Friday, 10 June 2016

HAMBA-MU (200) CINTA ALLAH MAHA SEMPURNA INDAH



CINTA ALLAH MAHA SEMPURNA INDAH

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
ASSALAMUALAIKUM,BISMILLAH,SELAMAT MALAM JUMAAT YANG
PENUH BARAQAH.JOM SELAWAT KE ATAS NABI KITA S.A.W

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari

Kuntuman-kuntuman bunga-bunga sastera Anugerah-Mu Allah terlalu indah sehingga aku teruja untuk terus berpujangga tentang Keindahan Cinta-Mu dan Cinta Rasulullah Kekasih-Mu , SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHIU AKBAR Cinta-Mu Maha Sempurna Indah.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar

Ya Rasulullah cinta dan rindumu kepada semua ummatmu membuatkan kami syahdu terus merindu serindu-rindunya , kurniakanlah kami syafaatmu agar kami dapat bertemumu di Syurgawi bersama melihat Wajah Allah Azzawajallah Yang Maha Sempurna Indah
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKBAR AAMIIN.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar
BILA HATI BERBICARA YANG DIINGINKAN BAHASA-BAHASA SEINDAH SYURGA ALLAHU AKBAR AAMIIN
Jiwa jadi tenang dalam berbahasa seindah Syurga, Di dalam bicara tersebut ada;
Zikir kepada Allah...
Lanjutkan Membaca
ASSALAMUALAIKUM,BISMILLAH,SELAMAT MALAM JUMAAT YANG
PENUH BARAQAH.JOM SELAWAT KE ATAS NABI KITA S.A.W

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar
Rabeah Binti Mohd Ali
DARI PEMBERITAHUAN
Pernah juga ketika sedang menaip jemariku bagaikan berkilauan-kilauan disinari permata pelbagai bentuk sungguh cantik dan aku terpana dengan kilauan permata yang berada dijemariku ketika sedang menaip ayat-ayat Cinta Allah Kasih Rasulullah Keagungan Kebesaran TUHAN.



SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari

Rabeah Binti Mohd Ali membagikan sebuah kenangan.
Rabeah Mohd Ali Wisuda Pada Hari ini tgl 1juni 2012,
Jumat Legi , 11 Rajab 1433
Pesona Berita Bergema Maha Cahaya Wahyu Utama Pesdona Filosofi Perdamaian Dunia Pesona Kehidupan Alam Semesta Raya Nan Maha damai kekal Abadi '' Kraton Kerajaan Surga alam pesona wisata dunia Maya '' Kedaton Kraton Wahyu Utama '' Pusat negeri dongeng Pesona wisata rakyat Sejagat Kehidupan Alam Pesona Wisata Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Seluruh Semesta Alam raya nan mempesona nan menakjubkan Mosium Lukisan Raja Raja SeNusantara Se Dunia central publikasi Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia.
Kedaton Kraton Wahyu Utama Laboratorium Pesona Wisata Dunia Wahyu Utama Filosofi Center Genius Program ...
Sesungguh Nya Pada Hari Ini Pun Aku Wisuda Putri Istana Rimba Niagara Adindaku Kekasih Hatiku dalam pesona sair sair Lukisan Karya Rabeah Mohd Ali ....Sebagai Bidadari Duta Budaya Pesona Wisata Nusantara Ratu Dunia penyair Sang Pujangaga Putri Rimba Puisi Pesona Maha Karya Agung Kedaton Kraton Kerajaan Surga Alam Pesona Wisata Dunia Maya Kedaton Kraton Pesona Wisata Wahyu Utama Pusata Nagari Dongeng Pesona Wisata Rakyat Sejagat Central Laboratorium Pesona Wisata Dunia
7 Komentar
Rabeah Mohd Ali Wisuda Pada Hari ini tgl 1juni 2012,
Jumat Legi , 11 Rajab 1433
Pesona Berita Mahgema Maha Cahaya Wahyu Utama Pesdona Filosofi Perdamaian Dunia Pesdona Kehidaupan Alam Semesta Raya Nan Maha damai kekal Abadi '' Kraton Kerajaan Surga alam pesona wisata dunia Maya '' Kedaton Kraton Wahyu Utama '' Pusat nagari dongen Pesona wisata rakyat Sejagat Kehidupan Alam Pesona Wisata Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Sreluruh Semesta Alam raya nan mempesona nan menakjubkan Mosium Lukisan Raja Raja SeNusantara Se Dunia central publikasi Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia.
Kedaton Kraton Wahyu Utama Laboratorium Pesona Wisata Dunia Wahyu Utama Filosofi Center Genius Program ...
Sesungguh Nya Pada Hari Ini Pun Aku Wisuda Putri Istana Rimba Niagara Adindaku Kekasih Hatiku dalam pesona saiar sair Lukisan Karya Rabeh Mohd Ali ....Sebagai Bidadari Duta Budaya Pesona Wisata Nusantara Ratu Dunia penyair Sang Pujangaga Putri Rimba Puisi Pesona Maha Karya Agung Kedaton Kraton Kerajan Surga Alam Pesona Wisata Dunia Maya Kedaton Kraton Pesona Wisata Wahyu Utama Pusata Nagari Dongeng Pesona Wisata Rakyat Sejagat Central Laboratorium Pesona Wisata Dunia

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar
Rabeah Binti Mohd Ali


Rabeah Binti Mohd Ali membagikan sebuah kenangan.
CINTA TAK SEMESTINYA DIMILIKI
JIKA KITA BERJAYA MEMILIKI
ITU BARULAH CINTA YANG SUDAH TERCATAT DI LAUHMAHFUZ
DAN ITULAH KETENTUANNYA...
MAKANYA BERSANGKA BAIKLAH DENGAN CINTA KURNIAAN-NYA
CINTA TAK SEMESTINYA DIMILIKI
JIKA KITA BERJAYA MEMILIKI
ITU BARULAH CINTA YANG SUDAH TERCATAT DI LAUHMAHFUZ
DAN ITULAH KETENTUANNYA...
MAKANYA BERSANGKA BAIKLAH DENGAN CINTA KURNIAAN-NYA

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari


Rabeah Binti Mohd Ali membagikan sebuah kenangan.
YA ALLAH BERILAH AKU KEKUATAN DI SAAT AKU TAK BERMAYA UNTUK BERSASTERA AAMIIN
YA ALLAH BERILAH AKU KEKUATAN DI SAAT AKU TAK BERMAYA UNTUK BERSASTERA AAMIIN
Your Notifications
12 minutes ago...
Lihat Selengkapnya

Rabeah Binti Mohd Ali membagikan kiriman miliknya.
SYUKUR PADA-MU YA ALLAH KERANA KURNIAKAN AKU ILHAM TAK PUTUS-PUTUS

Rabeah Binti Mohd Ali ke Tenku Iskandar
HATIKU HATIMU ADA DIA INDAH SEHATI SEJIWA MENCINTAI ALLAH
Ya Allah jl jlạlh aku tahu ini rencanamu hanya membantu saya melalui itu
Sahabatku Rabeah Binti Mohd Ali yang dikasihi.. saya sangat suka membaca karya-karya yang tersusun begitu indah dihalam FB sahabatku..banyak yang saya share..mohon diizinkan terima kasih sahabat hatiku dunia dan akhirat..Aamiin..
Rabeah Binti Mohd Ali Sahabatku Hafizah semua karya yang dihasilkan datangNya dari Allah sebab itu indah ditulis indah dibaca indah dihayati indah diamalkan semuanya indah...sebagaimana kamu teruja membaca begitu juga aku teruja menulis serasa tak mahu berhenti menulis terlalu banyak Allah Kurniakan ilham bagaikan air terjun yang terus mengalir dan mengalir tanpa ada hentiNya..Subhanallah benarlah Allah Maha Pemurah kepada setiap hamba-Nya.
Ilham dariNya bagaikan kumengutip permata dari Syurga turun bagaikan salji tanpa henti Allahu Akbar Maha KayaNya Allah...
Di hatimu ada Allah di hatiku ada Allah sebab itu hatimu hatiku seakan ada magnet untuk saling tertarik teruja untuk sama Meng-Agungkan Kebesaran Allah ...Allahu Akbar semua rahsia hati dalam genggaman Allah...moga hatimu hatiku sentiasa dalam genggaman Allah untuk terus MencintaiNya sehingga akhir hayat kita Insya-Allah Aamiin itulah hikmahNya kenapa Allah swt temukan kamu denganku di alammaya.
Hafizah sahabat hatiku di kalbu iman apa saja karya yang ingin di share kuizinkan untuk simpananmu andai untuk berkongsi dengan sahabat-sahabatmu yang lain lagilah suka hatiku kerana itulah matlamat disharekan karya .
Terima kasih juga padamu Hafizah kerana sudi meminati karya yang dihasilkan dengan izinNya jua tanpa izinNya pasti sebaris ayat tak bisa kutulis.
Moga Allah swt merahmatimu dunia akhriat.Aamiin.
Hafizah Rampas · Berteman dengan Tenku Iskandar
Aamiin Ya Rabbal'Alamiin..terima kasih sahabatku yang dikasihi..moga Allah terus mengalirkan idea-idea yang cantik kepadamu wahai sahabat hatiku..Aamiin..
Rabeah Binti Mohd Ali Aamiin. Moga persahabatan kita atas dasar kerana Allah perpanjangan hingga ke Syurgawi. Aamiin.
Ÿ
YA ALLAH IZINKAN KARYA SASTERAKU TERUS MENGALIR KE SUNGAI FIRDAUSI-MU
YA ALLAH YA TUHANKU JADIKANLAH KARYA YANG KUTULIS BAGAIKAN AIR TERJUN YANG MENGALIR TERUS MENGALIR TANPA HENTI . BIARPUN SERIBU TAHUN AKU TIADA DI DUNIA INI TETAP AKAN MENGALIR TERUS MENGALIR KE HATI MEREKA YANG MEMBACA KARYAKU DAN MENDAPAT MANFAAT DUNIA AKHIRAT APA YANG KUKARYAKAN. AKU YAKIN KARYA YANG KUTULIS ADALAH ILHAM DARI-MU YANG TIDAK PERNAH PUTUS-PUTUS KAU HADIRKAN. SUBHANALLAH SESUNGGUH-NYA ENGKAU MAHA PEMBERI TANPA HAD BENARLAH KAU MAHA PEMURAH LAGI MAHA MENGASIHANI.
YA ALLAH IZINKAN HASIL KARYA SASTRA YANG KUTULIS TERUS MENGALIR KE SUNGAI-SUNGAI FIRDAUSI MENYATU TERUS ABADI SELAMA-NYA. AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN

Kedaton Kraton Wahyu Utama
Rabeah Mohd Ali Wisuda Pada Hari ini tgl 1juni 2012,
Jumat Legi , 11 Rajab 1433
Pesona Berita Mahgema Maha Cahaya Wahyu Utama Pesdona Filosofi Perdamaian Dunia Pesdona Kehidaupan Alam Semesta Raya Nan Maha damai kekal Abadi '' Kraton Kerajaan Surga alam pesona wisata dunia Maya '' Kedaton Kraton Wahyu Utama '' Pusat nagari dongen Pesona wisata rakyat Sejagat Kehidupan Alam Pesona Wisata Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Sreluruh Semesta Alam raya nan mempesona nan menakjubkan Mosium Lukisan Raja Raja SeNusantara Se Dunia central publikasi Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia.
Kedaton Kraton Wahyu Utama Laboratorium Pesona Wisata Dunia Wahyu Utama Filosofi Center Genius Program ...
Sesungguh Nya Pada Hari Ini Pun Aku Wisuda Putri Istana Rimba Niagara Adindaku Kekasih Hatiku dalam pesona saiar sair Lukisan Karya Rabeh Mohd Ali ....Sebagai Bidadari Duta Budaya Pesona Wisata Nusantara Ratu Dunia penyair Sang Pujangaga Putri Rimba Puisi Pesona Maha Karya Agung Kedaton Kraton Kerajan Surga Alam Pesona Wisata Dunia Maya Kedaton Kraton Pesona Wisata Wahyu Utama Pusata Nagari Dongeng Pesona Wisata Rakyat Sejagat Central Laboratorium Pesona Wisata Dunia
Komentar
Rabeah Binti Mohd Ali MENGGENGGAM IMPIAN SEPERTI MEMINTAL ILLUSI MENJADI REALITI

Semua orang ada impian...

Impianku tinggi menggunung
Sudah puluhan tahun aku mendaki
Terlalu banyak onak dan duri kulalui
Biarpun onak dan duri sudah sebati dalam diriku
Adakalanya aku putus asa untuk menggapai impian
Ribut petir selalu membunuh anganku menggapai impian
Hinggakan aku tak mampu untuk bertahan lagi...

Tapi dek kerana misi dan visi ku yang sudah lama kudambakan
Ku terus...dan terus...memburu impian ....
Biarpun datang berjuta halangan tak kupedulikan lagi
Karena ku sudah kesuntukan masa untuk berleka memburu impian

Impian...oh! Impian....
Impianku menjadi bahan lawak
Karena impianku di luar kotak pemikiran
Karena siapalah aku untuk menggapai impian itu

Mana mungkin aku seorang untuk merealisasikan impianku itu
Karena impian ku tak pernah padam
Hingga saat ini ku masih pertahankan impianku biarpun 
berseorangan terkial-kial dalam pendakian yang entah bila penghujungnya

Biarpun hangus terbakar jemariku... 
Ku tetap menggenggam impian
Hingga sampai penghujungnya
Menggenggam impian seperti, ' Memintal Illusi Menjadi Realiti

Mana tahu hadirmu tanpa dugaku...
Berganding bahu denganku...
Berkongsi segala bebanan yang kupikul
Bagaikan sinar pelangi yang takkan padam...
Mengiringi pendakianku memburu impianku
Karena impianku seiring dengan impianmu
Karena kita punyai minat yang sama
Matlamat yang sama
Ingin jadikan impian menjadi kenyataan
Terima kasih pelangiku kerana sudi berganding bahu bersamaku
Moga indah warna-warni pelangimu takkan hilang hingga bila-bila
Selagi nafasku ada...Syukurku pada Alllah Azzawajallah
Kehadiranmu selalu kunantikan dalam illusiku
Tapi kini bukan illusi lagi
Berkat keikhlasan hatimu padaku
Amat mengharukan aku...
Moga kau dan aku seia sekata
Senada seirama
Sama-sama menggenggam impian
Impianku impianmu berpadu menjadi realiti
Biarpun tak menjadi realiti
Setidaknya kita telah mempunyai impian yang sama
Ayuh...sama-sama kita jayakan
Mana tahu...impian jadi kenyataan!

Aku mesti bersangka baik dengan Tuhanku
Dia Maha Berkuasa Untuk Menjadikan Impianku Satu Realiti
Jika ianya satu realiti kusyukur dalam sujudku
Karena tiada daya upayaku melainkan dengan Izin-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA 
1 Jun 2012
June 1 at 3:56pm · Like

Rabeah Binti Mohd Ali KEDATON KRATON WAHYU UTAMA

Wisuda Pada Hari ini tgl 1juni 2012, 

Jumat Legi , 11 Rajab 1433

Pesona Berita Mahgema Maha Cahaya Wahyu Utama Pesdona Filosofi Perdamaian Dunia Pesdona Kehidaupan Alam Semesta Raya Nan Maha damai kekal Abadi '' Kraton Kerajaan Surga alam pesona wisata dunia Maya '' Kedaton Kraton Wahyu Utama '' Pusat nagari dongen Pesona wisata rakyat Sejagat Kehidupan Alam Pesona Wisata Kebudayaan Zaman Damai Kekal Abadi Seru Sreluruh Semesta Alam raya nan mempesona nan menakjubkan Mosium Lukisan Raja Raja SeNusantara Se Dunia central publikasi Pesona Wisata Nusantara Pesona Wisata Dunia.
Kedaton Kraton Wahyu Utama Laboratorium Pesona Wisata Dunia Wahyu Utama Filosofi Center Genius Program ...

Sesungguh Nya Pada Hari Ini Pun Aku Wisuda Putri Istana Rimba Niagara Adindaku Kekasih Hatiku dalam pesona sair sair Lukisan Karya Rabeah Mohd Ali ....Sebagai Bidadari Duta Budaya Pesona Wisata Nusantara Ratu Dunia penyair Sang Pujangga Putri Rimba Puisi Pesona Maha Karya Agung Kedaton Kraton Kerajan Surga Alam Pesona Wisata Dunia Maya Kedaton Kraton Pesona Wisata Wahyu Utama Pusata Nagari Dongeng Pesona Wisata Rakyat Sejagat Central Laboratorium Pesona Wisata Dunia

(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA NIAGARA)
11 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali PABILA TAPAK SULAIMAN MENJADI BINTANG 

Sejak berkurun lamanya tapak sulaiman

berada di dasar laut.

Tiba-tiba terdetik di hati tapak sulaiman,
‘Sampai bila aku jadi begini?’

Di dasar laut cuma nampak bebayang
bintang-bintang disimbahi cahaya rang bulan.

“ Alangkah bahagianya jika aku menjadi bintang!
Tiada bezanya aku dengan bintang
cuma aku di dasar lautan
tidak berkedipan!
Bolehkah aku jadi bintang?
Bolehkahkah? Bolehkah? Bolehkah?
Di dasar ini aku tidak berfungsi
kepada penghuni laut
sedangkan aku ingin hidup
menyinari hidupku dan menyinari
hidup mereka yang memerlukan
kerdipan sinarku.” Tapak sulaiman
mula menyedari kejahilannya.
Dia telah memasang impian.

Setiap hari tapak sulaiman
terus mengeluh...
Meratapi nasib diri…
Mencemburui kegemerlapan bintang
seolah-olah mereka mengejeknya
kerana berangan hendak
menjadi bintang.

“Kau siapa?
Jalan pun terhegeh-hegeh
di dasar laut ini… Tanpa boleh berbuat apa-apa?
Lainlah aku boleh ke sana ke mari dengan pantas
dan ramai terpesona dengan kegagahan dan
kebijaksanaan aku.. Jangan nak beranganlah!
Ha…ha…ha…” Ejek naga laut sambil menayangkan
kejadiannya yang unik mempersonakan
seluruh penghuni laut kerana itu naga laut
popular dan dihormati .

“Engkau jangan memperlekeh
cita-cita aku. Akan kubuktikan!
Lihatlah nanti!” Jerit tapak sulaiman
memecah ketenangan malam itu.

Laut yang tenang tiba-tiba mengaum di sertai
dengan gelombang ombak mengganas!

Gerakkan dasar laut telah membawa
tapak sulaiman ke dalam gelombang
ombak mengganas! Lalu menghempasnya
ke pantai.

Kini tapak sulaiman berada di pantai
di sinari cahaya pagi yang menyegarkan!

Seakan mimpi tapak sulaiman
berjalan ke sana ke mari
menari-nari.

Bila malam tiba tapak sulaiman
menikmati suasana malam sambil
memerhatikan kegemerlapan
bintang-bintang di langit di sinari
sinaran cahaya bulan.

Sungguh jelas permandangan tika itu
tidak perlu samar-samar lagi
tika berada di dasar laut.

“Bolehkah aku menjadi bintang?
Bolehkah? Bolehkah?
Bintang aku ingin berkawan denganmu?
Aku ingin menjadi sepertimu.”

