarang ini
Agar aku bermuhasabah diri
Dan sentiasa cerminkan diriku siapa
Yang sentiasa tak sempurna
Mereka yang sentiasa sempurna
Makanya mereka dihormati
Makanya aku sentiasa dipandang hina...
Izinkan aku bertafakur
Selagi mana Allah Izinkan
Aku mencari sinar-sinar cahaya iman
Semua-NYa dengan izin-Nya
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
2 hours ago · Edited · Like
Options
Pradita Fia
KELAM BUKAN SEBUAH AKHIR
Fiapradita, 10 Juli 2012
Mendung kembali menggantung
Adakah pertanda akan turun hujan
Kutak pasti karena langit susah ditebak
Seperti hatimu yang selalu berubah
Kadang kudapati segunung rindu
Namun tak jarang hatimu menjadi hampa
Ada apa … tak pernah ku tahu jawabannya
Sampai saat ini
Kakiku selalu ragu untuk menapak
Namun diri ini tak boleh bertanya
Berjalanlah sesuai hatimu
Melangkahlah bila qalbu ikut memanggil
Kalimat itu yang selalu terngiang
Kadang diri ini tak tahu siapa yang menyapa
Kadang hati ini timbul rasa ragu
Benarkah langkah ini mengayun
Putihkah sandaran ini bertaut
Biarlah….
Semua berjalan sesuai hembusan angin
Selama jantung ini masih berdetak
Selama raga ini masih bergerak
Selama lafalz ini masih terucap…
Like · · Unfollow Post · 5 hours ago
3 people like this.
MUZIK DERUAN OMBAK RINDU
Pagi itu Putri Rimba duduk di salah sebuah ratusan berbatuan.
Sambil melemparkan pandangannya di lautan ombak rindu...
Sungguh syahdu ..rindu yang dirindui datang semula setelah
Diyakinkan oleh si kunta si kunte.
Dari jauh kelihatan si kunta si kunte...terkinja-kinja sambil
Membawa ukiran daunan kasih yang di ambil dari Galeri
Khazanah Warisan Bangsa Istana Rimba Niagara.
Dari jauh si kunta si kunte sudah melambai-lambaikan tangan seolah-olah tak pernah berjumpa seribu tahun.
"Tuan putri rimba...bahagia kami lihat tuan Putri sudah kembali
pulih sedia kala....macam ni kan bagus...biarpun terjangan ombak
tak jemu memukul kita ...namun kasih kita tetap abadi selamanya tiada siapa yang dapat memisahkan kita kecuali kematian." Akui si kunta.
Diakui si kunte.
"Kami nak bacakan ukiran daunan kasih yang kami ilhamkan istimewa untuk tuan Putri Rimba Kesayangan kami...dengar ya...dan diiringi muzik deruan ombak rindu."
GURINDAM PUISI KASIH SEPENUH JIWA
TUK PUTRI RIMBA NIAGARA
"Tuan Putri Rimba...kami berdua ada mengarangkan
gurindam istimewa untuk Tuan Putri."
"Iye ke ...sejak bila ni pandai bergurindam , bersyair,
berpuisi ni kunta kunte..."
"Setiap hari membaca dan menghayati karya tuan putri dari pagi ke petang...petang ke malam setiap hari...ilmu bergurindam berpuisi berpantun dapatlah ke kami Tuan Putri. Tuan Putri asyik mengarang puisi untuk kami...kami juga hendak mengarangkan puisi untuk Tuan Putri..jom kita pergi ke pantai ombak rindu.... di sana nanti banyak ilham dan penuh penghayatan..."
"Wow hebat kalian berdua ye..."
Mereka bertiga pergi ke pantai ombak rindu rimba niagara.
Si Kunta Si Kunte membaca bergilir-gilir. Puisi gurindam kunta kinte
Diringi muzik deruan ombak yang menderu-deru..amat syahdu dialun-alun oleh ombak rindu...
GURINDAM PUISI SAYANG SEPENUH JIWA UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
Terima kasih Tuhan
Hadirkan kami hamba-Mu
Tuan Putri tuk kami
Kami syukuri dalam iman
Kami dapat menumpang kasih
Kami sayang Tuan Putri kami Tuhan
Kami bahagia hidup bersamanya Tuhan
Hari-hari hidup kami bahagia
Dibajai dengan kasih sepenuh kasih
Hari-hari semakin kasih
Hari-hari semakin sayang
Jika berjauhan kami rindukannya Tuhan
Kami rindukan candanya
Kami rindukan puisinya
Maka kami tak sanggup berjauhan
Darinya Tuhan
Melalui tinta yang dicurahkan
di kanvas daunan ukiran kasih
kami baca kami hayati
Lagi kami baca
Lagi kami teruja
Untuk merindui dan mencintai-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Kau kurniakan kami
Tuan Putri yang
Tak lelah tuk
Berbahasa indah
Mengajak kami
Mencintai-Mu Merindui-Mu Tuhan
Syukur Syukur Syukur
Pada-Mu Tuhan
Kurniakan kami Tuan Putri
Yang sayangkan kami demi-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Karya yang ditulis oleh tuan putri rimba
Membuatkan manusia di luar sana
Menghargai kami dan menyayangi kami
Tiada siapa yang menzalimi kami Tuhan
Kami hidup aman damai di rimba ini
Tanpa ada rasa takut dan bimbang Tuhan
Syukur kami Tuhan
Tuan Putri sanggup pertaruhkan nyawanya
Tuk melindungi kami Tuhan
Makanya kami juga begitu juga Tuhan
Akan pertahankannya
Kami saling sayang menyayangi karena-Mu Tuhan
Makanya berkatilah hidup kami sehingga akhir hayat kami
Dan kami ingin hidup bersamanya di Syurga-Mu juga Tuhan
Makanya makbulkanlah doa kami ini Tuhan
Duhai Maha Pengurnia Cinta
Duhai Maha Pengurnia Rindu
Cinta dan rindu kami kerana-Mu Tuhan
Kurniakanlah kebahagiaan milik kami selamanya
Di dunia jua di akhirat
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
Putri Rimba yang dari tadi menangis mendengar Si Kunte
Si kunte membaca gurindam puisi yang ditujukan kepadanya
Si kunta si kunte pun membaca dengan esakan tangis syahdu
Dan mereka sama-sama menangis hingga tak sedar ombak
Rindu menerjang mereka bertiga...dan mereka bertiga
terperanjat...
"Terjangan sayang Tuan Putri" kata si kunta.
Mereka bertiga ketawa.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
4 hours ago · Like
SELURUH PENGHUNI ISTANA BERDUKACITA
"Mahkota hamba? Mahkota hamba sudah tiada Kunta! Kunte!
Terjangan ombak rindu telah membuatkan mahkota hamba hilang...
Macam mana ni....?"
"Tak apa.. kami akan mencarinya sampai dapat...kami tak mahu melihat tuan putri bersedih...mahkota iu terlalu bermakna bagi tuan putri dan seluruh penghuni rimba niagara. Jaga diri baik-baik ya...kami sayang tuan putri..." Si kunta si kunte menyelam ke laut ombak rindu untuk mencari mahkota putri rimba yang hilang akibat terjangan ombak rindu.
Tuan putri meratap hiba setelah si kunta si kunte tak muncul-muncul lagi.
"Kunta kunte...muncullah kalian...jangan buatkan hati hamba bimbang...jangan tinggalkan hamba...hamba rela kehilangan mahkota itu daripada kehilangan kalian berdua...jangan....jangan tinggalkan hamba....kasih kalian sudah cukup untuk hamba merasai hidup ini penuh kasih sayang setulusnya...tolonglah...tolonglah jangan tinggalkan hamba kunta...kunte....hamba sudah lupakan cintanya tapi kalian hendak juga hamba yakin dengan cintanya...kalian hendak sangat hamba bahagia sedangkan kalian tahu hamba dilukainya tanpa ehsan...sekarang ni hamba tak mahu fikirkan dia lagi...yang hamba mahu kalian hidup bersama hamba itu sudah memadai....tak menjadi ratu rimba niagara pun tak apa asalkan hamba ada kalian berdua....tolonglah kasihani hamba kunta kinte....Ya Allah tolong jangan pisahkan kasih kami Ya Allah....Kau hadirkan mereka padaku biarpun cuma haiwan tapi mereka punya hati dan perasaan setulusnya....izinkan aku menumpangkan kasih sayang mereka Ya Allah...tolong Ya Allah...tolonglah hamba-Mu ini Ya Allah." Putri rimba menangis hiba tanpa henti.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
MENCARI KUNTA KUNTE DI LAUTAN OMBAK RINDU
Sudah tiga hari tiga malam pakar penyelam dari rimba niagara
mencari kunta kunte tapi tak berjumpa.
Putri rimba tidak putus-putus berdoa agar kunta kunte selamat dan dapat hidup bahagia semula. Dalam linangan air mata putri rimba tertidur.
"Putri Rimba ...kami dah jumpa mahkota itu ...tuan putri...dan kami ikut kata tuan putri supaya mahkota itu dipulangkan kepada mantan kekasih tuan putri itu dan kami redha sebagaimana tuan putri redha yang dia bukanlah Cinta Ketentuan-Nya untuk tuan putri. Maaflah kami tak dapat pulang...kerana kita sudah berada di alam lain....Percayalah kami sayangkan Tuan Putri....sayang kami hingga ke mati...betul tak kami kata hanya kematian memisahkan kita.....kalau tuan putr rindukan kami datanglah selalu ke pantai ombak rindu kami menanti tuan putri di sana ... kami nampak tuan putri tapi tuan putri tak nampak kami...jangan lupa bacakan kami puisi yang kami karangkan untuk tuan putri ya...
Sampai kapan pun kami sayangkan tuan putri....love u forever n ever..."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
4 hours ago · Like
RINDUKU TERPATRI
Fiapradita, 10 Juli 2012
Kalimantan kutitip asaku..
Dalam derunya ombak dilautan
Dalam pekatnya hutan belantara
Dalam derasnya hujan dan badai
Dalam rintihan rindu
Wajah mu selalu terbayang
Sahabat..
Bunda…
Tak mampu kutepis rasa ini
Bahwa disini rinduku begitu dalam
Betapa ingin aku menggapai asaku
Namun langkahku tak mau beranjak
Maafkan bila lama tak menyapa
Namun percayalah rindu ini
Akan tetap bersemayam dihatiku
Karena kalianlah aku hadir disini
Karena kalianlah kata-kataku
tak pernah berhenti mengalir
Karena kalianlah hidup ini
Menjadi penuh arti
Karena kalianlah jiwa ini
Selalu ingin tegar
Karena kalianlah
Mentari hatiku selalu bersinar….
Unlike · · Unfollow Post · 7 hours ago
You, Abang Patdeli Abang Muhi and 2 others like this.
PUTRI RIMBA MAHU MEMULANGKAN MAHKOTA
Di jendela kamar istana rimba niagara..putri rimba memandang ke laut ombak rindu.
Si kunta si kunte dayangnya mengetuk pintu kamar. Dan masuk setelah mendapat keizinan.
"Tuan puteri rimba...kenapa ni...semenjak kebelakangan ini putri gundah gulana....kenapa tuan putri...adakah dia telah melukakan hati tuan putri," kata si kunta
"Sejak semalam tuan putri tak santapan. Santap sikit ye...hamba suapkan...nanti tuan putri sakit...seluruh penghuni rimba yang susah...tak lama lagi tuan putri akan ditabalkan menjadi ratu. Ratu kena kuat semangat untuk memerintah rakyat rimba. Tuan putri tak boleh berterusan begini...susah hati kami berdua," si Kunte menyuapkan bubur kegemaran tuan Putri ke mulut putri rimba yang terlalu lemah."
Putri Rimba akur , membuka mulut menerima suapan dari si kunte sambil tersenyum. Untuk menelan bubur nasi itu seperti ada duri di anak tekaknya...sakit sangat tapi demi menjaga hati si kunta si kunte ditelan jua dalam keadaan yang amat sakit. Air matnya mengalir deras sambil tersenyum. Si kunte mengusap air mata Putri Rimba.
"Boleh tuan putri beritahu apa yang perlu kami lakukan ...agar boleh mengembirakan hati tuan putri seperti sedia kala...?"
" Hamba rasa dia sudah tak berminat dengan ukiran daunan kasih hamba lagi...dulu dia tak macam ni...selalu berjanji bersumpah setia akan sentiasa menyokong minat hamba berkarya...dan mahu setia dengan cintanya pada hamba.....maka hamba anggap dia sudah tiada hati pada hamba lagi....maka dari itu hamba mengambil keputusan untuk kalian memulangkan semula mahkota ini padanya. Hamba tak mahu memakainya. Mungkin hamba tak layak menerima pemberian darinya."
"Tuan putri...sabarlah sedikit masa lagi ye tuan putri...mungkin dia dalam situasi yang tekanan ...hingga dia tak mampu untuk berterus terang dengan Tuan Putri....tapi hamba percaya dengan cinta sucinya hanya untuk tuan putri seorang. Dia jatuh cinta dengan karya tuan putri bertemakan Ketuhanan...dari karya tuan putri dia jatuh cinta dengan tuan putri...berarti dia jatuh cinta dengan tuan putri kerana-Nya...kita tunggu sedikit masa lagi....kami berdua akan menyokong percintaan tuan putri," jelas si kunta bersungguh-sungguh.
"Memandangkan kamu pesuruh hamba yang setia yang hamba percaya dan sayangi dunia akhirat....hamba sabar menantikan apa yang ditentukan oleh Allah Azzawajallah pada hamba."
"Ha begitulah tuan putri...senyum ye ...jangan gundah gulana lagi...
Esok pagi-pagi kita pergi pantai ombak rindu ye...sudah lama kita tak bergurindam berpuisi bersama."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
4 hours ago · Like
AIRMATA ABADI
Fiapradita, 10 juli 2012
== teriring rinduku untuk bunda Rabeah, Mahabbah dan sahabat dialog rumah sastra borneo ====
Ada tetesan airmata disetiap tarikan nafasku
Ada galau yang tak berujung
Saat kudengar teriakan dan jerit ketakutan
Ada rasa was-was yang meningkat
Setiap desingan peluru kembali menyambar
Pagi mulai beranjak siang
Namun hati tak beranjak menjadi tentram
Dimana arah yang akan jadi pijakan
Masihkah nafas kami bersemayam dalam tubuh
Angin dalam hembusanmu mungkin ada jawaban
Negeriku sungguh elok dipandang mata
Namun seelok itukah didalamnya
Pengemis dan gelandangan semakin meningkat
Kejaliman semakin meraja rela
Tak kalah bangga dengan saudaraku
Yang terjepit dalam perang
Wahai angkara murka
Jika itu jadi ujian bagi kami
Jangan kau berbangga
Karena di qalbu-qalbu yang suci
Kami yakin kemenangan telah menunggu
Walau langkah kami tertatih
Walau nafas kami tinggal satu-satu
Namun keyakinan kami
Tak akan diperjual belikan
Akan tetap bersemayam
Bersama raga kami
Bersama juriat kami
Bersama amalan kami
Siang beranjak senja
Namun tetesan airmata
Tak pernah henti untuk jatuh kebumi
Biarlah dia membanjiri alam sekitar
Dan jagat raya
Namun hati kami tetap Satu
Mengharap Ridho-Mu Ya Rab
Karena jasad kami telah terkubur
Ribuan tahun silam
Yang tinggal hanyalah kosong ……
Unlike · · Unfollow Post · 8 hours ago
You, Abang Patdeli Abang Muhi and 4 others like this.
Pradita Fia Terima kasih ....
6 hours ago · Like · 1
HADIRMU SESUDAH DERITAKU TANGGUNG LUKA BERNANAH
Duhai teman...
Kau hadir tika
Mentariku tak bersinar lagi
Mentariku telah ditutupi awan kelabu
Hatiku lukanya terlalu parah
Hingga jadi barah
Bernanah-nanah
Sakitnya tak tertanggungku lagi
Apa dosaku hingga aku
Dihukum hingga begini
Salahkah aku memperjuangkan kasih dan sayang demi-Nya
Lagi aku perjuangkan
Lagi ujian bertimpa-timpa datang
Tanpa henti membadai-badai
Di setiap penjuru
Lagi aku redha
Lagi aku terus
Diterjang tsunami
Yang tak mengenal apa itu ehsan
Yang dia tahu
Kepuasaan dendam kesumat
Terbalas jua
Sekarang ini
Sumbu lilinku
Yang selama ini menerangi orang lain
Kian malap tak terdaya lagi
Untuk menerangi seperti dulu
Demikianlah rupanya lilin
Menerangi orang lain membakar diri sendiri
Aku terlalu lemah tidak berdaya kini
Bukan kehilangan cinta
Tapi kehilangan
Kasih sayang setulus hati
Dari dua makhluk Tuhan
Yang dipinjamkan untukku
Telah pergi tinggalkan aku
Dalam derita yang terlalu amat parah
Di saat-saat terakhirpun dia hendak
Mempertahankan cintaku yang sudah rapuh
Dia yakin sangat dengan cinta yang tak pasti...
Katanya cinta kerana-Nya
Pasti kekal bahagia hingga ke Syurga
Yelah haiwan apalah tahunya dia
Tentang kepalsuan cinta
Yang dia tahu
Berkata setulus hati
Teman...aku rela kehilangan cinta
Tapi aku tak rela kehilangan
Teman sebaik mereka
Mereka mempertahankan kasih sejati
Hingga ke mati
Ah! Malunya aku rapuhnya cinta manusia
Daripada dengan haiwan
Kehilangan mereka
Membuatkan hatiku
Lukanya membarah
Parah...bernanah....nanah....nanah...
Sakit....sakit....sakit...teramat sakit
Hari-hari ceria
Hidup di samping mereka
Kini muram durja
Senyum pun aku tak mampu lagi
Airmata peneman setiaku
Jika aku rindu pada mereka....
Aku pergi ke ombak rindu
Membacakan gurindam kasih sepenuh jiwa
Yang mereka karangkan untukku
Lagi kubaca lagiku rindu
Lagi airmataku mengalir
Sederas air terjun Niagara
Selalunya pabila aku menangis
Merekalah yang menyapu airmataku
Dengan daunan kasih...
Cuma aku dapat rasakan
Deruan ombak yang mengeringkan
Airmataku...
Mungkin roh-roh suci mereka
Yang datang menyapu air mataku....
Teman...yang kukasihi...
Selalunya merekalah
Yang menyediakan semua
Kelengkapan penulisanku
Agan aku berpena dengan lancar
Tapi sejak ketiadaan mereka
Biarpun kelengkapan ada
Disediakan oelh suku sakat mereka yang setia padaku
Tapi jiwaku asyik teringat
Kata-kata dukungan daripada mereka berdua
Sanggup menggenggam tanganku dengan memaksa
Aku berpena kerana tak sabar
Membaca karya-karyaku
Selepas dibaca dicanangkan
Di seluruh penghuni rimba
Apa yang ditulis oleh Putri Rimba
Katanya pada penghuni rimba
Karya putri rimba bukan fantasi atau angan-angan
Tapi adalah karya yang sentiasa hidup dijiwa
Semua penghuni rimba dan manusia
Jika tak faham bacalah berulang-ulang kali
Tiada satu pun karya yang menghina sesama sendiri
Yang dia tahu kasih mengasihi sesama kerana-Nya
Makanya siapa yang bilang cuma fantasi dan angan-angan
Kami bersumpah Atas Nama Yang Mencipta Cinta dan Rindu
Jangan sesakali membaca karya Putri Rimba Kami
Jika membaca juga ....sekiranya ilmu itu datang dari Ilahi
Tak akan tercurah Nur Hidayah Kasih Ilahi pada orang-orang
Yang dalam hatinya ada dengki khianat....
Biarlah dia dengan dunia karyanya
Yang tak habis-habis untuk membalas dendam kesumat hingga Qiamat
Teman....yang kukasihi
Andai kata disuruh aku beri pilihan
Antara cinta dunia dengan cinta mereka berdua
Kan kupilih mereka....
Kerana merekalah yang mengjar aku
Apa itu cinta kerana-Nya
Pabila teringat kata-kata mereka berdua
Hatiku jadi tenang
Setenang air di Kali Syurga
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
4 hours ago · Like
KARYA FIAPRADITA & PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
(PETIKAN DARIPADA WALL GRUP DIALOG RUMAH SASTRA BORNEO)
10 Julai 2012