“ Tapak sulaiman, kau boleh menjadi
seperti kami jika kau yakin dengan
kebolehanmu! Percayalah!
Kami menunggu kau di sini!
Kau boleh! Pasti boleh!”
Kata perangsang bintang kepada
tapak sulaiman pada malam itu.

“Pelik ya macam mana bintang boleh
mendengar suaraku? Sedangkan
Jarak dengannya…
Dia di langit aku dibumi
komunikasi aku dengan bintang
satu keajaiban!”

Tiba-tiba kedengaran
gauman entah mana datangnya
memecah ketenangan malam.
Pepasir di pantai berterbangan.

UFO rupanya sedang mendarat
dua makhluk asing datang
menghampiri tapak sulaiman.

“Tapak sulaiman mahu ke engkau
ikut kami?” Tanyanya.
Ke mana?”
“Úntuk merealisasikan cita-cita kau menjadi bintang?”
“Nak! Nak! Nak! Bodohlah aku kalau tak nak!”

Malam itu mimpi tapak sulaiman menjadi kenyataan!
Dia telah menjadi bintang!
Disambut bintang-bintang yang
Bergemerlapan! Berkedipan! Berkilauan
yang menakjubkan tapak sulaiman!

Siapa sangka impian tapak sulaiman menjadi kenyataan?
Tidak sia-sia impiannya selama ini!
Barulah dia tahu tiada yang pelik di dunia
Ini jika digunakan keajaiban minda!
“Aku berjanji kegemerlapan yang kumiliki ini
akan kukongsi bersama mereka yang ingin
menjadi sepertiku!”
Janji tapak sulaiman pada dirinya.

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali CINTA SI NAGA SAKTI DENGAN SI PUTERI BUNIAN

Si Puteri bunian 

gembira setiap hari
bermain di tepian Pantai Cinta Rindu
menyanyi lagu rindukan kekasih
yang dia sendiri tidak tahu 
siapakah gerangan kekasihnya itu
tapi di hatinya asyik berbunga-bunga
kasih dan rindu yang tak terungkap 

kata-kata yang diungkap 
hanyalah rindu dan cinta
cinta bertapak di hati
seolah dirasakan hatinya 
sudah dimiliki cinta
tapi masih tidak tahu siapakah
gerangannya kekasih
misterinya itu 

Puteri Bunianku
Sebenarnya akulah kekasihmu
yang selalu mengekorimu
ke mana saja kau pergi
aku bahagia melihat 
senyuman manismu 
duhai kekasihku
aku wujud di sisimu
tapi kau tidak
diberi Khashaf Allah
untuk melihatku
duhai kekasih hatiku
cinta yang kau rasakan tika ini
adalah cintaku yang tak pernah
padam padamu duhai kekasihku
Si Puteri Bunian
Sifat kasih sayangmu 
yang menyanyangi
semua makluk Tuhan
membuatkan aku jatuh cinta padamu
beruntunglah aku mencintaimu
kerana selama ini 
aku tak pernah jatuh cinta 
dan tak pernah pun 
kenal apa itu erti cinta sebenarnya

Hakikatnya kekasihku
kaulah yang telah membuatkan
hatiku berbunga-bunga cinta
sejujurnya kukatakan
aku telah jatuh cinta padamu
cinta...cinta...cinta sepenuh hati
kau telah membuatkan aku taksub 
dengan dunia cinta

Setiap waktu kau datang 
ke Pantai Cinta Rindu ini
ku tunggumu dalam
rindu yang membara

Aku suka nyanyian syair-syair
karanganmu yang menghiburkan
hati seluruh penghuni lautan
cinta dan rinduku ini
terlalu membara-bara

Setiap kali syairmu kau lagukan
dengan suaramu yang merdu bak buluh perindu 
mereka semuanya gembira dalam syukur pada Illahi
bilamana syair-syairmu mendayu-dayu memuji Illahi
semua penghuni lautan termasuk aku meratap pilu
sebagaimana air matamu berjuraian
begitu juga aku dan penghuni lautan semuanya
akulah yang menyapu air matamu 
duhai kekasihku Si Puteri Bunian

Tak usahlah kau bersedih kekasihku
aku selalu menyokongmu
meniupkan semangatmu jika kau lemah tak bermaya
melindungi kau jika ada yang ingin mendatangkan
musibah padamu aku rela pertaruhkan nyawaku
demi cinta suciku padamu duhai 
kekasihku Si Puteri Bunian 
yang kucintai seumur hidupku

Saat-saat paling gembira ketika
kau berlari-lari di gigi pantai
aku di lautan mengekorimu
sehingga air di laut membiru berkocak
deras tapi tenang mengekori seiring 
larianmu di gigi pantai
kau gembira 
aku ceria
kau sedih
aku berduka
cintaku telah bertahta di hatimu
tanpa kau sedari tapi dapat merasakan
kehadiran cintaku
kasihan kau tidak dapat melihatku
tapi aku dapat melihatmu dengan jelas
sabarlah suatu masa nanti
jika Allah bukakan khashafNya padamu
kau akan dapat melihatku sejelasnya
tika itu cinta kita dalam RestuNya

Di pagi Jumaat itu 
amat syahdu!
Si Puteri Bunian rasa tak tenteram
Pantai Cinta Rindu
Memanggil-manggilnya

"Tuan Puteri nak ke mana ya pagi-pagi ini..."
tanya dayang istana dengan penuh hormat.

"Beta hendak pergi ke Pantai Cinta Rindu,"
jawab Si Puteri Bunian penuh tegas tapi gelisah.

"Tapi Tuan Puteri ...Ayahanda Tuan Puteri telah
berpesan tidak membenarkan Tuan Puteri pergi
ke Pantai Cinta Rindu kerana terlalu berbahaya,
Demi keselamatan Tuan Puteri janganlah pergi
ye Tuan Puteri,"

"Tidak beta mesti pergi juga walau apapun
terjadi...rahsiakan permergian beta ini
daripada pengetahuan ayahanda beta," kata
Si Puteri Bunian lalu terus menghilang 
dalam sekelip mata.

Si Puteri telah berada di Pantai Cinta Rindu
Dia melemparkan pandangannya ke 
lautan yang terbentang luas
saujana mata memandang
sambil menyanyikan syair cinta untuk kekasih
misterinya yang tidak pernah dia kenali 
asal usul kekasihnya tapi dia dapat 
merasakan cinta yang terlalu amat mendalam
antaranya dengan kekasihnya
siapa namanya
bagaimana wajahnya
siapakah gerangannya itu
dia tak tahu
tapi hatinya benar-benar
merasai cintanya telah dimiliki
sedangkan ketika dia berfikir-fikir
siapakah gerangan kekasih misterinya itu
kekasihnya itu ada di sebelahnya di temani
dengan pengawal istana

Duhai Si Puteri Bunian
Jika kau nak tahu
Usul asal kekasih misterimu itu 
Dia adalah merupakan
seekor naga yang gagah perkasa
mempunyai kesaktian yang luar biasa
mengusai seluruh penghuni lautan Cinta Rindu
biarpun dia berkuasa dan mempunyai kesaktian
kepada seluruh penghuni lautan 
kekecil mana pun dan serendah mana pun darjat
dia tetap menghormati dan menyayangi 
sepertimana dia sayangkan dirinya sendiri
hinggakan semuanya penghuni laut menyayangi dia
Dialah yang mengilangkan sepimu di kala kau berduka
dia menyanjungimu... melindungimu ...
menerimamu apa adanya
mencintaimu seumur hidupnya
sekarang dia ada di sebelahmu Si Puteri Bunian
Memandangmu dengan penuh kasih sayang

Sedang si Puteri Bunian keasyikkan memandang
keindahan ciptaan Allah sambil bersyair cinta
keluar seekor dinosaur rasaksa dari dasar lautan
ingin menyerang Si Puteri Bunian

Sepantas kilat Si Naga Sakti meletakkan 
cengkerang siput di sisi Si Puteri Bunian
dan mengilhamkan Si Puteri Bunian meniup
cengkerang siput tersebut
setelah ditiup timbullah seluruh penghuni lautan
berenang-renang dengan laju meluru ke arah 
dinosaur rasaksa

Si Puteri Buniaan meniup cengkerang siput
dalam keterujaan dan kegembiraan melihat
segala haiwan dan karangan laut pelbagai
bentuk dan rupa timbul di permukaan laut
berenang-renang pantas meluru ke arah
dinosaur rasaksa
indahnya permandangan laut Cinta Rindu
di kala itu hanya Tuhan saja yang tahu
tapi penuh debaran yang menakutkan
sesiapa yang melihatnya tapi tidak
dengan Si Puteri Bunian
dia suka dirasakan penghuni laut mengikuti 
perintahnya....

Ketika perlawanan penuh dramatik itu antara
penghuni lautan dengan dinosaur rasaksa
pepasir di dasar lautan berterbangan ke udara
dan kocakan air laut amat dahsyat sekali
perlawanan berlarutan hingga ke petang
suara dinosaur bagaikan halilintar...
kekuatannya tiada tandingan tapi akhirnya
kalah ditewaskan oleh penghuni lautan
yang banyaknya tak terkira

Gembiralah tidak terkata Si Puteri Bunian
melihat kekalahan dinosaur rasaksa
lautan bertukar menjadi merah
darah dinosaur rasaksa hanyir pekat
amat meloyakan Si Puteri Bunian

Si Puteri Bunian memejamkan mata 
ketakutan melihat pemandangan 
lautan yang dipenuhi darah memekat

Apabila dibukakan mata 
alangkah terperanjat Si Puteri Bunian
apabila didapati lautan Cinta Rindu
telah menjadi sedia kala 
indah aman tenang

Lagi memeranjatkan apabila
didapati di sebelahnya ada
seekor naga tersenyum
melemparkan senyumannya
"Sudikah kau menjadi suri hidupku
wahai Si Puteri Bunian yang kucinta." 

Si Puteri Bunian tidak menjawab.
Dia menadah tangan ke langit lalu berdoa,

"Ya..Allah siapalah aku untuk menolak
apa yang telah Kau telah takdirkan padaku
aku terima dengan redha apa saja aturanMu
kerana hidup dan matiku sudah kepasrahkan
padaMu sejak azali lagi."

"Duhai Cinta Kalbuku kerana keikhlasanmu
pada Tuhammulah maka dibukakan Khashaf
Dzat cintaNya padamu dan kerana itu juga
kau dapat melihatku," Habis saja Si Naga
Sakti berkata-kata dia bertukar menjadi
seorang teruna gagah perkasa.

Mereka berdua menadah tangan ke langit,
"Ya Allah Ya Tuhanku Yang Maha Agong Lagi 
Maha Berkuasa Dengan kurniaan cinta yang 
Kau limpahkan kepada kami berdua berilah 
kami peluang untuk melakukan amal kebaikan
yang kau redhai agar kami dapat sama-sama
menyambung percintaan suci ini hingga 
ke SyurgawiMu
Amin Ya Rabbal A'Lamin
DiAminkan juga seluruh penghuni lautan
dengan rasa kesyukuran tidak terucap!
Bergema suara lautan yang menakjubkan
di kala itu!Membahagiakan!Subhanallah!
Syukur tak terucap padaMu Tuhanku.

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
29 Julai 2011

Rabeah Binti Mohd Ali SYAIR PUTERA DUYUNG

Tersebutlah satu kisah percintaan,

Dimulai dengan sebuah perkampungan nelayan;
Telah berlaku satu pergaduhan,
Hanya kerana ingin merebut kekuasaan.

Pergaduhan berlaku tanpa ihsan,
Sana-sini mayat bergelimpangan;
Bermandikan darah perkampungan nelayan,
Tiga hari dua malam pergaduhan berlarutan.

Malam ini sekumpulan Kampung Nelayan,
Melarikan diri dari permusuhan;
Naik ke kapal berebut-rebutan,
Kerana ingin lari dari kekalutan.

Di malam bulan purnama indah permandangan,
Terpesona mata memandang ke arah bulan;
Mas Merah berbincang dengan Siew Lan,
Mengenai keharmonian kehidupan di lautan.

Siew Lan memujuk Mas Merah dengan kasih sayang,
Mas Merah kawan baiknya dari dulu hingga sekarang;
Berkawan baik atas dasar keikhlasan sayang,
Saling nasihat menasihati demi kasih dan sayang.

Mas Merah luahkan rasa di hati,
Menjadi penghuni lautan itu yang diingini;
Hidup berkasih sayang penuh harmoni,
Tapi apakan daya cuma imaginasi.

Melaung Mas Merah di lautan sepi,
Meraung merintih kenapa nasibnya begini;
Tiada siapa yang ingin mengerti,
Hidup di dunia dirasakan mati.

Telah berlaku sesuatu yang tidak diduga,
Tiba-tiba berlaku perubahan cuaca;
Angin rebut taufan datang melanda,
Penghuni kapal ketakutan dirasa.

Penghuni kapal menjerit ketakutan,
Kapal terhoyang-hayang di tengah lautan;
Ombah bergulung guruh berdentuman,
Penghuni kapal berada dalam kecemasan.

Hujan ribut disertai suara menakutkan,
Muncul rasaksa dasar lautan;
Menenggelamkan kapal ke dasar lautan,
Sekelip mata hilang ditelan lautan.

Semuanya mati ditimpa malang,
Kecuali Mas Merah diselamatkan duyung;
Lelaki duyung bergelar Putera Duyung,
Memiliki kuasa segala duyung.

Mas Merah koma beberapa hari,
Putera Duyung bersusah hati;
Ingin menyelamatkan Mas Merah hajat di hati,
Agar Mas Merah bernafas kembali.

Bertemu pendeta minta pandangan,
Pendeta meminta Putera Duyung fikirkan;
Sebelum membuat apapun keputusan,
Kerana alam duyung dan manusia banyak perbezaan.

Putera Duyung mahukan Mas Merah diselamatkan,
Walau apa cara sekalipun akan diusahakan;
Melihat Mas Merah hatinya ihsan,
Berkorban nyawa dia pertaruhkan.

Hati Putera Duyung perlu didermakan,
Kepada Mas Merah untuk diselamatkan;
Percantuman hati mesti dijalankan,
Itu caranya Mas Merah diselamatkan.

Putera Duyung sanggup dermakan hati,
Melihat Mas Merah koma tak sampai hati;
Putera Duyung yakin Mas Merah manusia baik hati,
Diderma hati dengan seikhlas hati.

Di malam bulan purnama dijalankan pembedahan,
Antara Putera Duyung dan Mas Merah penuh suspen;
Cahaya terang disimbahi cahaya rang bulan,
Selamat sudah pendeta lakukan pembedahan.

Selepas pembedahan berlaku perubahan,
Mas Merah bertukar menjadi duyung rupawan;
Gembiranya pendeta berjayanya pembedahan,
Pendeta bersyukur usahanya DiPerkenankan.

Mas Merah hidup bagaikan keajaiban,
Didapati dirinya ada di dasar lautan;
Berasa pelik dengan perubahan,
Perubahan dirinya di luar dugaan.

Dirasakan dirinya berada di alam fantasi,
Seolah tercapai hajat di hati;
Menjadi penghuni lautan yang dibayangi,
Kini menjadi kenyataan masih belum difahami.

Puteri Duyung menyambut kedatangan Mas Merah,
Disambut dengan tarian duyung penuh meriah;
Istana duyung dihias indah,
Menyambut tetamu terhormat Mas Merah.

Mas Merah gembira tidak terperi,
Dilayan Mas Merah seperti Tuan Puteri;
Wajahnya ayu berseri-seri,
Dirasakan impian jadi realiti.

Memang impian menjadi realiti,
Mas Merah masih lagi belum mengerti;
Dipendamkan juga kenapa jadi begini,
Akan terjawab di suatu ketika nanti.

Bergurau senda dengan Puteri Duyung,
Menghayati suasana di Taman Karang;
Menjadi sahabat baik penuh kasih sayang,
Kasih terjalin mengundang sayang.

Setiap hari berkejar-kejaran,
Berkejar-kejaran di balik taman;
Taman Karang dipenuhi bunga-bungaan,
Harum semerbak menyelubungi taman.

Dalam berkejaran terpisah dengan Puteri Duyung,
Puas dicari Puteri Duyung ke mana menghilang;
Muncul pula lelaki duyung,
Mas Merah menangis berasa bimbang.

Putera Duyung memperkenalkan diri,
Diceritakan bagaimana Mas Merah begini;
Fahamlah sudah Mas Merah kini,
Budi baik Putera Duyung terkesan di hati.

Semenjak itu berkenan di hati,
Mas Merah jatuh cinta tanpa disedari;
Dengan Putera Duyung yang baik hati,
Cinta Putera Duyung ingin dimiliki.

Tapi apakan daya cintanya terhalang,
Cinta Putera Duyung kepunyaan Puteri Duyung;
Beralah Mas Merah terus menghilang,
Bukti kasihnya kepada Puteri Duyung.

Demi sahabat ingin menjadi manusia kembali,
Agar cinta sahabatnya bertaut kembali;
Biarlah dia membawa hati,
Membawa hati luka demi sahabat sejati.

Rabeah Binti Mohd Ali Berjumpa pendeta menyampai hajat di hati,
Agar pendeta boleh perkenankan nanti;
Mengertilah sudah pendeta kini,

Memakan 7 jenis rumpai laut dikehendaki.

Berlaku perubahan setelah makan rumpai laut,
Menjadi kembali manusia terapung di laut;
Teruna muda terjun ke laut,
Menyelamatkan Mas Merah tanpa takut.

Mas Merah pengsan tak sedarkan diri,
Doktor datang memberi rawatan;
Sedar Mas Merah gembiranya hati,
Si teruna muda yang baik budi.

Budi bahasa Mas Merah buat si teruna jatuh hati,
Cinta Mas Merah ingin dimiliki;
Melamar Mas Merah sepenuh hati,
Mas Merah terkesima antara dua hati.

Antara cinta dan budi,
Mas Merah tak mengerti;
Cintakan Putera Duyung setia di hati,
Hatinya dengan Putera Duyung tercantum di hati.

Mas Merah rupawan buat hati tertawan,
Anak-anak kapal berlumba ingin menawan;
Menawan cinta Mas Merah yang rupawan,
Ingin memiliki cinta sanggup berbunuh-bunuhan.

Mas Merah memberontak rasa tak tenteram,
Tiada dimiliki rasa kedamaian;
Tidak seperti berada di lautan,
Ingin kembali menjadi duyung lautan.

Tanpa berfikir baki 7 jenis rumpai laut dimakan,
Bertukar menjadi duyung kembali selepas makan;
Gembiranya hati tak dapat dibayangkan,
Terus menggelongsor ke dasar lautan.

Mas Merah pergi mencari pendeta,
Memohon nasihat dari pendeta bijaksana,
Hajat Mas Merah difahami pendeta,
Berjumpa Puteri Duyung itu dipinta.

Tika itu Puteri Duyung sedang berdandan,
Didandan cantik menjadi pengantin;
Sebentar lagi upacara pernikahan dijalankan,
Dengan Putera Duyung kekasih idaman.

Mas Merah menangis sepenuh hati,
Merayu pilu pada sahabat sejati;
Puteri Duyung tidak sampai hati,
Melepaskan cintanya pernikahan tak jadi.

Budi baik Puteri Duyung dingati sampai mati,
Bukan sengaja merebut kekasih hati;
Sudah terikat antara dua hati,
Moga cintanya terpatri nanti.

Putera Duyung tidak ambil hati,
Apabila Mas Merah menaruh hati;
Kedua-dua duyung tidak dikawini,
Demi kerana menjaga hati.

Sumpahan duyung Mas Merah redha,
Di siang hari menjadi manusia,
Menjadi duyung apabila malam tiba,
Pulau terpencil tempat tinggalnya.

Bernyanyi-nyanyian mengeratkan kasih,
Kasih mengasihi seperti kekasih;
Apakan daya kasih tersisih,
Kerana tak mahu berbagi kasih.

Putera Duyung datang di bulan purnama,
Memastikan Mas Merah hidup sempurna;
Ada masalah dikongsi bersama,
Ketiadaan Putera Duyung Mas Merah redha.

Kebahagiaan mereka rupanya tak lama,
Apabila datang nelayan ke sana;
Mahu menangkap Mas Merah agar ternama,
Dibuat persiapan lembing dibawa.

Malam itu malam penghabisan,
Cinta dua kekasih tidak kesampaian;
Putera Duyung ingin nyatakan,
Agar diterima Mas Merah lamaran.

Mas Merah gembira disarungkan kalungan,
Kalungan mutiara bertatah berlian;
Mas Merah ternampak balingan lembing nelayan,
Dipertaruhkan nyawa demi cinta kesufian.

Nelayan takut sembunyikan diri,
Di balik batu dia bersembunyi;
Tanpa disedari datang ketam gergasi,
Digigit nelayan hingga mati.

Panahan lembing tertusuk di hati Mas Merah,
Mengalir deras pekatnya darah;
Putera Duyung terpaku dalam luka yang parah,
Perginya kekasih dalam cinta berdarah.

Semasa nazak dipangkuan Putera Duyung,
Sempat menyuruh mengawini Puteri Duyung;
Kepedihan dirasa tak dapat dibendung,
Menangis Putera Duyung dalam cinta sayang.

Sedihnya tika itu tahunya Tuhan,
Dicabutnya lembing perlahan-lahan;
Darah terus mengalir terus-terusan,
Menangis hiba cinta tak kesampaian.

Permergian Mas Merah sentiasa dikenangkan,
Apa nak buat takdir menentukan;
Cinta kekasih tidak kesampaian,
Diredhainya dalam kepasrahan.

Di hari persandingan penuh hiba,
Jenazah Mas Merah menyaksikan cinta;
Hajat Mas Merah disampaikan juga,
Mahukan perkahwinan dijalankan segera.

Setelah persandingan upacara pengkebumian,
Mas Merah dibawa ke kuburan;
Di Taman Karang Mas Merah dikebumikan,
Menjadi legenda penghuni lautan.

Sekian Sahaja Syair Putera Duyung Kisah Cinta Abadi,
Antara dua kekasih berlainan alam perbezaan hati;
Bercantuman hati hingga ke mati,
Membawa cinta hingga ke alam abadi.

Karya: Putri Rimba Niagara
15 Mei 2012
Like · · Unfollow Post · May 15 at 5:23pm
Wan Suwandy and Werdys Kalbary like this.

Werdys Kalbary subhanallah...kisah percintaan yang sangat indah dan dramatis, ditulis dengan bahasa syair indah beralun, sangat mengesankan... tahniah dinda...kanda salut dgn kemampuan menulismu yang sangat produktif, kanda mesti belajar banyak darimu May 15 at 5:42pm via mobile · Unlike · 1

Putri Rimba Niagara:

Terima kasih kanda sebentar lagi dinda siarkan lirik lagu putera duyung & mas merah...bagi beralun-alun jiwa pembaca ...
May 15 at 6:00pm · Like · 1

Rabeah Binti Mohd Ali h Mohd Ali LUKAKU PARAH CINTA BERDARAH (LIRIK LAGU PUTERA DUYUNG)

Napa itu terjadi...
...Lihat Selengkapnya


Share your videos with friends, family, and the world
YOUTUBE.COM
Rabeah Binti Mohd Ali

TEATER BANGSAWAN DIRAJA PENGANTIN RAJA RIMBA & PUTERA SANG KURIANG
Mengisahkan perkahwinan harimau dengan monyet pada tahun 2020.
Betapa meriahnya hari tersebut kerana semua binatang di darat
dan di laut meraikannya. Tidak kira binatang buas,jinak,besar
dan kecil masing-masing membawa hadiah yang unik.
Pada sebelah malamnya pula berselerakkan bintang-bintang di
langit di merata-rata tempat.Pelamin dihias dengan lampu-lampu
berwarna-warni. Di hadapan pelamin penuh dengan hantaran kedua-
dua belah pengantin. Sebelum monyet menyambut hari perkahwinan,
monyet menghadapi pelbagai cabaran.
Monyet mempunyai falsafah mengapa dia berkahwin dengan harimau.
Di antaranya:
1. Menyatupadukan binatang buas dengan jinak.
2. Mewujudkan keharmonian masyarakat seluruh jenis binatang.
3. Mewujudkan masyarakat yang kuat membantu yang lemah.
4. Yang kaya membantu yang miskin.
5. Saling sayang menyayangi di antara satu sama lain.
6. Saling hormat menghormati di antara satu sama lain.
7. Saling berkerjasama dan faham memahami di antara satu sama lain.
8. Mewujudkan masyarakat yang dinamik.
9. Mewujudkan masyarakat yang berwawasan.
10.Memupuk semangat perpaduan kaum demi keharmonian rimba dan lautan.
Pada malam yang ditunggu-tunggu oleh semua penghuni rimba dan
lautan iaitu menandakan masuknya tahun 1 hb 1 tahun 2020 mereka
semua menyambut dengan sorakkan dan percikkan bunga api yang meng-
indahkan langit rimba meraikan ,’ Perkahwinan Raja Rimba’ yang
menjadi simbol penyatuan kaum semua penghuni rimba dan lautan
mengecapi kehidupan aman damai selamanya.
SKRIP TEATER BANGSAWAN DIRAJA PENGANTIN RAJA RIMBA
BABAK PERTAMA (PERTENTANGAN)
Dimulakan dengan syair:
Tersebutlah kisah satu cerita,
Puteri Monyet yang cantik jelita;
Berhemah tinggi tidak terkata,
Di mana saja berdukacita.
Singa betina : Hei monyet betina! Kau cermin sikit muka kau tu…
dahlah hodoh ada hati nakkan harimau.
Monyet betina : Yang engkau sakit hati dengan aku ni kenapa?
Aku tak pernah pun hina engkau atau sesiapa saja. Walaupun aku
hodoh tapi hati aku taklah sebusuk hati engkau! Mentang-mentanglah
engkau binatang yang kuat… nak tunjuk ego pulak.
Singa betina : Engkau ni perasan sangat. Harimau tengok
muka engkau pun dah tak minat.
Monyet betina : Ah! Engkau tu memang cemburu dengan aku,
sebab selama ini tak ada binatang yang minat dengan engkau walau
pun sekaum denganmu.
Singa betina : Untuk mengetahuan engkau monyet, harimau
tak layak dengan engkau tapi… kalau dengan aku bagaikan pinang
dibelah dua. (GELAK).
BABAK KEDUA (SEMANGAT)
Raja harimau pilihan hati,
Mengadu hasrat pada merpati;
Agar cinta jadi sejati,
Jasa si burung tetap diingati.
Burung : Sang monyet… aku tahu engkau sedang
memendam rasa cinta terhadap harimau. Kenapa kau
tak mahu terus terang aje padanya?
Monyet : Aku malulah… siapalah aku hidung tak
mancung pipi tersorong-sorong.
Burung : Zaman sekarang ni… zaman terus terang,
siapa cepat dia dapat.
Monyet : Bukan semudah itu burung, kalau aku jatuh
cinta dengan kaum sejenis dengan aku tak apalah.
Ini dengan keturunan garang lagi ganas. Silap… silap
haribulan aku yang dibahamnya.
Burung : (Ketawa) Ha… tahu pun engkau takut.
Monyet : Apa nak buat… hati dah terbekenan, nyawapun
sanggup digadaikan.
Burung : Begitu hebat sekali cinta engkau tu. Sanggup
menggadaikan nyawa.
Monyet : Aku harapkan cintaku yang tertanam di sanubariku
menjadi kenyataan suatu hari nanti.
Burung : Aku kasihankan kau monyet. Angan-angan mu
tinggi melangit. Kadang kala aku fikirkan engkau ni dah
tak siuman kerana membuat keputusan yang tak masuk akal.
Monyet : Bukan engkau je kata aku macam tu. Boleh dikatakan
semua mengatakan aku dah gila.(MENGELUH) Manalah tahu satu hari
nanti tuah menyebelahi aku. Masa tu baru engkau tahu siapa aku.
Burung : Tak payah engkau cerita, semua binatang tahu…
siapa engkau. Seekor binantang yang pintar, suka menolong
kawan, bercita-cita tinggi, berwawasan, berjiwa murni dan kuat
berpegang kepada falsafah.
Monyet : Ke situ pulak dia. Aku tak mintak pun kau puji aku.
Yang aku mahu kau berikan aku pendapat bagaimana engkau dapat
menolong aku dalam mengeratkan lagi percintaanku dengan harimau.
Burung : (Ketawa) Monyet… monyet… engkau ni tak kenal
erti putus asa. Baiklah… engkau karang surat menyatakan hasrat
hati engkau pada harimau… biarkan aku poskan surat engkau tu
pada harimau.
Monyet : (Senyum) Ha… macam tulah kawan. Sanggup
menolong kawan.
BABAK KETIGA (PERTENTANGAN)
Puteri Monyet memendam rasa,
Dihina kawan tidak berasa;
Tidak mudah berputus asa,
Korban cinta untuk berjasa.
Monyet Jantan : Kenapa engkau tak sukakan aku? Sedangkan
aku boleh berikan segala-galanya pada engkau. Kitakan satu
jenis, satu hati.
Monyet Betina : Engkau ingat , cinta boleh dibeli dengan
sekelip mata?
Monyet Jantan : Bukan aku saja yang menentang
percintaan engkau tu, malah semua binatang.
Monyet Betina : Ada aku kisah? Yang bercintanya aku…
bukan mereka.
Monyet Jantan : Apa kelebihan harimau tu hinggakan
kau sanggup melupakan asal usul kau binatang yang lemah?
Monyet Betina : Cinta itu unik, murni… memerlukan
pengorbanan. Apa salahnya aku korbankan diri aku untuk
cinta demi semata-mata…
Monyet Jantan : Kepentingan engkau! Engkau ingin mengejar
glamor. Biarlah semua binatang mengatakan betapa hebatnya
engkau dapat memikat raja segala binatang. Yalah punya kuasa,
tampan dan digeruni oleh semua binatang. Macam aku ni apalah
ada.
Monyet Betina : Betul kata engkau tu, kerana dia mempunyai
kuasa dan digeruni oleh binatang maka aku jatuh cinta dengannya.
Monyet Jantan : Memang aku dah agak dari awal, jadi engkau ni
gilakan kuasa hingga sanggup menggadai cinta. Aku jijik! Jijik!
Mempunyai kaum yang sejenis macam engkau ni!
Monyet Betina : Engkau nak pandang jijik ke atau apa saja yang
engkau nak kata… katalah. Aku tak kisah. Asalkan cinta aku tercapai
akhirnya.
Monyet Jantan : Aku pelik bin ajaib dalam sekelip mata kau dah
berubah. Dulu engkau tak macam ni. Kau terlalu pentingkan kaum
kau. Engkau bersikap perkauman.
Monyet Betina : Kerana ingin mengikis sikap perkauman yang
menebal dalam diri aku inilah aku mengambil keputusan untuk
jatuh cinta dengan harimau.
Monyet Jantan : Maksud kau?
Monyet Betina : Cuba kau fikir di dalam hutan ini terdiri
daripada pelbagai jenis binatang.Kalau masing-masing asyik
mementingkan kaumnya saja tanpa memikirkan kepentingan
binatang lain. Kalau macam tu bagaimana kita hendak bina
generasi kita yang berwawasan dalam keadaan huru hara.
Siapa yang susah? Anak cucu kita yang susah. Apa salahnya
kita merancang dari sekarang agar anak cucu kita mengecap
kebahagiaan yang hakiki.
Monyet Jantan : Aku tak terfikir pun yang kau berfikiran
sampai ke situ.
Monyet Betina : Salahkah aku… aku korbankan cintaku untuk
anak cucu kita dan seterusnya kedamaian hutan ini.Jika kita
hidup dalam keadaan aman damai tak siapapun berani untuk
menceroboh hutan ini. Kita buktikan pada manusia, walaupun
kita binatang tapi kita lebih mulia daripada mereka.Aku ingin
memadamkan dalam kamus manusia kata istilah,‘ Peragai seperti
binatang.’
Monyet Jantan : Sekarang baru aku faham, mengapa engkau
jatuh cinta dengan harimau. Mulai sekarang aku akan memberi
sokongan agar cita-cita kau tercapai.
BABAK KEEMPAT (JATUH CINTA)
Raja harimau termakan budi,
Sakitnya kekasih tidak terperi;
Menentang sawa kuat menjadi,
Cinta dibalas patut diberi.
Harimau : Sedapnya buah durian tu… kalau aku dapat makan…
alangkah…
Monyet : Aku faham kau inginkan buah durian, biarlah aku
tolong ambilkan.
Harimau : Sungguh baik hati mu monyet… aku kuat tapi aku
tak boleh memanjat. Sungguhpun aku binatang yang hebat tapi
aku ada kekurangan.
Monyet : Tuhan itu Maha Adil. Semua makhluk yang dijadikan
mempunyai kelebihan dan kekurangan. Justeru apa salahnya
kelebihan yang ada pada aku ini dapat aku membantu binatang-
binatang lain.
Harimau : Kata-kata engkau tu menyedarkan aku supaya kita
jangan hidup sombong dan bongkak.Tiada yang kekal di dunia
ini melainkan Allah.
Monyet : Ha… makanlah sepuas hatimu harimau.
( MONYET MEMBERIKAN DURIAN)
Harimau : (CUBA MENGOPEK DURIAN GAGAL LALU MENGELUH)
Monyet : Hati-hati... nanti luka harimau.
Harimau : Selalunya aku melukakan mangsaku tapi kopek
durian pun aku tak boleh.
Monyet : Kali ni biarlah kuku kau yang tajam tu hanya akan
berbisa bila hendak menyelamatkan penghuni rimba ini ye.
Biar aku tolong kopekkan durian ni.
Harimau : Hati-hati monyet… nanti luka tanganmu.
Monyet : Tak apa aku dah biasa terluka.
Harimau : Lain macam bunyi nye tu. Mulai hari ini
tiada siapa akan berani melukakan kau lagi. Kalau berani…
mari bertarung dengan aku dulu.
Monyet : Ha… dah buka pun…makan puas-puas.
Kalau tak cukup aku ambil lagi.
(TERUS MEMANJAT POKOK TANPA MENYEDARI ADA SEEKOR ULAR SAWA)
Monyet : Tolong lepaskan aku! ( DIBELIT OLEH ULAR SAWA).
Harimau : Hai ular sawa! Kalau engkau benar-benar gagah
mari turun ke mari. Jangan dengan haiwan yang lemah engkau
nak tunjukkan kekuatan.
Ular Sawa: Engkau hendak mencabar aku ya harimau.
Baiklah sekarang aku turun.
(HARIMAU BERLAWAN DENGAN ULAR SAWA AKHIRNYA ULAR SAWA TEWAS)
Ular Sawa : Engkau memang gagah. Maafkan aku.
Aku mengaku kalah.
Harimau : Engkau tak salah dengan aku tapi dengan monyet.
Baik engkau pergi minta maaf dengannya.
Ular Sawa : Monyet maafkan kerana mengganggu engkau.
Monyet : Aku maafkan . Lain kali jangan tunjuk kuat pada
binatang yang lemah. Sepatutnya binatang yang kuat membantu
yang lemah. Barulah aman. Sudahlah tu mari kita makan bersama-
sama.
(KETAWA BERSAMA-SAMA)
BABAK KELIMA (SURAT)
Raja Harimau menerima surat,
Surat dibaca menyatakan hasrat;
Cinta membara bertambah sarat,
Kalau jodoh telah tersurat.
Harimau : Surat siapa yang engkau bawa tu burung?
Burung : Surat istimewa ni untuk engkau.
Harimau : Siapa ya… yang berani hantar surat istimewa
pada aku?
Burung : Surat cinta.
Harimau : Eh! Siapa pulak yang berani jatuh cinta dengan aku?
Engkau jangan bergurau burung.
Burung : Kalau tak percaya … bacalah. (MEMBERI SURAT)
Selamat tinggal! Selamat membaca…
Harimau : (Membuka surat lalu membaca)
Surat Monyet : Salam sejahtera buat harimau, janganlah
terperanjat apabila membaca warkah pertamaku ini.
Biarlah aku berterus terang padamu bahawa aku telah
jatuh cinta padamu ketika pertemuan yang tidak
disengajakan tempoh hari. Maaf! Kerana jatuh cinta
tanpa pengetahuanmu. Kegagahanmu melawan ular sawa
amat mengagumkan aku. Syabas! Kau telah menggunakan
kekuatanmu untuk menyelamatkan nyawaku. Aku harap
kegagahanmu berkekalan selamanya untuk menyelamatkan
nyawa beribu-ribu binatang di rimba ini tanpa mengira
siapa pun mereka.
Iyalah kalau difikirkan siapalah aku untuk jatuh cinta
padamu. Ah!Malunya aku. Aku harap engkau tidak memarahi
aku setelah mendengar pengakuan ikhlas dariku. Sekiranya
kau balas cintaku betapa bahagianya aku.Secara tak lansung
segala cita-citaku menjadi kenyataan.
Oleh itu agar aku tidak ternanti-nanti kau balaslah
warkahku ini.
Akhir kata sambutlah salam hormat dariku,
Yang perasan,
Monyet.
Harimau Jantan : (SENYUM) Sambil melekapkan surat di dadanya.
Ya… Beda bedu….! ( GEMBIRA YANG BUKAN KEPALANG)
Harimau Betina : Surat siapa tu? Sukanya engkau?
Kenapa? (TERUS MERAMPAS SURAT DARI HARIMAU)
Oh! Surat cinta rupanya! Patutlah tersengih-sengih.
Habis tu kau terima cintanya?
Harimau Jantan : Diam.
Harimau Betina : Kalau engkau terima dia…
cinta aku ni engkau nak campak mana?
Harimau Jantan : Engkau jadi isteri nombor dua akulah (GELAK).
Harimau Betina : Engkau ingat aku suka berkongsi suami? (MARAH)
Harimau Jantan Kalau tak suka… diam-diam ajelah!
Harimau Betina : Mana aku boleh diam kekasih aku diambil binatang
lain . Aku akan tentang habis-habisan!
Harimau Jantan : Hei! Sejak bila aku jadi kekasih engkau ha!
Setahu aku engkau ni cuma teman biasa aje. Jangan lekas perasanlah.
(GELAK)
Harimau Betina : (SAKIT HATI LALU PERGI).
BABAK KEENAM (BALAS CINTA)
Raja Harimau membalas cinta,
Gembiranya hati Puteri Jelita;
Siang dan malam bertemankan tinta,
Agar cinta terus bertahta.
Harimau Jantan: (MEMBALAS SURAT KEKASIH HATI)
Buat tatapan monyet, warkahmu telah kuterima dan kuucapkan
jutaan terima kasih di atas pengakuan ikhlasmu itu. Biarlah
aku katakana di sini niatmu untuk menjadikan aku kekasihmu…
Aku terima dengan rela hati.Biarpun aku tahu keputusan yang
aku ambil ini akan menggemparkan seluruh binatang di darat
mahupun di laut. Aku sedar, betapa pentingnya kedamaian.
Memang aku akui aku bongkak,sombong dengan kekuatan yang
aku miliki untuk membunuh mangsa-mangsaku tapi setelah
berkenalan denganmu tempuh hari segala kebongkakkanku
terpadam dengan tiba-tiba.
Kehadiranmu pada hari itu telah melembutkan keganasanku.
Terima kasih monyet, semoga kau tetap menjadi kekasihku
yang setia.
Akhir kata sambutlah salam hormat daripadaku.
Yang Mencintaimu,
Harimau.
BABAK KETUJUH (POS)
Jasa si burung tidak dilupa,
Terbang tinggi bertegur sapa;
Mengalir keringat tidak mengapa,
Tanda kasih sedemikian rupa.
Burung : Sudah siap ke surat balasan?
Harimau: Sudah…bawa tu baik-baik ye… jangan sampai tercicir.
Burung : Engkau tak percayakan aku ke?
Harimau: Aku cuma beri ingatan je! Kan elok saling ingat
mengingati.
Burung : Terima kasih atas nasihat kau tu. Aku akan pastikan
surat ini selamat sampai kepada sahabatku monyet.
(MENGAMBIL SURAT)
* * * * *
Burung : (MENGAH) Monyet… ini surat engkau bacalah cepat.
Monyet : Terima kasih burung. Semoga Tuhan membalas budi baikmu, (MEMBACA KEMUDIAN SENYUM PANJANG)
Burung : Macam mana ada tindak balas tak?
Monyet : Gembiranya aku! Cinta aku berbalas.
Burung : Tahniah monyet! Aku doakan cinta kau tu berjaya.
Kalau makan nasi minyak tu jangan lupa jemput aku.
Monyet : Takkanlah aku nak lupakan engkau burung. Aku
akan jemput semua binatang di darat mahupun di laut.
Burung : Dapat aku bayangkan betapa meriahnya perkahwinan
kau tu engkau jangan susah hati.Urusan kad jemputan kahwin
aku yang uruskan. Aku minta kerjasama kawan-kawanku untuk
kirimkan kad jemputan kahwin kepada semua jenis binatang
yang ada di darat mahu pun di laut.
BABAK KELAPAN (JEMPUTAN)
Kad jemputan terus diedar,
Semua terkejut tiadalah sedar;
Ada yang memandang terus tersandar,
Asalkan pengantin cinta tak pudar.
Siput : Surat siapa yang kau bawa tu burung?
Burung : Ini bukan surat… ini kad jemputan kahwin.
Siput : Siapa pulak yang nak kahwin?
Burung : Monyet dengan Harimau.
Siput : (KETAWA)
Burung : Eh! Kenapa engkau ketawa?
Siput : Aku tak percaya.
Burung : Kalau engkau tak percaya… ha…
engkau baca kad jemputan kahwin ni!
MENGHULURKAN KAD JEMPUTAN KAHWIN KEPADA SIPUT)
Siput :(TERPERANJAT) Iya betullah. Ini satu keajaiban!
Burung : Kalau dah jodoh tak ada siapa yang menghalangnya!
Itu namanya jodoh dah tersurat .
Siput : Siapa-siapa lagi yang dijemput?
Burung : Seluruh binatang di laut dan di darat.
Siput : Hebat!
Burung : Nanti, engkau jemputlah sanak saudara engkau datang ye.
Siput : Sampaikan salam aku pada monyet. Katakan aku ucapkan tahniah dan terima kasih atas jemputannya.
Gajah :Bila ditetapkan tarikh perkahwinan monyet dengan harimau,
tu burung?
Burung :Satu haribulan satu tahun 2020.
Gajah :Tepat pada masanya. Satu tarikh yang ditunggu-tunggu oleh semua binatang untuk meraikan satu kejayaan.
Burung : Kejayaan apa pulak tu?
Gajah : Iyalah dengan sahnya perkahwinan harimau dengan monyet secara tidak langsung pasangan pengantin tersebut telah
menyatupadukan seluruh binatang.
Burung : Sungguh bijak engkau gajah.
Gajah : Apa engkau ingat selama ini aku bodoh ke?
Biarpun aku berbadan besar, tenaga pun besar…otak aku pun
besar juga.
Burung : (GELAK) Iyelah aku tahu engkau tu semuanya besar.
Gajah : Engkau jangan nak sindir aku pulak!
Burung : Jangan marah… aku bergurau aje.
Takkan itupun nak ambil hati. Maaf ye … aku pergi dulu…
jangan tak datang bawa saudara mara engkau ya gajah.
BABAK KESEMBILAN (GOTONG ROYONG)
Semua haiwan bergotong royong,
Sediakan pelamin pengantin tersayang;
Bergurau senda semakin matang,
Gembiranya hati semua yang datang.
Kucing : Macam mana dengan kain pelamin yang aku
buat ini cantik tak?
Itik : Apa yang engkau buat kucing semuanya cantik.
Singa : Siapa yang pilih warna?
Arnab : Siapa lagi pengatinlah. Katanya warna unggu adalah
lambang kedamaian. Penyatuan rasa cinta yang sukar dimengertikan.
Ayam : Romantik sungguh pengantin kita tu. Siapa pulak yang
mengantung lampu-lampu yang berwarna-warni itu? Sungguh cantik?
Kucing : Keluarga monyetlah. Mereka mahir dalam panjat memanjat.
Itik : Kamu semua terfikir tak bagaimana muka anak pengantin
kita nanti?
Singa : Rupa ibu dan bapak dialah!
Kucing : Rupa mounyetlah. Mau tu bapak dia dan nyet ibu dia.
(SEMUA TERGELAK BESAR)
BABAK KESEPULUH (TETAMU DATANG)
Malam dinantikan penuh debaran,
Parsandingan Pengantin Raja Rimba yang dinantikan;
Semua gembira tibanya perkahwinan,
Majlis perkahwinan yang dibanggakan.
Tetamu datang dari daratan dan lautan,
Berpakaian cantik meraikan pengantin kesayangan;
Mengucapkan tahniah penuh kesyukuran,
Kerana pengantin idola perdamaian.
Pelbagai hadiah dibawa tetamu,
Tetamu disambut dan dijamu;
Dijamu makanan pelbagai menu,
Sambil makan menantikan pengantin rasa tak jemu.
Itik : Cantiknya pasangan pengantin bagaikan pinang di belah dua.
Burung:Engkau engok tu… bintang-bintang di langit bergemerlapan
dan bertaburan di sana sini seolah-olah menyerikan lagi majlis
perkahwinan ini, mari kita tengok barang-barang hantaran harimau
kepada monyet.
Kucing:(MEMBELEK HANTARAN)
Kasut Cinderella pun ada, hai… bertuah monyet dapat bersuamikan
harimau.
Itik : Entah-entah satu hari nanti pulak, engkau kahwin dengan aku.
Kucing: (KETAWA) Engkau ni mengarutlah.
Itik : (KETAWA) Dalam dunia sekarang tiada yang pelik.
BABAK KESEBELAS (SAMBUTAN MAJLIS PERKAHWINAN DAN MASUK
TAHUN 2020)
Tepat Jam 12 Malam semua bersorakkan,
Tahun baru 2020 diraikan seiring majlis pengantin;
Di langit rimba bunga api berpecikkan ,
Meraikan Pengantin Raja Rimba yang budiman.
Pengantin diarak menuju pelamin,
Gajah membawa pasangan pengantin:
Paluan kompang bernyanyi-nyanyian,
Di malam yang penuh kemeriahan.
Duduk bersanding jeling menjeling,
Sambil menjeling tersenyum sayang;
Sayangnya pengantin kepada tetamu yang datang,
Dilemparkan senyuman mesra tanda kasih sayang.
Semua kumpulan tetamu membuat persembahan,
Dipersembahkan kepada pengantin kesayangan;
Pengantin gembira keterharuan,
Melihat persembahan yang mengasyikkan.
Perkahwinan Pengantin Raja Rimba lambang kebanggaan.
Kebanggaan penghuni rimba dan lautan;
Pelbagai kaum dapat disatukan,
Hidup aman damai dalam perpaduan.
Kancil (Wakil Haiwan): Terima kasih Pengantin Raja Rimba
yang kami sayangi. Tuan telah menyatukan penghuni
rimba yang selama ini mementingkan kaum sendiri dan
hanya mementingkan diri sendiri. Dengan perkahwinan
ini penghuni rimba dan lautan menjalani hidup bersatupadu
tolong menolong dan aman selamanya.Terima kasih Pengantin
Raja Rimba.
Harimau : (TERSENYUM SAMBIL MEMANDANG ISTERINYA)
Ucapkan terima kasih kepada isteriku . Dialah yang telah
membuka hatiku untuk kedamaian rimba ini dan kedamaian
penghuni lautan juga.
Monyet : (TERSENYUM BANGGA SAMBIL MEMBALAS
SENYUMAN KEPADA SEMUA TETAMU HADIR YANG
BERSORAKKAN PENUH GEMBIRA YANG AMAT SANGAT
DI TAMATKAN DENGAN PERCIKKAN BUNGA API)
TAMAT
Karya Putri Rimba Niagara
17 Mei 2012
Like ·
Werdys Kalbary likes this.
(PETIKAN DARIPADA WALL WERDYS KALBARY)
12 Jun 2012