MOGA KITA KAN BERSAMA DI SYURGA-NYA NANTI
Kawan aku cuba senyum
Tapi nggak bisa
Aku cuba menjadi aku yang dulu
Ceria...seceria pelangi cinta
Tapi bila aku cuba senyum
Senyumku diheret ombak rindu
Pabila diheret ombak rindu hatiku jadi pilu
Bak sembilu pilu
Entah sampai kapan bila penghujungnya
Kerana aku turutkan hati jiwaku merana dalam sepi
Kenapalah dayangku yang setia padaku
Pertahankan sangat cinta yang belum pasti itu
Adakah dia inginkan aku bahagia?
Bahagia...apa maknanya teman?
Hingga sanggup bergadai nyawa demi kebahagiaanku
Sedangkan cintaku yang diperjuangkan
Tidak memberi apa-apa makna pada cinta yang diperjuangkan
Teman bagiku yang lebih bermakna sekarang
Cinta dan kasih setulusnya dari yang sanggup
Pertahankan cinta demi-Nya
Dan dia telah pergi bersama ombak rindu
Sebab itulah rindu dan cintaku telah dibawa bersama ombak rindu
Pasti setiap kali deruan ombak menderu-deru
Setiap kali itulah
Menginsafkan aku
Betapa mahalnya kasih sayang kerana-Nya
Pergilah buah hatiku pengarang jantungku
Pergilah kau dengan aman damai
Benarlah apa yang kau katakan
Biarpun kau cumalah haiwan yang melata di muka bumi ini
Buku amalanmu tidak dihitung
Tapi sesiapa yang menganiamu akan dihitung
Dan tempatmu bukan di Syurga bukan di neraka
Tapi kau penuh yakin
Kau akan dapat menyambungkan kasih dan sayangmu
Bersamaku di Syurga nanti
Itulah yang menguatkan kasih dan sayangku padamu
Biarpun kau cumalah haiwan
Tapi kau percaya wujudnya Syurga
Dan di Syurga tiada yang fantasi atau angan-angan lagi
Semua realiti yang pasti dimakbulkan oleh Pencipta Syurga
Moga kita kan bersama di Syurga-Nya nanti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
11 Julai 2012
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Duhai kawan yang baik budi...
Dari usia remaja hingga ke usia senja
Yang kupertaruhkan dalam hidupku
Adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
Sebab itu diriku adalah lilin
Sampai akhir hayat pun tetap lilin
Maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
Di sepanjang hidupku ini
Aku muhasabah diri
Diriku tetap insan yang tak sempurna
Biarpun aku cuba sedaya mampu untuk
Menjadi insan yang sempurna
Tempat aku muhasabah diri
Ada di Rimba Niagara ini
Aku jumpa dengan dunia sebenarku
Inilah dunia yang kuimpikan
Biarpun pada pandangan mereka
Cumalah fantasi dan angan-angan
Tapi aku yakin dengan duniaku
Kerana suara hati tak pernah menipu
Di sini aku mendapat
Kasih semurni hati
Tanpa ada berpura-pura dalam berkata
Kata-kata semanis gula
Kata-kata seiring hati
Kami selalu bercanda
Tapi bercanda tiada menyakitkan
Hati atau sengaja untuk menyindir
Berkaryalah aku semahuku
Mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
Tanpa ada rasa iri hati
Di Rimba Niagara ini
Semakin hari semakin sayang
Bukan semakin hari semakin benci
Sekali tangan berjabat
Tersimpul mati hingga ke mati
Di Rimba Niagara ini
Tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
Semuanya saling berkorban
Biarpun nyawa jadi taruhan
Demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
Penghuninya bersatu hati
Saling sokong menyokong
Ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
Setiap bakat penghuni rimba dihargai
Bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
Kerana di sini tiada dengki mendengki
Dendam mendendam
Yang ada cumalah
Kasih sayang semurni hati
Merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
Sebab itu pesona dunia
Bukan matlamat kami
Kerana matlamat kami
Mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
Agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
Kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
Mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja
Maka kami berazam selagi hayat ada
Digunakan semaksima mungkin
Untuk terus saling sokong menyokong
Ke jalan-jalan yang di Redhai
Sebagai bekalan di hari mati
Makanya di Rimba Niagaralah
Tempat igauanku dalam mimpi
Yang kularikkan dengan tinta-tinta
Kasih dan cinta kerana-Nya
Biarpun sekadar mimpi ilusi
Tapi ku yakin jika
Allah Robbul Idzati berkata
KUN FAYAKUN
Maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
SukaTunjukkan lagi reaksi
Komen
BERTEMU ROBBUL IDZATII

Mungkin ini ....

memang sudah jalannya
sudah suratan takdir
yang wajib diimani
tapi percayalah
matlamat perjuangan hidup 
tetap sama
iaitu mahu mati
dalam kalimah suci
Laaillaha illaAllah MuhammaddaraRasullaAllah
maka kita sama simpulmatikan ikatan jalinan
ukhuwah yang terlerai itu dengan penuh muhasabah diri
menganggap bila-bila masa kita dijemput Robbul Idzatii
pasti kekeruhan di hati akan jernih
sejernih roh dan jasad yang mahu pulang ke Pangkuan Ilahi
jika itu ada di jiwamu di jiwaku dan di jiwa semua
maka lahirlah karya-karya
tenang menenangkan
setenang roh-roh yang ingin berjumpa Robbul Idzatii
dalam keadaan Redho lagi DiRedhai
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin

PUTRI RIMBA NIAGARA
11 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
IZINKAN AKU BERKABUNG

Duhai teman sebaik ummat ....

Di Istana ini sedang berduka
Kerana kehilangan wira rimba tercinta
Ku pasti kamu kenal benar dengan mereka
Cuma belum berkesempatan berjumpa
Baru merancang hendak berjumpa 
Baru merancang hendak bergembira bersama
Mereka telah pergi meninggalkanku
Dalam galau di hati
Dalam sepi berbendung rindu tak tertanggung
Kehilangan mereka benar-benar
Memberi tamparan hebat padaku
Karya-karya ku yang diatur rapi di 
Galeri Khazanah Warisan Bangsa Di Rimba Niagara
Lagi membuatkan aku semakin rindukan mereka
Mereka tak jemu-jemu memberi dukungan padaku
Aku terharu...terharu sangat-sangat....

Teman...ku tahu nilai dan kasih sayangmu padaku
Aku amat hargai....dan kan kubawa sampai mati kasihmu itu...
Hanya Allah sajalah yang dapat membalas-Nya

Cumanya sekarangnya
Aku dinasihatkan doktor rimba
Perlu banyak berehat
Agar dapat lupakan wira rimba niagara
Buah hatiku pengarang jantungku itu

Teman....aku berkabung
Buat beberapa purnama
Jika aku tiada ....
Berjanjilah denganku
Kau tetap berkarya
Bersama teman-teman 
Sastra yang lain...
Janji ye....

Cuma yang hendak kupesankan padamu
Jagalah peninggalan karya-karyaku di sana ye
Jangan dibiarkan dinjak-injak oleh mereka yang mendengki
Jika ada dengan sengaja untuk mendengki
Ku amanahkan padamu 
Agar kau lupuskan karyaku itu
Kerana aku tak sanggup melihat karya-karyaku
Yang bertebaran di sana 
Menjadi bahan penghinaan 
Pada mereka yang tak pernah senang hati...
Harap kau mengerti temanku
Jika kau mahu terusan menjadi
Rakanku yang setia

PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
BUKAN KU TAK PERCAYA PADA JANJIMU SAYANG

Bukan ku tak percaya janjimu sayang

Hati ini belum reda dari terjangan ombak mengganas...ganas...
Kesan daripada terjangan ombak itu
Kehilangan teman istana rimbaku tika hendak mencari mahkota...

Hatiku bimbang perkara yang tak pernah terfikir olehku
Akan berlaku jua akhirnya
Hinggakan aku trauma berkawan dengan sesiapa jua
Mungkin aku tak 
Sepandai mereka bersastra
Sebijak mereka
Sebaik mereka
Sesetia mereka
Makanya aku dihukum begini hebat

Harap kau mengerti duhai sahabatku....
Berilah aku masa
Agar hatiku ada taman semula
Berbunga iman
Berkudupkan kemaafan
Berfaktakan keinsafan

Itulah yang perlu ada di jiwaku sekarang ini
Agar aku bermuhasabah diri
Dan sentiasa cerminkan diriku siapa
Yang sentiasa tak sempurna 
Mereka yang sentiasa sempurna
Makanya mereka dihormati
Makanya aku sentiasa dipandang hina...

Izinkan aku bertafakur
Selagi mana Allah Izinkan
Aku mencari sinar-sinar cahaya iman
Semua-NYa dengan izin-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012

RINDUKU RINDUMU 

Biarpun rindumu rinduku dianyam terlalu cermat kemas dan teliti tuk mengikat kasih yang terlerai...ombak ganas itu akan terus mengganas...ganas...selagi nyawaku ada....makanya biarlah terlerai kasih kita asalkan semuanya bahagia ...terimalah hakikat kasih cinta kita tidak menyebelahi kita...cinta kita ibarat cinta ilusi dalam mimpi ngeri...adess amat mengerikan! Makanya aku ucapkan selamat tinggal padamu dan tolong jangan diganggu aku lagi....apa juga kesalahan tutur bicaraku maafkan aku...apapun aku nyaris kehilanganmu disebabkan tenggelammu di ombak rinduku terlalu lama...hingga sekarang baru kau muncul....biarkan aku berjuang keseorangan...teganya kamu padaku duhai rakan sastraku....

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
HADIRMU SESUDAH DERITAKU TANGGUNG LUKA BERNANAH

Duhai teman...