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Komentar
Rabeah Binti Mohd Ali PUTERA SANG KURIANG BAHAGIAN (1) RENTETAN SKRIP TEATER BANGSAWAN DIRAJA PENGANTIN RAJA RIMBA
by Rabeah Mohd Ali on Friday, September 23, 2011 at 9:15pm


Setelah berkahwin dengan Raja Rimba, Puteri Monyet mengikut
suaminya tinggal di sebuah istana di Belantara Niagara.
Rumahtangga yang dibina atas dasar saling cinta menyintai
amat bahagia. Sehati sejiwa saling hormat menghormati,
Saling bertukar pandangan dan sentiasa memikirkan masalah
seluruh haiwan yang ada di Belantara Niagara.
Kebahagian rumahtangga Raja Rimba tidak lama apabila
seluruh kaum Raja Rimba tidak senang hati dengan perkahwinan
Raja Rimba dengan Puteri Monyet.
Terutama sekali Puteri Harimau yang sudah lama menaruh hati
dengan Raja Harimau.
Puteri Harimau telah membuat strategi untuk membunuh Puteri Monyet yang ketika itu sedang sarat mengandung Putera Sulungnya.
"Beta... tak akan lepaskan si bedebah itu yang telah merampas
kekasih beta...beta mesti membalas dendam. Dia mesti mati!!!"
"Tapi macam mana kita nak bunuh dia Tuan Puteri sebab Raja Rimba
selalu berada di sisinya."
"Tak apa beta tahulah nak buat macam mana..."
"Kamu tengoklah nanti... dia akan menyesal kerana merampas kekasih beta!"
Ketika perbualan Puteri Harimau dengan pengikut-pengikutnya, dayang Puteri Monyet telah terdengar.
Jantungnya berdetak kencang...Dayang menangis kerana dia tidak mahu kehilangan Permaisuri Monyet yang amat disayanginya. Kebaikan Puteri Monyet kepada seluruh Rimba Niagara telah sebati dalam semua haiwan-haiwan kecuali puak-puak Raja Rimba yang sememangnya berdengki hati dengan Puteri Monyet.
"Walau apa yang terjadi aku takkan biarkan Permaisuri Monyet dibunuh aku akan lindungi Permaisuri biarpun nyawa aku jadi taruhan!!.
Petang itu Puteri Harimau datang ke Istana Rimba Niagara dengan membawa mempelam muda.
"Permaisuri...beta ada bawakan mempelam muda untuk Permaisuri..."
"Hi...sedapnya...beta sudah lama mengidamkannya...sudah serata tempat Kekanda Rimba mencari mempelam muda tapi baru sekarang beta dapat merasai mempelam yang beta idamkan...Terima kasih Tuan Puteri kerana memahami buah mempelam muda yang beta idamkan," kata Permaisuri Monyet penuh gembira.
"Kalau macam ni setiap hari beta boleh bawakan.. mempelam muda untuk Permaisuri lagi ye... sehingga Permaisuri melahirkan cahayamata."
"Baik sungguh hatimu Tuan Puteri...Kebaikan Tuan Puteri Beta amat
hargai dan amat terharu."
"Permaisuri kesayangan seluruh haiwan di Rimba Niagara ini...
apalah salahnya beta berkorban demi Permaisuri tanda kasih
sayang beta kepada Permaisuri."
"Terima kasih Puteri Rimba."
Raja Rimba pulang dari berburu.
"Mana dinda dapat buah mempelam muda ni dinda?"
"Puteri Rimba ada datang tadi dia yang memberi dinda buah
mempelam ini."
"Dinda...kanda sudah lama kenal dengan hati budi Puteri Rimba tu...
Mesti ada niat tak baik kepada dinda..."
"Kanda...kanda...tak baik berperasangka yang bukan...bukan...
kita bersangka baik ye.. Ha...lagi pun bukan dinda yang nak
makan buah mempelam ni....anakanda yang dalam kandungan ni kanda..."
Permaisuri Monyet tergelak.
"Mentang-mentanglah kanda tak dapat carikan mempelam muda untuk dinda..."
Kanda dengar dalam kandungan dinda ye" Raja Rima meletakkan telinganya ke perut isteri kesayangannya .
"Anakanda...anakanda nak pelam ye ...tak pe....kejap lagi
bonda kesayangan anakanda makan ye...anakanda."
"Kanda ni ada-ada aje lah..." Mereka suami isteri tergelak geli hati
yang bukan kepalang.
Malam itu Permaisuri Monyet tidak dapat tidur kerana perutnya memulas- mulas kesakitan.
"Dinda...dinda..kenapa dinda...." Tanya Raja Rimba penuh cemas.
"Sakit...! Kanda....Sakit sangat perut dinda ni.....!" Permaisuri
Monyet menangis tidak dapat menahan sakit perut yang amat sangat.
"Sabar lah dinda...jangan ....jangan dinda sakit nak bersalin..."
Raja Rimba menitahkan dayang memanggilkan Mak Bidan untuk menyambut anakanda diRaja.
Permaisuri Monyet selamat melahirkan seorang Putera yang sangat tampan.
Bentuk saling tak tumpah seperti Bonda Permaisuri dan berbelang-belang seperti Ayahanda Raja Rimba.
"Tuanku... Syurkur Allhamdulillah Permaisuri selamat melahirkan Putera
amat sempurna sekali. Tengok ni...rupa macam Tuanku dan Permaisuri. Cantikkan ..." kata Mak Midan sambil memberikan Putera diRaja yang baru dilahirkan kepada Raja Rimba.
"Syukur Alhamdulillah dengan Kurniaan Allah pada beta."
Raja Rimba mengazankan pada Putera Baginda yang tercinta. Setelah itu Baginda terus masuk ke kamar mendapatkan Permaisuri yang masih lemah.
"Dinda...Terima kasih dinda kerana melahirkan anakanda untuk kanda...he tengok ni...rupa macam dinda dan belang-belang macam kanda....cantikkan..." Raja Rimba mencium putera baginda yang baru dilahirkan berkali-kali penuh kasih.
"Ye...lah kanda... anakanda kita sempurna sekali cantiknya. Belang-belangnya lambang kemegahan Keperwiraan. Dinda sangat bersyukur pada Allah ..kanda.
"Kanda pun begitu juga dinda...Bersyukur sangat-sangat dengan kurniaan ini."
Tiba-tiba kedengaran suara cemas dari hulubalang istanama.
"Tuanku... Istana sudah dikepung Tuanku...ramai pendekar istana dibunuh."
"Siapa yang punya angkara hulubalang."
"Puteri Rimba...Tuanku."
"Bedabah!Beta dah agak dah...Puteri Rimba akan melakukan sesuatu."
"Tuanku... Tuanku larilah dari sini Tuanku...."
"Kanda...Kanda....kena pertahankan Takhta Kanda...biar dinda dan anakanda yang pergi dari Istana Niaga ini."
"Dinda....! Kita kan dah janji hendak sehidup semati....Tidak dinda....Kanda tak akan biarkan dinda dan anakanda berpisah dengan kanda."
"Kanda...kekallah tahta di Raja...Puteri Rimba cuma mahukan kanda..dinda sudah relakan kanda...demi keharmonian semua haiwan di Rimba
Niagara ini."
"Dinda...kenapa dinda korbankan kebahagiaan sendiri demi keamanan rimba raya ini?"
"Kanda ...sebenarnya kebahagiaan dinda adalah keselamatan dan keamanan semua penghuni Rimba Niagara ini kanda."
"Maafkan segala kesalahan dinda kanda... Insya-Allah ada peluang kita berjumpa ...ya kanda...." Permaisuri tidak dapat menahan sebak lalu berjuraian air matanya hingga tertitis air matanya ke wajah putera yang baru dilahirkan."
"Dinda...jagalah anakanda baik-baik ya...nanti kanda akan cari juga dinda dan anakanda ...."
Dayang dan hulubalang menemani Permaisuri dan Putera baginda melarikan diri dari Istana Niaga. Mereka merendah hutan di malam yang gelap gulita.Rupanya mereka telah diburu oleh kuncu-kuncu Puteri Rimba.
"Permaisuri...lari....lari segera....biarkan patik di sini," kata dayang istana penuh cemas.
Permaisuri sempat melarikan diri meninggalkan dayang dan hulu balang
yang telah berjaya dibunuh oleh kuncu-kuncu Puteri Rimba.

Rabeah Binti Mohd Ali PUTERA SANG KURIANG BAHAGIAN (II)

Pagi yang hening itu terdengar satu das tembakan.

Permaisuri monyet yang tidak bermaya sambil mengelek
puteranya sempat mengambil sehelai daun lalu daun
tersebut diperahkan susu untuk diberi minum kepada
puteranya yang sedang menangis kehausan.
Selepas itu permaisuri monyet rebah menyembah bumi.
Permaisuri monyet mati terkena tembakan Pak Deli.
Tubuhnya berlumuran darah. Puteranya masih lagi
lagi dalam pelukan bunda tercintanya.

Pak Deli yang menyaksikan kejadian tersebut bagaikan
tersayat hatinya ditusuk sembilu. Timbul kekesalan
di hatinya yang amat sangat.

Dia mengambil putera dari dakapan bondanya yang telah
mati. Puas dia mengambil putera tapi putera masih tidak
mahu melepaskan pelukan bondanya. Akhirnya dia terpaksa
akur dengan kekuatan Pak Deli. Ketika Pak Deli meninggalkan
bondanya yang terbujur kaku dia sempat memandang bondanya
buat kali terakhirnya. Dan sempat dia memberi lambaian
terakhir kepada bondanya.

Sampai di rumah...Pak Deli menceritakan apa yang telah
berlaku ketika di hutan ketika dia sedang berburu.

"Abang...sampai hati abang tembak ibu monyet...dia
masih lagi menyusu....sampai hati abang memisahkan kasih
sayang ibu dengan anaknya.

"Abang pelik dengan anak monyet... ibunya hitam....anaknya
cantik...tengok tu bulunya berbelang-belang macam harimau."

"Apa pun alasan abang...abang tetap salah...tidak kasihan
ke abang pada nasib anak monyet ni nanti?"

"Kalau dijual anak monyet ni ...kita dah boleh jadi kaya...
tak perlu hidup sesusah ini lagi."

"Abang....biarpun berapa juta harga anak monyet ini...
saya takkan benarkan abang menjualnya? Saya nak belanya
kerana saya bertanggungjawab di atas kematian ibunya.
Saya dengar cerita abang pun saya telah jatuh kasih pada
anak monyet ini. Lagipun kita tidak punya anak..biarlah
anak monyet ini jadi anak kita..." kata Mak Limah sambil
memeluk putera dengan penuh kasih sayang. Putera dari
tadi memang Mak Limah dengan matanya yang kuyu seolah
minta dikasihani...kesedihan di atas kematian bondanya
masih dalam terbayang-bayang di ruangan matanya.

Sudah hampir dua bulan berita kehilangan Permaisuri Monyet
tidak dapat didengari oleh Raja Rimba . Puteri Monyet
memberi kata dua kepada Raja Rimba jika sekiranya Raja
Rimba tidak mahu mengawininya akan berlakulah peperangan
yang amat dahsyat di Rimba Niagara. Raja Rimba teringatkan
kata-kata Permaisuri Monyet.

"Kanda... apalah ada pada cinta kanda...biarlah dinda yang
terkorban asalkan penghuni rimba... aman bahagia selamanya.
Kanda mesti pertahankan kerajaan Rimba Niagara...biarpun
kanda terpaksa berkahwin dengan Puteri Harimau. Dinda sudah
relakan. Mesti diingat...penghuni Rimba Niagara adalah lebih
diutamakan daripada cinta kanda dengan dinda...ye...cinta
kanda kepada penghuni Rimba Niagara ...di situlah cinta
dinda pada kanda."

Majlis Perkahwinan di antara Raja Rimba dengan Puteri Harimau
dibuat secara besar-besaran..selama tujuh hari tujuh malam.

"Barulah bagaikan pinang di belah dua..." kata suku sakat
harimau."

Dengan termentrinya perkahwinan Raja Rimba dengan Puteri Harimau
maka tiadalah berlaku peperangan...dan terselamatlah penghuni
Rimba Niagara .

Putera yang dipelihara oleh Mak Limah diberi nama Sang Kuriang.
Sang Kuriang sangat cerdik dan pandai mengambil hati kedua orang
tua angkatnya.

Pak Deli yang pada awalnya ingin menjual Sang Kuriang tidak
jadi meneruskan hajatnya ....kerana tidak sampai hati melihat
isterinya Mak Limah berdukacita.

Sudah hampir Sepuluh tahun Sang Kuriang dipelihara oleh Pak
Deli dan Mak Limah.

Pada suatu hari, suatu peristiwa yang tidak disangka berlaku.
Apabila rumah Pak Deli terbakar. Pak Deli mati terbakar
hangus . Mak Limah dan Sang Kuriang sempat menyelamatkan diri.
Kini mereka ini tiada tempat berteduh . Mereka tinggal di sebuah
gua di dalam hutan.

"Emak...macam mana kita hendak teruskan kehidupan mak...dalam
hutan ni...apa yang kita nak makan nanti...."

"Kuriang anakku...kau dah besar panjang...kejadian asalmu kau
mahir panjat memanjat...usaha nak ye...mak dah tua ....dah
tak larat lagi hendak mencari rezeki untuk kita makan...inipun
nasib baik kita dapat tempat berteduh dari hujan ribut."

"Baiklah kalau itu yang emak kata...Kuriang akan cuba berusaha
mencari rezeki untuk kita meneruskan kehidupan."

"Bagus anakku...di mana ada kemahuan di situ ada jalan...Yang
penting Kuriang mesti yakin dengan kebolehan Kuriang ye...nak."

"Ye mak..."

Pagi lagi di hutan belantara Kuriang memberanikan diri memanjat
dari satu pokok ke satu pokok. Pada awalnya tika mula mencuba
banyak kali dia gagal...tetapi kerana teringatkan kata ibu angkatnya
"Yakin dengan kebolehan sendiri" akhirnya Sang Kuriang berjaya
memanjat dan bergayut dari satu pokok ke satu pokok. Macam
Tarzan lagaknya. Kerana terlalu gembira yang amat sangat setelah
berjaya bergayut-gayutan ...hingga terlupa mahu pulang.

"Emak....emak...! Kuriang dah pandai memanjat....seronok emak...
tengoklah apa yang Kuriang bawa ni... emak makan... ye...air pun
Kuriang bawakan untuk emak. Ini semua berkat mendengar nasihat
emak...Percaya dengan kebolehan sendiri....:

Mak Limah merasa gembira...kerana Sang Kuriang sudah pandai
berdikari dan boleh menjaga makan minum Mak Limah.

Setelah setahun tinggal di gua tersebut...Mak Limah meninggal
dunia kerana sakit tua.

Sedihnya hati Sang Kuriang di kala itu Tuhan saja yang tahu.
Tapi kena tabah. Ibu angkatnya dikebumikan di atas sebuah
bukit di dalam hutan.
Kerana terlalu sedih Sang Kuriang tertidur di pusara ibu angkatnya
Mak Limah.
Dia bermimpi...
"Bonda sangat rindukan anakanda... carilah ayahanda di Rimba Niagara Raja yang memerintah Rimba Niagara adalah ayahanda ...anakanda..."
Sang Kuriang tersedar dari mimpinya. Kata-kata....bonda rindukan
anakanda...carilah ayahanda di Rimba Niagara Raja yang memerintah
Rimba Niagara adalah ayahanda anakanda..

Esoknya Sang Kuriang pergi ke Rimba Niagara mencari ayahandanya
yang dimaksudkan dalam mimpi tersebut.

Akhirnya dia sampai ke Istana Rimba Niagara. Dia meminta izin untuk
berjumpa dengan Raja Rimba Niagara.

"Ampun Tuanku sembah patik harap di ampun..ada rakyat ingin mengadap
Tuanku...ampun Tuanku,..." kata hulubalang.
Sang Kuriang dibenarkan masuk mengadap Raja Rimba.

"Ampun Tuanku sembah patik harap diampun...."

"Apakah hajat tuan hamba mengadap beta?"

"Ampun Tuanku...sembah patik harap di ampun...adapun patik datang
ke Istana ini inginkan kepastian tentang maksud mimpi patik."

"Apa mimpi tuan hamba...ceritakanlah beta sudi mendengarnya."

"Adapun patik bermimpi ...bunyinya begini....bonda rindukan anakanda...
carilah ayahanda di Rimba Niagara Raja yang memerintah Rimba Niagara adalah ayahanda anakanda....sebab mimpi itulah patik terpanggil untuk datang ke Istana Niaga berjumpa Tuanku."

"Oh tak syak lagi anakandalah...yang ayahanda cari-cari selama ini..
Oh! Anakanda ...ayahanda rindukan anakanda....ayahanda pun bermimpi yang sama." Raja Rimba memeluk puteranya yang selama ini dirindui.

"Bondamu telah pun mangkat dan telah disemadikan di Tanah Perkuburan di-Raja....nanti ayahanda tunjukkan tempat. Bonda tirimu baru sebulan mangkat...Ya Allah syukur kerana dapat bertemu dengan anakanda hamba..
Syukur Ya Allah."

Putera Sang Kuriang telah ditabalkan menjadi Raja Rimba Niagara
yang baru menggantikan ayahanda baginda yang telah uzur.

"Daulat Tuanku! Daulat Tuanku! Daulat Tuanku!"

Karya Putri Rimba Niagara
17 Mei 2012
Like · 
Werdys Kalbary likes this.

Rabeah Binti Mohd Ali PANTUN PUTERA SANG KURIANG (BAHAGIAN III)

Si Haslie Umar empunya cerita,

Bergelar Raja Di Rimba Nilam Puri;
Telah berlaku perebutan kuasa,
Makanya ditumpangkan anak pada Mat Kr rakan yang dipercayai.

Putera puterinya menjadi sahabat kepada Putera Sang Kuriang,
Diajar ilmu persilatan dan kepahlawanan Di-Raja;
Agar menjadi Raja yang gagah perkasa penuh kasih sayang,
Mempertahankan rakyat di Rimba Niagara dan Nilam Puri tercinta.

Dalam perebutan kuasa Raja Haslie Umar menang,
Datang ke Rimba Niagara menjemput putera dan puterinya;
Terhutang budi dengan Raja Mat Kr dan Putera Sang Kuriang,
Kebaikan dibalas dengan kebaikan penyambung ikatan hati dan jiwa.

Puteri Raja Haslie Umar dikahwinkan dengan Putera Sang Kuriang,
Disambut besar-besaran penuh gilang gemilang;
Semua rakyat meraikan perkahwinan diRaja berhati girang,
Makanya ikatan Raja dan rakyat bertambahlah kasih sayang.

Karya Putri Rimba Niagara
17 Mei 2012

PUTERA SANG KURIANG (BAHAGIAN III)

Tersebutlah kisah di Rimba Nilam Puri telah berlaku
perebutan kuasa di antara Raja Haslie Umar dengan
Raja Ahmad Kamal. Raja Ahmad Kamal adalah sepupu
kepada Raja Haslie Umar.

Raja Haslie Umar berkahwin dengan Permaisuri Atekah.
Mereka dikurniakan dua orang putera dan seorang puteri.
Yang tua bernama Putera Sang Amsyar, Putera Sang Aqmar
dan Puteri Sang Syifa. Selama ini mereka hidup aman bahagia
sekeluarga.

"Anakanda bertiga... sebentar tadi ayahada baru saja
menghantar pesanan kepada sahabat ayahanda Raja Mat Kr di
Rimba Niagara untuk menumpangkan anakanda bertiga
di Istana Rimba Niagara. Anakanda selamat di sana...
Ayahanda dan bonda akan datang menjemput anakanda
setelah negari kita aman damai...sekarang dalam kucar
kacir...."

Mereka anak beranak saling berpelukan dan tangis pilu
menyelubungi Istana Rimba Nilam Puri. Permaisuri Atekah
mententeramkan tangisan anakanda Puteri Sang Syifa.

"Anakanda Puteri Sang Syifa...jangan nangis ye...nanti bonda
datang..." pujuk Permaisuri Atekah sambil memeluk erat Puteri
Sang Syifa dengan tangisan pilu.

Ketika sampai di Istana Niagara...Raja Mat Kr dan Putera Sang Kuriang menyambut kedatangan keluarga angkat mereka dari Istana Nilam Puri.

Sang Kuriang menjadi sahabat baik kepada Putera Sang Amsyar, Putera Sang Aqmar dan Puteri Sang Syifa.

Mereka 4 sahabat diajar ilmu persilatan . Setelah enam purnama
mempelajari ilmu persilatan mereka mahir ilmu persilatan , begitu juga Puteri Sang Syifa.

Sedang mereka duduk berehat...tanpa diduga kedatangan ayahanda Haslie Umar dan Permaisuri Atekah ke Istana Rimba Niagara.

Suasana sudah aman kembali. Raja Ahmad Kamal tewas dalam pertarungan dengan Raja Haslie Umar.

Upacara menyambut kedatangan Raja Haslie Umar bersama Permaisuri Atekah disambut besar-besaran. Ketika itu juga diistiharkan pertunangan Puteri Sang Syifa dengan Putera Sang Kuriang.

Genap tiga bulan mengikat tali pertunangan Puteri Sang Syifa berkahwin dengan Putera Sang Kuriang. Majlis amat meriah sekali disambut dengan penuh gilang gemilang.

Karya Putri Rimba Niagara
17 Mei 2012

PERSEMBAHAN TEATER DIRAJA ,'PUTERA SANG KURIANG' DIADAKAN DI PANGGUNG BANGSAWAN MERAK KAYANGAN PADA 1.1.2020

ARAHAN PUTRI RIMBA NIAGARA & PUTRA WERDYS KALBARY
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA

TETAMU JEMPUTAN:
SELURUH KERABAT DIRAJA MELAYU
& RAKYAT YANG MEMPERTABATKAN INSTITUSI DIRAJA

PAKAIAN : TRADISIONAL MELAYU

HARGA TIKET: MENGIKUT KEIKHLASAN HATI

TIKET TERHAD
BAGI YANG TERLEPAS PELUANG
JANGAN GUNDAH GULANA JIKA MENDAPAT SAMBUTAN
TEATER DIRAJA,' PUTERA SANG KURIANG' AKAN DIADAKAN
BERTERUSAN HINGGA KE GENERASI MASA AKAN DATANG!

DATANG JANGAN TAK DATANG!

"RAJA DAN RAKYAT BERPISAH TIADA"

(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRI RIMBA NIAGARA)
17 Mei 2012

FESTIVAL FILEM BANGSAWAN DIRAJA,' PUTERA SANG KURIANG' ARAHAN PUTRA WERDYS KALBARY & PUTRI RIMBA NIAGARA MOGA MENDAPAT SAMBUTAN DARIPADA SEMUA GOLONGAN GENERASI KINI DAN AKAN DATANG AAMIN.
Like · 
Werdys Kalbary likes this.

(PETIKAN DARIPADA WALL PUTRA WERDYS KALBARY & PUTRI RIMBA NIAGARA)




HARI INI 4 TAHUN LALU
11 Juni 2012
CINTA TAK SEMESTINYA DIMILIKI
JIKA KITA BERJAYA MEMILIKI
ITU BARULAH CINTA YANG SUDAH TERCATAT DI LAUHMAHFUZ
DAN ITULAH KETENTUANNYA...
MAKANYA BERSANGKA BAIKLAH DENGAN CINTA KURNIAAN-NYA
KOLEKSI PUISI CINTA KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
IKRAR CINTA HINGGA KE SYURGAWI
dipatrikan sudah dalam ikatan ikrar 
sumpah setia untuk sehidup semati
berkat kesetiaan berhati jujur
menyambut cinta dalam redha Ilahi
niat di hati membawa cinta
hingga ke mati
apakan daya
dipasrahkan pada Ilahi
Dia yang mengaturkan
Hidup dan mati hamba-Nya
Segala Ketentuan-Nya
disambut dalam redha Ilahi
apalah ada pada cinta
cinta yang hanya di dunia saja
jika tidak ke arah akhirat
dilupakan bukan mahu menolak cinta
tapi apakan daya takdir menentukan
cinta tak kesampaian
dan tak akan kecewa kerana cinta
bercinta bukan mahukan pesona dunia
Makanya Ketentuan-Nya
disambut dalam redha Ilahi
Yang didambakan cinta
mendekatkan diri kepada cinta Ilahi
hati pasti tenang
setenang air di kali Syurga
saling bahagia membahagiakan
tidak akan disakiti
luka melukai
hanya yang ada bahagia
dalam menuju jalan-jalan
Redha-Nya Ilahi
makanya itulah ikrar cinta
dipatrikan hingga Ke Syurgawi.
KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Komentar
Rabeah Binti Mohd Ali DI SETIAP BULAN MENGAMBANG AKU MENANTIMU

Duhai teman yang suka berkawan

Dengan rembulan...
Rembulan tak pernah lupa akan dirimu
Di mana ada kamu rembulan
Akan mengekorimu
Di setiap langkahmu
Biarpun di siang hari
Rembulan tetap ada di sisimu
Menemanimu di kala sepimu 
Di kala dukamu
Agar kau tak terluka dilukai
Sentiasa sudi mendengar rintihan kalbumu
Jika di waktu siang kau tak ketemui aku
Percayailah di setiap bulan mengambang
Jangan lupa pandang wajahku 
Di bulan sana
Di sana aku menantimu
Agar dapat kita berbalas puisi bersama-sama
Puisi tentang
Rindu kasih teramat kasih
Kasih padamu biarpun sudah terpisah alam
Kerana ukiran-ukiran gurindam syair puisiku
Telah sebati dalam jiwamu
Pasti terubat rindumu 
Terubat rinduku
Kau terus memuji Tuhan dalam 
Esakkan hiba penuh sendu rindu
Rindu serindu rindunya ke aku
Aku pun begitu jua
Sebagai membalas rindumu ke aku
Kau panjatkan doa pada Ilahi
Sambil menatap bulan
Agar pahala doamu itu
Sampai kepada aku yang sudah
Lama bertemu Ilahi
Aku senyum dalam syukur
Bilamana doamu diterima Ilahi
Lalu sebelum menghilang bayanganku
Kusempat lemparkan sebuah 
Senyuman untukmu yang tersayang dunia akhirat
Kasih kita tak akan hilang sampai kapan pun!
Biarpun aku telah pergi sebelummu
Makanya jika kau rindu padaku
Di setiap bulan mengambang
Di situ ada aku menantimu
Dengan doa restumu
Agar aku bahagia di Sini
Sabar menantimu
Dalam penuh pasrah
Setiap yang hidup 
Pasti akan mati
Kita kan bersama
Dan selepas itu
Kita tak terdera rindu
Dan berpisah lagi 
Cinta kita abadi selamanya
Insya-Allah Aamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali INDAHNYA PURNAMA MALAM

Kekasihku yang bernama purnama malam

Indahmu menawan kalbu
Aku terpesona keindahanmu
Dari dulu aku memujimu
Aku jatuh cinta padamu
Sejak kau senyum padaku
Senyummu menikam tangkai jantung hatiku
Selagi aku menatap wajah serimu
Selagi itu jantungku berdetak kencang
Biarpun kau tanpa suara
Tapi bicaramu yang indah itu
Selalu mengundang rinduku padamu
Sehari kau tak menjelma
Seakan seribu tahun aku kehilanganmu

Makanyanya menjelmakan dikau 
Sepanjang malam...
Sepanjang malam itulah aku
Setia menanti kemunculanmu penuh sabar
Agar dapat kudengar bicaramu
Nan indah-indah

SUHBANALLAH
Melihat keindahanmu bercahaya-cahaya
Terus aku memuji Tuhan betapa Tuhan
Menjadikanmu begini indah!
Dan aku bersyukur kepada Tuhan
Kurniakan aku cinta untuk aku
Terus menerus mencintaimu
Seumur hidupku

Di kala aku sepi begini
Memandang wajahmu
Sudah cukup membahagiakan
Hilang segala sepi dan rindu

Biarpun kau jauh di langit sana
Tapi biasmu di tasik cinta rindu ini
Boleh aku capai dengan tanganku
Dan bila kucapai dengan tanganku
Bias cahaya serimu rasa kau membalas cinta suciku...
Sepi dan rinduku hilang
Bahagia sepanjang malam
Kau sudi menemani sepiku
Duhai kekasihku purnama malam

Serasa tak mahu berpisah denganmu
Tapi aku harus akur
Kau akan tinggalkan aku
Karna sudah kehendak Tuhan
Kau akan lenyap
Bila sampai waktunya
Aku redho
Esok aku akan tunggu dikau
Di tempat yang sama
Moga kau sudi menjelma lagi
Untuk meneman sepiku 
Dan mengubat rinduku
Padamu duhai...purnama malam
SUBHANALLAH indahnya kamu
Terlalu indah dan terus aku
Mencintai-Nya mengatasi segala-Nya
Dan mencintaimu selagi izin-Nya
Dan doakan moga
Allah merestu cinta kita
Duhai purnama malam
Kekasih yang kucinta dan kupuja
Dari dulu hingga kini

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali KUBUANG RINDU DI AWAN LARAT

Awan larat

Rinduku sarat
Aku tak larat
Menanggung rindu terlalu sarat
Hingga aku takut terjerat
Dalam rindu yang memberat
Biarlah kubuang rindu di awan larat

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali SAAT LANGIT MELAMBAI RINDU

saat langit melambai rindu

hatiku tak keharuan
bayangan rindumu
ada di mana-mana
di setiap langkahku
sentiasa mengekoriku
aku rindu serindu rindunya
rindukanmu 

rindu bayangan
rupanya aku
lagi dikejar
lagi menghilang 
entah di mana
kucari kemana-mana
tak ditemui
rupanya 
bayanganmu hilang
ditelan kabus senja
aku merindu lagi dan lagi terus merindu

aku pergi ke ombak rindu
berlagu rindu
bersyair rindu
rindukan kamu
duhai bayangan cinta
yang tidak sudi
mengekoriku lagi

dalam tangisan hiba 
mengenangkan rindu bayangan
yang tak terbalas rindu
ombak menderu-deru
memujukku

"Duhai Tuan Putri kesayangan rimba niagara
siapalah yang Tuan Putri rindu itu..."