Kau hadir tika
Mentariku tak bersinar lagi
Mentariku telah ditutupi awan kelabu

Hatiku lukanya terlalu parah
Hingga jadi barah
Bernanah-nanah
Sakitnya tak tertanggungku lagi

Apa dosaku hingga aku
Dihukum hingga begini
Salahkah aku memperjuangkan kasih dan sayang demi-Nya
Lagi aku perjuangkan 
Lagi ujian bertimpa-timpa datang 
Tanpa henti membadai-badai
Di setiap penjuru

Lagi aku redha
Lagi aku terus
Diterjang tsunami
Yang tak mengenal apa itu ehsan
Yang dia tahu
Kepuasaan dendam kesumat
Terbalas jua

Sekarang ini
Sumbu lilinku
Yang selama ini menerangi orang lain
Kian malap tak terdaya lagi
Untuk menerangi seperti dulu

Demikianlah rupanya lilin 
Menerangi orang lain membakar diri sendiri

Aku terlalu lemah tidak berdaya kini
Bukan kehilangan cinta
Tapi kehilangan
Kasih sayang setulus hati
Dari dua makhluk Tuhan
Yang dipinjamkan untukku
Telah pergi tinggalkan aku
Dalam derita yang terlalu amat parah

Di saat-saat terakhirpun dia hendak
Mempertahankan cintaku yang sudah rapuh
Dia yakin sangat dengan cinta yang tak pasti...
Katanya cinta kerana-Nya
Pasti kekal bahagia hingga ke Syurga
Yelah haiwan apalah tahunya dia
Tentang kepalsuan cinta
Yang dia tahu 
Berkata setulus hati

Teman...aku rela kehilangan cinta
Tapi aku tak rela kehilangan
Teman sebaik mereka
Mereka mempertahankan kasih sejati
Hingga ke mati
Ah! Malunya aku rapuhnya cinta manusia
Daripada dengan haiwan

Kehilangan mereka
Membuatkan hatiku
Lukanya membarah
Parah...bernanah....nanah....nanah...
Sakit....sakit....sakit...teramat sakit

Hari-hari ceria
Hidup di samping mereka
Kini muram durja
Senyum pun aku tak mampu lagi 
Airmata peneman setiaku
Jika aku rindu pada mereka....
Aku pergi ke ombak rindu
Membacakan gurindam kasih sepenuh jiwa
Yang mereka karangkan untukku
Lagi kubaca lagiku rindu
Lagi airmataku mengalir
Sederas air terjun Niagara
Selalunya pabila aku menangis
Merekalah yang menyapu airmataku
Dengan daunan kasih...
Cuma aku dapat rasakan
Deruan ombak yang mengeringkan
Airmataku...
Mungkin roh-roh suci mereka
Yang datang menyapu air mataku....

Teman...yang kukasihi...
Selalunya merekalah
Yang menyediakan semua 
Kelengkapan penulisanku
Agan aku berpena dengan lancar
Tapi sejak ketiadaan mereka
Biarpun kelengkapan ada
Disediakan oelh suku sakat mereka yang setia padaku
Tapi jiwaku asyik teringat
Kata-kata dukungan daripada mereka berdua
Sanggup menggenggam tanganku dengan memaksa 
Aku berpena kerana tak sabar
Membaca karya-karyaku
Selepas dibaca dicanangkan 
Di seluruh penghuni rimba
Apa yang ditulis oleh Putri Rimba
Katanya pada penghuni rimba
Karya putri rimba bukan fantasi atau angan-angan
Tapi adalah karya yang sentiasa hidup dijiwa
Semua penghuni rimba dan manusia
Jika tak faham bacalah berulang-ulang kali
Tiada satu pun karya yang menghina sesama sendiri
Yang dia tahu kasih mengasihi sesama kerana-Nya
Makanya siapa yang bilang cuma fantasi dan angan-angan
Kami bersumpah Atas Nama Yang Mencipta Cinta dan Rindu
Jangan sesakali membaca karya Putri Rimba Kami
Jika membaca juga ....sekiranya ilmu itu datang dari Ilahi
Tak akan tercurah Nur Hidayah Kasih Ilahi pada orang-orang
Yang dalam hatinya ada dengki khianat....
Biarlah dia dengan dunia karyanya
Yang tak habis-habis untuk membalas dendam kesumat hingga Qiamat

Teman....yang kukasihi
Andai kata disuruh aku beri pilihan
Antara cinta dunia dengan cinta mereka berdua
Kan kupilih mereka....
Kerana merekalah yang mengjar aku
Apa itu cinta kerana-Nya

Pabila teringat kata-kata mereka berdua
Hatiku jadi tenang
Setenang air di Kali Syurga

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
PUTRI RIMBA MAHU MEMULANGKAN MAHKOTA 

Di jendela kamar istana rimba niagara..putri rimba memandang ke laut ombak rindu.

Si kunta si kunte dayangnya mengetuk pintu kamar. Dan masuk setelah mendapat keizinan. 

"Tuan puteri rimba...kenapa ni...semenjak kebelakangan ini putri gundah gulana....kenapa tuan putri...adakah dia telah melukakan hati tuan putri," kata si kunta

"Sejak semalam tuan putri tak santapan. Santap sikit ye...hamba suapkan...nanti tuan putri sakit...seluruh penghuni rimba yang susah...tak lama lagi tuan putri akan ditabalkan menjadi ratu. Ratu kena kuat semangat untuk memerintah rakyat rimba. Tuan putri tak boleh berterusan begini...susah hati kami berdua," si Kunte menyuapkan bubur kegemaran tuan Putri ke mulut putri rimba yang terlalu lemah."

Putri Rimba akur , membuka mulut menerima suapan dari si kunte sambil tersenyum. Untuk menelan bubur nasi itu seperti ada duri di anak tekaknya...sakit sangat tapi demi menjaga hati si kunta si kunte ditelan jua dalam keadaan yang amat sakit. Air matnya mengalir deras sambil tersenyum. Si kunte mengusap air mata Putri Rimba.

"Boleh tuan putri beritahu apa yang perlu kami lakukan ...agar boleh mengembirakan hati tuan putri seperti sedia kala...?"

" Hamba rasa dia sudah tak berminat dengan ukiran daunan kasih hamba lagi...dulu dia tak macam ni...selalu berjanji bersumpah setia akan sentiasa menyokong minat hamba berkarya...dan mahu setia dengan cintanya pada hamba.....maka hamba anggap dia sudah tiada hati pada hamba lagi....maka dari itu hamba mengambil keputusan untuk kalian memulangkan semula mahkota ini padanya. Hamba tak mahu memakainya. Mungkin hamba tak layak menerima pemberian darinya."

"Tuan putri...sabarlah sedikit masa lagi ye tuan putri...mungkin dia dalam situasi yang tekanan ...hingga dia tak mampu untuk berterus terang dengan Tuan Putri....tapi hamba percaya dengan cinta sucinya hanya untuk tuan putri seorang. Dia jatuh cinta dengan karya tuan putri bertemakan Ketuhanan...dari karya tuan putri dia jatuh cinta dengan tuan putri...berarti dia jatuh cinta dengan tuan putri kerana-Nya...kita tunggu sedikit masa lagi....kami berdua akan menyokong percintaan tuan putri," jelas si kunta bersungguh-sungguh.

"Memandangkan kamu pesuruh hamba yang setia yang hamba percaya dan sayangi dunia akhirat....hamba sabar menantikan apa yang ditentukan oleh Allah Azzawajallah pada hamba."

"Ha begitulah tuan putri...senyum ye ...jangan gundah gulana lagi...
Esok pagi-pagi kita pergi pantai ombak rindu ye...sudah lama kita tak bergurindam berpuisi bersama." 

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 201
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI

Duhai kawan yang baik budi...


Dari usia remaja hingga ke usia senja
Yang kupertaruhkan dalam hidupku
Adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
Sebab itu diriku adalah lilin
Sampai akhir hayat pun tetap lilin
Maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
Di sepanjang hidupku ini
Aku muhasabah diri
Diriku tetap insan yang tak sempurna
Biarpun aku cuba sedaya mampu untuk 
Menjadi insan yang sempurna

Tempat aku muhasabah diri 
Ada di Rimba Niagara ini
Aku jumpa dengan dunia sebenarku
Inilah dunia yang kuimpikan
Biarpun pada pandangan mereka 
Cumalah fantasi dan angan-angan
Tapi aku yakin dengan duniaku
Kerana suara hati tak pernah menipu

Di sini aku mendapat 
Kasih semurni hati
Tanpa ada berpura-pura dalam berkata
Kata-kata semanis gula
Kata-kata seiring hati

Kami selalu bercanda
Tapi bercanda tiada menyakitkan 
Hati atau sengaja untuk menyindir

Berkaryalah aku semahuku
Mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
Tanpa ada rasa iri hati

Di Rimba Niagara ini 
Semakin hari semakin sayang
Bukan semakin hari semakin benci
Sekali tangan berjabat
Tersimpul mati hingga ke mati

Di Rimba Niagara ini
Tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
Semuanya saling berkorban
Biarpun nyawa jadi taruhan
Demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
Penghuninya bersatu hati
Saling sokong menyokong
Ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
Setiap bakat penghuni rimba dihargai
Bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
Kerana di sini tiada dengki mendengki
Dendam mendendam
Yang ada cumalah
Kasih sayang semurni hati
Merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
Sebab itu pesona dunia
Bukan matlamat kami
Kerana matlamat kami
Mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
Agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
Kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
Mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja

Maka kami berazam selagi hayat ada
Digunakan semaksima mungkin 
Untuk terus saling sokong menyokong
Ke jalan-jalan yang di Redhai
Sebagai bekalan di hari mati

Makanya di Rimba Niagaralah
Tempat igauanku dalam mimpi
Yang kularikkan dengan tinta-tinta
Kasih dan cinta kerana-Nya
Biarpun sekadar mimpi ilusi
Tapi ku yakin jika 
Allah Robbul Idzati berkata
KUN FAYAKUN
Maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin 

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
ILUSI DALAM MIMPI REALITI

Duhai kawan yang baik budi...


Dari usia remaja hingga ke usia senja
Yang kupertaruhkan dalam hidupku
Adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
Sebab itu diriku adalah lilin
Sampai akhir hayat pun tetap lilin
Maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
Di sepanjang hidupku ini
Aku muhasabah diri
Diriku tetap insan yang tak sempurna
Biarpun aku cuba sedaya mampu untuk 
Menjadi insan yang sempurna

Tempat aku muhasabah diri 
Ada di Rimba Niagara ini
Aku jumpa dengan dunia sebenarku
Inilah dunia yang kuimpikan
Biarpun pada pandangan mereka 
Cumalah fantasi dan angan-angan
Tapi aku yakin dengan duniaku
Kerana suara hati tak pernah menipu

Di sini aku mendapat 
Kasih semurni hati
Tanpa ada berpura-pura dalam berkata
Kata-kata semanis gula
Kata-kata seiring hati

Kami selalu bercanda
Tapi bercanda tiada menyakitkan 
Hati atau sengaja untuk menyindir

Berkaryalah aku semahuku
Mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
Tanpa ada rasa iri hati

Di Rimba Niagara ini 
Semakin hari semakin sayang
Bukan semakin hari semakin benci
Sekali tangan berjabat
Tersimpul mati hingga ke mati

Di Rimba Niagara ini
Tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
Semuanya saling berkorban
Biarpun nyawa jadi taruhan
Demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
Penghuninya bersatu hati
Saling sokong menyokong
Ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
Setiap bakat penghuni rimba dihargai
Bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
Kerana di sini tiada dengki mendengki
Dendam mendendam
Yang ada cumalah
Kasih sayang semurni hati
Merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
Sebab itu pesona dunia
Bukan matlamat kami
Kerana matlamat kami
Mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
Agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
Kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
Mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja

Maka kami berazam selagi hayat ada
Digunakan semaksima mungkin 
Untuk terus saling sokong menyokong
Ke jalan-jalan yang di Redhai
Sebagai bekalan di hari mati

Makanya di Rimba Niagaralah
Tempat igauanku dalam mimpi
Yang kularikkan dengan tinta-tinta
Kasih dan cinta kerana-Nya
Biarpun sekadar mimpi ilusi
Tapi ku yakin jika 
Allah Robbul Idzati berkata
KUN FAYAKUN
Maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin 

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012



MAKANYA LAYAKLAH KAU BERJALAN LURUS
Duhai anak muda...
Kulihat kulitmu tegang
Kayaknya kau seorang putra diRaja
Yang berkata menggunakan akal dan minda
Cumanya perlu dirawat selalu
Agar akalmu dapat membendung kejahilanmu
Berkata jangan ikut hati
Perlu berhati-hati
Lembaran lusuhku kau baca
Kau hayati penuh penghayatan
Makanya layaklah kau berjalan lurus
Di saat gelap menyelubungi hatimu
PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Julai 2012
Komen
HATI TERPAUT BUKAN KARNA KAYA

Duhai abang manis berkata,

Buat hatiku rasa terhibur;
Kalau begitu bagai dikata,
Kesetiaanmu dapat diukur.

Dari Malaysia ke Surabaya,
Bertemu abang yang lama dirindu;
Hati terpaut bukan karna abang kaya, 
Keimananmu membuatkan hatiku syahdu.

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
REMUK REDAM

buah hati bagaikan purnama

makin kupandang makin berseri-seri
itu cinta pandang pertama
jika itu sudah tersurat diterima dalam hati yang redha

PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Julai 2012
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
Andai kata-kata serupa rindu
dalam lalu
lalu rindupun merajuk pergi

rajuk rindu bertukar menjadi pelangi cinta...
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi

Wena Yakto Duh, melati pagar bangsa... Yang menangis dalam kata pujangga...dan merajuk didalamnya kata.... Pandanglah matahari pagi,,, dan hiruplah segarnya Harapan... Yakin dan Percaya...HARI ini dan esok adalah milikmu...salam saudara Indonesia
Uruskan
6thn
SukaTunjukkan lagi reaksi
Lihat Terjemahan
Ratu Rimba Niagara Duhai Wena Yakto...karung yang kau bawa itu karung kasih anak bangsa ...makanya jangan kau fikirkan melati kerana Allah Robbul Idzaati sentiasa merawat dukanya...ayuh kita bersama memikul kasih anak bangsamu anak bangsaku agar sentiasa berjiwa anak bangsa sepertimu....salam ukhuwah kasih dari Malaysia.


CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI SI PUTRI RIMBA NIAGARA
SI PUTRI RIMBA DENGAN DAYANGNYA SI KUNTA SI KUNTE
Kuperkenalkan diriku untuk perkenalan ini...
Gambar yang kau lihat itu tak dirancang..
Aku memegang watak Putri Rimba Niagara untuk
Teater Bangsawan diRaja yang aku impikan
Satu masa nanti dipentaskan....
Yang mekapkan aku pun
Si kunta si kunte dayang Istana Rimba
Mereka berdua sebagai penasihat aku juga...
Itu yang jadi macam tu...comot...entah arang
Mana diambilnya...ha itu yang jadi macam tu
Aku pun takut nak tengok muka aku sendiri
Aku mahulah padam tapi si kunta si kunte marah
Kalau selagi tak ambil gambar untuk disiarkan
Kepada pembaca setia karya-karya aku
Katanya apa nak dimalukan...
Mereka faham puteri rimba apabila dimekapkan oleh haiwan
Hantam ajelah asalkan ada rupa puteri sikit ..
Itulah kisah serba sedikit yang dapat aku beritahumu
Agar kau tak salah faham ye...
Aku kalau tak bermekap...tidaklah rupa macam itu
Seorang yang sudah ditarik kecantikan...
Cuma yang berbaki ini saja yang ingin dihargai...itu saja...
Makanya jangan salah anggap padaku lagi ok...
Nanti bila habis skrip puteri rimba
Kutukar gambar lain...
Moga si kunta si kunte benarkan....
Moga kau gembira mendengar cerita aku ini...
Salam kemaafan untuk kalian berdua...
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
21 hours ago · Like
BERMULANYA KISAH PUTRI RIMBA NIAGARA
Maka tersebutlah kisahnya
Di mana bermulanya kisah
Putri Rimba Niagara
Disebuah pantai yang terpencil
Sekujur tubuh terdampar
Dibawa arus ombak
Lautan asid bergelora
Seluruh tubuh
Melecur tiada berkulit
Tiada bergerak
Tapi masih bernyawa
Sekumpulan penghuni rimba
Yang ketika itu sedang bernyanyi-nyanyi
Terjumpa si Putri Rimba...
Dibawa ke rimba
Dirawat Putri Rimba
Menggunakan sumber-sumber asli
Yang diperolehi dari rimba
Sudah hampir
Tiga purnama koma
Barulah putri rimba sedar
Dari koma dan pulih seperti sediakala
Seluruh tubuhnya tiada kesan lecur lagi
"Di manakah hamba?"
"Syukur Alhamdulillah Tuanku Putri sudah sedar
Setelah tiga purnama Tuanku Putri koma
Kami adalah penghuni Rimba Niagara
Menjumpai tuanku putri
Terdampar di pantai dengan lecuran
Keseluruhan tubuh
Kami bergotong royong merawat
Dan mengobati Tuanku Putri
Di samping berusaha kami
Membuat sembahyang hajat bermunajat
Kepada Ilahi agar Allah menyembuhkan
Kecederaan Tuanku Putri
Dengan izin Allah
Tuanku Putri sembuh dan sedar dari koma
Mendengar cerita penghuni rimba yang baik budi itu
Putri Rimba menangis hiba
Lama putri rimba menangis
Penghuni rimba juga menangis
"Tuanku Putri hiba benar kami semua
Mendengar tangisan hiba Tuanku Putri
Pasti perjalanan kehidupan tuanku putri
Diselubungi dengan gerhana mendung
Pasti hati tuanku putri luka berdarah....darah...
Di sini gerhana akan bertukar menjadi pelangi cinta
Agar tuanku putri ceria dan bahagia penuh
Kasih dan sayang daripada kami setulus ikhlas
Luka di hati tuanku putri
Kami jahit dengan benang cinta
Agar sesudah ini tuanku putri tidak bersedih lagi
Buat selamanya Insya-Allah Aamin"
Putri rimba menangis hiba
Setelah mendengar pengakuan penghuni rimba
Betapa sayangnya penghuni rimba kepadanya
Hatinya bagaikan disayat-sayat
Seolah tidak percaya
Seolah berada di alam fantasi tapi realiti
"Kami suka melihat tuanku purtri menangis hiba
Tapi kalau tanpa henti sejak tadi kami pun tak tega...
Izinkan kami sapukan air mata tuanku putri dengan
Daunan kasih."
Setelah disapu air mata tuanku putri rimba dengan
Daunan kasih...tuanku putri tidak menangis lagi
Dan senyum meleret
"Ha macam itulah...Syukur Alhamdulillah kali pertama
Melihat senyuman tuanku putri...tenang rasa hati kami....
Istana rimba ini kami bina isimewa untuk tuanku putri
Suka tak?"
"Suka banget...unik dan fantastik!
Hamba amat hargai seumur hidup hamba."
Hari-hari yang dilalui bersama dengan penghuni rimba
Amat membahagiakan...
Saling menyayangi
Saling menghormati
Saling memahami
Saling berkorban
Berkata-kata dalam bahasa nan indah-indah
Tiada rasa disakiti dan menyakiti hati
Tiada rasa sedikitpun cemburu
Coma yang ada
Sayang....sayang...sayang...
Kasih...kasih...kasih....
Kasih demi-Nya
Inilah dunia yang diimpikan putri rimba
Tuhan memakbulkan doa putri rimba
Tinggal bahagia selamanya bersama penghuni rimba yang penyayang
Karena telalu bersyukurnya putri rimba kepada Tuhan Yang Maha Esa
Setiap kata-kata yang diluahkan adalah
Suara-suara hati semurni kasih
Bicaranya adalah bait-bait syair ,puisi, gurindam dan pantun
Setiap kali putri rimba berkarya
Penghuni rimba akan terharu
Mereka sama-sama menangis hiba
Bersama Putri Rimba ....
Putri Rimba menulis menggunakan
Bulu burung garuda diRaja
Tinta pula adalah campuran
Darah penghuni rimba dengan Putri Rimba
Setiap kali berkarya
Putri Rimba menulis dengan
Sepenuh jiwa sepenuh kasih sayang
Menulis diiringi dengan tangisan hiba
Ukiran karya-karya Putri Rimba di daunan kasih
Setelah dibaca penghuni rimba
Disimpan rapi serapinya
Agar satupun tidak terbuang dalam simpanan
Khazanah Rimba Niagara
Begitulah bermulanya kisah asal usul hamba
Bergelar Putri Rimba Niagara
PUTRI RIMBA NIAGARA
MALAYSIA
11 Mei 2012
(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA NIAGARA)
7 Jun 2012
21 hours ago · Like
WARKAH RINDU TIADA PENGHUJUNGNYA BUAT KANDA
Allahu Akhbar
Sudah lama kanda sepikan dinda
Duhai kandaku nun di benua sana
Adakah kanda sudah lupakan persahabatan kita
Apakah khilaf yang dinda lakukan hingga tega
Kanda sepikan rinduku ini
Siang dan malam dinda menanti
Kiriman warkah rindumu di ombak sepi
Tapi masih sepi
Sesepi pantai di rimba ini
Cuma yang kedengaran
Hempasan ombak menghempas pantai
Dinda rasa terhibur pabila
Deruan ombak menyanyikan lagu rindu
Dinda teruja mendengarnya
Dan dinda teringat akan Kebesaran Tuhan
Mencipta lautan sebegini indah
Dinda duduk di atas batu yang di kelilingi
Bebatuan yang banyak
Sambil melemparkan pandangan
Di lautan yang terbentang luas
Dan teringat dengan janjimu
Untuk datang ke Istana Rimba ini
Setiap kali bahtera yang datang
Gembira hati dinda
Kerana salah satu bahtera yang banyak
Itu adalah bahtera diRaja kanda
Tapi hampa...
Dinda pulang dengan hampa...
Sampai di istana
Dayang-dayang
Menghidangkan
Pelbagai juadah
Tapi tiada selera untuk
Dinda menjamahnya
Mereka tetap juga memaksa
Agar dinda hingga
Mereka juga tidak mahu santapan
Dan mereka menyuap dinda santapan
Sambil menyapu air mata dinda
Dengan daunan kasih
"Tuanku Putri Rimba...
Tak usahlah ditunggu lagi...
Mungkin Kanda Tuanku terlalu sibuk menguruskan negaranya...
Bukankah Tunku Putri mengajarkan pada kami bahawa
Urusan negara adalah lebih penting daripada kepentingan sendiri
Makanya Tuanku Putri fahamlah keadaan Tuanku diRaja."
pujuk dayang penghuni rimba yang sangat sayang pada Putri Rimba.
"Betul katamu dayang...tapi beta ini terlalu percaya akan
janji Tuanku diRaja...kalau satu purnama tak apa beta menunggu
ini sudah berpurnama-purnama masih lagi tidak ada tanda-tanda kehadiran Tuanku DiRaja. Adakah Tuanku DiRaja sudah lupakan beta?"
"Patik rasa tuanku Putri ini sedang di lamun rindu..adakah Tuanku rindukan Tuanku diRaja?"
"Bukan begitu beta maksudkan...karna hubungan kami tidak lebih daripada persahabatan di antara dua benua...rindu dan kasih beta
hanyalah kasih seorang sahabat ....salah ke ?"
"Tak salah Tuanku Putri....bersahabat biar ramai...berkasih biar satu..."
"Apa maksudmu dayang?"
"Tuanku Putri....jawab sendirilah...."
Suasana Istana Rimba hiruk pikuk dengan gelak ketawa penghuni rimba apabila Putri Rimba kesayangan mereka hilang daripada rasa dukacita.
Beginilah keadaan dinda setiap hari kanda...sentiasa bergurau senda
dengan penghuni rimba tanpa ada hati-hati terluka ...sentiasa menyayangi di antara satu sama lain. Inilah kehidupan yang dinda dambakan dan Allah SWT telah mengurniakan. Mana bisa mungkin dinda akan tinggalkan kehidupan yang aman dan harmonis ini.
Makanya demi persahabatan kita yang ikhlas ini dinda akan setia menunggu kanda...di ombak rindu ini jika kanda tidak datang juga kerana kesibukan urusan negara... dinda faham kerana dinda pun begitu mengutamakan penghuni rimba daripada kepentingan dinda sendiri....biarlah rindu ini menjadi perindu setia pada ombak rindu yang tiada penghujungnya.
WARKAH RINDU TIADA HUJUNGNYA BUAT KANDA DI INDONESIA
DARIPADA DINDA PUTRI RIMBA NIAGARA DI MALAYSIA
16 April 2012
(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA)
LALU JIWAKU BUNTU MERANA DALAM SEPI
Duhai kekasih hati penyejuk imanku di kala sepi...
Hadirmu bagaikan dibuai dalam mimpi tapi realiti
Serasa degupan jantungmu berdetak kencang kudengari
Tapi aneh ...begitu aneh...setiap kali bayanganmu datang
ingin kudekati agar hilangkan rindu di kalbu...
pasti bayanganmu hilang disapu ombak membadai
dan aku termangu sendiri
menunggumu di pesisir pantai
bayanganmu seolah merajuk
tak mahu datang ke aku
lalu jiwaku buntu...merana dalam sepi
dan ku tak pasti rajuk mu sampai bila pada ombak
yang sentiasa menghalang keakraban kita
entah apa salahku...entah apa salahmu pada ombak
hingga sama sekali tidak mengizinkkan kau
bersamaku untuk sentiasa ceria bercanda
namun begitu apapun yang dilakukan ombak padamu
ku pasti kau akan tetap mengunjungiku
biarpun tidak dalam bayangan
memadailah dalam mimpi
dan pabila kau hadir dalam mimpiku
setiap kali itulah kita bisa bercanda
bermain ombak kecil di tepian pantai
tanpa diganggu gugat lagi
dan kita bahagia bersama
mengecapi panorama pantai yang mengasyikkan
mendengar deruan ombak
deruan angin
berzikir memuji Tuhan tanpa jemu
dan kita juga turut sama berzikir
tanda syukur kita kepada Ilahi.
Karya Putri Rimba Niagara
9 Jun 2012
21 hours ago · Like
SETIANYA OMBAK PADA PANTAI
Setianya ombak pada pantai
melagukan ombak rindu diiringi desiran ombak
yang mendayu-dayu
menghargai cinta pantai yang setia padanya
biarpun ombak menghempas pantai
namun disambut dengan senyuman
dan masih setia menanti dan menanti
cinta ombak cinta pantai yang tak pernah jemu-jemu
bersatu dalam restu-Nya
ombak tidak kan setia
hanya pantai menanti hiba
ombak melambung ke seberang sana
pantai melihat dengan sayu
ombak datang hanya sementara
bertemu pantai menghempas rengus
mata melihat penuh mengerti
ombak ganas membadai pantai
pantai mengapa masih merindu..??
Pantai masih merindu ...
biarpun ombak membadai lalu menghempasnya ke pantai
namun pantai tetap setia dalam redha
karna pantai memahami ombak membadai atas kehendakNya
sekalipun berlaku tsunami
pantai tetap setia...
Setia ombak dan pantai sudah terpatri di LauhMahfuz
Kesetiaan mereka lambang cinta yang membawa ke Syurga-Nya
PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
21 hours ago · Like
SAAT LANGIT MELAMBAI RINDU
saat langit melambai rindu
hatiku tak keharuan
bayangan rindumu
ada di mana-mana
di setiap langkahku
sentiasa mengekoriku
aku rindu serindu rindunya
rindukanmu
rindu bayangan
rupanya aku
lagi dikejar
lagi menghilang
entah di mana
kucari kemana-mana
tak ditemui
rupanya
bayanganmu hilang
ditelan kabus senja
aku merindu lagi dan lagi terus merindu
aku pergi ke ombak rindu
berlagu rindu
bersyair rindu
rindukan kamu
duhai bayangan cinta
yang tidak sudi
mengekoriku lagi
dalam tangisan hiba
mengenangkan rindu bayangan
yang tak terbalas rindu
ombak menderu-deru
memujukku
"Duhai Tuan Putri kesayangan rimba niagara
siapalah yang Tuan Putri rindu itu..."
"Bayangan kekasih hamba..menghilang
ditelan kabus senja...hamba rindukannya
rindu serindu..."
"Duhai Tuan Putri kesayangan rimba niagara...
Kenapa kekasih yang cuma bayangan saja
yang tuan putri rindu....kenapa tak rindu pada
yang lebih berhak dirindu?
"Apa maksudmu?"
"Cuba Tuan Putri fikir...sekadar bayangannya Tuan Putri rindu
lepas itu bayangannya hilang...maknanya itu cuma sementara rindu
rindu yang tak terbalas rindu ....rindu yang tak kekal ...yang tak bawa
ke Syurga Cinta.."
"Apa maksud mu ...hamba tak faham...beritahulah hamba agar
hamba faham rindu yang berbalas Syurga Cinta."
"Rindulah pada Pencipta Alam Semesta ini yang mencipta Tuan Putri
dan hamba juga..termasuk kekasih Tuan Putri...
Tuan Putri rindu cuma bayangannya saja tapi jika Tuhan yang dirindui
rindu Tuan Putri pasti akan dibalas rindu dan cinta-Nya SUBHANALLAH
Tuan Putri jikalah rindu dan cinta tuan putri telah dibalas-Nya
ALLAHU AKHBAR tiada apa yang lebih berharga di dunia ini melainkan
Redha dan Cinta-Nya....Syurga adalah balasan cinta suci Tuan Putri
tak mahu ke tuan putri? Bukan itu saja...jikalah Tuan Putri yakin
cinta Tuan Putri yang utuh padu pada-Nya...kekasih yang cuma
bayangan itu pun akan dikurniakan kepada tuan putri tapi bukan
bayangan... realiti tuan putri tak perlu dirindu sudah ada di depan mata untuk cinta dan rindu dalam redha-Nya...dan dengan Rahmat Kasih-Nya cinta tuan putri bukan sekadar di dunia saja akan diteruskan hingga ke Syurga-Nya dengan syarat saling mencintai kerana-Nya dan
mencari jalan-jalan ke Syurga dengan hati yang ikhlas kerana-Nya."
Setelah habis berkata-kata ....kata-kata permata daripada deruan ombak rindu hilang entah di mana....
Putri Rimba Niagara menangis hiba dan mendongak ke langit
Dan di langit amat indah diindahkan dengan warna warni pelangi memancar ke laut ombak rindu... ke seluruhan ombak rindu berwarna warni pelangi ALLAHU AKHBAR AMAT INDAH
Melihat kejadian yang amat menakjubkan itu tak henti-henti Putri Rimba
berzikir dan bermunajat pada-Nya... didongak ke langit lambang cinta yang berkalimah Allah Azzawajallah tertera dengan jelas dan bawah cinta kalimah Allah Azzawajallah tuan putri rimba dan kekasihnya bergandingan menjadi pasangan pengantin yang diredhai Allah dan diaminkan oleh seluruh penghuni langit dan bumi.
SEMUA ALAM GHAIB ADALAH DALAM RAHSIA ALLAH AZZAWAJALLAH
CINTA DALAM KETENTUANNYA
Karya Putri Rimba Niagara
9 Jun 2012
21 hours ago · Like
RAKYAT RIMBA NIAGARA MENGUCAPKAN TAHNIAH!
SEMPENA MENDAPAT GELARAN RATU DUNIA SANG PUJANGGA!
Apa yang semerbak mewangi ini kunta kunte...
Entah... Tuan Putri nanti hamba pergi tengok
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Rakyat jelata sedang menanti untuk mengucapkan
tahniah kepada Tuan Putri dengan membawa jambangan bunga-
bungaan yang cantik sekali...
Tuan putri terasa terharu yang amat sangat
kerana tanpa duganya begitu cepat sekali
seluruh penghuni rimba datang mengucapkan tahniah
dan mereka menyatakan akan melantik tuan putri rimba
sebagai Ratu Istana Rimba Niagara yang memerintah
Rimba Niagara.
Si kunta si kunte di amanahkan untuk mendapatkan mahkota di hari pertabalan Ratu Rimba Niagara nanti.
Kerana kepercayaan seluruh penghuni rimba kepadanya Tuan Putri
Rimba terima dengan rela hati dan ingin mencurahkan bakti pada seluruh penghuni rimba dan seluruh penghuni bumi.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
2 Julai 2012
21 hours ago · Like
MAHKOTA PUTRI RIMBA NIAGARA DIBELI DENGAN UKIRAN DAUNAN KASIH
Tuan Putri semasa Tuan Putri ditabalkan menjadi Puteri Rimba Niagara
kami penghuni rimba telah bermuzakarah untuk melantik tuan puteri
sebagai ketua yang memerintah seluruh Rimba Niagara ini.
Kami ingin membuat sendiri mahkota tuan putri yang tiada tandingannya dengan buatan manusia tapi memandangkan asal usul tuan putri manusia makanya kami hormat tuan putri agar kami juga mahu menyokong institusi diRaja yang akan dihidupkan semula oleh mereka yang faham betapa pentingnya Institusi diRaja pada rakyat sekalian....seperti kami ...biarpun kami haiwan dan
boleh melantik di kalangan haiwan....tapi kerana semangat kami untuk
menghidupkan institusi diRaja di kalangan manusia makanya kami lantik
Tuan Putri.
Makanya kami arahkan si kunta si kunte menggalas tanggungjawab untuk membeli mahkota Tuan Putri Rimba berbekalkan ukiran daunan kasih hasil karya tuan Putri.
Sudah serata pelosok dunia dijaja ukiran daunan kasih Putri Rimba
masih lagi tiada yang sudi membelinya ....malah mereka mengejek
dan mentertawakan si kunta si kunte....
"Hei...kamu gila ke apa?"
"Kenapa kamu kata kami gila ya....?"
"Nak beli mahkota yang harga berjuta ringgit ini dengan ukiran daunan kasih? takkan gila namanya itu?"
"Dunia kami daunan ukiran kasih ini amat berharga daripada wang ringgit...."
"Dunia kamu lain? Dunia kami lain...dunia kamu penuh fantasi dan anggan-angan manakan sama dengan dunia kami yang realiti? Hahahaha dunia angan...angan..."
Mereka gelakkan si kunta si kunte semahunya.
"Duhai manusia ....begitu sekali kamu hina dunia kami yang mengagungkan kasih suci kerana-Nya...biarpun kamu rasa kamu berada di dunia realiti tapi pada kami dunia kamu penuh kepalsuan, kebencian, dendam membara, berkata-kata saling hina menghina serasa diri sempurna semuanya...makanya kami tak ingin sama sekali berurusan manusia seperti kamu yang berhati busuk...kalau kami bercampur dengan kamu kami berhati busuk juga...dan kami tak akan izinkan sama sekali tuan puteri kami berkawan dengan kamu dan kami yakin jika tuan puteri kami mendengar setiap butiran kata-katamu ini pasti jantungnya akan berhenti berdetak!
Makanya kami akan jauhkan tuan puteri kami dari kamu...namanya manusia yang diberi akal untuk mengungkapkan kata-kata indah tapi tetap juga memilih kata-kata yang mengundang sakit hati manusia....jika manusia sakit hati lantas bergaduh pasti Tuhan akan murka....kamu tak tahu ke....jika kamu rasa kamu ini sudah sempurna segalanya teruskan saja kata-katamu ini hingga ke mati , cuma aku nak pesan sama kamu setiap kata-katamu ada malaikat mencatatnya dan catatan ini akan menjadi saksi di akhirat nanti...berwaspadalah dalam berkata-kata duhai manusia jika kamu mahu selamat dunia akhirat."
"Kamu ini siapa nak menasihatkan kami....sekadar haiwan yang tiada nilaipun pada kami...hahahaha"
"Duhai manusia....biarpun kami haiwan...tapi bila kami mati...di akhirat nanti ..kami tak dihitung dosa pahala....dan kami yakin jika kami berbuat baik pada manusia dan manusia menyayangi kami dan jika dia masuk Syurga dan mereka mendoakan kami untuk datang kepadanya ...kami akan ada di sisinya seperti kami berada di dunia kerana di Syurga apa saja kemahuan ahli Syurga sepantas kilat akan wujud...dan di Syurga bukan fantasi atau angan-angan....itulah sebenarnya alam realiti yang abadi selamanya....tidak seperti di dunia....kalau masih ragu lagi....tunggulah maut menjemputmu baru kamu tahu benar atau tidak kataku ini duhai manusia...."
"Marilah kita pergi tinggalkan manusia begini...kita cakap macam mana pun dia tetap menghina kita...biarlah Tuhan saja yang menyedarkannya."
Sudah sepurnama si kunta si kunte mencari siapakah yang sanggup membeli ukiran daunan kasih Tuan Putri Rimba....Untuk menghilangkan penat mereka singgah di sebuah pantai nan indah permai....terlihat dia seorang jejaka yang sejak tadi memerhatikan mereka....
"Kalian dari mana?"
"Rimba Niagara?"
"Apa yang kalian bawa itu?"
"Ukiran daunan kasih...."
"Boleh hamba tengok..."
"Silakan tuan hamba..."
"Suka hamba pada ukiran daunan kasih ini..."
"Siapakah yang mengarangnya?"
"Tuan Putri Rimba Niagara kami...."
"Boleh kah hamba memiliki ukiran daunan kasih ini...hamba amat sukakanya membuatkan hati hamba jatuh cinta pada Pencipta hamba ...."
"Kata tuan putri kami itulah matlamat tuan putri berkarya agar karya yang ditulis apabila dibaca mengundang Nur Hidayah Kasih Ilahi."
"Sejujurnya hamba memang suka ukiran daunan kasih Tuan Putri ..tuan hamba...Sekarang ini apa syaratnya agar hamba dapat memiliki daunan ukiran kasih ini."
"Sudah serata tempat kami mencari pembeli daunan ukiran kasih putri rimba niagara tapi tiada seorangpun yang sanggup membelinya....jika tuan hamba sudi kami mahu sebuah mahkota untuk pertabalan tuan putri kami sebagai tuan putri rimba niagara. Apakah tuan hamba sudi mencarikan mahkota tersebut sebagai pertukaran ukiran daunan kasih ini."
"Bisa aje dong...yuk kita pergi sekarang."
"Kamu rasa mahkota ini cantik tak untuk Tuan Putri Rimba kamu..."
"Tuan hamba pilih sajalah yang mana satu...tuan hamba suka kami pun suka...."
"Makanya hamba pilih yang ini....pasti Tuan Putri Rimba kamu sukakannya..."
"Terima kasih tuan hamba yang baik budi....moga Allah SWT saja yang dapat membalas segala kebaikan tuan hamba kepada kami seluruh penghuni rimba Niagara..."
(KARYA PURTI RIMBA NIAGARA)
4 Julai 2012
Like · · Unfollow Post · July 4 at 12:09pm
Naga Pamungkas likes this.
(PETIKAN DARIPADA WALL GRUP CERPEN DALAM ASIA TENGGARA)
8 Julai 2012
Yesterday at 8:06am · Like · 3
21 hours ago · Like
PUTRI RIMBA MAHU MEMULANGKAN MAHKOTA
Di jendela kamar istana rimba niagara..putri rimba memandang ke laut ombak rindu.
Si kunta si kunte dayangnya mengetuk pintu kamar. Dan masuk setelah mendapat keizinan.
"Tuan puteri rimba...kenapa ni...semenjak kebelakangan ini putri gundah gulana....kenapa tuan putri...adakah dia telah melukakan hati tuan putri," kata si kunta
"Sejak semalam tuan putri tak santapan. Santap sikit ye...hamba suapkan...nani tuan putri sakit...seluruh penghuni rimba yang susah...
tak lama lagi tuan putri akan ditabalkan menjadi ratu. Ratu kena kuat semangat untuk memerintah rakyat rimba. Tuan putri tak boleh berterusan begini...susah hati kami berdua," si Kunte menyuapkan bubur kegemaran tuan Putri ke mulut putri rimba yang terlalu lemah."
Putri Rimba akur , membuka mulut menerima suapan dari si kunte sambil tersenyum. Untuk menelan bubur nasi itu seperti ada duri di anak tekaknya...sakit sangat tapi demi menjaga hati si kunta si kunte ditelan jua dalam keadaan yang amat sakit. Air matnya mengalir deras sambil tersenyum. Si kunte mengusap air mata Putri Rimba.
"Boleh tuan putri beritahu apa yang perlu kami lakukan ...agar boleh mengembirakan hati tuan putri seperti sedia kala...?"
" Hamba rasa dia sudah tak berminat dengan ukiran daunan kasih hamba lagi...dulu dia tak macam ni...selalu berjanji bersumpah setia akan sentiasa menyokong minat hamba berkarya...dan mahu setia dengan cintanya pada hamba.....maka hamba anggap dia sudah tiada hati pada hamba lagi....maka dari itu hamba mengambil keputusan untuk kalian memulangkan semula mahkota ini padanya. Hamba tak mahu memakainya. Mungkin hamba tak layak menerima pemberian darinya."
"Tuan putri...sabarlah sedikit masa lagi ye tuan putri...mungkin dia dalam situasi yang tekanan ...hingga dia tak mampu untuk berterus terang dengan Tuan Putri....tapi hamba percaya dengan cinta sucinya hanya untuk tuan putri seorang. Dia jatuh cinta dengan karya tuan putri bertemakan Ketuhanan...dari karya tuan putri dia jatuh cinta dengan tuan putri...berarti dia jatuh cinta dengan tuan putri kerana-Nya...kita tunggu sedikit masa lagi....kami berdua akan menyokong percintaan tuan putri," jelas si kunta bersungguh-sungguh.
"Memandangkan kamu pesuruh hamba yang setia yang hamba percaya dan sayangi dunia akhirat....hamba sabar menantikan apa yang ditentukan oleh Allah Azzawajallah pada hamba."
"Ha begitulah tuan putri...senyum ye ...jangan gundah gulana lagi...
Esok pagi-pagi kita pergi pantai ombak rindu ye...sudah lama kita tak bergurindam berpuisi bersama."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Like · · Yesterday at 9:55am ·
Tengku Zubir and Jefry Al Bc like this.
21 hours ago · Like
MUZIK DERUAN OMBAK RINDU
Pagi itu Putri Rimba duduk di salah sebuah ratuan berbatuan.
Sambil melemparkan pandangannya di lautan ombak rindu...
Sungguh syahdu ..rindu yang dirindui datang semula setelah
Diyakinkan oleh si kunta si kunte.
Dari jauh kelihatan si kunta si kunte...terkinja-kinja sambil
Membawa ukiran daunan kasih yang di ambil dari Galeri
Khazanah Warisan Bangsa Istana Rimba Niagara.
Dari jauh si kunta si kunte sudah melambai-lambaikan tangan seolah-olah tak pernah berjumpa seribu tahun.
"Tuan putri rimba...bahagia kami lihat tuan Putri sudah kembali
pulih sedia kala....macam ni kan bagus...biarpun terjangan ombak
tak jemu memukul kita ...namun kasih kita tetap abadi selamanya tiada siapa yang dapat memisahkan kita kecuali kematian." Akui si kunta.
Diakui si kunte.
"Kami nak bacakan ukiran daunan kasih yang kami ilhamkan istimewa untuk tuan Putri Rimba Kesayangan kami...dengar ya...dan diiringi muzik deruan ombak rindu."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Yesterday at 10:14am · Like · 1
21 hours ago · Like
GURINDAM PUISI KASIH SEPENUH JIWA
UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
"Tuan Putri Rimba...kami berdua ada mengarangkan
gurindam istimewa untuk Tuan Putri."
"Iye ke ...sejak bila ni pandai bergurindam , bersyair,
berpuisi ni kunta kunte..."
"Setiap hari membaca dan menghayati karya tuan putri dari pagi ke petang...petang ke malam setiap hari...ilmu bergurindam berpuisi berpantun dapatlah ke kami Tuan Putri. Tuan Putri asyik mengarang puisi untuk kami...kami juga hendak mengarangkan puisi untuk Tuan Putri..jom kita pergi ke pantai ombak rindu.... di sana nanti banyak ilham dan penuh penghayatan..."
"Wow hebat kalian berdua ye..."
Mereka bertiga pergi ke pantai ombak rindu rimba niagara.
Si Kunta Si Kunte membaca bergilir-gilir. Puisi gurindam kunta kinte
Diringi muzik deruan ombak yang menderu-deru..amat syahdu dialun-alun oleh ombak rindu...
GURINDAM PUI SAYANG SEPENUH JIWA UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
Terima kasih Tuhan
Hadirkan kami hamba-Mu
Tuan Putri tuk kami
Kami syukuri dalam iman
Kami dapat menumpang kasih
Kami sayang Tuan Putri kami Tuhan
Kami bahagia hidup bersamanya Tuhan
Hari-hari hidup kami bahagia
Dibajai dengan kasih sepenuh kasih
Hari-hari semakin kasih
Hari-hari semakin sayang
Jika berjauahan kami rindukannya Tuhan
Kami rindukan candanya
Kami rindukan puisinya
Maka kami tak sanggup berjauhan
Darinya Tuhan
Melalui tinta yang dicurahkan
di kanvas daunan ukiran kasih
kami baca kami hayati
Lagi kami baca
Lagi kami teruja
Untuk merindui dan mencintai-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Kau kurniakan kami
Tuan Putri yang
Tak lelah tuk
Berbahasa indah
Mengajak kami
Mencintai-Mu Merindui-Mu Tuhan
Syukur Syukur Syukur
Pada-Mu Tuhan
Kurniakan kami Tuan Putri
Yang sayangkan kami demi-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Karya yang ditulis oleh tuan putri rimba
Membuatkan manusia di luar sana
Menghargai kami dan menyayangi kami
Tiada siapa yang menzalimi kami Tuhan
Kami hidup aman damai di rimba ini
Tanpa ada rasa takut dan bimbang Tuhan
Syukur kami Tuhan
Tuan Putri sanggup pertaruhkan nyawanya
Tuk melindungi kami Tuhan
Makanya kami juga begitu juga Tuhan
Akan pertahankannya
Kami saling sayang menyayangi karena-Mu Tuhan
Makanya berkatilah hidup kami sehingga akhir hayat kami
Dan kami ingin hidup bersamanya di Syurga-Mu juga Tuhan
Makanya makbulkanlah doa kami ini Tuhan
Duhai Maha Pengurnia Cinta
Duhai Maha Pengurnia Rindu
Cinta dan rindu kami kerana-Mu Tuhan
Kurniakanlah kebahagiaan milik kami selamanya
Di dunia jua di akhirat
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
Putri Rimba yang dari tadi menangis mendengar Si Kunte
Si kunte membaca gurindam puisi yang ditujukan kepadanya
Si kunta si kunte pun membaca dengan esakan tangis syahdu
Dan mereka sama-sama menangis hingga tak sedar ombak
Rindu menerjang mereka bertiga...dan mereka bertiga
terperanjat...
"Terjangan sayang Tuan Putri" kata si kunta.
Mereka bertiga ketawa.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
SELURUH PENGHUNI ISTANA BERDUKACITA
"Mahkota hamba? Mahkota hamba sudah tiada Kunta! Kunte!
Terjangan ombak rindu telah membuatkan mahkota hamba hilang...
Macam mana ni....?"
"Tak apa.. kami akan mencarinya sampai dapat...kami tak mahu melihat tuan putri bersedih...mahkota iu terlalu bermakna bagi tuan putri dan seluruh penghuni rimba niagara. Jaga diri baik-baik ya...kami sayang tuan putri..." Si kunta si kunte menyelam ke laut ombak rindu untuk mencari mahkota putri rimba yang hilang akibat terjangan ombak rindu.
Tuan putri meratap hiba setelah si kunta si kunte tak muncul-muncul lagi.
"Kunta kunte...muncullah kalian...jangan buatkan hati hamba bimbang...jangan tinggalkan hamba...hamba rela kehilangan mahkota itu daripada kehilangan kalian berdua...jangan....jangan tinggalkan hamba....kasih kalian sudah cukup untuk hamba merasai hidup ini penuh kasih sayang setulusnya...tolonglah...tolonglah jangan tinggalkan hamba kunta...kunte....hamba sudah lupakan cintanya tapi kalian hendak juga hamba yakin dengan cintanya...kalian hendak sangat hamba bahagia sedangkan kalian tahu hamba dilukainya tanpa ehsan...sekarang ni hamba tak mahu fikirkan dia lagi...yang hamba mahu kalian hidup bersama hamba itu sudah memadai....tak menjadi ratu rimba niagara pun tak apa asalkan hamba ada kalian berdua....tolonglah kasihani hamba kunta kinte....Ya Allah tolong jangan pisahkan kasih kami Ya Allah....Kau hadirkan mereka padaku biarpun cuma haiwan tapi mereka punya hati dan perasaan setulusnya....izinkan aku menumpangkan kasih sayang mereka Ya Allah...tolong Ya Allah...tolonglah hamba-Mu ini Ya Allah." Putri rimba menangis hiba tanpa henti.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