"Bayangan kekasih hamba..menghilang
ditelan kabus senja...hamba rindukannya
rindu serindu..."

"Duhai Tuan Putri kesayangan rimba niagara...
Kenapa kekasih yang cuma bayangan saja
yang tuan putri rindu....kenapa tak rindu pada
yang lebih berhak dirindu? 

"Apa maksudmu?"

"Cuba Tuan Putri fikir...sekadar bayangannya Tuan Putri rindu
lepas itu bayangannya hilang...maknanya itu cuma sementara rindu
rindu yang tak terbalas rindu ....rindu yang tak kekal ...yang tak bawa
ke Syurga Cinta.."

"Apa maksud mu ...hamba tak faham...beritahulah hamba agar
hamba faham rindu yang berbalas Syurga Cinta."

"Rindulah pada Pencipta Alam Semesta ini yang mencipta Tuan Putri
dan hamba juga..termasuk kekasih Tuan Putri...
Tuan Putri rindu cuma bayangannya saja tapi jika Tuhan yang dirindui
rindu Tuan Putri pasti akan dibalas rindu dan cinta-Nya SUBHANALLAH 
Tuan Putri jikalah rindu dan cinta tuan putri telah dibalas-Nya
ALLAHU AKHBAR tiada apa yang lebih berharga di dunia ini melainkan
Redha dan Cinta-Nya....Syurga adalah balasan cinta suci Tuan Putri
tak mahu ke tuan putri? Bukan itu saja...jikalah Tuan Putri yakin 
cinta Tuan Putri yang utuh padu pada-Nya...kekasih yang cuma 
bayangan itu pun akan dikurniakan kepada tuan putri tapi bukan 
bayangan... realiti tuan putri tak perlu dirindu sudah ada di depan mata untuk cinta dan rindu dalam redha-Nya...dan dengan Rahmat Kasih-Nya cinta tuan putri bukan sekadar di dunia saja akan diteruskan hingga ke Syurga-Nya dengan syarat saling mencintai kerana-Nya dan 
mencari jalan-jalan ke Syurga dengan hati yang ikhlas kerana-Nya."

Setelah habis berkata-kata ....kata-kata permata daripada deruan ombak rindu
hilang entah di mana....

Putri Rimba Niagara menangis hiba dan mendongak ke langit
Dan di langit amat indah diindahkan dengan warna warni pelangi memancar ke laut ombak rindu... ke seluruhan ombak rindu berwarna warni pelangi ALLAHU AKHBAR AMAT INDAH 

Melihat kejadian yang amat menakjubkan itu tak henti-henti Putri Rimba 
berzikir dan bermunajat pada-Nya... didongak ke langit lambang cinta yang berkalimah Allah Azzawajallah tertera dengan jelas dan bawah cinta kalimah Allah 
tuan putri rimba dan kekasihnya bergandingan menjadi pasangan pengantin yang diredhai Allah dan diaminkan oleh seluruh penghuni langit dan bumi.

SEMUA ALAM GHAIB ADALAH DALAM RAHSIA ALLAH AZZAWAJALLAH
CINTA DALAM KETENTUANNYA

Karya Putri Rimba Niagara
9 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali APABILA LANGIT BERBICARA

Pabila langit berbicara

Lidah kelu tanpa kata
SUBHANALLAH 
Apakah gerangan 
Yang ingin dibicarakan langit
ALLAHU AKHBAR
Terpana hati memandang langit
Gerun rasa hati melihat kejadian langit sebegini rupa

Berpusar-pusar seperti ingin membicarakan 
Sesuatu pada seluruh alam...

Apakah ini api neraka yang menyala?
ALLAHU AKHBAR 
Amat menggerunkan
Jauhkan kami dari seksaan api neraka-Mu Ya Allah

Apakah ini pusaran angin dunia Kiamat?
ALLAHU AKHBAR 
Amat menakutkan!
Lojiklah semuanya
Menjadi belalang berterbangan dan terbakar hangus
Segala yang ada di bumi dan dilangit

Apakah ini rasaksa sebesar dunia
Yang akan menghancurkan dunia ini
Dengan sekali hentakkan kakinya
Berterbangan semua yang ada 
Dengan sekali gauman suaranya
Semuanya musnah dalam sekelip mata 
ALLAHU AKHBAR

Semua ilmu alam ghaib 
Dalam Pengetahuan-Mu

Kami sebagai hamba-Mu
Cuma dapat memikirkan
Setiap kejadian 
Yang Kau zahirkan
Di mata kasar kami
Agar kami dapat fikirkan
Dalam mata hati kami
Dengan penuh kepercayaan
Dan Keimanan

Makanya kami percaya
Setiap kejadian pasti
Ada hikmah-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
10 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali SAHAM AKHIRAT SEHINGGA KIAMAT

Ya Allah

Dengan izin-Mu Yang Maha Berkuasa
Kami Kau pilih untuk berkarya
Tanpa izin-Mu kami jadi kaku
Jemari kami kaku bisu tak akan 
Seiring dengan ilham dari-Mu
Kau Pengurnia Ilham
Ilhamkanlah pada kami
Ilham yang 
Setiap baris satu kata
Ada nilaian di Sisi-Mu Ya Allah

Jika ada satu kata
Yang bikin
Pembaca sakit hati
Lalu terluka
Jauhkanlah Ya Allah

Jika hatiku yang terluka
Atas tulisan kata mereka
Aku maafkan mereka Ya Allah

Begitu juga mereka 
Hendaknya jika ada
Satu kata yang bisa
Membuat mereka sakit hati
Bukakan mata hati mereka
Untuk memaafkan aku Ya Allah

Ya Allah ...
Niat aku berpena
Bukan mahu 
Menimbulkan permusuhan Ya Allah
Bukan mahu 
Terbitkan sakit menyakitkan hati Ya Allah
Bukan mahu sengaja sindir menyindir
Seolah akulah yang sempurna iman Ya Allah

Jauhkan penulisan
Yang mendatangkan murka-Mu
Yang mendatangkan sakit hati manusia kepadaku Ya Allah

Jikalah penulisanku
Membuatkan Kau murka
Membuatkan manusia sakit hati
Aku rela bisukan penulisan ini
Buat selamanya Ya Allah
Kerana bukan itu tujuan
Asalku Ya Allah

Yang aku dambakan
Penulisanku ada
Nilaian di Sisi-Mu Ya Allah
Menenangkan hati mereka yang membacanya

Penulisanku memberi motivasi kepada 
Diriku sendiri dan kepada mereka yang sudi membacanya
Dan sama-sama berbagi ilmu dunia akhirat yang mereka miliki
Agar penulisan kami dikira
Sebagai sedekah jariah 
Saham Akhirat Sehingga Kiamat 
Setelah kami tiada di dunia ini nanti Ya Allah
Aamiin Aamin Aamin Ya Rabbal A'Lamin

PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali YAKIN AKAN ADANYA ALAM SYURGA

SUHBANALLAH

Kanvas Ciptaan-Mu Allah Maha Indah
Tiada siapa yang dapat menandingi-Mu
Kaulah Maha Bijaksana
Kaulah Maha Pencipta
Kaulah Maha Mengatur Kejadian Alam
Dengan Kebijaksanaan-Mu itu
Kami dapat menumpang teduh
Di bumi-Mu Yang Maha Indah ini
Buat sementara waktu
Sebelum kami dijemput pulang
Ke negeri abadi
Yang lebih indah lagi
Bagi yang yakin 
Adanya alam Syurga
Sebagai balasan cinta
Kepada para hamba-Nya
Yang hidup dan mati
Dalam Redha Ilahi

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 4:08pm
Werdys Kalbary and Fatma Wati like this.

Rabeah Binti Mohd Ali DALAM IGAUAN DALAM BAYANGAN KASIH TAK TERSISIH

Di mana ada ketulusan hatimu

Untuk berteman denganku 
Makanya di situ ada aku

Kasih dan sayangku
Sentiasa ada untukmu
Selagi kasih tak tersisih
Kasih teramat kasih
Kasih setulus hati
Kasih tanpa meletakkan
Syarat pesona dunia
Kasih sejati
Membawa ke mati

Rembulan menjadi saksi
Sumpah setia kasih kita
Kasih kita suci murni
Bukan berlandaskan
Pesona dunia
Untuk memisahkan
Kasih kita
Makanya
Mentari yang terik membakar kalbuku
Menjadi redup
Seredup matamu nan ayu
Dan aku sentiasa sudi
Menyambut sapaanmu
Karena siapalah aku
Untuk menolak kasih
Agar tak tersisih
Dunia dan akhirat

Moga sapaan ini
Membawa arti yang bersih
Sebersih kasih tak tersisih
Berpadu sapaan 
Di dunia bawa ke akhirat
Itulah sapaan yang 
Dinanti dalam mimpi
Dalam igauan
Dalam bayangan
Agar kasih tak tersisih!

PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 3:47pm
Werdys Kalbary and Fatma Wati like this.

Rabeah Binti Mohd Ali PANDANGLAH PURNAMA DI SITU ADA WAJAHKU

Jika duka laramu menghimpit naluri sepimu

Pandanglah purnama
Di sana ada wajahku
Untuk menemani sepimu
Insya-Allah
Senyumanku
Penawar dukamu
Dan kau akan mendengar
Aku berlagu rindu
Rindukanmu selalu
Di purnama ini 
Kulihat bayanganmu
Jelas di bumi
Terpancar
Hingga ke purnama
Hingga menyerikan
Senyumanku
Untuk disinarkan 
Ke kalbumu
Agar hilang
Duka laramu
Hilang sepimu
Dan hilanglah
Rindumu ke aku sayang...

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 11:24am
Werdys Kalbary, Irma Sri Kabulatirin and 2 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali INDAHNYA PURNAMA MALAM

SUBHANALLAH 

Amat indah sekali
Kanvas malam purnama Ciptaan Ilahi
Kita pun tersenyum
Purnama pun tersenyum
Karena dia tahu
Kita sedang memuji keindahannya
Bila kita memuji keindahannya
Kita terus memuji
Kebijaksanaan Tuhan Mencipta
Betapa indahnya purnama malam

PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 11:13am
Werdys Kalbary, Irma Sri Kabulatirin and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali IKRAR JANJI SEORANG HAMBA KEPADA PENCIPTA-NYA

Duhai teman sastra yang tersanjung di hatiku

Kau sumber inspirasiku
Di kala hati ini berduka
Kau sapukan airmataku
Dengan sapu tangan kasih setulus hatimu
Di kala aku disepikan
Kau saja yang sudi menyahut puisiku berlagu rindu
Lalu aku rindu serindunya padamu

Di kala bulan memunculkan dirinya
Wajahmu ada di situ
Senyum padaku
Dan kudengar jelas
Gurindam puisimu berlagu rindu
Dan tanganmu kau hulurkan padaku
Menjemputku ke bulan
Bersamamu
Berlagu puisi 
Puisi tentang rindu
Puisi tentang rindu pada-Nya
Dan kita sama-sama memuji-Nya
Tanpa henti dalam linangan airmata
Syahdu...
Bahagianya kita di kala itu
Kerana bulan 
Tak jemu
Mengajar kita
Tentang rindu
Tentang cinta
Dan kita berkasih sayang
Sesama semata kerana-Nya
Bukan kerana harta dan pangkat
Kerana itu tidak dibawa ke
Padang Mahsyar
Yang akan dibawa
Cinta dalam Redha Ilahi

Di Mahsyar kita sendirian
Dibakar terik mentari sejengkal kepala
Merenangi lautan peluh yang berpeluh-peluh
Untuk menjawab segala ikrar janji seorang hamba 
Pada Pencipta-Nya

Tiada siapa yang dapat membantu kita
Di kala itu biarpun orang yang kita sayangi di dunia dulu
Yang menjadi peneman setia di kala itu
Dan amat berharga untuk menebus diri
Adalah amalan yang di terima-Nya

Jika terlepas kita di Mahsyar
Makanya 
Pintu Syurga menanti
Terbuka seluas-Nya
Untuk kita yang bahagia
Dari segala azab sengsara

Dan ketika itulah
Cinta kita yang kita Agungkan
Kerana-Nya akan bertaut kembali

Dan ku bersyukur dengan
Hubungan kasih sayang kita 
Setulusnya kerana-Nya
Tanpa syarat kebendaan harta 
Untuk menjalinkan kasih kita
Akhirnya membawa kita
Ke Syurga Ilahi
Aamin Aamin Aamin Ya Rabbal A'Lamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 10:52am
Werdys Kalbary and 2 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali KUJAHIT LUKAMU DENGAN BENANG CINTAKU

Oh kekasihku...

Jika teramat parah lukamu
Terlalu mendalam dek kerana kekasihmu itu
Biarkan kujahit lukamu dengan benang cintaku
Agar boleh kulihat senyumanmu.

Jika air matamu tidak berhenti merinduinya
Aku tak boleh menghentikan
Kecuali terhenti sendiri atas kemahuanmu.

Aku yang jauh di sini
Mendoakan kau tidak bermuram durja
Selalu tersenyum
Menjadi penyeri di laman cinta
Sentiasa mewangi
Di waktu pagi petang dan malam
Teman-teman di sekelilingmu pasti bahagia
Melihatmu sentiasa ceria menghadapi hari-hari mendatang.

Jika kau terasa rindu padaku
Pandanglah bulan purnama
Di situ aku melemparkan senyuman sayang untukmu.

Jika kau tak sudi membalas senyumanku itu
Bermimpilah tentang aku
Aku sedia mendengar rintihan kalbumu
Kerana aku teramat menyayangimu
Tanpa jemu menyintaimu seumur hidupku.

Karya: Putri Rimba Niagara
8 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · Friday at 8:43am
Werdys Kalbary and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali EMBUN KUDUP MAWAR MERAH

Duhai titisan embun

Kudup mawar merah
Titisanmu 
Suci
Murni
Wangi
Memenuhi seluruh alam ini

Titislah teruslah menitis
Biar titisan wangian embunanmu
Itu dapat meresap ke kalbuku
Yang kelam berjerubu

Berkat wangian 
Titisan embunanmu
Tanpa jemu menitis
Biarpun mentari
Terik membakarmu
Kau tetap berembun
Dan terus menitis
Dan menitis
Setitis setitis
Menyirami
Kalbu-kalbu
Yang tandus
Dalam mencari
Nur Ilahi

Dan kedamaian
Roh dan jasadku
Tenang setenang
Air di kali Syurga
Berkat titisan 
Embunan 
Kudup mawar merah

Syukur Ya Allah
Setiap kejadian
Yang Kau Ciptakan
Tidak sia-sia
Semua-Nya bermakna
Dan memberi peringatan
Kepada yang mahu beringat
Tentang 
KEBESARAN CIPTAAN ALLAH AZZAWAJALLAH

KARYA PUTRI RIMBA
7 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · June 7 at 10:56pm
Werdys Kalbary, Wan Suwandy and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali BAYANGAN RINDU DI AMBANG SENJA

Senja akan datang

Setiap kali senja 
Aku menanti mu di ombak rindu
Aku akan terdera rindu pabila di ambang senja
Kerana bayangan yang kurindu akan hilang 
Ditelan kabus senja
Aku redho kalau itu hukum alam

Tapi sampai bila aku harus 
Terdera rindu pabila setiap kali
Di ambang senja?

Makanya...
Biarlah ini senja yang terakhir
Kumelihat bayangmu hilang
Ditelan kabus senja

Selamat tinggal bayangan rindu
Dengan pelepasan rindu bayangan cintamu ini
Aku sudah tidak terdera rindu
Rindukan bayangan cinta yang menghilang entah di mana?

Bayangan cinta ...
Adakah kau sakit?
Adakah kau tidak cintai aku lagi?
Sedangkan kau sendiri kata
Di mana ada bayanganmu
Di situ ada cinta kamu untukku

Ahh! Teganya kau sepikan cintaku
Janji mana yang hendak kupercayakan lagi padamu

Cukup ....cukup sudah 
Kau kecewakan aku
Aku sudah letih untuk dikecewakan lagi
Makanya izinkan aku
Sendirian bersama lukaku
Yang kurawat sendiri
Dengan pasrahku pada-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali TANYALAH OMBAK RINDU
BERAPA KALI KUSERU NAMAMU


Kekasihku sayang...
Aku tak tega memecah pantai hatimu
Aku tak tega sekejam itu sayang....
Kau yang kusayang sepenuh jiwa
Tak mungkin aku setega itu
Percayalah sayang...
Aku sayang padamu
Aku rindu padamu...
Kalau kau tak percaya...
Tanyalah ombak rindu
Berapa kali kuseru namamu
Tapi hingga kini tiada jawapannya...
Setega itu kau sayang....
Namun aku masih berharap agar aku
Dapat menyarungkan cincin Cinta Syurga ke jari manismu..
Samalah kita doakan moga Allah merestu cinta kita...
Senyumlah sayang....
Baru hilang rinduku padamu sayang...

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
12 Jun 2012

Rabeah Binti Mohd Ali PUJANGGA YANG TELAH DISEPIKAN

Duhai pujanggaku...

Gimana aku hendak rindu padamu
Jarimu seakan menunjal ke arahku
Lantas kutakut untuk merinduimu
Ganasnya kamu ini
Makanya kalau hendak marah pun
Simpanlah di kalbu rindu
Pasti rindumu akan terjawab di ombak rindu 
Makanya kalo kau mahu aku merinduimu
Turunkanlah tanganmu itu
Lemparkan senyuman pelangi cinta
Pasti hatiku reda tanpa dendam palsu
Dan terus merinduimu
Dan pastikan gambar asalmu 
Berpelangi cinta itu asli ok
Dan pastikan puisi-puisimu 
Berbaur yang indah-indah
Serasa puisimu itu adalah puisi terakhir untuk
Kau tinggalkan kepada penghuni bumi untuk dibaca
Bisakah pujanggaku?
Kalau bisa aku sudi membalas rindumu yang telah kusepikan...