MENCARI KUNTA KUNTE DI LAUTAN OMBAK RINDU
Sudah tiga hari tiga malam pakar penyelam dari rimba niagara
mencari kunta kunte tapi tak berjumpa.
Putri rimba tidak putus-putus berdoa agar kunta kunte selamat dan dapat hidup bahagia semula. Dalam linangan air mata putri rimba tertidur.
"Putri...kami dah jumpa mahkota itu ...tuan putri...dan kami ikut kata tuan putri supaya mahkota itu dipulangkan kepada mantan kekasih tuan putri itu dan kami redha sebagaimana tuan putri redha yang dia bukanlah Cinta Ketentuan-Nya untuk tuan putri. Maaflah kami tak dapat pulang...kerana kita sudah berada di alam lain....Percayalah kami sayangkan Tuan Putri....sayang kami hingga ke mati...betul tak kami kata hanya kematian memisahkan kita.....kalau tuan putr rindukan kami datanglah selalu ke pantai ombak rindu kami menanti tuan putri di sana ... kami nampak tuan putri tapi tuan putri tak nampak kami...jangan lupa bacakan kami puisi yang kami karangkan untuk tuan putri ya...
Sampai kapan pun kami sayangkan tuan putri....love u forever n ever..."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Yesterday at 10:59am · Like · 1
20 hours ago · Like
ADAKAH BENAR ATAU MIMPI ILUSI
Salam sejahtera buat putri rimba yang kami sayangi
Dunia akhirat...biar pun kita sudah berada di alam lain
Kasih kita tetap abadi selamanya...
Untuk pengetahuan putri rimba...
Kami sekarang ini hidup di dasar lautan
Kami diselamatkan oleh keluarga diRaja duyung
Selepas berlaku pembedahan hati
Di antara duyung dengan kami
Kami telah berubah menjadi duyung yang cantik
Secantik tuan putri
Kami berada di kelahiran baru
Di alam baru
Kami berdua kembar seiras
Kami di panggil
Putri Mas Ayu dan Putri Mas Merah
Betullah kata tuan putri rimba
Kehidupan alam duyung
Amat membahagiakan
Saling sayang menyayangi
Dan saling hormat menghormati di antara satu sama lagi
Kehidupan di sini seperti kehidupan kita di Istana Rimba Niagara
Kami saling bertukar-tukar cerita
Amat mengujakan
Mereka menceritakan kisah cinta
Putera Duyung yang sungguh menyayat hati
Dan kami melihat pusara Mas Merah
Amat cantik di kelilingi dengan taman karang pelbagai warna
Pusara tersebut tidak jemu-jemu didatangi oleh seluruh penghuni
Lautan di seluruh benua lautan
Mereka tak jemu-jemu mendoakan Mas Merah
Dicucuri Rahmat Kasih dari Ilahi
Mas Merah seakan bayangan Tuan Putri Rimba
Watak Mas Merah sama dengan watak Tuan Putri Rimba
Kami amat teruja mendengar kisah cerita Mas Merah
Yang menjadi lagenda di alam duyung ini
Kisah lagenda ini sudah melewati tiga ratus tahun yang lalu
Sama dengan kisah lagenda alam kami
Pengantin Raja Rimba dan Putera Sang Kuriang.
Tuan putri nak tahu mereka amat teruja mendengar
Cerita Tuan Putri Rimba Niagara...
Memandangkan Tuan Putri Rimba adalah bayangan
Ratu Mas Merah bintang legenda Percintaan Alam Duyung
Mereka ingin menghadiah sebuah mahkota Mas Merah
Yang telah mereka simpan 300 tahun dahulu
Dan menurut pendeta duyung
Sudah tiba masanya mahkota yang lama tersimpan
Di serahkan kepada bayangan jelmaan Mas Merah
Mahkotanya terlalulah sangat cantik Tuan Putri
Buatannya penuh seni dan bersama mahkota itu nanti
Dihadiahkan juga kalungan rantai bertahtakan berlian
Hadiah dari putera duyung kepada Mas Merah
Esok tuan putri rimba datang ke pantai ombak rindu
Tempat tuan putri selalu duduk di atas batu dan di situ kami
Akan letakkan mahkota dan kalungan bertahtakan berlian
Hadiah istimewa untuk Tuan Putri Rimba dari alam duyung.
Putri Rimba terjaga dari lenanya.
Dia termenung memikirkan apa maksud yang tersirat
Atas mimpinya itu. Adakah benar atau cuma mimpi ilusinya saja.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
20 hours ago · Like
HADIAH MAHKOTA DARIPADA KERABAT DIRAJA DUYUNG
Putri Rimba pergi ke pantai laut ombak rindu
Jantungnya berdegup kencang
Langkahnya laju
Serasa ingin terbang sampai
Putri rimba percaya dengan mimpinya
Kerana mimpinya bersangkut paut
Dengan kasih sayang setulus hati
Dan dia percaya pada suara hati
Suara hati tak pernah menipu
Dari jauh bermilauan menyilaukan
Mata Putri Rimba Niagara
Rupanya memang benarlah mimpinya
Apa yang dikatakan oleh
Putri Duyung Mas Ayu & Putri Duyung Mas Merah
Putri Rimba menangis hiba sambil mengucup
Mahkota dan kalungan bertahtakan berlian
Hadiah dari kerabat diRaja duyung lautan
Tiba-tiba kelihatan
Putri Duyung Mas Ayu dan Putri Mas Merah
Mereka berdua seiras cantik rupawan
Tiada tandingannya
Mereka berdua menghampiri Putri Rimba
Yang duduk di batu
Masih tergamam
Apakah yang dilihat ini
Cuma ilusi dalam mimpi atau realiti
"Tuan Putri Rimba...ini kami...
Kami rindu sangat-sangat pada Tuan Putri"
"Apakah ini ilusi dalam mimpi?"
"Tidak Tuan Putri ini realiti
bukan mimpi bukan fantasi bukan angan-angan
Mahkota dan kalungan rantai pemberian dari
Kerabat diRaja duyung pun ada digenggaman
Tuan Putri dan kehadiran kami di hadapan
tuan Putri pun realiti....semuanya realiti Tuan Putri...
Percayalah Tuan Putri bilama mana Allah cuma
Berkata KUN FAYAKUN maka jadilah yang
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI jadi realiti
Dalam Kamus ROBBUL IZDZATII tiada yang
Mustahil Semua-Nya atas Kemahuan-Nya
Yang Bijaksana."
"SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR"
"Tuan Putri berjanjilah dengan kami...setelah
Ditabalkan menjadi Ratu Rimba Niagara pada 13 hb Ogos 2012
Nanti jadilah Ratu yang memerintah Rimba Niagara penuh adil dan
Saksama...jangan sekali rasa ujub riak kuasa mengaburi hati memerintah semata-mata ingin mendapat Redha Ilahi dan berkat nawaitu Tuan Putri yang ikhlas lagi suci murni itu...jangan lupa doakan kami dan seluruh penghuni lautan ini dapat hidup bersama tuan putri di Syurga ...kerana doa orang yang ikhlas ke jalan-jalan-Nya dimakbulkan Robbul Idzatii Insya-Allah Aamiin Ya Rabbal A'Lamin."
"AAMIIN YA RABBAL A'LAMIN"
"Masih ingat kah lagi puisi yang kami karangkan untuk Tuan Putri Rimba ye..boleh bacakan untuk kami buat kali terakhirnya...dengan puisi ini jugalah kerabat diRaja Duyung mengatakan Putri Rimba adalah jelmaan Ratu Mas Merah yang wujud 300 tahun dahulu... makanya mahkota Ratu Mas Merah dihadiahkan kepada Tuan Putri Rimba dan kalung bertahtakan berlian itu adalah kalung pusaka Putera Duyung yang ingin dihadiahkan kepada Ratu Mas Merah di hari lamaran cintanya kepada Mas Merah. Cintanya tak kesampaian kerana Mas Merah mati tika mahu menyelamatkan nyawa Putera Duyung kekasih hatinya. Kami mendengar kisah cinta mereka sungguh tersayat hati kami Tuan Putri...Moga Tuan Putri diketemukan dengan cinta seperti Putera Duyung..yang setia rela nyawa jadi taruhan demi cinta sejati...berkahwin dengan puteri duyung pun atas permintaan terakhir Ratu Mas Merah. Antara Puteri Duyung dan Ratu Mas Merah tiada rasa cemburu dan tamak kasih sayang...masing-masing saling merelakan kerana mereka tahu cinta adalah Kurniaan dari-Nya yang harus diimani itulah adalah KETENTUAN TAKDIR CINTA DARI-NYA."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
GURINDAM PUISI KASIH SEPENUH JIWA
UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA
Terima kasih Tuhan
Hadirkan kami hamba-Mu
Tuan Putri tuk kami
Kami syukuri dalam iman
Kami dapat menumpang kasih
Kami sayang Tuan Putri kami Tuhan
Kami bahagia hidup bersamanya Tuhan
Hari-hari hidup kami bahagia
Dibajai dengan kasih sepenuh kasih
Hari-hari semakin kasih
Hari-hari semakin sayang
Jika berjauhan kami rindukannya Tuhan
Kami rindukan candanya
Kami rindukan puisinya
Maka kami tak sanggup berjauhan
Darinya Tuhan
Melalui tinta yang dicurahkan
di kanvas daunan ukiran kasih
kami baca kami hayati
Lagi kami baca
Lagi kami teruja
Untuk merindui dan mencintai-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Kau kurniakan kami
Tuan Putri yang
Tak lelah tuk
Berbahasa indah
Mengajak kami
Mencintai-Mu Merindui-Mu Tuhan
Syukur Syukur Syukur
Pada-Mu Tuhan
Kurniakan kami Tuan Putri
Yang sayangkan kami demi-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Karya yang ditulis oleh tuan putri rimba
Membuatkan manusia di luar sana
Menghargai kami dan menyayangi kami
Tiada siapa yang menzalimi kami Tuhan
Kami hidup aman damai di rimba ini
Tanpa ada rasa takut dan bimbang Tuhan
Syukur kami Tuhan
Tuan Putri sanggup pertaruhkan nyawanya
Tuk melindungi kami Tuhan
Makanya kami juga begitu juga Tuhan
Akan pertahankannya
Kami saling sayang menyayangi karena-Mu Tuhan
Makanya berkatilah hidup kami sehingga akhir hayat kami
Dan kami ingin hidup bersamanya di Syurga-Mu juga Tuhan
Makanya makbulkanlah doa kami ini Tuhan
Duhai Maha Pengurnia Cinta
Duhai Maha Pengurnia Rindu
Cinta dan rindu kami kerana-Mu Tuhan
Kurniakanlah kebahagiaan milik kami selamanya
Di dunia jua di akhirat
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
Putri Rimba membaca dalam keadaan tersekat-sekat
Kerana lagi dibaca lagi tersayat hatinya bagaikan
Ditusuk sembilu pilu...
Putri Duyung Mas Ayu dan Putri Duyung Mas Merah
Juga menangis penuh hiba....
Masing-masing tidak dapat membendung perasan
Sedih yang amat sangat memilukan...
Biarpun mereka telah terpisah alam
Tapi hati masih lagi bersatu
Ibarat Cinta Ilusi Dalam Mimpi Realiti
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
HARI PERTABALAN PUTRI RIMBA MENJADI RATU RIMBA NIAGARA
Istana Rimba dihias indah kerana seluruh penghuni rimba akan meraikan hari paling bersejarah di Rimba Niagara iaitu Pertabalan Putri Rimba Niagara sebagai Ratu Rimba Niagara. Dengan pertabalan itu nanti maka termetrilah sudah Ratu Rimba sebagai Ratu yang memerintah seluruh Rimba Niagara.
Seluruh Penghuni Rimba menyambut berita ini dengan gembira dan berita gembira inilah yang ditunggu-tunggu sejak berkurun lamanya.
Mereka semua bergotong royong untuk meraikan majlis paling bersejarah itu.
Di hari tersebut Putri Rimba didandan indah oleh jurusolek yang terkenal dan pakaian Tuan Putri ditaja oleh seorang hamba Allah yang meminati ukiran daunan kasih Tuan Putri dan sentiasa menyokong Tuan Putri dari mula mengenali hingga ke akhirnya.
Hari Pertabalan tersebut di adakan pada Tanggal 13 hb Ogos 2012.
Semua mata tertumpu kepada Tuan Putri Rimba Niagara tika itu.
Ketika mahkota di letakkan di atas kepala Tuan Putri Rimba Niagara
bergema...ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR
Putri Rimba yang sudah bergelar Ratu Rimba Niagara tertunduk
sambil menitiskan airmata. Ratu Rimba Niagara bertitah ...
BismillahirRahmanirRahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kepada seluruh penghuni rimba yang beta kasihi dunia akhirat.
Beta bersyukur ke hadrat Ilahi dengan pengurniaan ini kepada
beta.
Biarpun sudah ditabalkan menjadi Ratu untuk
memerintah seluruh Rimba Niagara ini...beta tetaplah seorang
hamba-Nya yang kerdil di Sisi-Nya.
Beta ditabalkan menjadi Ratu di Rimba Niagara ini adalah atas Ketentuan Ilahi makanya beta terima dengan redha dengan harapan semoga beta dapat menjalankan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu yang bertanggungjawab kepada semua rakya di Rimba Niagara ini. Jika beta mengabaikan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu pasti di akhirat nanti beta akan ditanya oleh Allah Azzawajallah maka dengan ini beta merayu kepada seluruh penghuni Rimba Niagara memberi kerjasama kepada beta untuk melestarikan keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara ini demi seluruh rakyat Rimba Niagara agar dapat hidup aman damai tenteram bahagia dalam Redho Ilahi berkekalan selama-Nya selagi ada bulan dan matahari. Aammin Ya Rabbal A'Lamin.
Setelah Ratu Rimba Niagara habis bertitah bergemalah suara seluruh rakyat Rimba Niagara.
DAULAT TUANKU RATU! DAULAT TUANKU RATU!
DAULAT TUANKU RATU!
KARYA: PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
11 hours ago · Like
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Duhai kawan yang baik budi...
Dari usia remaja hingga ke usia senja
Yang kupertaruhkan dalam hidupku
Adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
Sebab itu diriku adalah lilin
Sampai akhir hayat pun tetap lilin
Maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
Di sepanjang hidupku ini
Aku muhasabah diri
Diriku tetap insan yang tak sempurna
Biarpun aku cuba sedaya mampu untuk
Menjadi insan yang sempurna
Tempat aku muhasabah diri
Ada di Rimba Niagara ini
Aku jumpa dengan dunia sebenarku
Inilah dunia yang kuimpikan
Biarpun pada pandangan mereka
Cumalah fantasi dan angan-angan
Tapi aku yakin dengan duniaku
Kerana suara hati tak pernah menipu
Di sini aku mendapat
Kasih semurni hati
Tanpa ada berpura-pura dalam berkata
Kata-kata semanis gula
Kata-kata seiring hati
Kami selalu bercanda
Tapi bercanda tiada menyakitkan
Hati atau sengaja untuk menyindir
Berkaryalah aku semahuku
Mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
Tanpa ada rasa iri hati
Di Rimba Niagara ini
Semakin hari semakin sayang
Bukan semakin hari semakin benci
Sekali tangan berjabat
Tersimpul mati hingga ke mati
Di Rimba Niagara ini
Tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
Semuanya saling berkorban
Biarpun nyawa jadi taruhan
Demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
Penghuninya bersatu hati
Saling sokong menyokong
Ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
Setiap bakat penghuni rimba dihargai
Bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
Kerana di sini tiada dengki mendengki
Dendam mendendam
Yang ada cumalah
Kasih sayang semurni hati
Merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
Sebab itu pesona dunia
Bukan matlamat kami
Kerana matlamat kami
Mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
Agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
Kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
Mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja
Maka kami berazam selagi hayat ada
Digunakan semaksima mungkin
Untuk terus saling sokong menyokong
Ke jalan-jalan yang di Redhai
Sebagai bekalan di hari mati
Makanya di Rimba Niagaralah
Tempat igauanku dalam mimpi
Yang kularikkan dengan tinta-tinta
Kasih dan cinta kerana-Nya
Biarpun sekadar mimpi ilusi
Tapi ku yakin jika
Allah Robbul Idzatii Berkata
KUN FAYAKUN
Maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
11 hours ago · Like
(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA NIAGARA)
12 Julai 2012


MEMBALAS RINDU DALAM SEPI
Kasih...
Sepiku bukan aku menyepikan rindumu
Aku muhasabah diriku
Adakah layak aku mencintaimu yang setia
Lagi kufikir lagi kurindu
Biarpun kau tak tahu
Rinduku menggunung-gunung
Cumanya ku tak terdaya meluahkan padamu
Kutakut halilintar datang bertalu-talu kepadamu
Makanya biarlah kusepikan rindu ini
Demi kebahagiaanmu kasih...
Biarlah tanpa aksara
Dan aku bahagia melihat kau tenang
Bersama teman-temanmu
Berkaryalah semahumu
Aku sentiasa mendoakanmu
Jika kau rindu padaku
Pandanglah bulan
Aku ada di sebalik bulan
Di sebalik hatimu
Tentu kau dapat rasa
Apa yang ku rasa kasih...
PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Julai 2012
Komen
 BUKAN KU TAK PERCAYA PADA JANJIMU SAYANG

Bukan ku tak percaya janjimu sayang

Hati ini belum reda dari terjangan ombak mengganas...ganas...
Kesan daripada terjangan ombak itu
Kehilangan teman istana rimbaku tika hendak mencari mahkota...

Hatiku bimbang perkara yang tak pernah terfikir olehku
Akan berlaku jua akhirnya
Hinggakan aku trauma berkawan dengan sesiapa jua
Mungkin aku tak 
Sepandai mereka bersastra
Sebijak mereka
Sebaik mereka
Sesetia mereka
Makanya aku dihukum begini hebat

Harap kau mengerti duhai sahabatku....
Berilah aku masa
Agar hatiku ada taman semula
Berbunga iman
Berkudupkan kemaafan
Berfaktakan keinsafan

Itulah yang perlu ada di jiwaku sekarang ini
Agar aku bermuhasabah diri
Dan sentiasa cerminkan diriku siapa
Yang sentiasa tak sempurna 
Mereka yang sentiasa sempurna
Makanya mereka dihormati
Makanya aku sentiasa dipandang hina...

Izinkan aku bertafakur
Selagi mana Allah Izinkan
Aku mencari sinar-sinar cahaya iman
Semua-NYa dengan izin-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Julai 2012
Tuesday at 4:33pm · Edited · Like · 1

Biarpun rindumu rinduku dianyam terlalu cermat kemas dan teliti tuk mengikat kasih yang terlerai...ombak ganas itu akan terus mengganas...ganas...selagi nyawaku ada....makanya biarlah terlerai kasih kita asalkan semuanya bahagia ...terimalah hakikat kasih cinta kita tidak menyebelahi kita...cinta kita ibarat cinta ilusi dalam mimpi ngeri...adess amat mengerikan! Makanya aku ucapkan selamat tinggal padamu dan tolong jangan diganggu aku lagi....apa juga kesalahan tutur bicaraku maafkan aku...apapun aku nyaris kehilanganmu disebabkan tenggelammu di ombak rinduku terlalu lama...hingga sekarang baru kau muncul....biarkan aku berjuang keseorangan...teganya kamu padaku duhai rakan sastraku....hehehehe
Tuesday at 10:47pm · Like


6 tahun yang lepas
Kedaton Kraton Wahyu Utama
Kedaton Kraton Wahyu Utama Wisuda YM Daeng ……..Kraton Nusantara pada hadiah istimewa pada hari Ulang tahun Beliau…
Tgl 9 juli 2012
Selamat Bahagia mengenal hari kelahiran Yang Mulia Paduka Daeng ....Semoga Cahaya Kemulia Tuhan Allah Swt Semakin Memancar Agung Dan mulia Memancar dari Roh Hati Nurani Pesona Kehidupan Paduka YM.. Sesungguh Nya Bila Mana YM berkenan Kami Ingin meng Haturkan Hadiah Puji Kehormatan namun Semua itu Bila mana Paduka Ym... BerKenan Menerima Hadiah Puji Kehormatan Resmi Dari Kami Sekaligus Sebagai Salam Persahabatan Kami dari YOGYAKARTA Saya Wahyu Utama Pendiri Pencipta Kegiatan " Kedaton Kraton Wahyu Utama -Laboratorium Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia Pesona Wisata Filosofi Budaya Perdamaian Dunia -Pesona Kehidupan Alam Pesona Wisata Alam Semesta Raya Nan Maha Damai Kekal Abadi -
Cahaya Alam Pesona Wisata Kehidupan " Peradapan Agung Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Seluruh Umat Umat Rakyat Rakyat Bangsa Bangsa Negara Negara Seluruh Penjuru Dunia - Seru Seluruh Umat Umat Rakyat Semesta alam Raya nan maha damai Kekal Abadi-
Pesona Berita ; ‘’Maha Gema Maha Cahaya Wahyu Utama Seniman Filosofi Genius program .Pembangun Pengembang Penebar Jaringan Jaringan Pendirian Pembangunan Istana Istana Rumah Rumah Adat Duta Budaya Perdamain Dunia -Kraton Pesona wisata Kalesik gaya baru Klasik Moderen Cahaya Filosofi Budaya Pesona wisata Perdamain Dunia – Bima Pengembangn Jaringan Jarinang Balai Balai Panggung Panggung Gebyar Gebyar Event Event Expo Expo Pesona Budaya Filosof Filosofi Cendikiawan Perdamaian Dunia –ada diselenggarakan dan hidup penuh pesona dimana mana - demikian jaringan Gerakan Perdamain Dunia -Ahkirat melalui Media Kehidupan Alam Pesona Wisata Kehidupan Alam Dunia Pariwisata Silahturahmi Antar Umat Umat Rakyat Rakyat Bangsa Bangsa Negara Negara Seluruh Penjuru Dunia Kami Gemakan Gerakan Pembangunan Jaringan Jaringan Komonitas Komonitas Perdamaian Dunia Keseluruh Penjuru Nusantara KeSeluruh Penjuru Dunia - Gerakan Kehidupan Komonitas Komonitas Filosof Filosofi Budayawan Cendikiawan Pesoan Perdamain Dunia ada dimanamana diseluruh Pejuru Dunia menjadi Pesona Kehidupan Dunia Alam pesona Wisata Nan maha damai kekal Abdi nan mempesona nan menakjubkan –disegala bidang –bercahay indah penuh keagungan cinta kasih persahabatan persaudaraan pesona budaya perdamaian dunia ada dimana mana – menebar keseluruh Penjuru Dunia – Alam Pesoana Wisata Adalah pesona Kehidupan Filosof Filosofi Duta Duta Budaya Cendikiawan Perdamain Dunia –ahkirat Hiduup indah agung menjadikan cahay kedamain Dunia Ahkirat – Sesuai dengan Keyakinan Agama Agama masing masing Seru Seluruh Umat Umat Rakyat Rakyat Bangsa Bangsa Negara Negara Seluruh Penjuru Dunia – Seru seluruh Umat Rakyat Semesta Alam Raya nanmaha damai kekal Abadi –nan mempesona nan menakjubkan disegala Bidang……
Untuk Itulah Bila Mana Yang Mulia Daeng … Pemangku Adat Karaton Nusatara …Ber kenan dengan rasa rendah hati ijinkanlah kami mengankat Pesona Gelar Kehormatan Keagungan Yang Mulia Daeng …Pemuka Adat Karaton Nusantara ……..untuk Kami Haturkan Hadiah Berupa EKSPO PUBLIKASI WISUDA PANGERAN PANGERAN DUTA DUTA BUDAYA FILOSOF FILOSOFI CENDIKIAWAN PERDAMAIAN DUNIA DUTA BUDAYA PESONA WISATA NUSANTARA - Kedada Yang Mulia Daeng Pemangku Adat Karaton Nusantara……………..merupakan hadiah istimewa pada hari lahir YM Paduka Daeng …………..
Dengan Demikian Maka Yang Mulia Paduka Daeng Pemenku Adat Karaton Nusantara – Kami Angkat sebagai PEMUKA ADAT Bergelar SANG PANGERAN DUTA BUDAYA PERADAMAIN DUNIA PESONA WISATA NUSANTARA –Pesona Wisata Perdamain Dunia –Karaton Nuasantara –Kedaton Kraton Wahyu Utama ‘ Laboratorium Pesona Wisata Dunia Pesona wisata Nusantara dIkawasan Alam pengembangan Alam Pesona Wisata Karaton Nusantara…………Sebagai Pemuka Adat Duta Budaya Perdamain Dunia Pesona Nusantara Kedaton Kraton Wahyu Utama ‘laboratorium Pesona Wisata Perdamain Dunia Pesona Wisat Nuisantar di kawasan alam karaton Nusantara ………….. Yang Bapak Yang Mulia Paduka Daeng ….pimpin………………. dengan demikian berkenanlah kiranya Yang Mulia Daeng Juga Mengenangkan
7 menit yang lalu · Suka
Kedaton Kraton Wahyu Utama Kan Gelar PANGERANGDUTA BUDAYA PERDAMAIN DUNIA PESONA WISATA NUSANTARA KEDATON KRATON WAHYU UTAMA lABORATORIUMpESONA WISATA Dunia …..Kami haturkan……………… sekaligus berkenanlah kiranya membantu kami membina menebarkan jaringan jaringan komonitas komonitas Para Duta duta Budaya Perdamain Dunia dan pendirian Rumah Rumah Adat Para Duta budaya Perdamaian Diseluruh Penjuru Nusantara –Seluruh penjuru daerah Malesia –Singapur Semenamjung Malaya –Dan menyabar seluruh penjuru daerah dan kawasan kawsan benua asia dan pada perkembangan keseluruh penjuru dunia – dengan central / Pusat Jaringan Yogyakarta Kota Pesona Wisata Dunia KIBLAT FILOSOFI DUTA BUDAYA PERDAMAINA DUNIA Kedaton Kraton Wahyu Utama ‘Laboratorium Pesona Wisat Dunia………………………………………………………….segala keAgungan Kemulia Yang Mulia Paduka Daeng Pemanku Adat Karaton Nusantara berkena memakai mengenankan Hadiah Gelar Wisuda ini daenga ini kami sangat haturkan rasa terima kasih kami setingi tinginya ………..salan dami Sejah tera dan selamat ulang tahun Hri Lahir Yang Mulai Daeng…. Semoga selalu dikaruniai doa kebahagian KeMulyaan hidup Dimanapun YM Paduka Daeng Berda ……….Selamat Ulnag Tahun…..
Sudilah kiranya Yang Mulia Paduka Daeng …Spontanitas memberikan tanggapan jawabpan dan kami sangat berharap yang mulia ber kenan kami Wisuda Sebagai Pangeran Duta Budaya Perdamaian Dunia Pesona wisa wata Nusanta …………………………………. Dan Segera Kami Ekspo Publikasai Kan….besar besaran……………………………………………………………………………………………………………………
HADIAH MAHKOTA DARIPADA KERABAT DIRAJA DUYUNG
Putri Rimba pergi ke pantai laut ombak rindu
Jantungnya berdegup kencang
Langkahnya laju
Serasa ingin terbang sampai
Putri rimba percaya dengan mimpinya
Kerana mimpinya bersangkut paut
Dengan kasih sayang setulus hati
Dan dia percaya pada suara hati
Suara hati tak pernah menipu
Dari jauh bermilauan menyilaukan
Mata Putri Rimba Niagara
Rupanya memang benarlah mimpinya
Apa yang dikatakan oleh
Putri Duyung Mas Ayu & Putri Duyung Mas Merah
Putri Rimba menangis hiba sambil mengucup
Mahkota dan kalungan bertahtakan berlian
Hadiah dari kerabat diRaja duyung lautan
Tiba-tiba kelihatan
Putri Duyung Mas Ayu dan Putri Mas Merah
Mereka berdua seiras cantik rupawan
Tiada tandingannya
Mereka berdua menghampiri Putri Rimba
Yang duduk di batu
Masih tergamam
Apakah yang dilihat ini
Cuma ilusi dalam mimpi atau realiti
"Tuan Putri Rimba...ini kami...
Kami rindu sangat-sangat pada Tuan Putri"
"Apakah ini ilusi dalam mimpi?"
"Tidak Tuan Putri ini realiti
bukan mimpi bukan fantasi bukan angan-angan
Mahkota dan kalungan rantai pemberian dari
Kerabat diRaja duyung pun ada digenggaman
Tuan Putri dan kehadiran kami di hadapan
tuan Putri pun realiti....semuanya realiti Tuan Putri...
Percayalah Tuan Putri bilama mana Allah cuma
Berkata KUN FAYAKUN maka jadilah yang
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI jadi realiti
Dalam Kamus ROBBUL IZDZATII tiada yang
Mustahil Semua-Nya atas Kemahuan-Nya
Yang Bijaksana."
"SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR"
"Tuan Putri berjanjilah dengan kami...setelah
Ditabalkan menjadi Ratu Rimba Niagara pada 13 hb Ogos 2012
Nanti jadilah Ratu yang memerintah Rimba Niagara penuh adil dan
Saksama...jangan sekali rasa ujub riak kuasa mengaburi hati memerintah semata-mata ingin mendapat Redha Ilahi dan berkat nawaitu Tuan Putri yang ikhlas lagi suci murni itu...jangan lupa doakan kami dan seluruh penghuni lautan ini dapat hidup bersama tuan putri di Syurga ...kerana doa orang yang ikhlas ke jalan-jalan-Nya dimakbulkan Robbul Idzatii Insya-Allah Aamiin Ya Rabbal A'Lamin."
"AAMIIN YA RABBAL A'LAMIN"
"Masih ingat kah lagi puisi yang kami karangkan untuk Tuan Putri Rimba ye..boleh bacakan untuk kami buat kali terakhirnya...dengan puisi ini jugalah kerabat diRaja Duyung mengatakan Putri Rimba adalah jelmaan Ratu Mas Merah yang wujud 300 tahun dahulu... makanya mahkota Ratu Mas Merah dihadiahkan kepada Tuan Putri Rimba dan kalung bertahtakan berlian itu adalah kalung pusaka Putera Duyung yang ingin dihadiahkan kepada Ratu Mas Merah di hari lamaran cintanya kepada Mas Merah. Cintanya tak kesampaian kerana Mas Merah mati tika mahu menyelamatkan nyawa Putera Duyung kekasih hatinya. Kami mendengar kisah cinta mereka sungguh tersayat hati kami Tuan Putri...Moga Tuan Putri diketemukan dengan cinta seperti Putera Duyung..yang setia rela nyawa jadi taruhan demi cinta sejati...berkahwin dengan puteri duyung pun atas permintaan terakhir Ratu Mas Merah. Antara Puteri Duyung dan Ratu Mas Merah tiada rasa cemburu dan tamak kasih sayang...masing-masing saling merelakan kerana mereka tahu cinta adalah Kurniaan dari-Nya yang harus diimani itulah adalah KETENTUAN TAKDIR CINTA DARI-NYA."
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
SukaTunjukkan lagi reaksi
Komen
Komen
GURINDAM PUISI KASIH SEPENUH JIWA 
UNTUK PUTRI RIMBA NIAGARA 