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
7 Jun 2012

(PETIKAN DARIPADA WALL GRUP DIALOG RUMAH SASTRA BORNEO)
7 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · June 6 at 11:57pm
Wan Suwandy, Werdys Kalbary and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali TALI JIWAMU

Tali jiwamu telah tersimpul mati

Di kalbuku
Hanya kematian memisahkan cinta kita

Duhai kasih yang terkasih
Jika tali jiwamu putus
Putuslah cintaku

Biarpun putus
Aku tak setega itu
Melepaskan cinta itu
Kerana tali jiwamu
Telah tersimpul mati
Di hatiku
Hanya kematian memisahkan kita

Moga tali jiwamu kusimpul matikan hingga ke Syurga
Izinkan aku bawakan ke Syurga dengan redha cintamu Cinta-Nya
Kerana kasih kita 
Telah tercatat di Lauhmahfuz
Hanya DIA yang tahu
Akan 
Tali jiwamu tali jiwaku
Dan aku sentiasa bersangka baik pada-Nya

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
7 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · June 6 at 11:28pm
Wan Suwandy, Werdys Kalbary and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali PERMATA SYURGA

Duhai putera puteri kesayanganku...

Buah hatiku pengarang jantungku...
Telah bunda korbankan seluruh hidup bunda padamu
Tanpa mengharapkan apapun balasan darimu
Makanya di usia bunda yang tersisa ini
Izinkan bunda...
Redhakan bunda...
Andai kata 
Bunda pergi ke medan juang
Untuk mencari sebuah ketenangan hakiki
Yang bunda dambakan sepanjang hidup bunda ...redhakanlah
Biarpun perpisahan itu amat memeritkan
Amat menyeksakan
Tapi sabarlah sayang...
Penyeksaan perpisahan di dunia ini cuma sementara
Jika di bandingkan pertemuan kita di Syurga nanti
Tidak akan ada perpisahan lagi
Kita kan bersama selamanya Insya-Allah Aamin

Ketiadaan bunda nanti 
Doakan bunda semoga Allah sentiasa 
Memakbulkan hajat bunda yang murni
Untuk bekalan bunda di akhirat nanti 

Makanya 
Di saat-saat yang begini
Tiada lain yang bunda fikirkan
Hanya DIA yang bertahta di hati
Kerana terlalu sangat ingin menjadi
Kekasih-Nya 
Bunda relakan diri ini
Diduga ...diduga...tanpa henti...
Dihina manusia tak mengapa
Disepikan pun tak mengapa
Dikecewakan pun tak mengapa

Apalah ada dengan sepi
Apalah ada dengan kecewa di dunia ini

Yang penting di hari
Bunda dijemput Ilahi
Roh bunda bertemu dengan-Nya
Dalam keadaan tenang lagi diredhai-Nya

Makanya putri kesayanganku
Tolong fahami bunda
Tolong memberi sokongan bunda ke arah ketenangan
Tolong berkata-kata yang mendamaikan jiwa bunda
Tolong jangan lukakan hati bunda
Jadilah Anak Permata Syurga
Menghormati bunda selayaknya taraf seorang bunda
Jangan bunda dikecewakan dengan kata-kata berbisa

Bunda sentiasa bersyukur kepada Tuhan
Di Kurniakan Permata Syurga yang amat berharga dunia dan akhirat
Berjanjilah dengan bunda ...untuk menjadi Anak Permata Syurga
Agar roh bunda tenang di kala hidup dan setelah dijemput Ilahi

Percayalah kasih dan sayang kita
Bunda bawa hingga ke Syurga 
Insya-Allah Aamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
7 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · June 6 at 9:30pm
Wan Suwandy, Werdys Kalbary, Irma Sri Kabulatirin and 3 others like this.

Rabeah Binti Mohd Ali ROH SUCI YANG BERNAMA QASEH FARA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepada roh suci sahabatku yang terkasih Qaseh Fara

Kenangan bersamamu masih segar dalam ingatanku
Candamu gurau sendamu selalu membahagiakan hatiku yang berduka
Kau sentiasa membahagiakan kami
Kau sentiasa menjaga hati kami
Kau suka senyum
Dan aku bahagia dengan senyumanmu
Kau kata senyum tak perlu apa-apa
Makanya senyumlah ..senyumlah duhai sahabatku
Hadirnya aku sebagai sahabatmu 
Akan selalu membahagiakan dan menceriakan hidupmu
ALLAHU AKHBAR
Aku bersyukur pada Tuhan kerana mengurniakan
Seorang sahabat yang sempurna di mataku
Biarpun dia selalu mengatakan dirinya tak sempurna
Bagiku dia memang sempurna
Sentiasa merendah diri
Penyabar
Bertutur dalam bahasa yang sejuk kalbu mendengarnya
Penyayang
Periang
Ceria
Sentiasa menjaga hati kawan-kawan
Pemurah
Bermuhasabah diri
Beramal tapi tak pernah terdetik untuk membangga diri 

Duhai roh suci yang bernama Qaseh Fara....

Kau pergi atas jemputan Ilahi
Makanya kami redha
Kau pergi dulu daripada kami
Dan kami juga akan menyusul kemudiannya
Hanya masa yang menentukan bila
Hanya DIA yang tahu

Kami benar rindukan mu
Serasa dunia ini hambar tanpa mu 
Kami redha atas pemergiaan mu
Sebagai hamba-Nya yang sentiasa lemah untuk menerima hakikat
Kami rindukan mu ...duhai roh suci Qaseh Fara sahabatku 
Terlalu rindu...rindu serindunya

Kerana sifatmu yang mulia
Seorang yang amat memahami sahabatnya
Kami ingin menjadi sepertimu
Sentiasa menyayangi sahabat dan menghargai sahabat seumur hidup
Kau selalu berkata pada kami
Duhai sahabat andai kata aku pergi dulu sebelummu
Kita tidak akan berpisah selamanya
Kerana kasihmu telah kubawa hingga ke Syurga
Di Syurga ku menantimu sahabatku...
Sentiasa bersangka baiklah dengan Allah SWT Tuhan kita
Insya-Allah kitakan bertemu...Aamin Aamin Aamin Ya Rabbal A'Lamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
(DIILHAMKAN ISTIMEWA UNTUK YANG DISAYANGI DAN DIRINDUI SAHABATKU ROH SUCI QASEH FARA)
7 Jun 2012
Like · · Unfollow Post · June 6 at 5:12pm
Wan Suwandy, Werdys Kalbary, Irma Sri Kabulatirin and 2 others like

Rabeah Binti Mohd Ali SELAMAT MENIKMATI KEINDAHAN SYURGA DUHAI TUANKU SHEIKH RAJA

Masya Allah thumma Masya-Allah,

kemangkatannya selepas zikir,
pada malam Jumaat disertai
hujan renyai-renyai mengiringi
pemergian baginda Tuanku...

Sesungguhnya kami yakin bahawa
Pemergian Tuanku Sheikh Raja
Awliya-Nya tidaklah mangkat
Sebaliknya sedang hidup di dalam Alam Sana
Berehat sambil menikmati keindahan
Taman-taman Syurga
Yang mengasyikkan
Yang mengujakan
Disamping dikelilingi dengan
Bidadari-bidadari Syurga
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Balasan setiap awliya-Nya

Tika di dunia
Tuanku Sheikh Raja
Puluhan tahun tidak tidur..
Bersengkang mata menjaga anak-anak muridmu
Kini berehatlah
Tuanku Sheikh Raja dengan tenang...

Ampunkan kami wahai Tuanku Sheikh Raja
Guru yang kami sayangi dunia akhirat

Selamat menikmati Syurga di alam sana.....

Semoga kita ketemu lagi di Syurga
Yang nikmatnya tiada kesudahan dan bandingannya..

Al Fatihah...

PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei 2012

Rabeah Binti Mohd Ali KALIMAH ALLAH MENGIRINGI PEMAKAMAN TUANKU SHEIKH RAJA

Al Fatihah untukmu Tuanku Sheikh Raja yang kami sayangi...

Menghadiri zikir bersama Yang Mulia Tuanku Sheikh Raja...
Tidak sampai sejam pulang dari zikir
Allah Yang Maha Pengasih telah menjemputmu
Pulang ke pangkuan-Nya...

Kami dikejutkan di zawiyah
Berita menggemparkan
Bagaikan petir menggegarkan seluruh sel di tubuh
Kami bergegas ke teratak Tuanku Sheikh Raja Yang Mulia
Ternyata sangat sederhana bagi seorang putera raja...
Selipar getah kuning Tuanku yang sudah bertahun-tahun dipakai
Terletak kesunyian di satu penjuru..

Kami bergegas ke bilik Tuanku Sheikh Raja Yang Mulia
Sekujur tubuh yang mulia terbaring di pembaringan.
3 kali bacaan Yaasin bergema di kamar Tuanku Sheikh Raja
Sebelum meninggalkan Tuanku Shekh Raja yang tenang di pembaringan dengan titisan air mata kami mengucup dahi yang mulia buat kali terakhir....

Hujan renyai pun mulai turun
Seolah-olah bumi menangisi permergian
Seorang putera soleh

Baginda ibarat ayahanda rohani buat kami,
segala urusan dunia dan ukhrawi kami adukan kepada baginda.
Soal pengajianku dahulu, perkahwinan, soal anak-anak dan nama-nama mereka, pekerjaan dan nama Pusat Rawatan KISWAH dan ijazah ruqyah pun adalah blessing, dustur dan izin dari Tuanku...

Sesungguhnya segala nasihat, cadangan dan hajat dari Tuanku untuk kami bina satu zawiyah dari 'kayu' di Pahang, mengajar jemaah untuk whirling, dan akhirnya pada malam pemergian baginda, dustur untuk CD Maulid bersama kumpulan Saalica akan kami bermujahadah menjadikannya satu kenyataan..
Insya Allah.. Doakan...

Tidaklah disangka-sangka, lambaian terakhir kami kepada baginda
sejurus selepas zikir kepada kereta kenari merah yang senantiasa dinaiki Tuanku, adalah lambaian yang terakhir kepada Sheikh Raja yang dicintai..

Dan tidaklah disangka-sangka pula, rupa-rupanya, bacaan doa yang
mengiringi zikir yang dipinta Tuanku untuk al faqir wal haqir di sisi Allah ini membacanya adalah yang terakhir dibacakan di hadapan baginda.

Dan tidaklah disangka, dengan jumlah jemaah yang datang berzikir
Dan anak-anak buah dari kumpulan Saalica yang mendendangkan 3 qasidah rupa-rupanya qasidah terakhir yang dimainkan ketika hidupnya...
Masya Allah thumma Masya- Allah, kemangkatannya selepas zikir, pada malam Jumaat pula dan disertai dengan hujan renyai-renyai yang mengiringi pemergian baginda Tuanku...

Di langit kalimah Allah tertera dilukis cantik dengan awan-awan
Ciptaan Allah pada petang pengkebumian Tuanku Sheikh...
Kalimah Allah nampak jelas dan cerah....
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Amatlah cantik seperti melihat taman-taman Syurga
Pabila kelompok-kelompok awan putih mengelilingi
Kalimah Allah Azzawajallah yang bercahaya bergemerlapan
Nur Illahi mengiringi pemergian
Kekasih-Nya Yang Tercinta

PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei 2012

Rabeah Binti Mohd Ali MOGA ROH SUCIMU DIMASUKKAN KE SYURGA-NYA

Duhai kekasih Allah tuanku sheikh diraja...

Beruntung rohmu
Cintamu telah dibalas-Nya
Tika kau hidup
Tika kau mati
Syurga menanti
Syurga dinikmati
Pertemuan di kala itu
Pasti kau
Menangis syahdu
Kerna Kekasih
Yang dirindui dan dicintai
Meredhai rohmu
Indahnya pertemuan
Di kala itu
Hanya kau memahami
Betapa indahnya saat itu
Sebagai balasan cinta-Nya
Roh sucimu dimasukkan
Ke Syurga-Nya
Kau tenang penuh syukur
Menikmati alam Syurga
Dengan rezeki tidak putus-putus
Dikelilingi bidadari Syurga
Yang sedia berbakti padamu
Keindahan dan kenikmatan Syurga
Abadi selama-Nya
Inilah balasan cintamu tika di dunia
Berbakti pada Allah bukan untuk dipandang manusia
Tapi mohon redha-Nya Ilahi
Inilah kiriman doa daripada seorang hamba rakyat
Untukmu yang dikasihi tuanku sheikh raja
Aamin Ya Rabbal A'Lamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei

Rabeah Binti Mohd Ali BIDADARI-BIDADARI SYURGA BALASAN CINTAMU TUANKU SHEIKH RAJA

Sesungguhnya kami yakin bahawa

Pemergian Tuanku Sheikh Raja
Awliya-Nya tidaklah mangkat
Sebaliknya sedang hidup di dalam Alam Sana
Berehat sambil menikmati keindahan
Taman-taman Syurga
Yang mengasyikkan
Yang mengujakan
Disamping dikelilingi dengan
Bidadari-bidadari Syurga
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Balasan setiap awliya-Nya

Semoga kita ketemu lagi di Syurga
Yang nikmatnya tiada kesudahan dan bandingannya..

Al Fatihah...

PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei 2012

NUR ILAHI MENGIRINGI PEMERGIAN KEKASIH-NYA YANG TERCINTA

Al Fatihah untukmu Tuanku Sheikh Raja yang kami sayangi...
Menghadiri zikir bersama Yang Mulia Tuanku Sheikh Raja...
Tidak sampai sejam pulang dari zikir
Allah Yang Maha Pengasih telah menjemputmu
Pulang ke pangkuan-Nya...

Hujan renyai pun mulai turun
Seolah-olah bumi menangisi permergian
Seorang putera soleh

Masya Allah thumma Masya- Allah, kemangkatannya selepas zikir,
pada malam Jumaat pula dan disertai dengan hujan renyai-renyai yang mengiringi pemergian baginda Tuanku...

Di langit kalimah Allah tertera dilukis cantik dengan awan-awan
Ciptaan Allah pada petang pengkebumian Tuanku Sheikh...
Kalimah Allah nampak jelas dan cerah....
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKHBAR
Amatlah cantik seperti melihat taman-taman Syurga
Pabila kelompok-kelompok awan putih mengelilingi
Kalimah Allah Azzawajallah yang bercahaya bergemerlapan
Nur Illahi mengiringi pemergian
Kekasih-Nya Yang Tercinta

PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei 2012

ROH SUCIMU MENIKMATI REZEKI TIDAK PUTUS-PUTUS
DAN DIKELILINGI BIADARI SYURGA

Duhai kekasih Allah tuanku sheikh diraja...
Beruntung rohmu
Cintamu telah dibalas-Nya
Tika kau hidup
Tika kau mati
Syurga menanti
Syurga dinikmati
Pertemuan di kala itu
Pasti kau
Menangis syahdu
Kerna Kekasih
Yang dirindui dan dicintai
Meredhai rohmu
Indahnya pertemuan
Di kala itu
Hanya kau memahami
Betapa indahnya saat itu
Sebagai balasan cinta-Nya
Roh sucimu dimasukkan
Ke Syurga-Nya
Kau tenang penuh syukur
Menikmati alam Syurga...
Dengan rezeki tidak putus-putus
Dikelilingi bidadari Syurga
Yang sedia berbakti padamu
Keindahan dan kenikmatan Syurga
Abadi selama-Nya
Inilah balasan cintamu tika di dunia
Berbakti pada Allah bukan untuk dipandang manusia
Tapi mohon redha-Nya Ilahi
Inilah kiriman doa daripada seorang hamba rakyat
Untukmu yang dikasihi tuanku sheikh raja
Aamin Ya Rabbal A'Lamin

KARYA PUTRI RIMBA NIAGARA
5 Mei 2012
6 Mei pukul 17:24 · 
Werdys Kalbary

Assalamualaikum, Rabeah Mohd Ali, sesungguhnya aku belum layak utk menilai puisimu, tapi karena mu memintaku untuk berikan pendapat, maka inilah pendapatku : puisimu sudah bagus dan sangat kuat terasa ekspresinya serta menggebu-gebu, heheh...Lihat Selengkapnya
7 Mei pukul 12:27 · Suka · 1

Putri Rimba Niagara:i
Waalaikummussalam wr wb
Werdys Kalbary rakan pujangga sastra yang disanjungi
Terima kasih atas segala pandanganmu itu...
Sejujurnya aku bukanlah pandai sangat berpuisi
Tapi kerana dikelilingi dengan rakan-rakan di kalangan pujangga-pujangga hebat seperti kamu...terpiasnya dapatlah padaku sikit...hehehe
Kerna duniaku hari-hari puisi
Makanya berpuisilah aku
Nggak tahu itu adalah puisi atau kata-kata
Tapi rakan puisiku kata adalah puisi makanya puisilah agaknya hihihi
Kadang-kadang hingga terbawa-bawa di dalam mimpi
Rasanya dalam tidur tu aku mahu tulis saja agar tak lupa
Tapi malangnya itu adalah puisi dalam mimpi
Mana bisa aku mengingati apa yang aku tulis di dalam mimpi
Lucu...lucu...bila hidup berpuisi...berimajinasi...dan berperasaan...
Teruja dengan dunia puisi sendiri...teruja juga dengan dunia puisi rakan-rakan...hari-hari rasa ceria seceria senyuman pelangi...hehehe
7 Mei pukul 14:29 ·

Werdys Kalbary alhamdulillah, Rabeah Mohd Ali, kita masih dapat mengapresiasi larik2 indah dalam suasana ukhuwah, semoga segala niat dan iradhah kita di ridhai Allah....aaamiin, terima kasih sahabatku...

Putri Rimba Niagara:

Aamin Ya Rabbal A'Lamin
Kita dipilih-Nya menjadi penyampai suara-suara kemanusiaan
Kita menulis tanda syukur kita kepada-Nya
Kita bersyukur kerna kita saling kenal mengenal
Untuk kita saling berbagi ilmu
Dalam suasana ukhuwah yang harmonis
Tanpa rasa ingin berbangga diri
Tapi hanyalah semata kerana-Nya
Moga menjadi bekalan kita di Sana nanti
Aamin Ya Rabbal A'Lamin
7 Mei pukul 16:18 · 

May 19Werdys Kalbary
(PETIKAN DARIPADA WALL WERDYS KALBARY)
13 Jun 2012

Ramlee Wahab
Ramlee Wahab indah...cukup indah siratan bahasanya!
Rabeah Binti Mohd Ali Terima kasih kerana sudi hargai ....