Terima kasih Tuhan
Hadirkan kami hamba-Mu
Tuan Putri tuk kami
Kami syukuri dalam iman

Kami dapat menumpang kasih
Kami sayang Tuan Putri kami Tuhan
Kami bahagia hidup bersamanya Tuhan
Hari-hari hidup kami bahagia
Dibajai dengan kasih sepenuh kasih
Hari-hari semakin kasih
Hari-hari semakin sayang

Jika berjauhan kami rindukannya Tuhan
Kami rindukan candanya
Kami rindukan puisinya
Maka kami tak sanggup berjauhan 
Darinya Tuhan

Melalui tinta yang dicurahkan
di kanvas daunan ukiran kasih
kami baca kami hayati
Lagi kami baca
Lagi kami teruja 
Untuk merindui dan mencintai-Mu Tuhan
Syukur kami Tuhan
Kau kurniakan kami 
Tuan Putri yang 
Tak lelah tuk
Berbahasa indah
Mengajak kami
Mencintai-Mu Merindui-Mu Tuhan
Syukur Syukur Syukur 
Pada-Mu Tuhan 
Kurniakan kami Tuan Putri
Yang sayangkan kami demi-Mu Tuhan

Syukur kami Tuhan
Karya yang ditulis oleh tuan putri rimba
Membuatkan manusia di luar sana
Menghargai kami dan menyayangi kami 
Tiada siapa yang menzalimi kami Tuhan
Kami hidup aman damai di rimba ini
Tanpa ada rasa takut dan bimbang Tuhan
Syukur kami Tuhan
Tuan Putri sanggup pertaruhkan nyawanya 
Tuk melindungi kami Tuhan
Makanya kami juga begitu juga Tuhan
Akan pertahankannya 
Kami saling sayang menyayangi karena-Mu Tuhan
Makanya berkatilah hidup kami sehingga akhir hayat kami
Dan kami ingin hidup bersamanya di Syurga-Mu juga Tuhan
Makanya makbulkanlah doa kami ini Tuhan

Duhai Maha Pengurnia Cinta
Duhai Maha Pengurnia Rindu
Cinta dan rindu kami kerana-Mu Tuhan
Kurniakanlah kebahagiaan milik kami selamanya
Di dunia jua di akhirat
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin

Putri Rimba membaca dalam keadaan tersekat-sekat
Kerana lagi dibaca lagi tersayat hatinya bagaikan 
Ditusuk sembilu pilu...
Putri Duyung Mas Ayu dan Putri Duyung Mas Merah
Juga menangis penuh hiba....
Masing-masing tidak dapat membendung perasan
Sedih yang amat sangat memilukan...
Biarpun mereka telah terpisah alam
Tapi hati masih lagi bersatu
Ibarat Cinta Ilusi Dalam Mimpi Realiti

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012

HARI PERTABALAN PUTRI RIMBA MENJADI RATU RIMBA NIAGARA

Istana Rimba dihias indah kerana seluruh penghuni rimba akan meraikan hari paling bersejarah di Rimba Niagara iaitu Pertabalan Putri Rimba Niagara sebagai Ratu Rimba Niagara. Dengan pertabalan itu nanti maka termetrilah sudah Ratu Rimba sebagai Ratu yang memerintah seluruh Rimba Niagara.

Seluruh Penghuni Rimba menyambut berita ini dengan gembira dan berita gembira inilah yang ditunggu-tunggu sejak berkurun lamanya.

Mereka semua bergotong royong untuk meraikan majlis paling bersejarah itu.

Di hari tersebut Putri Rimba didandan indah oleh jurusolek yang terkenal dan pakaian Tuan Putri ditaja oleh seorang hamba Allah yang meminati ukiran daunan kasih Tuan Putri dan sentiasa menyokong Tuan Putri dari mula mengenali hingga ke akhirnya.

Hari Pertabalan tersebut di adakan pada Tanggal 13 hb Ogos 2012.
Semua mata tertumpu kepada Tuan Putri Rimba Niagara tika itu.
Ketika mahkota di letakkan di atas kepala Tuan Putri Rimba Niagara
bergema...ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR ALLAHU AKHBAR

Putri Rimba yang sudah bergelar Ratu Rimba Niagara tertunduk
sambil menitiskan airmata. Ratu Rimba Niagara bertitah ...

BismillahirRahmanirRahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepada seluruh penghuni rimba yang beta kasihi dunia akhirat.
Beta bersyukur ke hadrat Ilahi dengan pengurniaan ini kepada
beta.

Biarpun sudah ditabalkan menjadi Ratu untuk
memerintah seluruh Rimba Niagara ini...beta tetaplah seorang
hamba-Nya yang kerdil di Sisi-Nya.

Beta ditabalkan menjadi Ratu di Rimba Niagara ini adalah atas Ketentuan Ilahi makanya beta terima dengan redha dengan harapan semoga beta dapat menjalankan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu yang bertanggungjawab kepada semua rakya di Rimba Niagara ini. Jika beta mengabaikan tanggungjawab beta sebagai seorang Ratu pasti di akhirat nanti beta akan ditanya oleh Allah Azzawajallah maka dengan ini beta merayu kepada seluruh penghuni Rimba Niagara memberi kerjasama kepada beta untuk melestarikan keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara ini demi seluruh rakyat Rimba Niagara agar dapat hidup aman damai tenteram bahagia dalam Redho Ilahi berkekalan selama-Nya selagi ada bulan dan matahari. Aammin Ya Rabbal A'Lamin.

Setelah Ratu Rimba Niagara habis bertitah bergemalah suara seluruh rakyat Rimba Niagara.

DAULAT TUANKU RATU! DAULAT TUANKU RATU! 
DAULAT TUANKU RATU! 

KARYA: PUTRI RIMBA NIAGARA 
12 Julai 2012


6 tahun yang lepas
CINTA HADIR SEPERTI KITA BERTEDUH DI HATINYA YANG PENUH IMAN...ITULAH CINTA YANG TAK AKAN ADA PERPISAHAN DAN AKAN DI PATRIKAN HINGGA KE SYURGA-NYA. INSYA-ALLAH AAMIIN.
6 tahun yang lepas
PERCAYALAH PADA BICARA HATI
Janganlah kau buang waktu menunggu
Kerana masa tak menunggu
Apalah diharap pada kasih yang tak sudi
Haraplah kasih pada yang sudi
Sentiasa sudi memahami dan mencintaimu setulus hati
Ku yakin dia ada di hatimu
Dan kau dapat rasakan
Cumanya kau masih menafikan
Kerana hatimu masih terikat dengan cinta tak pasti itu
Makanya jangan tunggu cinta yang tak pasti
Ambil cinta yang terlindung di hatimu itu
Dan itulah cinta setulus hati setulus kasih
Sentiasa ada untuk menyintaimu
Dan tak akan ada pendustaan
Dalam ungkapan cintanya padamu
Percayalah pada bicara hati
Kerana kata hati tak pernah menipu
PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
6 tahun yang lepas
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Duhai kawan yang baik budi...
Dari usia remaja hingga ke usia senja
Yang kupertaruhkan dalam hidupku
Adalah kejujuran keikhlasan dan pengorbanan
Sebab itu diriku adalah lilin
Sampai akhir hayat pun tetap lilin
Maka dari itu dengan apa yang kulalui ini
Di sepanjang hidupku ini
Aku muhasabah diri
Diriku tetap insan yang tak sempurna
Biarpun aku cuba sedaya mampu untuk
Menjadi insan yang sempurna
Tempat aku muhasabah diri
Ada di Rimba Niagara ini
Aku jumpa dengan dunia sebenarku
Inilah dunia yang kuimpikan
Biarpun pada pandangan mereka
Cumalah fantasi dan angan-angan
Tapi aku yakin dengan duniaku
Kerana suara hati tak pernah menipu
Di sini aku mendapat
Kasih semurni hati
Tanpa ada berpura-pura dalam berkata
Kata-kata semanis gula
Kata-kata seiring hati
Kami selalu bercanda
Tapi bercanda tiada menyakitkan
Hati atau sengaja untuk menyindir
Berkaryalah aku semahuku
Mereka sentiasa memberi sokongan/dukungan
Tanpa ada rasa iri hati
Di Rimba Niagara ini
Semakin hari semakin sayang
Bukan semakin hari semakin benci
Sekali tangan berjabat
Tersimpul mati hingga ke mati
Di Rimba Niagara ini
Tiada yang rasa mementingkan diri sendiri
Semuanya saling berkorban
Biarpun nyawa jadi taruhan
Demi keamanan dan kemakmuran Rimba Niagara
Penghuninya bersatu hati
Saling sokong menyokong
Ke arah kecemerlangan hidup dunia dan akhirat
Setiap bakat penghuni rimba dihargai
Bukan jadi bahan cercaan dan penghinaan
Kerana di sini tiada dengki mendengki
Dendam mendendam
Yang ada cumalah
Kasih sayang semurni hati
Merasakan esok berjumpa Robbul Idzatii
Sebab itu pesona dunia
Bukan matlamat kami
Kerana matlamat kami
Mahu hidup berkasih sayang dalam redha Ilahi
Agar tenang roh dan jasad
Setenang Air di Kali Syurga
Insya-Allah berjumpa Tuhanpun dalam keaadaan tenang
Kerana kami tahu Allah Robbul Idzati
Mahu berjumpa hamba-Nya hanya yang berjiwa tenang saja
Maka kami berazam selagi hayat ada
Digunakan semaksima mungkin
Untuk terus saling sokong menyokong
Ke jalan-jalan yang di Redhai
Sebagai bekalan di hari mati
Makanya di Rimba Niagaralah
Tempat igauanku dalam mimpi
Yang kularikkan dengan tinta-tinta
Kasih dan cinta kerana-Nya
Biarpun sekadar mimpi ilusi
Tapi ku yakin jika
Allah Robbul Idzati berkata
KUN FAYAKUN
Maka jadilah
CINTA ILUSI DALAM MIMPI REALITI
Jadi realiti
Aamiin Ya Rabbal A'Lamin
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Julai 2012
    Ratu Rimba Niagara berkongsi siaran.
    7 jam

    Foto Mukhriz Mahathir FC.
    Mukhriz Mahathir FC
    18 jam
    Sampaikan mesej Ulang Tahun Kelahiran YAB Tun Dr Mahathir menerusi akaun media sosial anda.
    Jangan lupa hashtag #TunM93


       
    Ratu Rimba Niagara berkongsi siaran.
    7 jam
    Srikandi PPBM Malaysia
    9 jam
    WAJAH Negarawan yang Keutamaannya adalah Rakyat..The One of A Kind..
    Sesungguhnya kami bersyukur ke hadrat Allah atas kurniaanMu kepada kami rakyat Malaysia dan Ahli PPBM , seorang Pemimpin yg seIkhlas beliau dalam perjuangan...
    SELAMAT HARI ULANGTAHUN KE 93 BUAT
    YAB TUN DR MAHATHIR MOHAMAD
    SRIKANDI Menyanjungmu..SRIKANDI Mendoakan Kesejahteraanmu ...

    Suka
    Komen
    Komen
    Ratu Rimba Niagara Selamat Hari Lahir Ke-93 buat Tun M Perdana Menteri Malaysia 
    ke-7, Senyummu lambang Malaysia Boleh! Rakyat Boleh Berjaya! Insya-Allah Aamiin.
    Uruskan


       Balasan


       
    Ratu Rimba Niagara berkongsi siaran.
    7 jam

    Foto Maziah Mustapar.
    Maziah Mustapar ke DOA DAN INFO
    Assalamualaikum.
    Salam asar.
    Selamat petang sahabat.
    Aamiin.


       
    Ratu Rimba Niagara berkongsi siaran.
    7 jam

    Foto Syaz Wan.
    Syaz Wan ke DOA DAN INFO
    Assalamuallaikum Wbt...
6 tahun yang lepas
Bila Hati Berbicara sedang bersama Mis Isya dan 4 yang lain.
Ya Allah, jadikanlah hari ini sebagai pembuka jalan2 kebaikan...
Aamiin Aamiin Ya Rabb....
~~ seraazlynnsabul ~~
3 TAHUN YANG LALU PADA HARI INI
TANPA KITA SEDARI BUMI INI BERPUTAR SEDAR TAK SEDAR USIA KITA MENINGKAT SETIAP TAHUN SAMPAI SUATU SAATNYA PASTI AKAN MENINGGALKAN BUMI INI MAHU TIDAK MAHU BERSIAP ATAU TIDAK KEMATIAN PASTI MENJEMPUT KITA.MOGA KITA MENINGGALKA DUNIA DI KALA ALLAH REDHA AKAN KITA DAN SEMUA MANUSIA YANG MENGENALI KITA REDHA ATAS KEMATIAN KITA. BARULAH TENANG ROH DI KALA ITU. AAMIIN
Foto Kami taat setia Kdymm Sultan Kelantan dan Tengku Mahkota Kelantan.

PETIKAN PERPUSTAKAAN ALAM MAYA RATU RIMBA NIAGARA,

28 SYAWAL 1439H
12 JULAI 2018

0 comments:

Post a Comment

 
;