Senyummu sampai ke Syurga
SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKBAR AAMIIN

Foto Katsumi Suzika.
Katsumi Suzika ke KITA SEMUA MILIK ALLAH SWT
Lelaki pejuang Palestin ini meninggal dunia ketika mempertahankan ibunya dari tembakan rejim Yahudi Zionis... Allahuakhbar....... Berapa share utk pengorbanan beliau terhadap ibunya? 
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
               Komentari


KARYA ABU SUFFIAN & PUTRI RIMBA NIAGARA
30 Mei 2012

Foto Rabeah Binti Mohd Ali.
Rabeah Binti Mohd Ali
CINTAILAH AKU SEBAGAIMANA SETIANYA OMBAK MENGHEMPAS PANTAI!
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
                        Komentari
Komentar


Kabar Berita

AKTIVITAS TERBARU
Kayu jati buluh perindu
Buaya garang dalam perahu
@@@@@@@@@@@@@@@
                          ...Lihat Selengkapnya

Foto Zainulabidin Zainul.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
                          Komentari
Manda Conai Subhanallah sahabat syurgaku
Batal SukaBalas125 menit
Rabeah Binti Mohd Ali Moga persahabatan atas dasar kerana Allah membawa kita ke Syurga-Nya. Aamiin.
SALAM RAMADHAN 1437H BUAT SEMUA YANG MENGENALI DIRI INI DI ALAMMAYA MAHUPUN DI DUNIA NYATA DENGAN UCAPAN MAAF ZAHIR BATIN KUSAYANG KALIAN DEMI-NYA MOGA PERTEMUAN KITA BERAKHIR DENGAN PERTEMUAN DI SYURGA BERSAMA MELIHAT WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH ITULAH MATLAMAT KITA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN,"
Suka
                             Komentari
Komentar
Manda Conai Subhanallah
Batal SukaBalas18 menit
  • Jika Tenku memahami rencanaNya Allah kenapa Tenku terlibat di grup pasti tidak akan meninggalkan grup tanpa apapun alasan selagi nadi berdenyut jantung berdegup...
    Teruslah berbuat amal kebajikan walaupun sebesar zarah kerana kita tidak tahu amalan yang mana satu membawa kita ke Syurga-Nya.
    Dengan Ingatan Tulus Ikhlas Daripada,
    Sahabat Seperjuanganmu Yang Meminati Hasil Senimu
    "CINTA ALLAH KASIH RASULULLAH'
    Ratu Rimba Niagara,
    22 Sya'ban 1437H
    29 Mei 2016
    Tenku Iskandar ke KITA SEMUA MILIK ALLAH SWT
    8 jam
    Assalamualaikum & Salam Sejahtera
    Disini saya memohon maaf..diatas pic2 sy..kalau tersilap..kepada semua saudara2...Sy keluar pada group ini bila bulan Ramdhan...tiba...semoga berjuanglah kpda jlnnya..kita semua milik Allah..Amiin.
    SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
                                   Komentari
    Komentar

Ya Allah jl jlạlh aku tahu ini rencanamu hanya membantu saya melalui itu

 · 
GUGUSAN BUNGA SASTRA BUAT SEMUA PEJUANG YANG CINTAKAN KEDAMAIAN DI BUMI ALLAH SWT YANG TERCINTA INI.
DI MANA ADA LAUNGAN AZAN DI SITU TANAHAIRKU TAKBIR....'ALLAHU AKBAR'
Suara Rakyat's photo....
Lanjutkan Membaca

Foto Sociedad Argentina de Horticultura.

Foto Sociedad Argentina de Horticultura.
Sociedad Argentina de Horticultura menambahkan 2 foto baru — bersama Ales Mendiola Gonzalez dan 60 lainnya.
Echeveria
Son populares como planta ornamental de jardín, son resistentes a la sequía, pero se desarrollan mejor con riegos frecuentes y fertilizantes

Assalamualaikum

Foto Tenku Iskandar.
Suka
Ruby Mutiara
صلى الله عليه و اله و سلم
Lihat Terjemahan
SukaBalas1 jam
Rabeah Binti Mohd Ali YA RASULULLAH HATIMU BERBUNGA IMAN.


PERJUANGAN TAK MENGENAL WAKTU
perjuangan tak mengenal waktu
andai aku sepertimu aku pun begitu
waktu ini perjuanganku sastraku bermati-matian
andai perjuangan sastraku menjadi realiti
perjuangan lain sedia menanti
fb ku sebagai laman juangku
akan sepi sesepinya
masa itu baru kau tahu
betapa perihnya sebuah penantian
walau hanya dengan sepatah perkataan
barulah kau faham aku
aku faham kau
masa memang mencemburui kita
yang penting faham memahami
bila dah faham
kita tidak akan salah menyalah
andai perpisahan terjadi juga...
namun persaudaraan tetap tak terurai
diikat kemas ...untuk dikenangi di tugu pertiwi....
RATU RIMBA NIAGARA
3 September 2013
·
Like · Comment · Promote · Share
Kumbang Segak, Rusdal Fajr St Inayatsyah, Tuan Suhaimi and 4 others like this.
Iwan Tirta Sabarlah dan tenangkan hatimu Yang Mulia Ratu masih ada bagimu para Kesatria Rimba Niagara yang selalu akan menemani dan mendampingimu... Dalam bersyair pujangga . Amin Allahuma Amin.
about an hour ago via mobile · Like · 1
Ratu Rimba Niagara Terima kasih kerana sudi memahami dunia sasteraku.
Bukan sengaja aku mahu jadi begini
Kerana aku sudah ditakdirkan menjadi SENOPATI PEREMPUAN UNTUK MENCINTAI IBU PERTIWI DI LIMA BENUA. AKU REDHA TERIMA TAKDIR INI DALAM NIKMAT KESYUKURAN DILIMPAHI CINTA DAN KASIH SAYANG UNTUK SEMUA RAKYAT JELATA DI LIMA BENUA TERMASUK DI SELURUH DUNIA INI. SYUKUR SANGAT SEBANYAK-BANYAK-NYA. TAN[A LIMPAHAN KASIH SAYANG-NYA KE AKU..JADILAH AKU JIWA YANG TANDUS DENGAN KASIH DAN SAYANG ...PASTI HIDUPKU TIDAK BAHAGIA MEMBAHAGIAKAN.

Takdir kau menjadi rakan fbku ...ku redho
Takdir kau jauh hati dariku tanpa sebab aku kaget
Tapi apa pun takdir yang ditakdirkan itulah takdir kau dan aku
Yang telah DIA Tentukan
Makanya hendaklah kau redho
Aku redha
Takdirnya aku pergi dulu sebelummu
Kaulah yang ditakdirkan untuk meneruskan perjuanganku ini...
Itulah hikmah disebalik pertemuan ini ...wallahualam.

Foto Rabeah Binti Mohd Ali.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentar
Ratu Rimba Niagara


TUHAN MENJADIKAN SEGALANYA INDAH PADA WAKTUNYA TIADA YANG DIFIKIRKAN LAGI MELAINKAN KEBESARAN KEKUASAAN-NYA MENGATASI SEGALA-NYA KERANA DIALAH YANG MAHA MENENTUKAN SEGALA QADA & QADAR SETIAP HAMBA-NYA.

ALLAH TUNJUKKANLAH KAMI JALAN KE SYURGA-MU
Comments
Zairi Erie Kobarkan api sastra dalam dirimu
Walaupun ianya dipadamkan angin
Namun tetap masih menyala
Menerangi orang lain.
Syabas ......

Rabeah Binti Mohd Ali Duhai zairie erie ...aku bahagia punyai rakan fb sepertimu
Insya-Allah rakan fb sebeginilah yang kuperlukan ....
Di kala aku tersungkur
Dialah datang menyambutku dengan doa restu
Moga Allah membalas segala kebaikanmu padaku
Aaamin Ya Rabbal A'Lamin

"SALAM SYABAN 1437H BUAT SEMUA YANG MENGENALI DIRI INI DI ALAMMAYA MAHUPUN DI DUNIA NYATA DENGAN UCAPAN MAAF ZAHIR BATIN KUSAYANG KALIAN DEMI-NYA MOGA PERTEMUAN KITA BERAKHIR DENGAN PERTEMUAN DI SYURGA BERSAMA MELIHAT WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH ITULAH MATLAMAT KITA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN,"


MOGA PERTEMUAN KITA BERAKHIR DENGAN PERTEMUAN DI SYURGA BERSAMA MELIHAT WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH ITULAH MATLAMAT KITA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN,"

Manda Conai's photo.
Manda Conai to Jom Berbagi Ilmu manfaat sesama.
Assalamualaikumwbt Dunia Allah
MA SHAA ALLAH BAYI BARU LAHIR DI KEPALA KALIMAH ALLAH
SUBHANALLAH
KEBESARAN MU YA ALLAH
Ya Allah pautkan hatiku mendengar zikir munajat memuja memujiMu
dan bahasa Engkau redhai Aamiin Ya Rabbal A'Lamiin.

Manda Conai's photo.
Manda Conai to Jom Berbagi Ilmu manfaat sesama.
Assalsmualaikum wbt Dunia Allah Hit Like And Like Type MA SHAA ALLAH SUBHANALLAH ALLAH HU AKBAR YA RABB TELIGA BAYI BERBENTUK KALIMAH ALLAH
TENKU ISKANDAR ENGKAU ADALAH PERMATA SYURGA ANUGERAH ILAHI UNTUK KAMI SYUKURI ATAS SEGALA PENGORBANANMU MENYUBUR SUBURKAN IMAN KAMI MENG-AGUNGKAN KEBESARAN TUHAN PENCIPTA SEMESTA ALAM MOGA ALLAH SWT MEMBALAS KEBAIKANMU DENGAN SYURGA FIRDAUSI BERKAT PERTEMUAN KITA DI ALAMMAYA BERSAMA BERKUMPUL DI FIRDAUSI BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH MEMANDANG WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH YANG MAHA INDAH ITULAH YANG DINANTIKAN OLEH SEMUA AHLI SYURGA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.

Tenku Iskandar's photo.

Rabeah Binti Mohd Ali Ar Roofi` الرافع = Yang Maha Meninggikan (makhluknya).

TENKU ISKANDAR ENGKAU ADALAH PERMATA SYURGA ANUGERAH ILAHI UNTUK KAMI SYUKURI ATAS SEGALA PENGORBANANMU MENYUBUR SUBURKAN IMAN KAMI MENG-AGUNGKAN KEBESARAN TUHAN PENCIPTA SEMESTA ALAM MOGA ALLAH SWT MEMBALAS KEBAIKANMU DENGAN SYURGA FIRDAUSI BERKAT PERTEMUAN KITA DI ALAMMAYA BERSAMA BERKUMPUL DI FIRDAUSI BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH MEMANDANG WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH YANG MAHA INDAH ITULAH YANG DINANTIKAN OLEH SEMUA AHLI SYURGA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.

LikeShow more reactions
                                                                                                                      Comment
Comments
Tenku Iskandar Alhamdulilah tqqvm.ameenn syukur kpd Allah
UnlikeReply1May 6 at 11:19am
Rabeah Binti Mohd Ali SUBHANALLAH ALHAMDULILLAH ALLAHU AKBAR moga Allah swt merahmati dan memakbulkan usahasama kita untuk menyebarluaskan KE-AGUNGAN CINTA-NYA DAN KASIH RASULULLAH AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.

Manda Conai Aslm wbt selamat tegahari salam zohor sahabat hati qu
UnlikeReply1May 6 at 12:19pm
Rabeah Binti Mohd Ali Wsalam wr wb terima kasih atas sapaan indahmu sahabat dunia akhiratku.
LikeReplyJust now

Rabeah Binti Mohd Ali shared Tenku Iskandar's post.
YA ALLAH KURNIAKAN KAMI RAHMAT KASIH-MU DUNIA AKHIRAT AAMIIN
DIKELILINGI DENGAN PUJANGGA-PUJANGGA HEBAT SEPERTI KAMU
Werdys Kalbary assalamualaikum,:
Rabeah Mohd Ali, sesungguhnya aku belum layak utk menilai puisimu, tapi karena mu memintaku untuk berikan pendapat, maka inilah pendapatku : puisimu sudah bagus dan sangat kuat terasa ekspresinya , karena Sebuah puisi merupakan ungkapan perasaan atau pikiran penyairnya dalam satu bentuk ciptaan yang utuh dan menyatu. Secara garis besar, sebuah puisi terdiri atas 7 unsur, yaitu: tema, suasana, imajinasi, amanat, nada, suasana, dan perasaan. Sedangkan prinsip dasar sebuah puisi adalah berkata sedikit mungkin, tetapi mempunyai arti sebanyak mungkin.. saudariku, demikianlah pendapatku, semoga berkenan, keep spirits, keep writes , assalamualaikum smile emoticon
about an hour ago · Unlike · 1
Rabeah Mohd Ali :
Waalaikummussalam wr wb
Werdys Kalbary rakan pujangga sastra yang disanjungi
Terima kasih atas segala pandanganmu itu...
Sejujurnya aku bukanlah pandai sangat berpuisi
Tapi kerana dikelilingi dengan rakan-rakan di kalangan pujangga-pujangga hebat seperti kamu...terpiasnya dapatlah padaku 
Kerana duniaku hari-hari puisi
Makanya berpuisilah aku
Tak tahu itu adalah puisi atau kata-kata
Tapi rakan puisiku kata adalah puisi makanya puisilah agaknya 
Kadang-kadang hingga terbawa-bawa di dalam mimpi
Rasanya dalam tidur tu aku mahu tulis saja agar tak lupa
Tapi malangnya itu adalah puisi dalam mimpi
Mana bisa aku mengingati apa yang aku tulis di dalam mimpi
Lucu...lucu...bila hidup berpuisi...berimajinasi...dan berperasaan...
Teruja dengan dunia puisi sendiri...teruja juga dengan dunia puisi rakan-rakan...hari-hari rasa ceria seceria senyuman pelangi...
(PETIKAN JARINGAN SASTRA INDONESIA (JAS INDONESIA) KALBAR)
7 Mei 2012
NILAIANNYA SAMPAI KE ALAM BARZAH
Ratu Yang Bersemayam
aksara puisimu menderu bagaikan
angin ternado menghempaskan rasa
rindu disaat aku duduk termenung
di malam sepi terurai dalam kalbu
walaupun hanya sebatas impian kulalui
rasanya ratu perpuisian dalam aksara puisiku
menjelma bersemayam dalam setiap bait
kubacakan disaat aku menghirup udara segar
dengan cappucino panas menghangat sekujur
tubuhku sepertinya batang pohon terkesima
menantikan belaian kasih pertemanan tak
terhingga nilainya sampai alam barzah
apa gerangan ?puisi kau tuliskan dengan
ketulusan hati terlukiskan dalam hayatku
di mana aku terkapar di batu karang menjulang
di atas langit menyambut kedatangan seorang
ratu rimba niaga tercantolkan di sebuah batang
pohon di sebuah hutan belantara
sungguh kata dan kalimat terurai
terlukiskan dengan nada mengharukan hati
nan permai kucetuskan bahwa penyair
sementara terpesona akan kata semanis madu
terlupakan tidak sampai aku berjalan ke ujung dunia
siamir marulafau 27052013>puisi buat teman

TAK ADA KEJADIAN KEBETULAN SEMUA HANYA BISA TERJADI DENGAN IZIN ALLAH

"HIKMAH"

Tak ada kejadian kebetulan
Tak ada kejadian sia-sia
Semua hanya bisa terjadi dengan izin Allah
Dan semuanya pasti penuh hikmah
Hikmah tak akan terbaca
Oleh orang yg sarat emosi
Sibuk memanjakan perasaan
Cinta dunia, senang dengan penilaian makhluk
Langka berzikir
Tak mau sungguh-sungguh tafakur
Hikmah yg terbaca
akan merubah suasana hati
Akan mudah merubah perilaku
Dari pedih menjadi syukur
Dari melankolis menjadi semangat
Hikmah mudah terbaca oleh orang yang berhati bersih,
Buah dari kecerdasan akal, Ketulusan hati Dan kesungguhan mencintai Allah diatas segalanya.

JIKA KITA LETAKKAN KEBAHAGIAAN PADA ALLAH KITA AKAN
BAHAGIA DUNIA DAN AKHIRAT TAPI JIKA KITA LETAKKAN KEBAHAGIAAN PADA MANUSIA DIA SENDIRI TIDAK BISA MENJAMINKAN BAHAGIA UNTUKNYA APA TAH LAGI KITA .


ALLAH SENTIASA ADA BERSAMA DAN MEMBANTU KITA WALAUPUN DI SAAT KITA DISISIHKAN OLEH SEMUA MANUSIA.
BILAMANA ALLAH MEMBANTUMU TIADA SIAPA YANG DAPAT MENGHALANG-NYA SAMADA DI DUNIA ATAU DI AKHIRAT YAKINLAH JANJI ALLAH ITU PASTI !


SEJAK AZALI LAGI KITA SERASI BERSAMA HINGGA KE SYURGAWI
KERANA KAULAH PERMATA SYURGA KURNIAAN-NYA YANG AKU SYUKURI. INDAHNYA PERSAHABATAN KITA SEINDAH PELANGI DI MALAM HARI TERIMA KASIH KERANA SUDI HADIR DALAM DUNIA SASTERAKU UNTUK MERIMBUN DAN MELEBATKAN BUAH PEPOHON SASTERAKU DUNIAKU AKHIRATKU AKHIRATMU IN SHAA ALLAH KITA BERSAMA DI SYURGA MENYATUKAN CINTA KITA BERSAMA CINTA ALLAH DAN CINTA RASULULLAH AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN.

'CINTA RASULULLAH KEPADA UMMATNYA TERPATRI SAMPAI SYURGA,'

MUHAMMAD RASULULLAH KEKASIH ALLAH

'INDAHNYA BUDI BERBUNGA IMAN'

As Syakuur الشكور = Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)

WAHAI JIWA YANG TENANG
Surat Al-Fajr ayat 27 - 30
“Yaa ayatuhan nafsul mutma’inah, irji’i ila Rabiki radiyatan mardiyah, fadhuli fi ‘ibadi, wadhuli Jannati..”
(wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan ikhlas dan diridhoi, masuklah kedalam golongan HambaKU, dan Masuklah kedalam SyurgaKU…).

BERBAIK SANGKA DENGAN ALLAH AZZAWAJALLAH
Artinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w: "Berfirman Allah Azzawajallah: 'Aku berkuasa untuk melakukan apa yang hamba-Ku sangkakan terhadap-Ku. Dan Aku berserta dengannya ketika ia menyebut-Ku (Berzikir kepada-Ku)
(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

DUNIA YANG HINA
Artinya: Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi s.a.w bersabda: "Bukankah dunia ini dilaknati melainkan zikrullah dan apa yang berkaitan dengannya, dan orang yang berilmu atau orang yang menuntut ilmu."
(Riwayat al-Tirmizi)

Fatimah Ismail menyintaiMu lebih dari itu..mengharapkan bunga dari syurga jatuh ke telapak tangan..tatkala berdoa..semuga harumnya merentasi benua....amin.
Ratu Rimba Niagara :Aamin Ya Rabbal A'Lamin

YA ALLAH DENGAN AMALAN YANG SEDIKIT INI TAK LAYAK KAMI MENJADI KEKASIH-MU TAPI BERILAH KAMI PELUANG UNTUK BERBUAT AMALAN SOLEH YANG YANG ENGKAU REDHAI SEHINGGA MATINYA KAMI DALAM KEADAAN KAU SUKA DAN REDHAI AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN

PETIKAN GALERI & PERPUSTAKAAN RATU RIMBA NIAGARA
TOH PUAN RATU KENCANA SARI @ SRIKANDI SASTERA RAJA-SULTAN NUSANTARA @ PUJANGGA SERIBU ZAMAN @ PUJANGGA NUSANTARA CINTA 5 BENUA MALAYSIA/INDONESIA/BRUNEI/SINGAPURA/THAILAND,
202 NEGARA DUNIA & SELURUH DUNIA KECUALI ISRAEL
6 RAMADHAN 1437H
11 JUN  2016

"SALAM  RAMADHAN 1437H BUAT SEMUA YANG MENGENALI DIRI INI DI ALAMMAYA MAHUPUN DI DUNIA NYATA DENGAN UCAPAN MAAF ZAHIR BATIN KUSAYANG KALIAN DEMI-NYA MOGA PERTEMUAN KITA BERAKHIR DENGAN PERTEMUAN DI SYURGA BERSAMA MELIHAT WAJAH ALLAH AZZAWAJALLAH BERDEKATAN DENGAN RASULULLAH ITULAH MATLAMAT KITA AAMIIN YA RABBAL A'LAMIIN,"

Ida Din Semoga dipermudahkan segalanya aamiin Ya Rabb
LikeReply43 mins